[Photo] Ikan Toman Bertuliskan “Jogja” dan “DIY 02 HB IX” Muncul Saat Pelantikan Gubernur Jogja

flora fauna

Geger: Ikan Toman Misterius Bertuliskan “Jogja” dan “DIY 02 HB IX” Saat Pelantikan Gubernur Jogjakarta

ikan toman tulisan Jogja dan DIY header

Seekor ikan jenis Toman yang bernama laitin Channa micropeltes (sejenis ikan gabus) mampu membuat geger warga di Kabupaten Sleman, DIY. Tulisan ikan ini muncul bertepatan dengan penetapan gubernur DIY pada Rabu 10 Oktober 2012 lalu, pada tubuh ikan itu muncul tulisan kata JOGJA dan kalimat DIY 02 HB IX.

Ikan Toman jika telah dewasa akan berkepala besar dan bermulut besar serta bergigi runcing tajam. Tubuh bulat panjang seperti torpedo dengan ekor membulat. Ikan dewasa berwarna hitam kebiruan, dengan perut putih atau keputihan. Toman tergolong kepada ikan buas, yakni predator yang memangsa aneka jenis ikan lainnya, serta hewan-hewan lain seperti serangga dan kodok yang berada di lingkungannya.

ikan toman tulisan Jogja dan DIY 01

Ikan Toman yang pada sisi kanan badannya bertuliskan “JOGJA”

Ikan jenis Toman yang berhasil membuat geger warga itu adalah milik Ridwan warga Kuton, Tegal Tirto, Berbah, Sleman, DIY.

Tak pelak, ikan itu pun mejadi buah bibir dan menjadi pusat perhatian warga DIY setelah pada tubuh bagian kanannya ditemukan tulisan kata JOGJA dan sebelah kiri badannya terdapat kalimat DIY 02 HB IX.

Ridwan menuturkan, tulisan itu muncul sehari pasca dilantiknya Sri Sultan Hamengkubuwono X dan KGPPAA Pakualam IX sebagai gubernur dan wakil gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta.

“Saya lagi bersihkan kolam ikan karena memang sudah sangat kotor, saya perhatikan ada yang aneh pada badan ikan Toman,” kata Ridwan.

Menurut Ridwan, ikan Toman itu dipeliharanya sejak ikan masih berumur satu tahun atau sejak tahun 2006 lalu. “Dari waktu saya pertama pelihara gak ada tulisannya kayak begini,” kata Ridwan.

Menurut Ridwan Usman, awalnya ikan Toman ini dipeliharanya sejak bibitan di kolam miliknya yang berada di sekitar Kali Kuning dan ketika erupsi Gunung Merapi terjadi, ikan ini sudah berumur 3-4 tahun, kemudian dipindahkannya ke kolam disekitar rumahnya.

ikan toman tulisan Jogja dan DIY 02

Ikan Toman yang pada sisi kirinya badannya bertuliskan “DIY 02. HB IX”

Keanehan baru diketahui ketika ia menguras dan membersihkan kolam ikannya. Sejak itu terlihat ikan Toman tersebut dia dapati memiliki keunikan ditubuhnya. Dari motif dibadan sebelah kanan dari ikan nan unik ini, terlihat huruf kapital besar betuliskan: JOGJA.

Ridwan kaget dan terpana, kemudian ia mencoba melihat pada sisi yang lain, yaitu pada sebelah kiri dari badan ikan. Ia tambah kaget setelah melihat motif dibadan sebelah kiri dari ikan nan unik ini, betuliskan: “DIY 02. HB IX”

DIY adalah kata singkatan yang sering kita dengar sebagai kependekan dari provins Daerah Khusus Yogyakarta. Dan “HB” adalah huruf singkatan yang sering kita dengar sebagai kependekan dari Hamengku Bowono dan huruf Romawi “IX” berarti Sembilan atau Kesembilan. Artinya adalah Hamengku Bowono IX, merujuk pada Raja Jogjakarta sekaligus Gubernur Jogjakarta yang sedang dilantik pada saat itu.

