Peristiwa-Peristiwa Mistis di Gunung Salak Jawa Barat

Peristiwa-Peristiwa Mistis di Gunung Salak Jawa Barat

Peristiwa-Peristiwa Mistis Gunung Salak:

“Mulai Dari Indigo Merasa Ada Korban Sukhoi Yang Selamat…, Terdengar Suara Minta Tolong…, Tim SAR Mimpi Basah…, Terlihat Wanita-Wanita Cantik…, Hingga Penampakan Seorang Nenek Renta…!”

Keangkeran Gunung Salak tentunya juga sudah diakui oleh warga sekitar di perkampungan di kawasan kaki gunungnya. Banyak cerita dan hal mistik yang berkembang dari setiap kejadian yang pernah terjadi di gunung tersebut. Apakah itu sering hilangnya para pendaki maupun kecelakaan, termasuk jatuhnya pesawat. Cerita-cerita di luar logika pun mengiringi peristiwa yang dapat dikatakan sebagai tragedi itu.

Meski tidak setinggi Gunung Gede yang memiliki ketinggian 2.958 mdpl atau Pangrango 3.019 mdpl, tapi kesulitan medan dan keangkeran Gunung Salak memiliki tantangan tersendiri. Selain terkenal angker, Gunung ini memiliki banyak jalur pendakian, dan merupakan salah satu kawasan hutan hujan di Indonesia. Wajar, bila hutan di Gunung Salak sangat lebat, sama halnya dengan Gunung Gede-Pangrango yang berada di kawasan Bogor-Sukabumi.

Keanehan ini terjadi dan dialami mulai dari orang yang memiliki kemampuan “melihat dan merasakan” sesuatu secara sensitif seperti orang indigo juga para petugas tim gabungan Basarnas dilokasi kejadian hingga kepada para pendaki gunung dan parqa pencinta alam.

Misalkan saja, pada saat ditengah sulitnya proses evakuasi oleh tim gabungan musibah pesawat Sukhoi yang jatuh beberapa waktu lalu, beredar pesan di Blackberry Messenger (BBM). Pesan singkat terkait korban pesawat Sukhoi Superjet 100 yang jatuh di Gunung salak, Bogor ini membuat heboh di sejumlah kalangan.

Belum diketahui benar tentang kebenaran isinya. Berikut isi pesan tersebut yang berlatar halaman Facebook:

———————————————————-

Keluarga Indigo Trans
maaf keluarga Indigo, minjem grup untuk kasih berita (dani)

kalo ada temen2 yang baca timeline ini dan kalian dekat dengan Tim SAR, sampaikan mungkin kita bisa bantu untuk mencari pesawat tersebut.

Jadi kondisi pesawat itu terletak di antara 2 pohon besar, jatuhnya tidak meledak, tp hancur berkeping-keping.

Saya liat masih ada dua yang selamat dari sana, satunya dari luar negeri, satu lagi dari Indonesia, dan mereka skrg masih bertahan di tengah hutan belantara, yang lainnya masih ada juga yang luka2.

kalo memang urgent bisa hubungi nomer saya:
087788119226xx

thanks

———————————————————-

Indigo Trans merupakan suatu acara di televisi swasta tentang anak-anak yang memiliki kemampuan melihat sesuatu dengan firasat yang tajam. Salah satu anak indigo yang ada dalam acara tersebut adalah Hamdani (21). Dia mengaku telah menyebar pesan dalam BBM tersebut.

“Saya melihat itu pas malam kejadian (Rabu, 9/5). Kan sore kemarin kejadian hilangnya pesawat,” tutur remaja yang pernah tampil di acara Indigo Trans itu Kamis (10/5).

Runtuhan pesawat Sukhoi setelah menabrak tebing di Gunung Salak. Debris from Sukhoi Superjet100 on Salak Mountain (May-9-2012)

Ia mengaku melihat itu bersama adiknya, Septiandi, 18.

Bahkan, adiknya melihat yang masih hidup itu berjenis kelamin laki-laki dan perempuan. Keduanya selalu bersama di hutan.

“Kami mau membantu untuk naik helikopter bersama Tim SAR kalau mau.

Tapi kami membutuhkan satu lagi seorang teman seperti kami yakni seorang ibu untuk mem-back up kalau ada apa-apa.”

Dani dan adiknya juga ‘melihat’ bahwa ada beberapa penumpang di bangkai kapal yang berada antara hidup dan mati. “Kalau kita cepat mungkin bisa terselamatkan,” tuturnya.

