Mau Berperang, Meteor Jatuh di Tengah Pertempuran Membuat Pasukan Bubar

war

Baru Saja Mau Berperang, Sebuah Meteor Jatuh di Tengah Pertempuran Membuat Kedua Pasukan Bubar

http://i2.wp.com/listverse.com/wp-content/uploads/2013/10/162543539-e1381694006669.jpg?resize=632%2C356

Peperangan batal terjadi karena sebuah meteor jatuh di tengah medan pertempuran. Kedua pasukan pun lari tunggang-langgang.

Kerajaan Roma berkembang pesat dan terus meluaskan kekuasaan politiknya ke wilayah Timur melalui Asia Kecil. Beberapa kerajaan merdeka di wilayah tersebut dengan gigihnya melawan tirani dari kerajaan Roma yang terkenal “haus kekuasaan”. Salah satunya adalah Kerajaan Pontus.

https://i2.wp.com/upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/a/a0/Mithridates_VI_of_Pontus.jpg

Berpusat di Sinope, dekat Laut Hitam, yang kini terletak di Turki modern, Kerajaan Pontus adalah kerajaan Hellenistik (bercorak budaya campuran Persia-Yunani) yang berdiri tahun 281 Sebelum Masehi.

Kerajaan Pontus mencapai puncak keemasaannya pada masa kekuasaan Raja Mithridates VI. Dia mempunyai agenda politik yang anti terhadap segala hal berbau Romawi. Peperangan pun terjadi.

Sejarah mencatat telah terjadi tiga kali peperangan antara Kerajaan Pontus dan Kerajaan Roma yang dikenal dengan nama Perang Mithridatic, yang terjadi pada :

Perang Mithridatic I (88 – 84 SM).

Perang Mithridatic II (83 – 81 SM).

Perang Mithridatic III (75 – 63 SM).

https://i0.wp.com/upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/5/55/Pontus.png/600px-Pontus.png

Wilayah Pontus di selatan Laut Hitam yang kini menjadi wilayah Turki

Perang Mithridatic III dipicu oleh kegagalan Raja Mithridates VI dari Kerajan Pontus saat ingin menjatuhkan Raja Nicomedes IV dari Bithynia, kerajaan Hellenistik di pesisir Laut Hitam yang dikendalikan Roma.

Kegagalan ini membuat Roma ikut campur, bahkan berupaya balik menjatuhkan Raja Mithridates VI dan sekaligus menjadikan Kerajaan Pontus yang kaya sebagai provinsinya. Lucius Licinius Lucullus, seorang politisi, memimpin pasukan Roma dalam Perang Mithridatic III.

Pada suatu waktu antara tahun 74-70 SM, Lucullus sang politisi sekaligus pemimpin pasukan bermaksud melakukan serangan mendadak ke Kerajaan Pontus ketika Raja Mithridates VI sedang pergi dengan pasukannya.

https://i1.wp.com/www.ancient-battles.com/catw/pontus/pont_machairaphoroi.png

Pasukan Kerajaan Pontus (ilustrasi).

Namun info ini sepertinya bocor dan terdengar lawannya, Lucullus justru dikejutkan oleh kemunculan pasukan Pontus yang telah siap sedia dan dipimpin oleh Raja Mithridates VI. Kedua pasukan pun mau tak mau bersiap untuk perang di wilayah Otroea, lokasi kala ini dekat Danau Iznik di Turki modern.

“Ketika kedua pasukan sedang bersiap-siap untuk bertempur, tiba-tiba langit tampak bagaikan terbelah dan di antara kedua pasukan jatuhlah sebuah meteor besar yang terbakar, bentuknya menyerupai sebuah tong berwarna perak yang panas,” ujar Plutarch, sejarawan Yunani, seperti dikutip James Ussher dkk dalam The Annals of the World, Volume 1.

Kedua pasukan terkejut dan memilih lari tunggang-langgang menyelamatkan diri masing-masing untuk meninggalkan medan perang.

https://i1.wp.com/historia.co.id/img/foto_berita/978140215_Mithridatic-Wars.jpg

Patung Mithridates VI (kiri) dan Lucius Licinius Lucullus (kanan). (historia.co.id)

Mereka menafsirkan fenomena alam ini sebagai pertanda buruk dari dewa mereka masing-masing.

