Bahaya Fluoride Dalam Air Minum: Picu Kanker & IQ Rendah

medical disease headers

Waspadalah Bahaya Fluoride di Dalam Air Minum Kemasan Yang Memicu Kanker Hingga Rendahkan IQ Anak

flouride header

https://i1.wp.com/www.theglobalistreport.com/wp-content/uploads/2013/01/Danger-fluoride-alert.pngSetelah 22 tahun melakukan penelitian, Harvard University menemukan betapa bahayanya Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) yang mengandung Floride atau Florida atau Flouride. Temuan terkini dari Harvard University itu menyatakan bahwa air minum dalam kemasan dengan Fluorida juga dapat mengurangi IQ anak-anak.

Air minum dapat pula mengandung fluoride alami atau mungkin fluoride yang memang ditambahkan sebagai bahan pelindung untuk gigi oleh perusahaan air minum.

Namun, kehadirannya bukan tanpa kontroversi, karena di beberapa daerah, kadar fluoride alami dalam air mungkin sudah diatas ambang batas yang dianggap aman oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang menunjukkan tingkat yang aman dari fluoride adalah 1,5 miligram per liter.

Air minum dalam kemasan dengan Fluorida yang saat ini juga terdapat dalam air kemasan paling terkemuka di Indonesia seperti merk Aqua kepunyaan Danone, ternyata tidak hanya merk itu saja yang mengandung Zat Flourida.

fluoride in the tap waterAqua adalah sebuah merek air minum dalam kemasan (AMDK) yang diproduksi oleh PT Aqua Golden Mississippi Tbk di Indonesia sejak tahun 1973. Pada tahun 1982, Aqua mengganti bahan baku (air) yang semula berasal dari sumur bor ke mata air pegunungan yang mengalir sendiri (self-flowing spring) karena dianggap mengandung komposisi mineral alami yang kaya nutrisi seperti kalsium, magnesium, potasium, zat besi, dan sodium.

Penjualan Aqua secara konsisten menanjak hingga akhirnya angka penjualan Aqua mencapai dua triliun rupiah pada tahun 1985.

Pada tahun 1984, pabrik Aqua kedua didirikan di Pandaan, Jawa Timur. Pada tahun 1995, Aqua menjadi pabrik air mineral pertama yang menerapkan sistem produksi in line di pabrik Mekarsari.

Pada tahun 1998, karena ketatnya persaingan dan munculnya pesaing-pesaing baru, Aqua Golden Mississipi, menjual sahamnya kepada Grup Danone pada 4 September 1998. Langkah ini berdampak pada peningkatan kualitas produk dan menempatkan AQUA sebagai produsen air mineral dalam kemasan (AMDK) yang terbesar di Indonesia. Pada tahun 2000, bertepatan dengan pergantian milenium, Aqua meluncurkan produk berlabel Danone-Aqua. Sedangkan merk Mizone merupakan merek minuman isotonik bernutrisi dari produsen Aqua.

Sebuah pertanyaan besar jika Danone melalui Aqua menanamkan zat kimia berbahaya ini diminuman dalam kemasan terkenal di Indonesia, target apakah yang akan direncanakan untuk puluhan tahun mendatang?

zidane aqua danone

Danone menggunakan Zidane sebagai idola untuk kampanye air minum dalam kemasan ini di Indonesia.

Dalam temuan itu juga membuktikan bahwa air dalam kemasan yang mengandung fluorida di berbagai negara yang mengonsumsinya (termasuk Indonesia) ditemukan fakta bahwa anak-anak yang tinggal di daerah air yang mengandung konsentrasi tinggi fluorida dan meminum air minum dalam kemasan dengan kandungan Flourida, salah satunya adalah “koefisien intelektualnya” yang sangat rendah.

Melihat fakta ini adalah sebuah unsur kesengajaan, mengapa kemudian pihak Danone menggunakan Zidane sebagai idola untuk kampanye air minum dalam kemasan ini di Indonesia? Bisa jadi karena disebabkan Zidane adalah seorang muslim, dan penduduk Indonesia juga mayoritas muslim.

Oleh karena itu, para ilmuwan dari Universitas Harvard melakukan studi besar dengan mengumpulkan hasil penelitian sebelumnya dalam periode 22 tahun, di mana mereka mempelajari efek air yang mengandung Fluorida pada anak-anak.

“Hasilnya menunjukkan bahwa fluorida dapat mempengaruhi perkembangan otak anak-anak untuk tingkat yang lebih besar yang akhirnya akan mempengaruhinya jika mereka telah dewasa.”

Selain itu dalam laporan tersebut juga dikatakan bahwa fluorida dapat menyebabkan kerusakan pada organ dalam tubuh manusia. Fluoride, adalah kata yang tentunya sudah tidak asing lagi bagi kita, apalagi zat ini terdapat juga dalam pasta gigi (odol) yang pastinya dalam sehari-hari kita pakai lebih dari sekali.

Malah secara umum dipersepsikan orang sebagai zat ampuh untuk memperkuat tulang gigi. Sebab itu, zat ini banyak disisipkan di dalam pasta gigi.

Namun, Fluoride yang selalu di gembar-gemborkan baik untuk gigi tersebut ternyata melalui berbagai penelitian yang dapat dipercaya dari berbagai belahan dunia, terbukti menunjukkan fakta yang sebaliknya, yaitu bahwa Fluoride itu berbahaya.

Jawaban yang ada mungkin akan mengejutkan kita semua, bahwa Fluoride telah diteliti oleh banyak pakar kesehatan dan ternyata ditegaskan mengandung bahan berbahaya bagi tubuh.

