Misteri Kematian Ribuan Hewan, Ulah CIA?

Misteri Kematian Ribuan Hewan, Ulah CIA?

https://i2.wp.com/images.inquisitr.com/wp-content/uploads/2011/01/dead-birds-fall-from-sky-louisiana.jpg

Beberapa tahun belakangan ini, banyak laporan tentang kejadian hewan mati secara masal. Sekali mati, jumlahnya bisa mencapai ratusan ribu hingga jutaan. Banyak kontroversi tentang penyebab kematian mendadak dan masal ini.

Namun kejadian seperti ini ternyata tidak hanya beberapa tahun belakangan saja tapi juga sudah pernah terjadi  beberapa tahun sebelumnya. Berikut beberapa laporan tentang kejadian “kematian masal” selama beberapa tahun belakangan.

Anjing mati. Dalam lima puluh tahun terakhir 5 – 60 anjing melompat terjun dari Jembatan Overtoun Skotlandia dan mati. Lebih aneh lagi, beberapa tahun yang lalu ada lima anjing melompat selama kurang dari enam bulan.

Overtoun Bridge in Scotland where so many dogs have jumped to their deaths (Daily Mail)

Daily Mail pernah menulis sebuah artikel yang menampilkan laporan para pemilik anjing yang mengajak peliharaannya jalan-jalan di atas jembatan tersebut.

Lalu, tiba-tiba saja anjing mereka, tanpa bisa diduga sebabnya, melompat dari jembatan, terjun 15 meter ke arah bebatuan di bawahnya. Lebih aneh lagi, ada laporan tentang “percobaan ulang” dari beberapa anjing yang selamat, mereka melompat lagi untuk kedua kalinya.

Banyak teori yang beredar soal mengapa anjing bereaksi aneh di jembatan tersebut. Ada yang bilang anjing-anjing itu sengaja bunuh diri, mungkin akibat depresi atas perlakuan pemiliknya atau bahkan lantaran kekuatan supranatural.

Penelitian lebih baru menunjukkan kemungkinan bahwa aroma musang, binatang yang diketahui hidup di bawah jembatan, memancing reaksi para anjing.

Kodok mati. LiveScience melaporkan bahwa pada 2005 lebih dari 1000 kodok tiba-tiba meletus di Jerman. Otopsi mengungkap bahwa burung telah memakan hati mereka, yang kemudian menyebabkan tubuh kodok-kodok itu membusung dan kemudian meledak. Tapi tidak jelas burung macam apa gerangan.

Domba di Turki terjun massal di tebing

Domba mati. Ada pendapat yang menyatakan bahwa domba punya kecenderungan sekadar mengekor siapapun pemimpinnya. Ini terbukti ketika lebih dari seribu domba terjun dari sebuah tebing di Turki pada 2005.

Menurut laporan BBC, hal itu menyebabkan 400 domba mati, sedangkan 1.100 lainnya yang jatuh tetap hidup.

Penyebabnya, domba-domba di barisan lebih belakang jatuh di atas tubuh kawannya yang jatuh duluan di jurang sedalam 15 meter itu.

Bunuh diri massal domba itu sempat mengguncang kehidupan desa di provinsi Van Timur. Sebab, sebagian besar keluarga sangat bergantung pada domba mereka untuk bertahan hidup. Kerugian ditaksir sekitar 100 ribu dolar AS.

Cumi-cumi mati. Ini juga kejadian di tahun 2005, yaitu ketika National Geographic melaporkan ribuan cumi jumbo ditemukan terdampar di California. Kematian massal cumi-cumi raksasa berwarna merah ini tetap menjadi misteri.

Kuda Nil mati. 300 kuda nil ditemukan tewas di sebuah taman di Uganda pada 2004. Sebuah penyelidikan mengungkap bahwa kematian massal itu karena wabah anthrax yang ditemukan dalam air tempat mereka berkubang dan minum. Baru-baru ini ada lagi 83 kuda nil yang mati akibat wabah anthrax lain di Uganda.

Paus dan lumba-lumba mati. Di tahun 2009 ada 194 paus pilot dan enam lumba-lumba terdampar secara tiba-tiba di sebuah pulau antara Australia dan Tasmania.

Beberapa bulan sebelumnya, lebih dari 150 paus pilot terdampar di pantai Barat Tasmania.

Sebuah teori juga menunjukkan bahwa kematian itu karena adanya gangguan ekologi terhadap kawanan lumba-lumba tersebut yang diakibatkan karena keberadaan manusia di sekitar tempat tinggal mereka.

Rusa Kutub dan Wildebis mati. Pada tahun 2007 di Rusia ratusan rusa kutub mati secara massal yang tak diketahui sebabnya. Sedangkan National Geographic memperkirakan bahwa 10 ribu weldebis (wildebeest) telah mati secara bersamaan di Kenya.

Hewan-hewan itu tenggelam ketika mencoba bermigrasi ke seberang sungai, yang mengakibatkan satu persen dari seluruh populasinya musnah.

