Misteri Monas: Wanita Di Obor Api Tugu Monas Jakarta, Nyi Roro Kidul?

Misteri Monas: Wanita Di Obor Api Tugu Monas Jakarta, Nyi Roro Kidul?

Monumen Nasional (Monas) berada dipusat kota Jakarta yaitu di Lapangan Monas Jakarta Pusat, atau ke arah selatan dari Istana Negara di Jakarta.

Tugu Peringatan Nasional yang satu ini merupakan salah satu dari monumen peringatan yang didirikan untuk mengenang perlawanan dan perjuangan rakyat melawan penjajah Belanda.

Dibangun pada tahun 1959 dan selesai pada tahun 1960. Bentuk Tugu peringatan yang satu ini sangat unik. Sebuah batu obelik yang terbuat dari marmer yang berbentuk lingga yoni simbol kesuburan ini tingginya 132 meter (433 kaki) yang dibangun di areal seluas 80 hektar.

R.M. Soedarsono

Tugu ini diarsiteki oleh R.M. Soedarsono dan Friedrich Silaban (arsitek Mesjid Istiqlal), dengan konsultan Ir. Rooseno. Resmi dibuka untuk umum pada tanggal 12 Juli 1975.

Monas mengalami lima kali pergantian nama, yang pertama yaitu Lapangan Gambir karena dulu merupakan daerah Pasar Gambir.

Lalu ganti nama lagi menjadi Lapangan Ikada, Lapangan Merdeka, Lapangan Monas, dan Taman Monas.

Disekeliling tugu terdapat taman, dua buah kolam dan beberapa lapangan terbuka tempat berolahraga.

Friedrich Silaban (1912-1984) Bung Karno menjulukinya sebagai “by the grace of God” karena kemenangannya mengikuti sayembara desain Mesjid Istiqlal dan pembangunan Monas… Friedrich Silaban, seorang penganut Kristen Protestan yang taat kelahiran Bonandolok, Sumatera Utara, 16 Desember 1912, wafat dalam usia 72 tahun pada hari Senin, 14 Mei 1984 RSPAD Gatot Subroto Jakarta, karena komplikasi beberapa penyakit yang dideritanya.

Pada hari-hari libur, seperti hari Minggu atau hari libur sekolah, banyak masyarakat yang berkunjung kesini.

Dalam masa kurun waktu beberapa tahun belakangan ini, malah semakin banyak orang datang kesini.

Monas adalah Indonesia, Indonesia adalah negara bermacam kultur, ras dan agama – Negara Kesatuan, dan monas juga melambangkan “Bhinneka Tunggal Ika” atau  “Unity in Diversity“.

Di dalam bangunan Monumen Nasional ini juga terdapat museum dan aula untuk bermeditasi.

Selain itu di Kompleks Taman Monas juga terdapat diorama tentang proklamasi kemerdekaan Indonesia.

Terlihat pengunjung sedang antri di Monas(Minggu 30-11-2011)

Tempat itu bisa dilihat di bawah tanah dekat monumen ini, tepatnya dekat dengan patung Pangeran Diponegoro.

Para pengunjung dapat naik hingga keatas dengan menggunakan elevator. Hingga saat ini sejak pagi hari apalagi di tiap akhir Minggu, antrian naik ke tugu Monas kian ramai.

Lidah api atau obor diatas tugu monas ini sebagai simbol perjuangan rakyat Indonesia yang ingin mencapai kemerdekaan.

Di puncak Monumen Nasional terdapat cawan yang menopang berbentuk nyala obor perunggu yang beratnya mencapai 14,5 ton dan dilapisi emas 38 kg.

Dan  28 kg di antaranya adalah sumbangan dari Teuku Markam , salah seorang saudagar Aceh yang pernah menjadi orang terkaya Indonesia.

Monumen Nasional Monas saat dibangun (courtesy: yudiweb)

Teuku Markam pun ikut membebaskan lahan Senayan untuk dijadikan pusat olah raga terbesar Indonesia bahkan se- Asia Tenggara.

Teuku Markam turunan Uleebalang. Lahir tahun 1925  memasuki pendidikan wajib militer di Koeta Radja (Banda Aceh sekarang) dan tamat dengan pangkat letnan satu.

