Meteor Jatuh Di Pantai Nunukan KalTim: Terdengar Ledakan dan Rumah Bergetar

Meteor Jatuh Di Pantai Nunukan KalTim: Terdengar Ledakan dan Rumah Bergetar

Belum diketahui secara pasti, jenis benda yang diduga jatuh pada Selasa malam dan Rabu (19/10) subuh di sebuah tempat yang diduga lokasi jatuhnya benda luar angkasa tersebut, membuat warga Nunukan dibuat heboh.

Sekelompok warga dari sebuah perguruan silat di Nunukan mengaku sempat melihat cahaya merah sebesar bola kaki bergerak jatuh dengan cepat sekitar pukul 22.00 Selasa malam.

Jufri, salah seorang diantaranya menuturkan, ketika sedang berlatih beladiri, tiba-tiba melihat cahaya itu jatuh di sekitar laut. “Kami berlatih di perumahan jalan lingkar. Pas lagi latihan, ada bunyi disertai jatuhnya cahaya merah. Banyak yang lihat, bukan saya saja. Jatuhnya begitu cepat,” ujarnya.

Dugaan Yang Jatuh Adalah Benda Angkasa
Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Nunukan Taruna Mona yang ditemui di lokasi kubangan menyebutkan, secara kilas kubangan itu menunjukkan bekas tempat jatuhnya benda angkasa.

“Apakah meteorit atau bekas satelit tentu perlu melihat dan menggali lagi,” ujarnya. Ia belum bisa memastikan, jenis benda angkasa dimaksud karena tidak melihat langsung saat benda tersebut jatuh.

“Waktu itu kondisi air masih pasang. Tetapi biasanya kalau itu benda angkasa, pasti ada sisa yang terbakar. Ini tidak bisa dilihat sama sekali,” tutur Taruna.

Lubang bekas hantaman benda langit di Nunukan

Di sekitar lokasi, ditemukan serpihan batu dan sebuah kubangan melingkar rapi berdiameter sekitar 2 meter dengan kedalaman lebih satu meter.

Di dinding kubangan itu terlihat seperti bekas pahatan yang begitu rapi.

Kubangan itu terlihat sangat jelas sejak Selasa 18 Oktober siang kemarin, yaitu saat air laut surut. Kubangan di pinggir pantai berlumpur liat, di sekitar Ruko Tanah Merah, Kecamatan Nunukan, itu menjadi tontonan ribuan warga.

Untuk menjaga agar lubang tersebut tidak rusak, polisi memasang police line di sekitar lubang. Sejumlah polisi dan anggota TNI serta Satpol PP tampak berjaga di sekitar kubangan.

Rencana Menurunkan Tim LAPAN di TKP
Untuk memastikan serpihan dan kubangan itu, perlu menurunkan tim dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN). Pihaknya kemarin malam telah berkoordinasi dengan LAPAN di Jakarta.

Tim LAPAN masih akan berkoordinasi lebih lanjut, sehingga belum bisa dipastikan kapan mereka akan menurunkan tim ke Nunukan.

“Kebetulan tim LAPAN yang biasanya mengadakan penelitian benda angkasa yang jatuh dan lainnya, tadi kebetulan saya telepon, dia sedang koordinasi dengan pimpinannya, apa tindaklanjutnya?

Dia nanya bendanya sudah diangkat belum? Saya bilang belum, karena memang tadi pagi ada yang menguras. Karena ini kan jatuhnya di air,” ujarnya.

Warga lokal sedang melihat lubang yang menganga di pinggir pantai berlumpur ini adalah bekas hantaman benda langit di Nunukan Kalimantan Timur.

Sementara itu Profesor Riset Astronomi Astrofisika Lapan, Thomas Djamaluddin mengatakan “Kami akan segera kirimkan tim untuk menyelidiki ke Nunukan,” ujarnya dalam perbincangan, Kamis (20/10/2011).

Informasi masyarakat dan dari Kepala BMKG setempat yang disampaikan kepada Lapan, memang benar terdapat lubang dengan ukuran sekitar 2×3 meter. Kedalaman lubang tersebut diperkirakan 1 meter. Lubang itu berada di bibir pantai di kawasan Tanah Merah Kecamatan Nunukan. Warga menemukan lubang tersebut pada Rabu (19/10) dini hari.

“Kemungkinan besok (Jum’at 21/10/2011) kita akan kirim tim ke sana. Kita akan gali untuk mencari benda angkasa yang jatuh seperti apa. Kalau benda tidak temukan sulit memastikan benda luar angkasa apa yang telah jatuh,” imbuh Djamaluddin.

Dia menambahkan, jika saat ini warga maupun aparat di tempat tersebut tidak menemukan adanya benda angkasa di sekitar lubang, ada kemungkinan benda angkasa itu terlempar ke tempat lain. Hal itu mungkin terjadi jika di tanah yang menjadi tempat tumbukan terdapat batu atau sesuatu yang keras.

“Soal informasi masyarakat kalau ada efek terbakar di sekitar lubang, kami harus melihatnya langsung. Sebab benda luar angkasa yang turun ke bumi itu sudah mengalami efek pendinginan. Jika di tanah ada bekas tumbukan, itu memang terjadi karena benda itu jatuh dengan kecepatan tinggi,” terang alumnus Universitas Kyoto Jepang ini.

Terdengar Dua Kali Ledakan Keras
Sebelum ditemukan serpihan batu dan kubangan di sekitar pantai Ruko Tanah Merah, Nunukan, Selasa malam dan Rabu (19/10) subuh warga di Pulau Nunukan mengaku mendengarkan ledakan keras di udara. Ledakan pertama sekitar pukul 22.00 terdengar seperti bunyi petasan.

“Saya pikir itu guntur yang berbunyi, tapi pas lihat ke langit malah cerah,” ujar Uping, seorang warga Nunukan.

Sebagian warga ada yang menduga bunyi ledakan itu berasal dari pistol aparat.

“Tadi itu suara apa? Ada yang ditembak kah?” tanya seorang warga.

Saat ditemui di lokasi kejadian, Wakapolres Nunukan Kompol Sebpril Sesa juga mengaku mendengar ledakan itu. “Kamu tadi malam dengar ledakan nggak?” tanya dia.

Ledakan kedua yang berbunyi lebih besar terjadi sekiar pukul 04.45 subuh. “Subuh tadi yang bunyinya besar sekali. Seperti bom saja,” kata seorang warga lainnya.

Agung warga lainnya mengatakan, ledakan kedua pada Rabu subuh terdengar lebih nyaring. “Bunyinya seperti bom meledak. Bahkan rumah terasa bergoyang,” akunya.

Tidak hanya ledakan, tapi juga disertai gempa kecil selama kurang lebih 3 detik. “Subuh itu seperti ada gempa kecil, kaca rumah bergetar bahkan ada yang pecah. Kami sangat kaget, dan sempat panik keluar rumah karena ada suara ledakan,” kata Askar, pedagang ikan pasar Inhutani. (iic.wp)

Video Meteor Jatuh di Nunukan Kalimantan Timur:

*****

((( IndoCropCircles.wordpress.com )))

About these ads
Tulisan ini dipublikasikan di Arsip Masa Lalu, Misteri Indonesia. Tandai permalink.

2 Balasan ke Meteor Jatuh Di Pantai Nunukan KalTim: Terdengar Ledakan dan Rumah Bergetar

  1. jordi baga berkata:

    SUBUH tadi ada lewat di palangkaraya meteor nya……wrna hijau

  2. ady berkata:

    hem….ada ka r…ini meteor,,,atau lain lain seperti ufo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s