[Januari 2015] 8000 Tahun Sekali: Komet Lovejoy, Fenomena Seumur Hidup Melintas di Depan Mata

[Januari 2015] 8000 Tahun Sekali: Komet Lovejoy, Fenomena Seumur Hidup, Melintas di Depan Mata

komet C2014 Q2 lovejoy header

Komet Lovejoy dipotret oleh Nick Howes dari Tzec Muan Network, Siding Spring, Australia.

Fenomena langit mengagumkan yang hanya terjadi sekali seumur hidup kembali bisa disaksikan warga Indonesia. Komet C/2014 Q2 Lovejoy, The wonderful New Year’s comet, akan melintasi langit Tanah Air dan mencapai kecerlangan maksimum pada bulan Januari 2015 ini dan hal itu bisa dilihat dari seluruh Indonesia!

Komet itu sejatinya bernama C/2014 Q2, tetapi kemudian lebih sering disebut dengan istilah komet Lovejoy, sesuai dengan penemunya. C/2014 Q2 sendiri merupakan komet kelima yang ditemukan oleh Terry Lovejoy sehingga bukan komet pertama yang disebut Lovejoy.

https://i1.wp.com/www.realscience.us/blog/wp-content/uploads/2011/12/TerryLovejoy.jpg

Terry Lovejoy (realscience.us)

Terry Lovejoy telah menemukan komet-komet yang sejauh ini sudah berjumlah lima buah, yang sering juga disebut “Lovejoy” agar lebih simple, padahal komet Lovejoy tak hanya satu.

Oleh karena itu secara astronomi komet-komet disebut selalu dan harus identifikasi dengan sistim penomerannya agar maksudnya tepat dan tak salah dalam mengidentifikasikannya.

Berikut Komet-komet Lovejoy yang berjumlah lima buah berdasarkan sistem penomerannya:

Awan Oort (Inggris: Oort cloud) adalah awan komet berbentuk sferik yang dipercayai berada sekitar 1xE15 m/50.000 hingga 1xE16 m/100.000 AU dari matahari (sekitar 1.000 kali jarak Matahari ke Pluto).

Awan Oort (Inggris: Oort cloud) adalah awan komet berbentuk sferik yang dipercayai berada sekitar 1xE15 m/50.000 hingga 1xE16 m/100.000 AU dari matahari (sekitar 1.000 kali jarak Matahari ke Pluto).

Komet Lovejoy adalah komet yang ditemukan oleh astronom amatir asal Australia, Terry Lovejoy, pada 17 Agustus 2014 dengan bantuan teleskop 0,2 meter Schmidt–Cassegrain.

Seperti banyak komet, Lovejoy berasal dari Awan Oort (Oort Clouds), sebuah kawasan luas yang terdiri dari milyaran batu-batu angkasa sebagai gudang komet yang terletak di tepian Tata Surya.

Karena Awan Oort itu terdiri dari batu-batu mirip asteroid maka jika ada gangguan, misal saling berbenturan antar batu-batu itu dan saling terpental.

Jika ada yang terpental ke arah dalam Tata Surya, itu artinya gravitasi Matahari akan berpengaruh lebih kuat terhadapnya. Kemudian ia mulai bergerak makin ke arah dalam Tata Surya karena tertarik gravitasi Matahari yang semakin kuat itu.

Maka batu asteroid dari kawasan Awan Oort itu terus bergerak makin cepat ke arah matahari, dan jadilah ia komet. Komet lalu meluncur “terbang” ke arah Matahari dari kawasan Awan Oort (Oort Clouds), menuju kawasan kedua yang juga terdiri dari jutaan batu-batu bernama Sabuk Kuiper (Kuiper Belt).

Sabuk Kuiper (bahasa Inggris: Kuiper belt) adalah sebuah wilayah di Tata Surya yang berada dari sekitar orbit Neptunus (sekitar 30 AU) sampai jarak 50 AU dari Matahari.

Sabuk Kuiper (bahasa Inggris: Kuiper belt) adalah sebuah wilayah di Tata Surya yang berada dari sekitar orbit Neptunus (sekitar 30 AU) sampai jarak 50 AU dari Matahari.

planet kuiper belt oort cloud

Lalu komet itu akan terus meluncur memasuki Tata Surya hingga ke jalur planet kerdil Pluto, lalu ke Neptunus, Uranus Saturnus, Yupiter, Mars, Bumi, Venus, Merkurius, hingga ke dekat Matahari.