A. FLUORIDE ADALAH ZAT KIMIA PEMBUNUH YANG BERBAHAYA

Banyak sumber yang mengatakan bahwa Fluoride adalah zat kimia kunci dalam memproduksi bom atom. Fluoride sangat esensial untuk memproduksi Bom Uranium dan Plutonium untuk membuat senjata nuklir selama Perang Dingin.

“Salah satu zat kimia yg dikenal paling beracun adalah fluoride, yang muncul secara cepat sebagai racun kimiawi dari program bom atom Amerika Serikat, baik untuk pekerjanya maupun masyarakat sekitar.” (Situs: rvi.net/~fluoride/fluoride_teeth_atomic_bomb_.htm)

“Isi dari tube Pasta Gigi yg mengandung Fluoride ukuran keluarga cukup untuk membunuh anak seberat 12 Kilogram!” (situs all-natural.com/fleffect.html)

“Sebagian besar bangsa Eropa, termasuk Jerman, Belanda, Swedia, dan Prancis telah melarang penggunaan fluoride dalam tempat-tempat  pelayanan kesehatan untuk masyarakat di negara-negara itu.” (situs chemtrailpatrol.com/cpr_fluoride_menu.htm)

1. Studi telah menemukan bahwa fluorida berlebih di dalam tubuh dapat menyebabkan gejala-gejala atau efek sebagai berikut :

  • Kerusakan Hippocampus dalam otak.
  • Mengurangi kadar lipid.
  • Plakat pembentukan beta-amiloid (kelainan yang terjadi pada penyakit Alzheimer).
  • Eksaserbasi cedera.
  • Kerusakan pada sistem pertahanan dan antioksidan.
  • Peningkatan dalam kadar aluminium.
  • Akumulasi fluoride dalam kelenjar pineal, yang semuanya ada didalam otak manusia.
  • Hiperaktif atau kelesuan.
  • Gangguan otot.
  • Radang sendi.
  • Demensia.
  • Tidak aktifnya 62 enzim dan menghambat lebih dari 100 Enzim.
  • Menghambat pembentukan antibodi.
  • Kematian sel.
  • Patah tulang.
  • Beberapa jenis kanker dalam tulang.
  • Oestoporosis.
  • Masalah persendian.
  • Turunnya kadar testoteron dan estrogen.
  • Mengkorosi lapisan enamel gigi. Bahkan dikatakan jika fluoride lebih merusak gigi ketimbang garam.

2. Di dalam buku “Flouride the Aging Factor”, oleh Dr. John Yiamouyiannis disebutkan yaitu :

  • Dental Fluorosis (gigi keropos) merupakan tanda pertama kontaminasi fluoride.
  • Kerusakan gigi (pada stadium lanjut – gigi bergaris-garis gelap terlihat seperti lubang) dan gigi tanggal.
  • Penelitian di Cina, pemberian fluoride dengan dosis rendah pun telah  menyebabkan berkurangnya kecerdasan pada anak-anak
  • Penuaan Dini
  • Aborsi Spontan
  • Tulang yang rapuh
  • Kanker

Sekarang, pergilah ke toko atau super market yang ada. Carilah racun tikus. Dan lihatlah, apa bahan utama pembuat racun tikus? Yakni Sodium Fluoride. Ini adalah zat kimia ionik yang paling beracun setelah Potasium Dikromat.

Sodium Fluoride, adalah zat kimia ionik yang paling beracun setelah Potasium Dikromat.

3. Fluoride bersifat Carcinogenic (penyebab kanker)

Departemen Kesehatan New Jersey mengkonfirmasi bahwa terjadi peningkatan 6.9% kasus tulang melengkung akibat kanker tulang pada anak muda dalam komunitas yang menggunakan fluoride, dan peningkatan 5% dalam semua jenis kanker dalam komunitas yang menggunakan Fluoride.

Dean Burk, Kepala Bagian Kimia Institut Kanker Nasional mengakui dalam dengar pendapat dengan kongres, bahwa sedikitnya ada 40.000 kematian karena kanker di tahun 1981 yang berkaitan dengan Fluoride. Burk menyatakan bahwa Fluoride penyebabkan kanker, dan merupakan penyebab tercepat daripada zat kimia lainnya.

Penelitian pada hewan menunjukkan fluoride juga meningkatkan resiko kanker kandung kemih.  Hal ini membuat US National Research Council menyimpulan bahwa Fluoride diduga kuat merupakan salah satu faktor resiko kanker kandung kencing.

Menurut The National Toxicology Program (NTP) dan berbagai penelitian termasuk dari Harvard University pada hewan dan manusia, Fluoride diduga meningkatkan kemungkinan terkena Osteosarcoma, suatu kanker tulang ganas yang sangat mematikan.

Resiko ini paling besar dimiliki oleh mereka yang berumur 10-20 tahun. Bila terkena Osteosarcoma, lebih dari setengah pasien hanya bertahan hidup selama beberapa tahun setelah penyakitnya ditemukan.

4. Fluoride terbukti dapat turunkan IQ, merusak otak, merusak kemampuan belajar dan daya ingat

Berdasarkan banyak penelitian, pada intinya, Fluoride terbukti dapat menurunkan tingkat IQ (kecerdasan), merusak otak dan menyebabkan kerusakan otak seperti halnya yang terjadi pada penyakit pikun atau dementia. bahkan Fluoride juga dapat merusak otak bayi, merusak kemampuan belajar dan daya ingat.

5. Fluoride terbukti dapat meningkatkan resiko patah tulang

Menurut The National Research Council (NRC), Fluoride pada tulang dapat meningkatkan resiko patah tulang karena menurunkan masa tulang. Konsumsi Fluoride melalui air minum berfluoride terbukti meningkatkan kemungkinan patah tulang.