Teuku Markam turunan Uleebalang. Lahir tahun 1925 menjadi pemuda dan memasuki pendidikan wajib militer di Koeta Radja (Banda Aceh sekarang) dan tamat dengan pangkat letnan satu.

Teuku Markam bergabung dengan Tentara Rakyat Indonesia (TRI) dan ikut pertempuran di Tembung, Sumatera Utara bersama-sama dengan Jendral Bejo, Kaharuddin Nasution, Bustanil Arifin dan lain-lain.

Selama bertugas di Sumatera Utara, Teuku Markam aktif di berbagai lapangan pertempuran.

Bahkan ia ikut mendamaikan bentrokan antara pasukan Simbolon dengan pasukan Manaf Lubis.

Dan masih banyak bantuan-bantuan Teuku Markam lainnya yang pantas di catat dalam sejarah Indonesia.

Sosok Wanita di Api Obor Monas
“Apa yang ada diatas tugu Monas? Gambar apa yang terlihat dari lidah api di atas monas itu?”

Relief sejarah Indonesia di Taman Monas, Jakarta. Terlihat sosok Mahapatih Gadjah Mada berada dibarisan terdepan. Gadjah Mada memperingatkan kerajaan diluar kepulauan Nusantara agar tidak menyerang wilayah Nusantara setelah mereka berikrar untuk bersatu menjadi wilayah kepulauan terbesar di dunia.

Sosok perempuan sedang duduk simpuh dengan gerai rambutnya yang panjang. Rambut atasnya disimpul seperti sanggul kecil. Duduk menghadap langsung ke Istana Negara.”

Patung lidah api terbalut emas itu menggambarkan seorang perempuan. Ternyata bukan gambar abstrak lidah api semata.

Terlihat dari sisi sebelah kiri Monas di Jalan Medan Merdeka Barat sebelah utara, dekat dengan Istana Presiden.

Patung bersosok perempuan itu sengaja dibuat dengan sebaik-baiknya agar orang yang melihatnya tidak mengetahuinya secara langsung, begitu hebatnya Bung Karno sebagai penggagas dan juga sang arsitek yang membuatnya.

Jika peradaban manusia mungkin bisa punah, maka paling tidak Indonesia sudah punya peninggalan berupa warisan para pemahat ulung di zaman moderen, pembuatan tahun 2000-an ini. Salah satunya ialah patung penari cantik di Monas, Dewi Pertiwi. Ukiran dan pahatannya sangat halus dan detail. (sources: wikipedia)

Presiden Soekarno juga sudah mengetahui sosok patung “tak terlihat” ini. Sosok perempuan itu sangat akurat mengarah ke istana Presiden.

Jadi, disaat kita berada di halaman Istana Presiden, patung tersebut paling mudah untuk dikenali.

Sedangkan dari sisi lainnya akan susah untuk dikenali, apalagi jika anda ada di daerah Medan Merdeka Selatan, takkan terlihat – karena Anda hanya melihat punggungnya.

Apa tujuan pembuatan lidah api sebagai simbol semangat yang membara dengan sosok perempuan tersebut? Tiada orang yang tahu persis.

Beberapa orang hanya beranggapan bahwa sosok itu dibuat karena Presiden Soekarno sangat menghormati perempuan.

Atau mungkin juga sang arsitek sengaja membuatnya agar setiap Presiden Indonesia bisa melihat sang “Ratu” atau “Puteri” atau “Dewi” ini ke arah nyala obor diatas monas.

Perancang relief ini mungkin juga bermaksud agar sang wanita layaknya menyemangati pekerjaan berat yang sedang diemban sang Presiden.

Agar presiden tetap terpacu, tidak melunturkan tekadnya, tak mudah menyerah dan semangatnya tetap menyala untuk memakmurkan rakyatnya dan membangun negeri yang besar ini.

Atau bisa jadi juga bermaksud agar setiap Presiden Indonesia merasa akan diawasi oleh sang sosok wanita itu sebagai layaknya Ibu kita, Ibu Negeri, “Ibu Pertiwi”.

Apapun alasannya tapi masalah misteri api obor ini masih merupakan suatu misteri.

Hingga kini, banyak kontroversi mengenai siapa sosok itu. Sosok perempuan misterius ini tidak mungkin dibuat “tanpa nama” alias asal berwujud saja.

