Siapkan Teleskop: Malam Ini Jupiter Bersinar Paling Terang Dalam 11 Tahun Terakhir

Jupiter Opposition: October 2011

Siapkan Teleskop: Malam Ini Jupiter Akan Bersinar Paling Terang Dalam 11 Tahun Terakhir

Live Streaming Planet Jupiter

Warga Indonesia, bersiap-siaplah menanti purnama Jupiter yang akan terjadi pada besok malam, Jumat (28/10/2011). Purnama planet terbesar di Tata Surya ini akan bisa dilihat oleh seluruh warga Indonesia.

“Ini akan terjadi sepanjang malam. Jupiter akan bersinar terang, mencapai magnitude kurang lebih -2,8. Warga kota pun bisa melihatnya walaupun ada polusi cahaya,” kata Hakim L Malasan, Kepala Observatorium Bosscha, Institut Teknologi Bandung.

False-color detail of Jupiter's atmosphere, imaged by Voyager 1, showing the Great Red Spot and a passing white oval.

Hakim menjelaskan, purnama Jupiter dalam astronomi dikenal dengan istilah oposisi. Oposisi adalah kondisi di mana Jupiter berada pada jarak yang paling dekat dengan Bumi.

Jarak Bumi-Jupiter saat oposisi adalah 629 juta km, sekitar 300 juta km lebih dekat dari jarak terjauh yang bisa dicapai.

Namun, oposisi tahun ini tergolong salah satu yang paling istimewa dalam 11 tahun terakhir. Jupiter bersinar lebih terang dari oposisi-oposisi sebelumnya.

Pada saat oposisi, Matahari-Bumi-Jupiter ada pada satu garis lurus. Seperti layaknya Bulan Purnama, pada saat oposisi atau purnamanya Jupiter juga akan tampak bulat penuh.

Ini memungkinkan Jupiter untuk bersinar lebih terang dari biasanya.

Magnitud Jupiter menunjukkan kecerlangan planet itu jika dilihat dari Bumi.

Tanda minus yang diterakan ketika menyatakan bahwa magnitud Jupiter adalah -2,8 menunjukkan bahwa Jupiter tampak sangat terang. Saat oposisi, kecerlangan Jupiter sekitar 0,5-1 magnitud lebih besar dari biasanya.

Hakim menjelaskan, pengamatan purnama Jupiter bisa dilakukan dengan mata telanjang. Jupiter akan tampak di dekat rasi Taurus. Calon observer bisa mengunduh software Stellarium untuk memperkirakan posisinya. Tapi pada dasarnya, Jupiter akan terbit dari timur seperti layaknya Matahari.

“Jika ingin pengamatan lebih detail, kita bisa menggunakan teleskop. Dengan teleskop kita bisa mengamati satelit Jupiter (di antaranya Io, Ganymede, Callisto, Europa) dan bintik merah Jupiter,” jelas Hakim pada Kamis (27/10/2011).

The Galilean moons. From left to right, in order of increasing distance from Jupiter: Io, Europa, Ganymede, Callisto.

Hakim menerangkan, fenomena bintik merah Jupiter terkait dengan rotasi dan sifat Jupiter. Planet terbesar di Tata Surya itu berotasi sangat cepat, hanya 17 jam.

Karena merupakan planet gas, maka siklon sering terjadi. Bintik merah adalah salah satu siklon yang paling dikenal. Dan besarnya bintik merah ini melebihi besarnya planet Bumi, wow!

This dramatic view of Jupiter's Great Red Spot and its surroundings was obtained by Voyager 1 on February 25, 1979, when the spacecraft was 9.2 million km (5.7 million mi) from Jupiter. Cloud details as small as 160 km (100 mi) across can be seen here. The colorful, wavy cloud pattern to the left of the Red Spot is a region of extraordinarily complex and variable wave motion. To give a sense of Jupiter's scale, the white oval storm directly below the Great Red Spot is approximately the same diameter as Earth.

Selain melihat, dengan mengintegrasikan kamera dan teleskop, observer juga bisa bereksperimen dengan astrofotografi. Observer bisa memilih memotret Jupiter sendirinan atau dengan backgroud satelit-satelit besarnya.

Hakim mengungkapkan, oposisi Jupiter sebenarnya adalah fenomena yang terjadi setiap tahun, dengan periode 399 hari. Namun, oposisi tahun ini tergolong salah satu yang paling istimewa dalam 11 tahun terakhir. Jupiter bersinar lebih terang dari oposisi-oposisi sebelumnya.