6. Fluoride terbukti dapat merusak sistim hormon

Menurut US National Research Council, Fluoride merupakan zat perusak sistem hormone. Berbagai bukti menunjukkan konsumsi Fluoride menyebabkan terjadinya penurunan fungsi kelenjar tiroid yang berfungsi untuk menghasilkan hormone tiroid sebagai pengatur metabolisme tubuh. Hal ini menyebabkan suatu keadaan yang disebut hipotiroid, suatu keadaan kekurangan hormone tiroid dengan gejala penurunan kecerdasan, depresi dan kenaikan berat badan.

Menurut the National Toxicology Program, Fluoride terbukti merupakan senyawa mutagenic. Senyawa mutagenic adalah senyawa perusak gen tubuh. Gen sendiri adalah bagian sel yang mengatur produksi sel-sel baru bagi tubuh. Bila gen rusak karena Fluoride, akan timbul sel-sel baru yang ‘salah dan abnormal’ . Sel-sel anormal inilah yang bisa menimbulkan kanker, penyakit genetik, serta penyakit gangguan pertahanan tubuh seperti penyakit Lupus.

7. Efek-efek  dan Pengaruh Fluoride Lainnya Yang Berbahaya

Tapi selain yang sudah dijelaskan pada tulisan diatas, ternyata ada juga pengaruh fluoride seperti dibawah ini:

1. Tidak berfungsinya Thyroid. (Diidentifikasi sebagai hypothyroidism)

2. Kerusakan pada sistem berpikir.

3. Kebutaan, penelitian Moolenburgh mengenai air yang ditambah 1 ppm Fluoride.

4 Penyakit Alzheimer Jurnal Wall Street, 28 Oktober 1992 tentang penelitian Varnier JA.,

“tikus percobaan yang mengkonsumsi fluoride dengan dosis tinggi  berkembang dengan tahap yang tidak beraturan memiliki karakteristik hewan yang telah PIKUN. Pengujian otak tikus-tikus pasca percobaan mengungkap adanya SUBSTANSI SEL OTAK YANG HILANG dalam struktur.” (sightings.com/health/fluoridetruth.htm)

5. Kemandulan

Ilmuwan Administrasi Makanan dan Obat (FDA) melaporkan korelasi yang erat antara menurunnya tingkat kesuburan perempuan kelompok usia 10-49 dengan meningkatnya penggunaan fluoride.

6. Kerusakan Otak.

Fluoride menurunkan kapasitas kecerdasan manusia, terutama Anak-anak. Tingkat kecerdasan anak-anak yang menggunakan fluoride secara signifikan lebih rendah dari anak2 yang tidak diberikan fluoride. (Li, X.S., Zhi, J.L., Gao, R. O., ‘Efek pemberian Fluoride Terhadap Tingkat Kecerdasan Anak-anak,’ Fluoride; 28:182-189, 1995).

7. Efek Fluoride Pada Syaraf dan Otak.

Percobaan Dr. Phyllis Mullinex terhadap tikus menunjukkan efek keracunan syaraf yang bervariasi pada setiap tahap kedewasaan, baik hewan dewasa, hewan anak-anak, atau melalui placenta ketika bayi masih di dalam perut. Sampel tikus yang mendapatkan fluoride sebelum lahir akan terlahir sebagai anak hiperaktif dan akan tetap seperti itu sepanjang hidupnya. Sedangkan mereka yang diberi fluoride ketika berusia muda menunjukkan aktivitas yang depresif.

Tahun 1998 Guan et al. memberi dosis yang sama dengan yang digunakan Mullenix dan menemukan pada percobaannya bahwa beberapa zat kimia kunci dalam otak, yaitu zat yang membentuk selaput sel otak pada tikus yang diberi Fluoride, tidak terlihat atau kosong.

8. Keretakan pada tulang pinggul.

Air minum yang mengandung Fluoride akan menyebabkan keretakan pada tulang pinggul dua kali lipat alias sebesar 200% dari jumlah keretakkan tulang alami, baik pada laki-laki maupun perempuan. Bahkan tingkat yg sangat kecil dari Fluoride sejumlah 0.1 ppm pun tetap saja menunjukkan kenaikan angka statistic keretakkan tulang pinggul yang signifikan (Bordeaux Penelitian JAMA 1994)

9. Osteoporosis (keropos tulang), kerangka tulang tidak beraturan, dan Arthritis (Asam Urat).

Para ilmuwan EPA Washington mengumumkan bahwa meningkatnya jumlah orang yang memiliki gejala ‘carpal-tunnel’ dan sakit asam urat diakibatkan oleh proses fluoridasi dalam air minum. Dan di India Tengah, pencemaran fluoride pada air akibat sebuah penggalian yang tidak melalui pengujian, menyebabkan penderitaan asam urat yang serius pada jutaan orang yang merupakan BENCANA NASIONAL. (Manchester Guardian 9 July 1998).

10. Membuat tulang rapuh.

Pelayanan Kesehatan Masyarakat AS telah menyatakan bahwa fluoride membuat tulang lebih rapuh dan email gigi lebih mudah menyerapnya (kandungan fluoride dalam pasta gigi).

11. Efek kepada bayi saat wanita hamil.

Penggunaan Fluoride selama masa kehamilan hingga setahun meningkatkan 1% KETIDAK- MAMPUAN BELAJAR pada anak-anak. (Penelitian Universitas Florida Selatan)

12. Efek sistem syaraf dan sistem kekebalan tubuh.

Flouride memiliki pengaruh negatif pada sistem syaraf dan sistem kekebalan tubuh, dan pada anak-anak dapat mengarah pada kelelahan kronis, IQ yang rendah, tidak mampu belajar, kelesuan dan depresi (Situs bruha.com/fluoride/)

13. Menurunkan tingkat IQ.

Dr. Phyllis Mullenix dari Institut Penelitian Forsyth Universitas Harvard (Institut penelitian gigi) menerbitkan sebuah penelitian yang menunjukkan bhw Fluoride lebih efektif daripada timah dalam menurunkan tingkat IQ dan intelegensia pada anak-anak. (situs naturalrearing.com)

14. Dapat sebabkan tumor.

Penelitian kanker oleh Program Toxicology Nasional melaporkan sampel yang diberi fluoride memiliki Tumor Thyroid, Tumor Rongga Mulut dan Tumor Hati yang sebenarnya jarang terjadi.