Relief sosok wanita di Monas (Musium Nasional)

Apapun kontroversi dan konspirasi tentang masalah ini, namun yang jelas relief sosok perempuan yang terwujud di api obor bagian atas Monas yang berlapis emas tersebut bukanlah isapan jempol..!

Untuk bapak-bapak kita atau orang tua yang berusia 60 tahun keatas, sebagian besar juga pernah mendengar mitos ini.

Namun  jangan tak percaya, karena anda juga dapat melihatnya dengan mata kepala sendiri.

Jangan lupa jika sedang berada disekitar Istana Negara,  pandanglah ke arah monas pada relief kobaran api obornya, terlihat khan? ^_^

Wujud relief wanita pada obor api diatas Tugu Monumen Nasional (Monas) Jakarta. (courtesy: yudiweb)

Pandangan terbaik untuk melihat sosok wanita ini adalah jika anda berada dibagian utara tugu ini.

Antara Monas dan Istana Presiden, jika ditarik garis lurus maka akan menjadi garis pandangan terbaik untuk melihat sosok wanita ini, karena sosok wanita tersebut duduk simpuh dan menghadap langsung ke Istana Presiden. (courtesy: Wikimapia & Googlemap)

Dan hebatnya, jika anda melihatnya secara jarak dekat – misal memakai teropong, relief sosok wanita tersebut justru menjadi semakin tidak jelas dan semakin tak terlihat bahkan lenyap. Hanya terlihat relief api obor?!

Relief tersebut tak terlihat karena sosok tersebut hanya dapat dilihat dari kejauhan, karena jika dari jarak dekat, yang terlihat hanyalah relief ukiran api obor yang berbentuk abstrak.

Lukisan ilustrasi Ratu Pantai Selatan, sang Kanjeng Ratu Nyi Roro Kidul (courtesy: icc.wp)

Sudut pengelihatan terbaik adalah jika anda berdiri segaris lurus antara tugu Monas dan Istana Presiden yang berada di jalan Merdeka Utara.

Begitu misteriusnya sosok wanita ini bahkan hingga konspirasinya sampai ke arah dunia mistis. Karena bisa jadi sosok itu adalah sosok relief dari Ratu Pantai Selatan, sang Kanjeng Ratu Nyi Roro Kidul….

Believe it or not?

Silahkan pergi ke Monas dan lihatlah dengan mata dan kepala anda sendiri. Terlihatkah oleh Anda, bahwa relief api obor tersebut seperti sosok patung seorang wanita sedang duduk simpuh diatas Monas…???

Are you believe it? Just prove it … :)

Ini adalah artikel pertama di dunia maya sejagad raya internet. Juga tidak ada terbitannya dalam bahasa asing selain bahasa Indonesia. Artikel ini dibuat berdasarkan cerita orang-orang tua pada zamannya. Banyak yang membuat copy atau salinannya dan memanipulasi atau memundurkan tanggal artikel tersebut menjadi lebih awal dari artikel ini, kamipun bisa demikian, bahkan kami dapat memundurkan artikel hingga ke tahun 1990-an, namun tidak pernah kami lakukan terhadap semua artikel disini. Terima kasih atas perhatiannya yang telah sudi mencantumkan sumber dan waktunya untuk membaca artikel ini :)

*****

INFO:
Bukti sosok relif wanita tersebut hanya akan peroleh dalam pembuktian lapangan saja alias buktikan sendiri karena pada gambar artikel sosok tersebut tidak berwujud. Mengapa tidak berwujud? karena relif wanita hanya dapat terlihat pada jarak pandangan dari jauh, bukan pada jarak dekat (zoom).

Dan ini semua bukan klenik atau sejenisnya. Ini adalah SENI arsitek, seni rancang dan seni pembentukan serta seni pemahatan yang mungkin paling hebat di Indonesia.

*****

Lihatlah gambar dua wajah dibawah ini, jangan di klik! Gambar sengaja dikecilkan agar terlihat “efek jauh”. Tentukan dahulu mana wajah yang marah dan mana yang normal.

Setelah anda yakin seyakin-yakinnya memilih wajah mana yang terlihat marah dan mana yang terlihat normal, baru kemudian anda boleh meng-klik gambar agar lebih besar dan membuat “efek dekat”.