Namun karena susahnya medan yang harus ditembus untuk menuju lokasi yang sangat berat, dan juga cuaca yang selalu buruk akibat kabut dan hujan, juga ditambah dengan kemiringan tebing sekitar 80 derajat, membuat pertolongan ke tempat kejadian menjadi tertunda.

Jadi semakin tipis kemungkinannya jika memang ada korban yang selamat karena faktor-faktor penghambat tersebut. Bisa jadikah mungkin memang ada korban yang sempat selamat dalam peristiwa ini? Semua hanya Yang Maha Kuasa lebih tahu.

Tak lama selang beberapa jam, pada timeline Keluarga Indigo Trans, mereka meminta maaf karena faktor keterlambatan dan faktor cuacalah yang membuat kedua korban tak terselamatkan.

So, benarkah semua kemungkinan ini?? Dan benarkah kemampuan orang indigo?? Apakah ini hanya kabar hoax atau bohong semata??

Lepas dari praduga ataupun kemampuan indigo mereka, mari kita nantikan saja perkembangan kedepannya dalam beberapa hari karena hingga kini tim SAR masih mengevakuasi korban. (suaramerdeka.com/ Mediaindonesia.com)

Sempat Ada Yang Mendengar Suara Wanita Minta Tolong di Lokasi Sukhoi Jatuh??

Seorang anggota Tim SAR dari Brimob Detasamen Pelopor Cikeruh mengaku mendengar suara jeritan wanita yang meminta tolong. Suara tersebut terdengar ketika Brigadir Satu Agus Supriatna sedang mencari kayu bakar pada Kamis malam, 10 Mei 2012 sekitar pukul 20.10 di sekitar lokasi kecelakaan Sukhoi.

Menurut Wakil Kepala Subdetasemen IA Pelopor Brimob Cikeruh Inspektur Satu Ivan Taufiq, ada juga anggotanya yang mendengar suara seorang perempuan minta tolong saat istirahat dan tidur di Posko Puncak Salak IV, ada empat orang yang bermimpi bertemu perempuan.

“Anggota saya, mimpinya wanita semua dan seorang malah mendengar suara wanita minta tolong,” ujar Iptu Ivan yang baru saja tiba ke Posko Cipelang pada Jumat, 11 Mei 2012 petang.

Logo Sukhoi ditemukan dipuing pesawat

Menurut Ivan, selama perjalanan menuju titik koordinat jatuhnya Shukoi di ketinggian 2.086 meter, dia tidak mendengar satu pun kicau burung atau bertemu binatang liar lainnya.

Suasana begitu senyap. “Rasanya enggak lazim karena banyak pohon rimbun, tapi suara burung pun hilang,” kata dia. Suara minta tolong itu, kata Briptu Agus Supriatna, terdengar jelas di telinganya. Padahal, lokasi pos istirahat dengan lokasi jatuhnya Shukoi masih sangat jauh.

“Tolong Pak tolong, jangan lama-lama,” kata Agus menirukan suara wanita yang asalnya tak diketahui itu. Itu semua berawal dari Operator Radio Komunikasi Basarnas di Posko Embrio, Agustamin bercerita, ada empat anggota Basarnas yang ikut menjadi personel evakuasi bertahan di atas tebing yang ditabrak pesawat Sukhoi Superjet-100.

Mereka bertahan di atas untuk memantau anggota evakuasi lainnya menuruni tebing guna mencapai dasar lembah, tempat di mana diduga para jenazah korban berada. Saat malam tiba, keempatnya pun terpaksa bermalam di atas tebing yang berada di Puncak Manik itu. Namun, salah satu petugasnya mendengar beberapa kali teriakan minta tolong dari dasar lembah.

Russia rescue team sukhoi di gunung salak

“Saya tanya teriakannya seperti apa. Dia jawab, seperti ada suara perempuan berteriak tolong-tolong. Tak hanya itu, ada juga suara laki-laki berteriak, sakit-sakit,” ujarnya menceritakan.

Mengetahui hal itu, Agus meminta agar anak buahnya berusaha konsentrasi dan tak menghiraukan suara-suara teriakan itu.

“Saya tidak tahu apakah itu halusinasinya dia atau benaran. Karena tiga anak buah saya yang lain tidak mendengar,” ucap Agus.

Di lain pihak, Slamet, 43 tahun, warga Perumahan Lido Permai mengaku sempat berbicara tentang pesawat Sukhoi yang jatuh dengan seorang paranormal yang kebetulan tetangganya.