“Adalah benar jika orang-orang Roma pada masa itu takut dengan komet, bintang jatuh, dan meteor,” tulis Adrienne Mayor dalam The Poison King: The Life and Legend of Mithradates, Rome’s Deadliest Enemy.

Sejarawan modern masa kini kerap melupakan peristiwa itu. Namun Richard Stothers, seorang peneliti NASA yang ahli dalam mengobservasi peristiwa-peristiwa astronomi di masa kuno, memiliki sedikit penjelasan mengenai jenis meteor yang jatuh tersebut.

“Karena ada ribuan saksi yang melihat dari jarak dekat, Stothers meyakini laporan dari Plutarch otentik. Munculnya cahaya yang amat menyilaukan di siang hari itu mengindikasikan besarnya dampak getaran yang dihasilkan meteor ini. Stothers mengestimasi ukuran lingkar objek tersebut lebih dari 4 kaki (atau lebih dari satu meter,  tepatnya 121 cm),” tulis Adrienne.

Mithridates and his troops were defeated by Romans and the king had to go into exile

Perang antara Lucullus dan Raja Mithridates VI pun menjadi batal karena peristiwa ini. Dan nasib buruk pun telah menimpa mereka setelahnya.

Karena dianggap tak kompeten, Lucullus dicopot dari jabatannya sebagai pemimpin pasukan.

Dia digantikan Pompey, jenderal Roma yang kemudian menaklukkan Kerajaan Pontus dan mengakhiri Perang Mithridiatic III.

Sedangkan Raja Mithridates VI yang memimpin Pontus memilih bunuh diri daripada tertangkap pasukan Roma.

Wilayah Kerajaan Pontus terkenal akan kesuburan alamnya, salah satunya adalah buah Cherry, yang dibawa dari Kerajaan Pontus ke Eropa sejak tahun 72 Sebelum Masehi dan menjadi salah satu buah yang terkenal di dunia hingga kini.

(The Annals of the World / The Poison King: The Life and Legend of Mithradates, Rome’s Deadliest Enemy/Patung Mithridates VI/ pic: historia)

http://annoyzview.files.wordpress.com/2012/03/sardes_gymnasium01.jpg Sardes Gymnasium, peninggalan Raja Mithridates VI

https://i0.wp.com/upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/b/bc/PonticKingdom.png/575px-PonticKingdom.png

Kerajaan Pontus.

*****

Artikel Lainnya:

Inilah Perang Terlama di Indonesia Yang Luput Dari Sejarah

Buku “Oera Linda” : Tsunami terdahsyat 4200 tahun lalu (2193 SM) memusnahkan banyak Kerajaan di Bumi

Sisa-Sisa Perang Nuklir Mahabaratha (Baratayudha)

Kekalahan memalukan tentara Mongol di tanah Jawa

Misteri “Jembatan Adam” Sri Lanka, Mysterious Place in the World

Legenda Betawi: Njai Dasima, Cinta. Tragedi. Pengorbanan!

Terungkap: Gagalnya Perang Nuklir Dunia III 1962 Oleh Seorang Pria Soviet

Fakta Sejarah: 10 Senjata Kimia Yang Dipakai AS dan Sekutunya Yang Mereka Tak Ingin Anda Mengetahuinya

[FOTO] Terkuak: Misteri Luka Jenazah 7 Pahlawan Revolusi!

TOP SECRET: “Operasi Alpha” Sangat Rahasia Era Rezim Orde Baru, Terkuak!

Misteri Jejak Kapal Selam U-Boat Nazi di Indonesia

[Perang Antar Panglima] Tragedi 1998: Gerakan “Pasukan Liar”, Oleh Prabowo atau Wiranto?

Rezim Orde Baru: Ketika Indonesia Menjadi Kapitalis

*****

http://wp.me/p1jIGd-4Ir

((( IndoCropCircles.wordpress.com | fb.com/IndoCropCirclesOfficial )))

Pos ini dipublikasikan di Arkeologi Dunia, Asteroid, Meteor & Komet, Konspirasi Perang. Tandai permalink.

2 Balasan ke Mau Berperang, Meteor Jatuh di Tengah Pertempuran Membuat Pasukan Bubar

  1. ipanase berkata:

    di game perang red alert 3 malah pakai meteor buat senjata ( manggil meteor ), jangan2 ini juga akan terjadi 😀

  2. Indo Defense berkata:

    Lucu juga bayangin nya….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s