Artinya musim migrasi mendatang jumlah populasi yang sudah 99% itu bakal menyeberang sungai yang sama lagi. Berapa banyak lagi yang bakal mati?

Ikan mati. Selain itu ribuan burung serta jutaan ikan ditemukan mati secara massal di seluruh dunia.

Ikan yang mati mendadak ditemukan di Maryland, Arkansas, Brasil, dan Selandia Baru.

Sementara itu, sejumlah unggas mati massal ditemukan di Arkansas, Louisianna, Kentucky, dan Swedia.

Burung mati. Majalah Time melaporkan bahwa pada 2009 banyak varietas burung mati dalam jumlah sangat besar di Chili. Ribuan flamingo, 1.200 penguin, dan sekitar 60 pelikan ditemukan mati dalam dua bulan. Tak ditemukan alasan mengapa semua burung itu mati tiba-tiba, walau beberapa teori mengarahkan ke pemanasan global, polusi, atau cuaca panas luar biasa.

Ada teori yang menyatakan burung-burung itu mati akibat badai dan petir, tapi ada juga teori bahwa mereka stres akibat kembang api pesta tahun baru. Mana yang betul?

Bermunculannya kejadian-kejadian aneh di Arkansas, termasuk berjatuhannya burung-burung tak bernyawa dari langit di Beebe dan matinya puluhan ribu ikan yang mengambang di sebuah tepian sungai di Ozark, mengarah pada penjelasan yang bahkan lebih aneh.

Saat para pakar pemerintah memeriksa contoh burung-burung yang berwarna hitam dari Beebe dan ikan dari Ozark, sejumlah blogger mengemukakan teori mereka sendiri, sebagian di antaranya agak sulit dicerna.

Ada beragam teori yang dikemukakan, mulai dari para pria berbaju hitam dengan perlengkapan kimia hingga para teroris gila yang menjadikan kehidupan alam Arkansas sebagai sasaran, atau bahkan makhluk asing yang datang untuk melakukan eksperimen sains antargalaksi.

Segalanya dimulai saat para penduduk Beebe, sebuah kota yang terletak 40 mil timur laut Little Rock, tengah bersiap menyambut datangnya Tahun Baru. Sekitar pukul 22.30 di malam Tahun Baru, burung-burung berwarna hitam mulai berjatuhan dari angkasa. Awalnya hanya satu dua burung, tapi kemudian menjadi puluhan ekor burung sekaligus.

Satu jam kemudian, total ada sebanyak 4.000 ekor burung yang jatuh. Begitu banyaknya, burung-burung tersebut menutupi kawasan sepanjang satu mil di kota yang tenang tersebut.

Sementara itu, hanya berjarak 125 mil jauhnya, ikan-ikan yang mati mulai mengambang di sekitar 20 mil sepanjang Sungai Arkansas di dekat Ozark. Ikan-ikan kecil yang mati tersebut berjumlah ribuan, dan pada akhir pekan, ada lebih dari 100.000 ekor yang mati.

Para analis pemerintahan mempelajari sampel ikan dan burung, kemudian menarik teori awal mengenai berubahnya kondisi cuaca pada Tahun Baru. Tapi, sebagian besar warga Amerika tidak memercayai versi resmi pemerintahan dan mengemukakan teori konspirasi masing-masing.

Paul Joseph Watson dan Alex Jones dari PrisonPlanet.com yakin bahwa itu merupakan ulah dari pasukan bayangan Presiden Obama, CIA. Mereka kemudian mempertanyakan apakah uji coba pemerintahan mengakibatkan kematian hewan-hewan itu dan kemudian menyertakan bukti-bukti temuan mereka.

mass death map (klik untuk memperbesar)

“Senjata skalar elektromagnetik yang dapat memanipulasi lingkungan mungkin saja berada di balik kematian massal ini. Kita tahu bahwa lebih dari satu dekade lalu, Kompleks Industri Militer AS mengetahui dan terlibat dalam uji coba teknologi semacam itu.

“Pemerintah AS telah berulang kali kedapatan melakukan uji coba senjata biologis ilegal di langit Amerika yang tidak hanya membunuh binantang, melainkan juga manusia.

“Mengingat sejarah pemerintahan-pemerintahan di seluruh dunia yang melakukan eksperimen tanpa disadari terhadap penduduk mereka, maka tersangka nomor satu dari peristiwa-peristiwa semacam ini selalu pemerintah,” tulis situs tersebut.

Watson dan Jones juga tidak mengesampingkan kemungkinan ancaman dari negara lain. PrisonPlanet.com mengutip keterangan mantan Menhan AS William Cohen dalam wawancara tahun 1997, “(Teroris) bahkan terlibat dalam terorisme ekologi, mereka bisa mengubah cuaca, membuat gempa, letusan gunung berapi dengan menggunakan gelombang elektromagnetik.”