Jupiter orbits the Sun at an average distance of about 778 million kilometers (about 5.2 AU), and completes an orbit every 11.86 years

“Kalau dibandingkan dengan tahun 2010 lalu, tahun ini akan lebih terang.

Tahun lalu oposisi bertepatan dengan fase bulan tua sementara tahun ini bersamaan dengan fase bulan muda.

Jadi langit lebih gelap dan Jupiter tampak lebih terang,” tutur Hakim.

“Tahun ini juga oposisi terjadi saat Jupiter mencapai perihelion, jadi lebih terang lagi,” tambah Hakim.

Perihelion adalah jarak terdekat antara Jupiter dan Matahari.

Semakin dekat ke Matahari, semakin banyak sinar yang diterima sehingga bisa lebih terang. Oposisi seperti tahun ini mungkin takkan terjadi lagi dalam waktu dekat.

Perihelion Jupiter setelah tahun ini baru akan terjadi tahun 2022. Kemungkinan, baru pada tahun tersebutlah oposisi Jupiter sebaik tahun ini terjadi. Jadi, momen ini seharusnya tak dilewatkan. (Astronomi & Kompas)

Catatan untuk astronom :
Untuk menambahkan data planet Jupiter pada Stellarium, silahkan buka file ssystems.ini di Stellarium dengan notepad dan tambahkan data berikut (copy and paste) pada ssystems.ini, lalu simpan:

Scripts show oppositions of Mars, Jupiter.  Current Version 2.0, Stellarium 10.4

Jupiter Best oppositions script:

// Author: IndoCropCircles.wordpress.com
// Name: Oppositions – Jupiter Best Oppositions (Less than 3.954 AU)
// License: Public Domain
// Description: Jupiter Best Oppositions (Less than 3.954 AU). Version 2.0
// Basics

core.selectObjectByName(“Jupiter”, pointer = true);
StelMovementMgr.setFlagTracking(true);
StelMovementMgr.zoomTo(61, 1);
SolarSystem.setLabelsAmount(20);
StelSkyDrawer.setFlagLuminanceAdaptation(false);

id = new Array(length=4000);
p = 0;
for(c=1; c<4001; c++)
{
id[c] = “none”;
}

//Data
f = 1702
id[1702] = “1702-10-03T00:00:00”
id[1773] = “1773-09-27T00:00:00”
id[1785] = “1785-10-02T00:00:00”
id[1856] = “1856-09-27T00:00:00”
id[1868] = “1868-10-02T00:00:00”
id[1880] = “1880-10-07T00:00:00”
id[1939] = “1939-09-27T00:00:00”
id[1951] = “1951-10-03T00:00:00”
id[1963] = “1963-10-08T00:00:00”
id[2022] = “2022-09-26T00:00:00”
id[2034] = “2034-10-01T00:00:00”
id[2046] = “2046-10-07T00:00:00”
id[2058] = “2058-10-12T00:00:00”
id[2105] = “2105-09-26T00:00:00”
id[2117] = “2117-10-01T00:00:00”
id[2129] = “2129-10-06T00:00:00”
id[2141] = “2141-10-12T00:00:00”
id[2188] = “2188-09-25T00:00:00”
id[2200] = “2200-10-01T00:00:00”
id[2212] = “2212-10-07T00:00:00”
id[2224] = “2224-10-12T00:00:00”
id[2236] = “2236-10-17T00:00:00”
id[2271] = “2271-09-26T00:00:00”
id[2283] = “2283-10-01T00:00:00”
id[2295] = “2295-10-06T00:00:00”
id[2307] = “2307-10-13T00:00:00”
id[2354] = “2354-09-26T00:00:00”
id[2366] = “2366-10-01T00:00:00”
id[2378] = “2378-10-07T00:00:00”
id[2390] = “2390-10-12T00:00:00”
id[2414] = “2414-10-22T00:00:00”
id[2437] = “2437-09-25T00:00:00”
id[2449] = “2449-10-01T00:00:00”
id[2461] = “2461-10-06T00:00:00”
id[2473] = “2473-10-11T00:00:00”
id[2497] = “2497-10-22T00:00:00”
id[2532] = “2532-10-01T00:00:00”
id[2544] = “2544-10-06T00:00:00”
id[2556] = “2556-10-11T00:00:00”
id[2568] = “2568-10-17T00:00:00”
id[2615] = “2615-10-02T00:00:00”
id[2627] = “2627-10-07T00:00:00”
id[2639] = “2639-10-13T00:00:00”
id[2651] = “2651-10-18T00:00:00”
id[2663] = “2663-10-23T00:00:00”
id[2698] = “2698-10-01T00:00:00”
id[2710] = “2710-10-07T00:00:00”
id[2722] = “2722-10-13T00:00:00”
id[2758] = “2758-10-29T00:00:00”
id[2781] = “2781-10-01T00:00:00”
id[2793] = “2793-10-06T00:00:00”
id[2805] = “2805-10-12T00:00:00”
id[2817] = “2817-10-17T00:00:00”
id[2829] = “2829-10-22T00:00:00”
id[2853] = “2853-11-01T00:00:00”
id[2864] = “2864-09-30T00:00:00”
id[2876] = “2876-10-05T00:00:00”
id[2888] = “2888-10-11T00:00:00”
id[2900] = “2900-10-17T00:00:00”
id[2936] = “2936-11-01T00:00:00”
id[2947] = “2947-10-01T00:00:00”
id[2959] = “2959-10-06T00:00:00”
id[2971] = “2971-10-11T00:00:00”
id[2983] = “2983-10-17T00:00:00”
id[3007] = “3007-10-28T00:00:00”
l = 3007;