15. Dapat memproduksi sejenis zat yang merusak otak.

Penelitian baru-baru ini di Jurnal Penelitian Otak, mendapati bahwa 1 ppm fluoride dalam air akan meningkatkan kandungan alumunium dalam otak tikus  percobaan dan memproduksi sejenis zat yang merusak otak (amyloid deposits) berhubungan dengan penyakit Alzheimers dan jenis-jenis lain dari kegilaan.

16. Perubahan pada masa pubertas.

Penelitian selanjutnya terhadap binatang percobaan mendapati fluoride dapat menghambat kelenjar pineal yang memproduksi melatonin, hormon yang membantu mengatur berbagai perubahan pada masa pubertas. Dalam penelitian ini, hewan yang diberi fluoride berkurang tingkat metabolisme melatoninnya dalam air seni mereka, dan lebih awal mengalami perubahan-perubahan masa pubertas. (mercola.com/2002/jan/30/flouridation_facts.htm)

17. Reaksi langsung Flouride terhadap hewan percobaan.

Tumor Tulang ditemukan pada hewan percobaan sebagai reaksi langsung dari pemberian Fluoride. (Program Nasional Pemerintah Federal AS-bagian DEPKES dan Pelayanan Masyarakat th 1990).

Dan masih ada banyak efek-efek  dan pengaruh Fluoride lainnya yang berbahaya. Selain berbagai efek buruk fluoride diatas, fluoride juga terbukti merusak sel pelapis lambung bila termakan, juga terbukti merusak ginjal dan kelenjar pineal. Lengkapnya bisa baca disini.

https://i0.wp.com/guymanningham.com/wp-content/uploads/2013/10/tap-water-fluoride.jpg

B. PROYEK-PROYEK RAHASIA JANGKA PANJANG PARA ELITE DUNIA (Para Aristocrat & Pengusaha Multi-coorporate)

Semua “kesengajaan” yang dapat membuat orang menjadi sakit, memiliki keturunan yang buruk dan juga kematian, hal  kesengajaan ini pasti memiliki “dalang” bahkan “pemilik proyek” yang memanggil dalang dan para wayang itu.

Maka semua ahli dan para peneliti konspirasi menuduh beberapa pihak, terutama para kaum Elite Dunia, yaitu para Aristocrats (para raja & ratu dunia), para pengusaha multi-perusahaan (multi-coorporate), para kelompok rahasia (secrets societies) dan kelompoknya.

Mereka memang terbukti oleh para peneliti konspirasi, bahwa mereka memiliki proyek-proyek rahasia yang berusaha untuk mengurangi jumlah penduduk dunia (World Depopulation Project).

1. Proyek Pengurangan Jumlah Penduduk (World Depopulation Project)

Diamond Jubilee Award Medal

Diamond Jubilee Award Medal

Begitu besarnya kampanye minum mineral berflourida yang dikuasai perusahaan-perusahaan zionis ini sungguh sebuah pertanyaan besar untuk kita, apa yang sedang direncanakan pihak zionis dalam jangka panjang?

Salah satu kepastiannya adalah menciptakan orang-orang selain anggota zionis menjadi bodoh sehingga bisa dikuasai. Hubungan Danone dan Aqua adalah produk zionis yang merupakan salah satu perusahaan yang paling setia kepada Israel, sehingga di anugerahi Jubilee Award.

Perlu diketahui bahwa Jubilee Award adalah penghargaan tertinggi yang diberikan oleh zionis Israel kepada kelompok/ perorangan/ pengusaha/ perusahaan yang dalam kurun waktu yang lama telah membantu dan mendonasikan profit usahanya kepada zionis Israel sejak tahun 1998.

Dan ini merupakan salah satu produk dari agenda kelompok Elit Dunia yang ingin mengurangi 93% populasi penduduk dunia (Depopulasi atau Depopulation) secara jangka panjang dengan memasukkan senyawa Flouride ke dalam air minum di seluruh dunia.

2. Project Blue Gold, Water Management for Development

Project Blue-Gold-logoMenguasai air minum berarti menguasai umat manusia. Karena nilai air melebihi nilai minyak bumi yang sering disebut “black gold”, maka air disebut dengan istilah blue gold.

Tanpa minyak bumi, manusia masih dapat bertahan hidup, namun tanpa air? manusia pasti mati!

Perlu anda ketahui bahwa jika anda menguasai air sebagai zat terpenting dan inti penyokong kehidupan manusia dan seluruh makhluk hidup, maka anda akan menguasai manusia.

Dengan menguasai manusia, maka anda akan menguasai dunia. Bahkan menurut Jesse Ventura dan para peneliti dan pemerhati masalah air minum, 66% cadangan air minum warga AS telah dicampuri zat Fluoride ini secara sengaja.

Bahkan ketika kami pernah mengunggah cuplikan video tentang Fluoride ini, namun selalu dihapus oleh pihak Youtube dengan alasan hak cipta, padahal beberapa yang lain tidak dipermasalahkan. Apakah karena video itu hanya cuplikan dari inti permasalahan jadi justru dihapus? Ataukah, karena cuplikan pada video itu telah kami berikan terjemahan Indonesia agar mudah diketahui dan justru dihapus? Entahlah.