“Jadi, ada banyak orang-orang pintar di luar sana yang berusaha menemukan jalan untuk melancarkan teror terhadap negara lain. Ini merupakan ancaman nyata, dan itulah alasan kita harus meningkatkan upaya (pertahanan terhadap teror),” tambahnya.

black bird

Para anggota forum Mayhem Makers di internet menyatakan bahwa alien mungkin saja yang menjadi penyebab peristiwa itu.

Namun lama-kelamaan misteri kematian massal ini terkuak. Teknologi radar membantu pejabat marga satwa mengklarifikasi penyebab kematian misterius  lebih dari lima ribu burung hitam di malam tahun baru di Beebe, Arkansas. Gambar radar mengungkap gangguan awan tak biasa memicu peristiwa yang membunuh burung-burung itu.

Sidney Gauthreaux dari Departemen Sains Biologi Clemson University menggunakan berbagai gambar radar kawanan burung hitam untuk mengamatinya. Burung-burung terhalau dari kandang besarnya karena terkejut oleh suara yang luar biasa keras, sebelum akhirnya burung-burung itu mulai jatuh dari langit.

Kembang api malam tahun baru di daerah tersebut juga dapat membuat burung-burung yang tak memiliki penglihatan bagus di malam hari menjadi stres dan berterbangan. Alhasil, burung-burung ini terbang di ketinggian lebih rendah dari biasanya.

Hal ini menjelaskan mengapa burung-burung terbang di ketinggian atap dan mulai menabrak bangunan dan struktur. Msnbc.com melaporkan, hal ini menyebabkan trauma akibat hantaman benda tumpul yang pada akhirnya membunuh mereka.

Namun dari semuanya itu, ada juga yang menafsirkan bahwa kejadian mati massal olah banyak hewan di dunia diakibatkan adanya perubahan iklim Bumi. Akibat gas methane yang kian meningkat, membuat otak para hewan menjadi disorientasi akibat efek toxic beracun tersebut.

Ada pula beberapa ilmuwan berpendapat jauh lebih kontroversial dibanding lainnya. Efek dari proyek rahasia untuk mengendalikan cuaca milik pemerintah Amerika dan CIA seperti gelombang HAARP-lah yang membunuh para binatang-binatang tersebut mati massal.

Menurut peneliti, gelombang elektromagnet HAARP memang dapat mempengaruhi pemikiran dan perilaku makhluk hidup dengan memaipulasi otak dengan panjang gelombang tertentu. (baca: haarp senjata paling mutakhir kemampuannya mengatur cuaca dunia)

Bahkan disinyalir akibat adanya penyemprotan zat kimia berbahaya dalam operasi rahasia CIA Amerika: Clover Leaf Project seperti penyemprotan chemtrails di udara untuk de-populasi penduduk dunia.

Yaitu mengurangi jumlah penduduk dengan cara menebarkan racun diangkasa, juga dapat dipastikan membuat hewan sakit dan dis-orientasi. (baca: Depopulasi Dunia: Pesawat Semprot Zat Kimia Beracun Berupa “Chemtrails” di Angkasa)

Adapula operasi rahasia CIA Amerika yng bernama Black Swan Project, yang bertujuan sama dengan HAARP dan chemtrails, seperti yang di isyukan bahwa tampaknya gempa China dan banjir di Burma dan Thailand disebabkan oleh emisi energi skalar dari Australia.

Semua operasi intelijen tingkat tinggi tersebut memang tidak dapat dibuktikan secara gamblang. Namun kita tahu jika ada bangkai, karena tercium dari bau busuknya walau kita tak tau bangkai tersebut ada dimana.

Efek dari itu semualah yang oleh para peneliti disinyalir telah mengakibatkan membuat hewan dis-orientasi (bingung)  salah satunya yaitu “ingin  berbuat diluar dari kebiasaannya”. CIA rules the World. (dn/dm/sm/tribunnews/icc.wp.com)

CHEMTRAILS EFFECT – Millions Dead Animal only in TWO WEEKS!  

Killer Chemtrails: The Shocking Truth

 Operation Black Swan Killing Birds, Fish, People

Secrets of the CIA

Apocalypse : Documentary on the Premonitions of the End of the World

*****

http://wp.me/p1jIGd-14Q

((( IndoCropCircles.wordpress.com | fb.com/IndoCropCirclesOfficial )))

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Konspirasi Gila, Konspirasi Teori, Pro Satanic. Tandai permalink.

3 Balasan ke Misteri Kematian Ribuan Hewan, Ulah CIA?

  1. Jeff-Ri berkata:

    Sungguh jenius.

  2. chandra berkata:

    benar ini akibat chemtrail & HAARP (fasilitas HAARP USA banyak, bukan satu aja di Alaska).

    Sekarang lagi gencarnya penyemprotan massal chemtrail dimana aja, termasuk Indonesia (maksudnya dekat kiamat, jadi USA bikin kiamat versinya).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s