Geolog Teliti Info Kapal Kuno di Sumbawa

Geolog Teliti Info Kapal Kuno di Sumbawa

Ahli Geologi Denpasar akan menindaklanjuti informasi penemuan kapal kuno pada tahun 2010 lalu di Kawinda To’i Tambora, Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.

Awalnya, informasi ditemukannya kapal kuno yang diduga terkubur akibat letusan Gunung Tambora itu diperoleh dari masyarakat setempat.

Kapal kuno itu diduga terkubur di sekitar Gunung Tambora Sumbawa, Nusa Tenggara Barat dan membuat Tim Arkeolog Indonesia kini berencana mencari kapal kuno tersebut yang telah tertimbun sejak tahun 1815.

Sebelumnya pada tahun 2004 tim arkeolog telah menemukan sisa kebudayaan yang terkubur oleh letusan gunung Tambora pada kedalaman tiga kilometer pada endapan piroklastik.

Pulau Sumbawa

Artefak tersebut ditemukan pada posisi yang sama ketika terjadi letusan tahun 1815, karena ciri-ciri yang serupa itulah temuan tersebut sering dinamakan sebagai “Pompeii dari Timur”.

Made Gria menjelaskan, tim yang diterjunkan sebanyak tujuh orang akan melihat secara langsung jenis kapal kuno yang tertimbun pada abad 18 – 19 itu. Tim peneliti juga akan melanjutkan penelitian tentang kerajaan yang terkubur oleh letusan Gunung Tambora.

Sementara itu, mantan Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Heryadi Rachmat yang pernah mendampingi pakar Geologi Internasional dari Rodest Island University Amerika Serikat (AS) Haraldur Sirgurdsson mengatakan terdapat tiga kerajaan yang tertimbun akibat letusan dahsyat Gunung Tambora pada 5 April 1815.

Letusan Tambora (ilustrasi lukisan kuno)

Ketiga Kerajaan yang hilang tersebut, yakni Kerajaan Pekat, Tambora, dan Sanggar.

Terungkapnya tiga kerajaan yang hilang akibat letusan dahsyat Gunung Tambora berawal dari data-data yang ada dan tambah bukti dari penemuan keramik-keramik  kuno di kawasan Tambora.

Pada penggalian Situs Tambora ditemukan bekas bangunan yang tampak masih utuh seperti komponen atap rumah, kerangka atap bambu dan tiang penyangga, selain sisa bangunan rumah juga ditemukan padi dalam jumlah banyak dan masih utuh.

Temuan lain di Situs Tambora adalah seperangkat alat nyirih antara lain alat pemotong pinang dan tangkai `pelocok` atau alat pelumat sirih yang artistik terbuat dari tanduk.

Sementara keramik ditemukan pada kedalaman dua meter dan terkonsentrasi cukup banyak pada satu tempat, namun disayangkan keramik kuno itu ditemukan dalam kondisi sudah rusak atau pecah. (sj/vivanews/berbagai sumber)

Mount Tambora volcano, Sumbawa, Indonesia

Artikel Terkait:

Misteri dan Kronologi Meletusnya Tambora, Tiga Kerajaan Lenyap Seketika!

Sejarah Meletusnya Gunung Galunggung Sejak 1822, 1894, 1918 dan 1982

Misteri Letusan Gunung Toba, satu-satunya Supervolcano di Indonesia

*****

((( IndoCropCircles.wordpress.com )))

Pos ini dipublikasikan di Arkeologi Indonesia. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s