Sejak kemunculan tulisan aneh pada tubuh ikan itu, rumah Ridwan mulai ramai dikunjungi warga dari berbagai wilayah di Jogja yang penasaran ingin melihat langsung keanehan ikah milik Ridwan. Bahkan, tak jarang pengunjung yang datang menawar ikan itu untuk dibeli, tapi ditolak Ridwan.

ikan toman tulisan Jogja dan DIY 03

Huruf “JOGJA” pada sisi sebelah kanan dari ikan Toman yang unik.

“Bagi saya ini ikan adalah milik keraton, jadi saya akan menyerahkannya pada keraton karena tulisan yang tertera pada tubuh ikan sama dengan tulisan yang ada di keraton,” kata Ridwan.

Kabar ikan unik yang memiliki tulisan JOGJA ini pun juga terdengar sampai kedalam Keraton Jogjakarta termasuk kepada GBPH Prabukusumo pada tanggal 22 September 2012 lalu.

Pihak keraton Yogyakarta juga telah berkunjung ke rumah Ridwan untuk melihat langsung ikan unik itu. Namun pihak Keraton tetap memberikan mahar Rp. 10 juta untuk ikan unik tersebut sebagai tanda terimakasih karena ikan itu telah dipercayakan Ridwan hanya untuk dipelihara pihak Keraton.

Bagi Ridwan, mahar sebesar itu adalah berkah tersendiri baginya karena kalau bukan GBPH Prabukusumo datang membelinya tentunya ikan ini tidak akan dia jual.

Dan pihak keraton bersedia memelihara ikan aneh itu. Oleh GBPH Prabukusumo nantinya ikan unik ini akan ditunjukkan ke Sri Sultan X setelah prosesi pelantikan Gubernur DIY selesai.

ikan toman tulisan Jogja dan DIY tulisan kanan

Tulisan “JOGJA” pada sisi sebelah kanan dari ikan Toman yang unik.

Kemunculan ikan unik ini tepat di saat peringatan 100 tahun Sri Sultan Hamengku Buwono IX, dan selesainya pembahasan sekaligus disahkannya RUUK DIY menjadi UUK setelah melalui proses panjang. Ikan ini sebagai kado unik keistimewaan Yogyakarta.

Ikan Toman (Channa micropeltes) adalah nama sejenis ikan buas dari suku ikan gabus (Channidae). Memiliki bentuk tubuh yang mirip dengan ikan gabus, Toman dapat tumbuh besar mencapai panjang lebih dari satu meter dan menjadi spesies yang terbesar dalam sukunya.

Ikan toman dalam bahasa Inggris dikenal sebagai red snakehead, redline snakehead merujuk pada warna tubuhnya ketika muda, atau Malabar snakehead. Nama snakehead mengacu pada bentuk kepalanya yang menyerupai kepala ular. Anak-anak ikan ini berwarna kemerahan, dengan garis hitam dan jingga di sisi tubuhnya. Ikan Toman dapat tumbuh sampai mendekati 1,5 m panjangnya.

https://i0.wp.com/upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/7/78/Channa_micropeltes_2012_G1.jpg/640px-Channa_micropeltes_2012_G1.jpg

Penampakan dan warna setelah dewasa dari ikan Toman (Channa micropeltes) atau “giant snakehead” atau “giant mudfish” (wikipedia)

Ikan ini memiliki kebiasaan ‘mengasuh’ anak-anaknya. Induk ikan seringkali didapati berenang di sekitar kelompok anak-anak toman yang masih kecil-kecil. Dilaporkan pula bahwa induk semacam ini juga tidak segan-segan menyerang orang yang berenang terlalu dekat, yang dikhawatirkan akan mengganggu anak-anaknya.

Ikan toman menyebar luas di Indonesia bagian barat (Sumatra, Kalimantan dan pulau-pulau sekitarnya), Malaysia, Thailand, Laos, Vietnam, India, dan mungkin pula Myanmar.

https://i0.wp.com/upload.wikimedia.org/wikipedia/en/e/e6/Channa_micropeltes_distribution.gif

Distribution of Channa micropeltes, USGS 2004. The Indian population (red), referred to as “Introduced”, is actually C. diplogramma, which formerly was considered a synonym of C. micropeltes.(wikipedia)

Keberadaannya di India barat daya (Tamilnadu dan Kerala) terasa janggal, karena terpisah sekitar 2500 km dari wilayah sebarannya yang lain di Asia Tenggara. Ikan ini diperkirakan dibawa masuk ke India oleh manusia sebelum abad ke-19.