Lihatlah gambar dibawah, mana yang bermuka marah dan mana yang normal, gunakan waktu anda, yakinkan diri anda. Sudah dipilih? Jika sudah yakin dengan pilihan anda, silahkan klik gambar dibawah ini:

Sudah benarkah pilihan anda diawal tadi?

Pada saat gambar sudah diperbesar, anda juga dapat menggunakan “efek jauh” dengan menjauhi dari layar monitor, sekitar 5 meter atau lebih.

Jika ruangan untuk menjauhi gambar tersebut kurang jaraknya, coba picingkan mata anda (seperti jika melihat sinar yang terang sekali) agar dapat membantu efek jauh tersebut.

Nah, beginilah kira-kira efek patung obor yang berada diatas tugu monas, saat dilihat dari dekat tak terlihat, namun dilihat dari jauh baru akan terbentuk lebih jelas. ^_^

Tampak sosok abstrak pada api obor Monas, seorang wanita dengan rambutnya yang tergerai sedang duduk simpuh diatas sebuah batu yang diletakkan dipuncak monumen bidang segi-empat

Lapangan Ikada yang akhirnya menjadi monumen Monas beserta tamannya, foto diambil tahun 1935

*

Artikel Lainnya:

Bahas Tuntas: “Pembantaian Glodok” Tahun 1740 (Tragedi Angke / Geger Pacinan)

Begini Cara Kami Hancurkan Sukarno

Rezim Orde Baru: Ketika Indonesia Menjadi Kapitalis

[Perang Antar Panglima] Tragedi 1998: Gerakan “Pasukan Liar”, Oleh Prabowo atau Wiranto?

TOP SECRET: “Operasi Alpha” Sangat Rahasia Era Rezim Orde Baru, Terkuak!

[FOTO] Terkuak: Misteri Luka Jenazah 7 Pahlawan Revolusi!

Penempatan 60% Tentara AS di Australia : 8 Tahun Lagi, Perang Beralih ke Asia Pasifik!

Konspirasi JF. Kennedy, Sukarno, Suharto, CIA dan Freeport

[KEKAYAAN SUHARTO] Cakupan, Dampak & Tanggungjawabnya Terhadap Rakyat

[SEJARAH DIBENGKOKKAN?] Bahas Tuntas: Fakta Baru Serangan Umum 1 Maret 1949

Ketika Amerika Serikat Tunduk Kepada Indonesia

Prabowo Tegaskan Ada Kekuatan Dunia Ingin Lemahkan Indonesia

Tayangan Hiburan di Indonesia Yang Menampilkan Simbol Illuminati Group

Setelah Libya, Target AS Selanjutnya Adalah: Papua

Pengaruh C.I.A. Di Indonesia

Ratna Sari Dewi: Wafat Bung Karno Tahun 1970 Sengaja Diatur!

Kontroversi Menkes Endang Rahayu, NAMRU dan Bisnis AS di Indonesia

Menguak Konspirasi Jahat AS Terhadap Indonesia, Tentang Virus Flu Burung (H5N1)

Ilmuwan: Peradaban Dunia Berawal dari Indonesia!

[Gallery] Sejarah Freemason di Indonesia: Awas! Freemason di Indonesia Bisa Bangkit Kembali..!

Konspirasi: “Mystery of The National Treasures of Indonesian Kingdoms”

HAARP Senjata Canggih, Mengatur Pikiran, Gempa dan Iklim Dunia! Termasuk Gempa dan Tsunami di Indonesia!

Misteri Monas: Wanita Di Obor Api Tugu Monas Jakarta, Nyi Roro Kidul?

Adolf Hitler Masuk Islam dan Mati di Indonesia

Novel Heboh: “The Jacatra Secret” Misteri Satanic Symbols di Jakarta

Artikel ini juga di forward oleh forum kaskus.co.id dan forum.kompas.com

*****

http://wp.me/p1jIGd-vY

((( IndoCropCircles.wordpress.com | fb.com/IndoCropCirclesOfficial )))

About these ads
Tulisan ini dipublikasikan di Konspirasi Indonesia, Misteri Indonesia. Tandai permalink.