Pada Perang Dunia-II oleh para peneliti Nazi, fluoride pernah diuji coba kepada para tawanan perang untuk melihat efeknya sebagai obat depresi yang akhirnya dapat membawa kematian kepada tawanan-tawanan Nazi tersebut.

nazi-fluoride

C. PAKAR, PUBLIK FIGURE, AHLI FARMASI & KIMIA, DOKTER & PROFESIONAL BIDANG MEDIS, MENOLAK DAN MENGAKUI FLUORIDE BERBAHAYA

Dunia medis juga telah mengetahui jika fluoride juga digunakan sebagai obat anti depresan, yang menghilangkan agresifitas dan motivasi manusia, termasuk menurunkan hasrat untuk berkembang-biak.

Dr. Rima Laibaow“Fluoride does not have biologically favorable factors,” (“Fluoride memang tidak memiliki faktor yang menguntungkan secara biologis”), tegas Dr. Rima Laibow dari Natural Solutions Foundation.

“Fluoridation is the LARGEST SCIENTIFIC FRAUD CASE THIS CENTURY !!!” (“Fluoridasi adalah KASUS PENIPUAN ILMIAH TERBESAR DI ABAD INI!!”), tegas Robert Carlton, Ph. D., mantan ilmuan EPA AS di ‘Marketplace’ Perusahaan Broadcast Canada, pd 24 November 1992 (situs: anglicancommunion.org)

“Fluoridation is the most evil to profit FRAUD ever done and it killed more than other forms of fraud.” (“Fluoridasi adalah PENIPUAN TERJAHAT untuk mengeruk keuntungan yang pernah dilakukan dan itu menelan korban lebih banyak dari pada bentuk penipuan lainnya”), tegas Prof. Albert Schatz Ph.D. (Ahli Mikrobiologi) Penemu Streptomycin dan Pemenang Nobel.

“Fluoride is POISON THAT CAN undermined; will cause SERIOUS IMPACT IN THE LONG TERM.” (“Fluoride adalah RACUN YANG BISA MENGGEROGOTI; akan menyebabkan DAMPAK yang SERIUS DALAM JANGKA PANJANG”), tegas Dr. Charles Gordon Heyd, Mantan Presiden Asosiasi Kesehatan Amerika.

Bahkan sejak Agustus 2002 lalu, Belgia menjadi negara pertama di dunia  yang MELARANG penggunaan berbagai suplemen FLUORIDE, tablet, obat tetes, permen karet, dll yg berfluoride. Semua itu DITARIK DARI PASARAN KARENA BERACUN dan menyebabkan RESIKO BESAR bagi kesehatan fisik maupun psikologis. Keputusan ini dikeluarkan Menteri Kesehatan Masyarakat Federal  (shirleys-wellness-cafe.com)

Mild dental Fluorosis gigi keropos

Sebuah kasus ringan dental fluorosis (garis-garis putih pada gigi insisivus sentralis) diamati dalam praktek gigi (wikimedia)

Jadi telah jelas bahwa Fluoride tidak memberi efek menyehatkan dalam mencegah kerusakan gigi dan tulang pada manusia.

Pada tahun 1990 Dr. John Colquhoun melakukan penelitian pada 60.000 anak sekolah dan tidak menemukan perbedaan kerusakan pada gigi antara yg menggunakan fluoride dan yang tidak, bahkan ia menemukan sejumlah anak pada wilayah yang diberi fluoride justru menderita keropos gigi yang disebut DENTAL FLUOROSIS.

98% wilayah Eropa Barat telah menolak fluoridasi air, termasuk Austria, Belgia, Denmark, Prancis, Italia, Luxembourgh, Jerman, Belanda, Finlandia, Swedia dan Norwegia.

Bahkan pada tahun 2014 lalu terdaftar secara resmi, ada sebanyak 2.378 profesional dibidang medis menolak Fluoride. Berikut daftarnya:

  • 343 PhD’s – includes DSc, Doctor of Science; EdD (Doctor of Education); DrPH (Doctor of Public Health)
  • 326 Nurses (RN, MSN, BSN, ARNP, APRN, LNC)
  • 322 DC’s (Doctor of Chiropractic, includes M Chiro)
  • 276 MD’s (includes MBBS)
  • 245 Dentists (DDS, DMD, BDS)
  • 113 ND’s (Doctor of Naturopathic Medicine)
  • 59 Lawyers (JD, LLB, Avvocato)
  • 48 RDHs (Registered Dental Hygienist ; also RDHAP and RDN [Registered Dental Nurse])
  • 42 Pharmacists (Pharm.D, B. Pharm, DPh, RPH)
  • 40 Acupuncturists (LAc – Licensed Acupuncturist, and, MAc -Master Acupuncturist)
  • 23 DO’s (Doctor of Osteopathic Medicine)
  • 15 Veterinarians (DMV, VMD, BVMS)
  • Berikut tokoh-tokoh dan public figure lain yang juga menolak Fluoride:
  • Arvid Carlsson, Nobel Laureate for Physiology or Medicine, 2000.
  • Raul Montenegro, PhD, Right Livelihood Award 2004 (known as the Alternative Nobel Prize), President of FUNAM, Professor of Evolutionary Biology, National University of Cordoba, Argentina.
  • Presidents of IAOMT, The current President and six past Presidents of the International Academy of Oral Medicine and Toxicology.
  • 3 Scientists EPA, Three scientists from the Environmental Protection Agency (EPA) Headquarters Union in Washington D.C.
  • 3 Members NRC, Three members of the National Research Council (NRC) committee who wrote the landmark 2006 report: Fluoride in Drinking Water: A Scientific Review of EPA’s Standards (Hardy Limeback, PhD, DDS; Robert L. Isaacson, PhD; Kathleen M. Thiessen, PhD)
  • The Board of Directors, American Academy of Environmental Medicine
  • 2 Advisories from UK, Two advisory board members of the UK government sponsored “York Review”
  • Andy Harris, MD, former national president, Physicians for Social Responsibility, Salem, OR
  • Theo Colborn, PhD, co-author, Our Stolen Future
  • Lynn Margulis, PhD, a recipient of the National Medal of Science
  • Ken Cook and Richard Wiles, President and Executive Director, Environmental Working Group (EWG)
  • Ron Cummins, Director, Organic Consumers Association
  • Vyvyan Howard, MD, PhD, President, International Society of Doctors for the Environment (ISDE)
  • Magda Aelvoet, MD, Former Minister of Public Health, Leuven, BELGIUM
  • Doug Everingham, former Federal Health Minister (1972-75), Australia
  • Peter Montague, PhD, Director of Environmental Health Foundation
  • Ted Schettler, MD, Science Director, Science and Environmental Health Network
  • Stephen Lester, Science Director, Center for Health, Environment, and Justice
  • Lois Gibbs, Executive Director, Center for Health, Environment, and Justice, Goldman Prize Winner (1990), Falls Church, VA
  • Five Goldman Prize winners, (2006, 2003, 1997, 1995, 1990)
  • Sam Epstein, MD, author, “Politics of Cancer” and Chairman, Cancer Prevention Coalition
  • Pat Costner, retired Senior Scientist, Greenpeace International
  • Jay Feldman, Executive Director, Beyond Pesticides
  • Sandra Duffy, Board President, Consumers for Dental Choice
  • Joseph Mercola, Doctor of Osteopathic Medicine, mercola.com, Chicago, IL
  • Leo Cashman, Executive Director of DAMS (Dental Amalgam Mercury Syndrome)
  • Chris Bryson, author, The Fluoride Deception
  • Pete Seeger, Legendary folksinger, songwriter and activist,
  • Environmental leaders from over 30 countries.

fluoride is greatest fraud

D. FLUORIDE PADA AIR MINUM KEMASAN DAN BISA JUGA DARI AIR P.A.M.

Perusahaan-perusahaan besar yang bergerak dalam bisnis air minum dalam kemasan diketahui telah memasukkan fluoride ke dalam produk air minum dalam kemasan mereka. Hal ini dilakukan tanpa membubuhkan keterangan sedikit pun dalam label kemasannya.

Bahkan dalam website Aqua menjelaskan:

“Kesehatan tubuh tergantung pada berbagai aspek, salah satu aspek penting adalah pemenuhan mikronutrisi, yaitu vitamin dan mineral. Kecukupan vitamin telah menjadi hal yang diperhatikan, kini berbagai vitamin ditemukan dalam bentuk instan (pil dan tablet). Sedangkan mineral, hingga kini belum lengkap dibuat dalam bentuk instan. Hanya mineral utama, seperti; kalsium atau zat besi yang bisa ditemukan pilnya. Padahal masih banyak mineral yang tak kalah pentingnya dibutuhkan oleh tubuh, seperti; yodium, kalium, atau flouride.”

Lihat screenshot dari website Aqua pada gambar dibawah yang kini telah dihapus, namun berhasil kami kopi  (klik untuk memperbesar).

aqua fluoride

Terkandungnya Fluoride pada Aqua terbukti dari screenshot dari website Aqua yang kini telah dihapus, namun berhasil kami kopi (klik untuk memperbesar).

Untuk lebih meyakinkan anda coba anda siram air Aqua ke tanaman setiap hari dan bedakan dengan tanaman yang disiram oleh air tanah. Maka tanaman yang disiram Aqua lama-lama akan mati kering seperti hangus.

Jika melihat bahaya kandungan fluoride yang berlebihan, maka sudah seharusnya kita mulai berhati-hati dalam memilih produk air minum. Karena tidak semua filter yang digunakan untuk mengolah air minum dapat membuang unsur fluoride yang terkandung dalam air tanah.

Mengingat air minum adalah kebutuhan utama, maka seharus nya lebih kita sadari akan akibat dari fluoride yang berlebih pada tubuh. Berhati-hatilah dalam memilih air minum untuk kita konsumsi sehari-hari. Jagalah kesehatan mulai dari hal yg terkecil dan terpenting.

fluoride-on water post

E. MERK-MERK AIR MINUM KEMASAN YANG BERMASALAH

Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Rabu (27/10/2010) lalu, pernah merilis nama-nama merek air minum dalam kemasan yang bermasalah. Dari hasil pengujian terhadap 21 merek Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) gelas yang beredar di pasaran, 11 merek di antaranya terbukti bermasalah.

Dari 11 produk tersebut, sembilan produk mengandung koloni bakteri mendekati ambang batas yang telah ditentukan, yaitu 100.000 mikro bakteri per mililiter. Sementara dua produk lainnya memiliki bakteri di atas ambang batas.

Dua produk AMDK gelas yang melebihi ambang batas adalah merk:

1. Sega, yang diproduksi PT Indotirta Jaya Abadi, dan

2. Ron 88, yang diproduksi PT Panfila Indosari.

Sembilan produk air minum kemasan yang dinyatakan mendekati ambang batas adalah:

1. Prestige (PT Tanahmas Tirta Lestari, Jabar)

2. Top Qua (PT Sumber Warih Sejahtera, Depok)

3. Airmax (PT Jitu, Tangerang)

4. Caspian (PT Cisalada Jaya Tirtamarta Indonesia, Sukabumi)

5. Club (PT Tirta Tama Bahagia, Bogor)

6. Pasti Air (PT Tang Mas Indonesia untuk PT Sumber Alfaria Tridjaya)

7. Vit (PT Sumber Sukses Sentosa, Bogor untuk PT Tirta Investasi, Jakarta)

8. Prim-A (PT Sinar Sosro Indonesia)

9. De As (PT Ravindo Rezeki, Bogor)

Catatan: Sebelas air minum yang diteliti YLKI seperti yang disebut diatas adalah Air Minum Dalam Kemasan Gelas (AMDKG).

sby di pabrik Aqua

SBY di pabrik Aqua.