// Labels
txt1 = LabelMgr.labelScreen(“Press + for next opposition”, 800, 20, false, 15, “#FF0000”);
LabelMgr.setLabelShow(txt1, true);
txt1 = LabelMgr.labelScreen(“Press –  for previous opposition”, 800, 40, false, 15, “#FF0000”);
LabelMgr.setLabelShow(txt1, true);
txt1 = LabelMgr.labelScreen(“Press [  to Re-start”, 800, 60, false, 15, “#FF0000”);
LabelMgr.setLabelShow(txt1, true);
txt1 = LabelMgr.labelScreen(“Press ]  to end”, 800, 80, false, 15, “#FF0000”);
LabelMgr.setLabelShow(txt1, true);
txt1 = LabelMgr.labelScreen(“By Qam1”, 800, 100, false, 15, “#FF0000”);
LabelMgr.setLabelShow(txt1, true);
//

// Pick where to start
core.setDate(“now”);
j = core.getJDay();
km = 1;
i = 2009;
while (km == 1)

{
i = i + 1;
if (id[i] == “none”)
{
while (id[i] == “none”)
{
i = i + 1;
}
}
core.setDate(id[i], “local”);
jj = core.getJDay();
if (jj+1 > j)
{
km = i;
}
}
q = 0;
while(q == 0)

{
i = i + p;
if (i == l+1)
{
i = f;
}
if (i == f-1)
{
i = l;
}

// No oppo that year
if (id[i] == “none”)
{
while (id[i] == “none”)
{
i = i + p;
}
}
core.setDate(id[i], “local”);
d = Math.floor(core.getJDay());
r = d;
while (d == r)
{
r = Math.floor(core.getJDay());
}
LabelMgr.deleteAllLabels();
if (r – d == -1)
{
p = – 1;
}
if (r – d == 1)
{
p = 1;
}

// Start over
if (r – d == -7)
{
if (p = -1)
{
i = km;
}
if (p = 1)
{
i = km – 1;
}
}

//Quit
if (r – d == 7)
{
q = 1;
}
}
core.setDate(id[i], “local”);
txt1 = LabelMgr.labelScreen(“Done!!!”, 400, 20, false, 85, “#E8A84E”);
LabelMgr.setLabelShow(txt1, true);
core.wait(2);
LabelMgr.deleteAllLabels();

Then save this file to notepad with ssc extension , example name: Oppos – Jupiter Best oppositions.ssc

Atau Download Script add-on Stellarium, scripts show oppositions of Mars, Jupiter, Saturn, Uranus, Neptune and Pluto. Current Version 2.0, Stellarium 10.4, 11 Files.

Isi 11 Files:

Oppos – All upcoming oppositions.ssc
Oppos – Mars All.ssc
Oppos – Mars with Jupiter and Saturn Nearby.ssc
Oppos – Jupiter All.ssc
Oppos – Jupiter Best.ssc
Oppos – Saturn All.ssc
Oppos – Saturn Best Ring Perihelions only.ssc
Oppos – Saturn Best Ring Aphelions and Perihelions.ssc
Oppos – Uranus All.ssc
Oppos – Neptune All.ssc
Oppos – Pluto All.ssc

Click for DOWNLOAD Script.

Click to DOWNLOAD Stellarium Software.

Jupiter 28-10-2011 (Jakarta)

Zoom: Jupiter and the moons 28-10-2011 (Jakarta)

*****

((( IndoCropCircles.wordpress.com )))

Pos ini dipublikasikan di Arsip Masa Lalu. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.