Ikan toman yang muda berwarna indah dan disukai sebagai ikan akuarium. Karenanya, ikan ini kerap diekspor sebagai ikan hias ke mancanegara, termasuk ke Amerika Serikat.

Belakangan ikan-ikan ini menimbulkan masalah di sana. Tahun 2002 dan 2003 ditemukan empat ekor toman di perairan di Maryland dan Wisconsin.

Diduga, ikan-ikan ini terlepas atau dilepaskan dari akuarium. Keberadaan ikan-ikan ini telah menggelisahkan pihak yang berwenang di negara itu karena dikhawatirkan akan berbiak, menginvasi dan mengganggu keseimbangan komunitas alami di perairan setempat.

ikan toman tulisan Jogja dan DIY tulisan kiri

Tulisan “DIY 02 HB IX” pada sisi sebelah kiri dari ikan Toman yang unik.

Kekhawatiran ini juga mulai bisa dirasakan di Indonesia tepatnya di Pulau Jawa. Mulai banyak komunitas memancing atau individu-individu yang menyebarkan di perairan pulau jawa dengan alasan pelestarian atau pun sebagai hobi untuk pemancingan.

Hal ini tentu saja sangat mengkhawatirkan, mengingat sifat toman yang merupakan predator yang sangat agresif dikhawatirkan akan mengganggu keanekaragaman hayati yang ada di pulau jawa karena memang toman bukanlah ikan native di Pulau Jawa. Sementara itu nama ilmiah ikan Toman yang dipelihara di Jogja ini adalah Channa micropeltes.

Memang ketika Tuhan berkehendak apapun dapat terjadi seperti halnya keunikan pada ikan ini. Kini ikan misterius nan unik ini telah dirawat oleh GBPH Prabukusumo di dalam Keraton Jogjakarta. (radar jogja/ 108csr.com, jek, obn/ jatger.net/ wikipedia)

ikan toman tulisan Jogja dan DIY tulisan kanan anim animasiikan toman tulisan Jogja dan DIY tulisan kiri anim animasiikan toman tulisan Jogja dan DIY banner

Artikel Lainnya:

Hah! Ada Hiu Albino dan Hanya Bermata Satu?

Ditemukan Spesies Ikan “Hantu” di Kedalaman 7 Kilometer!

Wow! Sudah Ada Ikan Mutan Kebal Limbah Racun, Bukti Bumi Berubah Drastis!

Ditemukan, Ikan Yang Tak Punya Otak, Sirip dan Wajah!

Ilmuwan Temukan Bukti Eksistensi Monster Laut

Wow!! Mahluk Laut Aneh Terekam Dalam Video!

Wew!! Amfibi Aneh, Bentuknya Mirip Alat Kelamin Pria!

Ambergris, Zat dari Paus Bernilai Ratusan Juta Rupiah

Inilah Sosok Ikan Paus Paling Langka Sejagad

Ditemukan: Bola Mata Raksasa Misterius di Pantai

Selama Ini Disembunyikan: Misteri Kerangka Pulau Bangka

Bangkai Misterius Terdampar di Pantai Kuching, Malaysia

Misteri Jutaan Ikan Mati Masal Secara Mendadak di Seluruh Dunia!

Wow!! Cumi Raksasa Tertangkap di Jepang

[PIC & VIDEO] Paus Langka Berkepala Dua Terdampar di Meksiko

[Bukti Video Saurus] Masih Ada Cadborosaurus di Alaska!

=>Puluhan Artikel Terkait Flora, Fauna dan Cryptozoology<=

*****

http://wp.me/p1jIGd-5Ze

((( IndoCropCircles.wordpress.com | fb.com/IndoCropCirclesOfficial )))

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Flora Fauna Cryptozoology. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s