F. CARA MENCEGAH DAN MENGHILANGKAN EFEK FLUORIDE

1. Pencegahan Fluoride Pada Pasta Gigi

Pasta gigi kita mengandung Fluoride, kita harus bagaimana?

The Dental Research Community menyatakan Fluoride baik pada gigi khusus untuk pemakaian luar tanpa ditelan. Hal ini karena Fluoride dapat membunuh bakteri di mulut, ini sebabnya fluoride dipakai di pasta gigi. Jadi berbagai bahaya fluoride diatas hanya terjadi bila fluoride tertelan/ditelan, dan pastinya ada yang tertelan apalagi jika anak-anak yang memakainya setiap hari.

Dan bila menyikat gigi dengan pasta gigi berfluoride, berkumurlah yang banyak dan sering, jangan pernah membiarkan pasta gigi tersisa dimulut. Pastikan juga saat menyikat gigi, berkumurlah kuat minimal sebanyak 5 kali.

Bagaimana dengan anak-anak yang belum bisa membuang pasta gigi saat menyikat gigi?

Gunakan Pasta gigi tanpa fluoride, seperti pasta gigi Daun Sirih dan jenis pasta gigi herbal lainnya.  Kandungan fluoride dalam komposisi pasta gigi umumnya dalam bentuk  sodium fluoride dan  sodium monofluorophosphate, namun bisa juga dalam bentuk ‘Fluoro’ lainnya.

“Anak-anak harus dilindungi dari fluoride karena  pada anak-anak, otaknya masih tumbuh, dan tidak akan optimal pertumbuhan otaknya bila sering menelan fluoride.”

Bila khawatir Penggunaan pasta gigi berfluoride dalam jangka panjang akan membuat Fluoride akhirnya masuk sedikit demi sedikit ke dalam tubuh kita, gunakanlah pasta gigi tanpa Fluoride yang dijual bebas dipasaran. Kepedulian kita akan bahan-bahan berbahaya dalam kehidupan kita sehari-hari bisa mencegah datangnya penyakit yang akan kita sesali nantinya.

2. Cara Menghilangkan Fluoride Dalam Air Minum Secara Alami

a. Tanaman Tridax procumbens dan Filter BioCarbon

Tridax_procum gletang

Gletang (Tridax procumbens) sebagai saringan atau “Filter Bio Carbon” untuk ion.

Teknologi yang dijelaskan dalam The International Journal of Environmental Engineering tersebut menggunakan bagian tanaman Tridax procumbens sebagai saringan atau “Filter Bio Carbon” untuk ion, dalam bahasa Indonesia tanaman itu disebut dengan tanaman Gletang.

Nama lainn dari Tridax procumbens adalah: cemondelan, gobesan, londotan, orang-aring, prepes, sangga langit, sidawala, srunen, songgo-langit (Jawa), Ketumpang (Sunda), Coat buttons, Tridax daisy, Wild daisy (Inggris), tar-sentaran, taroto (Mandarin), Kotobukigiku (Jepang), Cadillo chisaca (Spanyol), dan Herbe caille (Prancis).

Di Indonesia sendiri tanaman ini banyak ditemukan di Pulau Jawa, khususnya Jawa bagian timur.

Tanaman ini berasal dari Amerika bagian tropis, Gletang biasa dijumpai di tempat-tempat yang kering dan disinari matahari yang  cerah. Gletang (Tridax procumbens) anggota suku Asteraceae, adalah sejenis tumbuhan yang kebanyakan ditemukan liar sebagai tanaman benalu atau pengganggu yaitu tanaman gulma pada tahun 1906 di sebuah perkebunan kopi di Tasmania, Amerika. Tanaman ini biasa digunakan penduduk Amerika sebagai penutup atap rumah dan pakan ternak pada zaman tersebut.

i. Ciri-ciri tanaman Tridax procumbens / Gletang / Songgolangit:

  • Dapat tumbuh di tanah berpasir, dengan ketinggian 1.500 mdpl pada dataran rendah
  • Tinggi tanaman mencapai 40-75 cm
  • Memiliki daun yang agak lebar dan seluruh bagian permukanaan tanaman ditutup rambut kasar yang berasal dari tanaman songgolangit itu sendiri
  • Dapat tumbuh menjalar karena pada bagian batang bawah tanaman ini memunculkan tunas
  • Berakar tunggang kuat sehingga mampu menopang tanaman berdiri tegak.
  • Berbunga tunggal berwarna putih

ii. Songgolangit memiliki 3 unsur senyawa kimia alami yang terkandung di dalamnya :

  1. Flavonoid Tanin, yang berfungsi sebagai penyejuk dan penghilang rasa nyeri rematik pada tulang persendian di bagian pinggang dan tulang lainnya.
  2. Saponin Tanin, berfungsi sebagai antiradang, antibiotik, peluruh air kemih (diuretik) dan menurunkan kadar asam urat
  3. Flavonoid saponin, yang berfungsi sebagai analgesik

Selain unsur senyawa diatas ternyata Songgolangit kaya akan zat mineral yang diantaranya terdiri dari Kalium (K), Kalsium (Ca) dan Magnesium (Mg) yang berfungsi sebagai penjaga kondisi tulang dan jaringannya, meredakan pembengkakan pada persendian, mengontrol kadar asam urat dalam darah, memperbaiki fungsi metabolisme dari hati dan ginjal serta meningkatkan stamina tubuh.