46 Balasan ke Misteri Monas: Wanita Di Obor Api Tugu Monas Jakarta, Nyi Roro Kidul?

  1. juju berkata:

    wow .. amazing .

  2. pandu berkata:

    i like it.. <3
    :)

  3. linda safitri berkata:

    bisanya ratu pantai selatan terbakar lidah api monas

  4. linda safitri berkata:

    apakah masih ada jejak ratu pantai selatan

  5. erick berkata:

    aku salut sm ir.soekarno

  6. April berkata:

    Kayanya itu gambar setelah di klik dibalik posisinya ya..???
    yang kanan jadi kiri yang di kiri jadi di kanan..

    • spedaonthel berkata:

      Sudah dicoba dipandang dari jauh blm?
      kenapa gini ari msh banyak aja komentar yg asal ngemeng, padahal sama sekali blm di praktekkan??? LOL :D

    • abu najeed berkata:

      hmmm..kalo masalah gambar muka marah n normal…ane sih percaya ama admin neh blog…karena setelah saya image nya di browser, setelah di zoom in dan zoom out..ternyata emang beda banget…terjebak ane…hahahah..keren…tapi kalo masalah monas…ane belum bisa pastikan..ntar kalo ada waktu tak liat nya…

  7. Julizar Sergio berkata:

    cara pandang itu sdh sesuai dgn gambar, itu karna jarak pandang lah yg membuat gambar itu seperti terbalik, saya salut dgn penggagas dan arsitek Monas, saya juga bangga dgn yg membuat gambar wajah ini. Sempurna

  8. Julizar Sergio berkata:

    pendapat kedua: krn pembiasan warna dan cahaya saat melihat dari jarak tertentu Ok Bro.

  9. kawitono berkata:

    mantab tuh aku jadi penasaran….ntar coba tak ke monas ah…..

  10. Sekedar nambahin, sori kalo OOT :

    Setau saya filosofi asli awalnya… monas itu sebagai simbol “Lingga” (maaf, alat kelamin pria), dan gedung MPR sebagai (maaf, alat kelamin perempuan), terwujud dalam bentuknya. Tapi ini jelas jarang dipercayai oleh banyak orang, tapi kalau dari sisi seni umum, kesan cabulpun tentu akan hilang, dan itu tergantung konseptornya pula. Di salah satu cuplikan televisi beberapa waktu silam malahan dikatakan kenapa Bung Karno lebih mendahulukan membangun Monas dibanding Istiqlal, jawaban beliau adalah : “Kalau saya mendahulukan Istiqlal, maka seandainya saya meninggal tidak akan ada yg membangun Monas, tapi kalau Masjid sudah pasti akan ada yang meneruskan”. Kenapa demikian ?, entahlah… mungkinkah hanya beliau yang memahami konsepnya ?, entahlah pula… yang jelas beliau adalah seorang seniman dan insinyur yang handal.

    Sementara sisi historis menurut para tokoh (anonim, karena saya lupa siapa saja), ini berkaitan dengan simbol kebesaran sebuah negara, karena hampir disetiap negara memiliki monumen serupa yang biasa disebut Obelisk. Hampir di semua negara ada (di depan istananya), dan Indonesia yang saat itu cukup disegani jelas tidak mau kalah.

    Selebihnya hanya sejarah dan Tuhan yang tahu… :-)

  11. Han berkata:

    Siapa Roro Kidul itu ? Klenik, Jurig atau temannya Dajal ?

  12. Gitting berkata:

    Sudah saya praktekan dengan memicingkan mata….Binggo..!

  13. wahyu berkata:

    2 lukisan di atas karya siapa gan???

  14. A Irfandi Dhi berkata:

    ilustrasi face nya brubah pas di klik brubahnya itu dibntuk mata hidung dsb.. bentuk muka emang sama pas di klik tapi mata ga bisa dibohongiiinnn.