Kata Slamet, paranormal tersebut mengatakan masih ada empat korban pesawat Shukoi yang hidup. “Katanya begitu. Ada empat orang yang selamat.” (ARIHTA U SURBAKTI/tempo.co/icc.wp.com)

Petugas-Petugas SAR Bermimpi Diajak Kencan??

Satu dari sekian cerita-cerita aneh adalah pengalaman para petugas evakuasi yang menelusuri jalur menuju lokasi jatuhnya pesawat komersil buatan Rusia tersebut. Mulai dari bayangan aneh, teriakan kesakitan, hingga mimpi bersenggama dengan perempuan cantik.

Seorang yang tergabung dalam sebuah regu pada tim yang pertama kali diterjunkan ke Gunung Salak menceritakan pengalamannya saat berada pada ketinggian 1.700 kaki, pos terakhir tak jauh dari titik koordinat pesawat jatuh. Ia dan sekitar sembilan anggota regu lainnya bermimpi aneh saat sedang tertidur. “Kami mimpi basah secara bersamaan,” kata dia.

Anehnya, lanjut dia, mimpi seluruh anggota regu cukup identik. Awalnya mereka bermimpi disambut seorang wanita cantik pada sebuah rumah di puncak gunung tersebut. “Perempuan itu menyuguhi kami air minum,” tutur dia bercerita.

Tak lama berselang, mereka langsung diminta untuk istirahat. Tetapi di dalam rumah ternyata ada banyak perempuan yang tak kalah cantiknya dengan yang menyambutnya tadi. Setelah itu, para perempuan itu mencumbu mereka selayaknya suami istri.

Tim SAR Sukhoi Didaerah Kawah Ratu, courtesy Antara

Cerita lain dialami petugas perbekalan angkutan TNI Angkatan Darat, Sersan Dua Purnahadi.

Pria ini memiliki pengalaman mistik saat menyuplai pasokan logistik bagi para tim evakuasi yang berangkat dari Posko Pusat Evakuasi Embrio Penangkaran Sapi, Desa Cipelang, Kecamatan Cijeruk, Bogor.

Selama berkali-kali naik turun itu, Purnahadi pun tak jarang melihat “sesuatu” di jalur evakuasi. “Sering saya melihat. Misalnya melihat perempuan di pinggir jalur yang saya lewati sambil menangis,” cerita dia.

Tak hanya itu, dia juga sering berpapasan dengan sosok “dunia lain” ketika melintasi jalur. Umumnya, yang ia lihat adalah sosok menyerupai manusia. Namun, meski anggota lainnya yang turut membawa pasokan logistik tidak melihat apa yang dilihatnya, Purnahadi enggan memberi tahu rekannya itu.

“Sebenarnya saya sendiri merinding. Apalagi kalau saya kasih tahu ke teman saya, panik yang ada,” kata dia. “Tapi kan kita enggak ganggu mereka, dan mereka sebenarnya juga enggak ganggu kita. Berpapasan ya sudah begitu saja.”

Purnahadi pun selalu memperingati rekan-rekan atau relawan lainnya jika hendak naik ke atas. “Kalau yang cowok, saya bilang jangan membawa benda-benda seperti jimat. Kalau ada relawan cewek yang ikut bantu, saya selalu tanya, apakah sedang datang bulan? Kalau iya, saya larang naik ke atas,” ujarnya.

Pengalaman Nyolong Anggrek dan Nenek Tua

Cerita lain dari seorang pendaki yang pernah menjelajahi Gunung Salak. Kini ia bergabung dengan tim SAR sebagai sukarelawan pencari korban Sukhoi. Menjelang pendakian, ia banyak berkonsultasi dengan masyarakat yang berada di sekitar gunung tersebut. “Banyak pantangannya,” ujarnya.

Ia mengaku pernah menghiraukan pantangan penduduk untuk tidak mengambil bunga anggrek saat mendaki beberapa bulan lalu ke Gunung Salak. Maklum, kata dia, di sana banyak anggrek berbagai jenis yang cukup indah.

Hutan Gunung Salak yang subur dan dipadati oleh varietas tumbuhan termasuk anggrek

Tapi apa yang terjadi. Timnya tersesat saat ingin pulang. Sepanjang hari mereka hanya berputar di puncak Salak secara berulang sampai malam hari.

Anggrek itu pun di simpan di salah satu tempat, timnya kemudian salat Isya. Setelah salat timnya kembali melanjutkan perjalanan pulang.

“Ternyata jalan pulang hanya ditutupi ranting padahal kami sudah beberapa kali lewat di depan ranting itu,” ujarnya seraya menggeleng kepala.

Ia juga mengaku bertemu seorang nenek-nenek berusia sekitar 80 tahun di puncak gunung tersebut.