iii. Beberapa macam penyakit yang dapat diobati dengan Songgolangit :

  1. Osteoartritis, yaitu penyakit degenaratif atau kehausan pada sendi, terutama pada sendi yang menopang berat badan
  2. Artritis Rematoid, yakni penyakit degenaratif yang biasa menyerang pada sendi tulang seperti : tulang sendi pada lutut, tangan, pinggang, bahu dan tulang sendi lainnya.
  3. Artritis Gout, yakni persendian yang sering dirasakan pada bagian ibu jari, telapak kaki, pergelangan kaki, lutut, siku dan pergelangan tangan
  4. Radang Ginjal.
  5. Asam Urat.
  6. Rematik atau nyeri sendi.

b. Tanaman Tridax procumbens dan Filter BioCarbon

Para peneliti di India telah mengembangkan sistem pemfilteran menggunakan ramuan obat, yang mereka katakan dapat dengan cepat dan mudah menghilangkan fluoride dari air minum.

Kimiawan Malairajan Singanan dari the Presidency College, di Chennai, menekankan bahwa pedoman WHO menunjukkan tingkat yang aman dari fluoride adalah 1,5 miligram per liter.

Dia menambahkan bahwa berbagai teknik untuk mengurangi kadar fluoride sudah dicoba, termasuk koagulasi, adsorpsi, presipitasi, pertukaran ion, reverse osmosis, dan elektrodialisis. Namun, logam ion dengan afinitas untuk fluoride dalam matriks BioCarbon merupakan pendekatan baru yang menjanjikan.

Singanan telah menyelidiki Tridax procumbens, yang biasa digunakan sebagai ramuan obat di India, sebagai penyerap Bio Carbon untuk fluoride. Sebelumnya, tanaman tersebut telah diuji dalam ekstraksi logam berat beracun dari air. Dia menjelaskan bahwa dengan menyampurkan jaringan tanaman Tridax procumbens dengan ion aluminium memungkinkan untuk membuat Filter Bio Carbon aman yang akan menyerap ion fluoride dari air yang dihangatkan sekitar 27 derajat celcius melewati filter.

“Percobaannya menunjukkan bahwa dibutuhkan hanya tiga jam untuk menghilangkan 98% fluoride dengan hanya 2 gram filter BioCarbon.”

Filter Bio Carbon memberikan alternative cara yang murah untuk de-fluoridate air di daerah dimana tingkat fluoride alaminya tinggi dalam air tanah, seperti di India, Cina, Sri Lanka, Hindia Barat, Spanyol, Belanda, Italia, Meksiko, Amerika Utara dan Selatan. Tekhnik ini juga dapat diadaptasikan untuk konsumen yang ingin mengurangi paparan terhadap fluoride, di mana fluoride biasa ditambahkan ke pasokan air untuk alasan kesehatan masyarakat.

c. Dengan Cara Membuat Teh dari Songgo Langit / Gletang / Tridax procumbens

Cara lain yang praktis untuk menetralisir kandungan fluoride pada air minum adalah dengan membuat teh dari tanaman Songgolangit. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Dr. Hamzah dan Agus di sebuah Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga bagian Farmakologi.

Daun Songgolangit yang dijadikan serbuk minuman seperti teh berkhasiat sebagai anti inflamasi (anti radang) dan analgesik dengan menggunakan daun songgolangit yang sudah dikeringkan sekitar 40% atau setara dengan 2,2 gr cukup untuk 1 kali seduh atau dibuat dengan kantong teh yang berukuran 8 cm x 8 cm.

Daunnya biasanya diseduh dengan air panas layaknya air teh. Dosis pengobatannya yang biasa dipakai sebagai obat tradisional yaitu digunakan sebanyak dua genggam tangan orang dewasa.

Daun itu dimasukkan ke dalam dua gelas air mendidih lalu dibiarkan mendidih terus dengan api kecil sampai airnya tersisa satu gelas. Saring dan biarkan hingga hangat lalu diminum. Untuk mendapatkan hasil maksimal sebaiknya diminum rutin setiap hari selama dua minggu.

Pustaka:

– hsph.harvard.edu, IQ measurements: Impact of fluoride on neurological development in children, by Anna L. Choi.
– wikipedia, Fluoride toxicity.
– mercola, Harvard Study Finds Fluoride Lowers IQ.
– prisonplanet, Fluoride in Water Linked to Lower IQ in Children.
– oralanswers, How Much Fluoride Is In Bottled Water.
– kompas, Inilah Merek Air Minum Kemasan Bermasalah.
– fecebook, Indonesia dibodohkan dengan Air Mineral.
– dailyalternative, Researchers Develop Herbal Method to Remove Fluoride from Drinking Water.

(sumber: klinikpengobatanalami 1 , 2/ kompas/ facebook/ mengenalsecretsocieties)

fluoride-side-effects

Artikel Lainnya:

Krisis Air: Kekeringan di AS dan Krisis Ekonomi, 17 Juta Warga AS Kelaparan

Wow! Ilmuwan Ungkap Bahaya Minuman Soda Bagi Otak dan Tubuh Kita!

Ilmuwan: Air Dapat Mendengar

=>Puluhan Artikel Terkait Konspirasi Gila<=

=>Puluhan Artikel Terkait Konspirasi Dunia<=

=>Puluhan Artikel Terkait Konspirasi Indonesia<=

=>Puluhan Artikel Terkait Konspirasi Perang<=

=>Puluhan Artikel Terkait Konspirasi Akhir Zaman<=

*****

http://wp.me/p1jIGd-5g6

((( IndoCropCircles.wordpress.com | fb.com/IndoCropCirclesOfficial )))

Pos ini dipublikasikan di Konspirasi Teori, Penyakit & Kesehatan. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s