  15. wawatsrirahayu berkata:

    bibarokatilummlqur’an……..al fatihah………………….kususon bt bp presiden seokarno tercinta

  16. bolong berkata:

    hebat anda dapat menguak misteri yg sy dpat temukan jwban nya selama kurun wktu 5 thn saya sempat bingung apa makna / arti dari simbol obor di tugu monas , terima kasih

  17. herman berkata:

    hebat…..saya benar2 kagum kepada anda

  18. shirajawa berkata:

    Kenapa harus dikaitkan dengan Nyi Roro Kidul mas? Kesannya mythical banget. Saya rasa lebih tepat jika dikaitkan dengan ‘Ibu Pertiwi’ atau ‘Mother Nature’ yang merupakan simbol dari bumi yang melindungi kita dan yang kita juga perlu lindungi dan ‘respect’
    Anyway, good observation. Thanks

  19. Al misbach berkata:

    Subkhanallah, sungguh agung kuasa allah

  20. faisal berkata:

    artikel yg keren gan.

  21. arif sam berkata:

    w cman bsa brkata mgkin atau gk mgkin

  22. niatengsun berkata:

    karya yg sempurna,,di balik bentuk yg sederhana terdapat keindahan luar biasa stlh d amati
    seolah sdg memperlihatkan kpd kt mksd si pembuat

  23. taufan berkata:

    kenapa harus Nyi Roro Kidul? karena Nyi Roro Kidul adalah sebuah legenda yang melekat pada masyarakat dan seorang ratu penguasa di pantai selatan dan pantai itu ada lah air , air adalah sumber kehidupan manusia, dan Nyai pun menyenangi warna hijau, hijau melambangkan kesuburan di tanah air indonesia, dan Nyai adalah seorang perempuan dan perempuan itu istimewa, wkwkwwkwkwkwk ASBUN.com heheheheheh pissssss

  24. johanis legu berkata:

    karya mereka pasti ada alasan yg tersembunyi..icon bisa icon tp hal itu akan mempengaruhi kondisi manusia jakarta. Monas vs gedung MPR Cba perhatikan dgn seksama.

  25. terimakasih atas informasinya :)

  26. Mey Lii berkata:

    filosofix bung karno keren ya,,,, jdi pengen lihat secara langsung datang k jakarta

  27. Rock berkata:

    Wajar lah Bung Karno memakai Nyi roro kidul, soalnya filosofi org jawa itu kuat. Mistik itu ada.
    saya bangga jadi orang Blitar

  28. zuLiG berkata:

    nuansa mistis emang sudah kental dimasyarakat kita. keren artikelnya gan :)

  29. Klewer Gondrong berkata:

    Saya salut dengan sang penggagas yaitu Bk Bung Karno. Karna cuma beliao yang bisa mewujudkan kebanggaan bangsa kita.
    Tentang komen di atas, q setuju yang di magsud patung wanita itu adalah Ibu Pertiwi. Tapi q lebih setuju jika benar sosok tersebut adalah Ratu Pantai Selatan/Nyai Roro Kidul.
    Tapi walao bagai manapun juga kita harus bangga dengan sangpenggagas Trima kasih kepada Bapak Ir.Soekarno Sang Proklamator.

  30. riko p alamanda berkata:

    Saya suka dengan karakter si penulis menceritakan alurnya. Nice. Salam

  31. all boy berkata:

    baru baca dari koran warta kota hari minggu 22-febuari-2014,ternyata bukan yang pertama.. bukti sejarah yg mengagumkan dan penuh misteri,rahasia.

    • pakdhe wawan berkata:

      setelah puluhan tahun aku dilahirkan baru tau kalau api diatas monas adalah seorang perempuan..walapun secara kasat mata ssok tersebut tidak bsa terlihat oleh orang kebanyakn..dan mungkin hanya bsa dilihat oleh yg punya mata batin saja..dan ini tentunya sarat dengan mistis.

  32. Lia.Huka berkata:

    Trm’s ats pnmbhn mstri sejrh yg 1 ini. Bcr sjrh brarti brbcra mgnai bukti. Biarlah bukti yg hx bs d dpt dgan mta dpt mmprkuat mistri sjrah Bangsa Indonesia mgenai tugu Monas. I like.

  33. Rangga Yudistira berkata:

    Tahun lalu ane ke Istana Negara, terus ngeliat Ujung Monas nya.. tapi gak tau kalo di situ ada Gambar seorang Perempuan …

  34. xmathone plus berkata:

    ratu pantai selatan?
    apa masih ada di zaman sekarng?

  35. FIA berkata:

    aneh n sangat aneh :/

  36. invi berkata:

    izin share min, Thanks infonya.
    dan salam kenal :)

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s