Perempuan tua yang sudah bungkuk itu berjalan sendirian di sebuah padang dengan hanya memakai pakaian tipis.

“Kami tanya mau ke mana Nek, dia bilang hanya jalan-jalan,” kata dia menirukan pernyataan nenek tersebut. Saat ditanyai di mana tempat tinggalnya, wanita tua itu hanya menjawab, “Di sini Nak.” Nenek itu menolak diantar ke kaki gunung.

Pendaki ini melanjutkan, perempuan tua itu lalu bilang, “Saya senang di sini karena ramai bila malam, mereka sering kasih saya makan,” tanpa menyebutkan siapa mereka yang dimaksud.

Yang mengherankan lagi, kata pendaki itu, si nenek berbahasa Jawa kental, padahal mayoritas masyarakat di kaki gunung berbahasa Sunda. “Kami pun meninggalkan nenek itu sendirian,” ujarnya.

Dalam masyarakat Jawa Barat mempercayai adanya beberapa titik lokasi tertentu yang mengandung pusat energi gaib, dan dapat memberikan respon pengaruh positive atau negative yang melintasi di pusat energi tersebut.

Seperti halnya kondisi Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat, dimana banyak terdapat tempat di keramatkan yang dihormati oleh masyarakat. Beberapa pantangan diberlakukan bagi yang melintas didaerah tersebut.

Nah, setelah beberapa kejadian dan cerita dari saksi perjalanan di gunung salak tersebut, silahkan anda simpulkan sendiri… (berbagai sumber/icc.wp.com)

Sukhoi Superjet100 Crash Site on Salak Mountain (May 9. 2012)

*

Artikel Terkait Sukhoi Sebelumnya:
Misteri Gunung Salak Dan Beberapa Kecelakaan Pesawat

Artikel Misteri Lain:
Misteri “Segitiga Masalembo”, Segitiga Bermuda di Wilayah Indonesia
Penyelidikan Terbaru: Fakta Nyata Misteri Segitiga Bermuda

*****

((( IndoCropCircles.wordpress.com )))

Pos ini dipublikasikan di Misteri Indonesia, Supernatural. Tandai permalink.

7 Balasan ke Peristiwa-Peristiwa Mistis di Gunung Salak Jawa Barat

  1. jellygamat.name berkata:

    membuat merinding,
    di pulau jawa memang banyak tempat-tempat yang penuh mistery.

  2. arian berkata:

    ayo berlindunglah kepada Allah karena hanya kepadaNya kita kembali ……..

  3. ahmadsjahroni berkata:

    nggak perlu aneh, dimanapun makhluq dunia lain ada, memang diciptakan Tuhan lebih dahulu setelah itu baru manusia, kehidupan mereka sama dengan kehidupan kita, hanya tergantung sandarannya kepada Allah kuat atau tidak manusia itu, kalau tidak kemungkinan besar yang meninggal ikut nereka. bila banyak kebaikkannya Allah yang menolong berada disisinya. makaingatlah sebelum kita pergi kemanapun berdo`ahlah agar Allah selalu melindungi kita dalam keselamatan-Nya. insya Allah pasti selamat, kalau tidak, demikian adanya maka terjadilah. oleh karena itu jangan lari dan tak boleh lepas dari Allah, selalu berpegang teguh kepada-NYa.

    • Husni Mubarok berkata:

      sy balas semuanya ya+adapun suara yg minta tolong bukan anggota orang yg jatuh.akan tetapi suara qorin orang jatuh.semua orang wafatnya mendadah pasti ada suara seperti itu.lebih2 ditempat angker seperti itu.biasanya kalo di ajak pulang kerumah masing2.akan hilang suara itu.dan juga bisa jadi suara yg minta tolong tersebut suara jin yg ada lokasi tersebut.dan sy yaqin di tempat tersbt ada maqam karomah/waliyullah.dan bangsa manusia yg ziarah.sehimgga di kuasai bangsa jin.kalo bnyk manusia yg ziarah dan membaca alqur,an.bangsa jin tersebut bisa menghikang begitu saja.angkernyapun juga ikut hilang.pesan sy pd pecinta alam kalo mendaki gunung tersebut perbanyaklah ayatul kursi.al ikhlas.alfalaq.dan annas.dijamin aman biidznillah.imamuddin makkah

  4. cindy berkata:

    sseerreemm aku anak kelas 4 tapi gxxx merinding cuma takut 😦

  5. Bella berkata:

    kita harus selalu berdoa kepada allah supaya selalu di lindungi di manapun kita berada termasuk di pesawat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s