Semakin komet itu mendekati Matahari, maka suhu dipermukaan komet semakin panas, maka debu dan gas keluar dari komet akibat panas. Oleh karena itulah yang membuatnya terlihat “berekor”. Setelah mencapai matahari, maka komet akan “terbang” melingkari matahari dalam posisi dekat.

Lovejoy-photo-chart-Orion

This photo map shows Comet Lovejoy’s nightly position among the winter stars through January 19 as it travels across the constellation Taurus not far from the bright reddish star Aldebaran (which is part of the V-shaped Hyades, or Face of the Bull) and the tiny, misty, dipper-shaped Pleiades star cluster. Credit: Bob King. Read Bob King’s article about the comet at Universe Today

Jika selamat tak tertumbuk ke permukaan Matahari, maka komet akan begerak menjauhi Matahari hingga kembali ke pinggir Tata Surya, begitulah seterusnya.

Oleh karenanya revolusi komet sangat panjang tiap ia kembali mendekati Matahari, bisa dalam tempo puluhan tahun, ratusan tahun bahkan ribuan tahun dalam hanya satu kali masa revolusinya.

Nah, penampakan komet Lovejoy bernomer C/2014 Q2 pada kali ini, bisa dikatakan sebagai fenomena sekali seumur hidup karena hanya terjadi satu kali dalam kurun waktu ribuan tahun.

Setelah penampakan tahun ini, Lovejoy baru akan tampak 8.000 tahun kemudian.

Untuk komet Lovejoy ini, hari Minggu (11/1/2015) adalah waktu terbaik untuk mengamatinya, karena Lovejoy akan mencapai puncak kercelangannya pada malam itu.

Lovejoy akan tampak dengan magnitudo-6. Magnitudo menyatakan kecerlangan benda langit, semakin kecil nilainya, maka benda langit akan tampak semakin terang. Planet-planet yang bisa terlihat dengan mata telanjang biasanya memiliki nilai magnitudo negatif.

Magnitudo-6 merupakan batas benda langit yang bisa dilihat dengan mata telanjang. Jadi, secara teoritis komet Lovejoy bisa dilihat tanpa alat bantu seperti binokuler dan teleskop dengan catatan langit harus cerah, bebas dari awan dan polusi cahaya.

comet-lovejoy-12-23-2014-Gerald-Rhemann

Comet Lovejoy on December 23, 2014. Photo by Gerald Rhemann. See more comet photos by Gerald Rhemann.

Dengan syarat itu, maka warga kota besar seperti Jakarta sulit untuk mengamati komet Lovejoy tanpa alat bantu.

Meski demikian, tak perlu putus asa. Untuk bisa mengamati Lovejoy, hanya perlu peralatan sederhana.

Publik bisa memanfaatkan binokuler ataupun kamera DSLR. Untuk kamera, cukup melakukan pengaturan diafragma lebar, exposure lama, dan fokus manual. (untuk detailnya bisa dilihat pada artikel kami Tips & Trick berikut ini: Cara Memfoto Bintang Dan Galaksi Bima Sakti)

Sejak Minggu (11/1/2015) malam hingga lima hari ke depan, Lovejoy akan tampak di rasi Taurus yang akan terbit awal malam (tepat setelah senja). Posisinya di atas kepala, agak ke utara.

Lovejoy akan tampak sepanjang malam sebagai obyek berwarna hijau. Bila malam ini terlewat, publik masih berpotensi menyaksikannya dengan mata telanjang hingga lima hari ke depan dan dengan alat bantu seperti binokuler sepanjang Januari. Jangan lewatkan! (sumber: Earthsky.org / Kompas / Wikipedia)

comet-lovejoy-1-5-2015

Comet Lovejoy on January 5, 2015. Notice the three stars in a row, pointing straight up. That is the constellation Orion, a very easy constellation to find in the night sky. Lovejoy (C/2014 Q2) is in the upper right quadrant of this photo. It’s a a fuzzy green spot. It makes a triangle with the three “belt” stars of Orion and the moonlight on the rocks (right side of photo), which, by the way, are at City of Rocks State Park, New Mexico. Alan Dyer, who took this photo, said, “The comet was obvious in binoculars and a very careful look revealed it as barely visible to the naked eye, even in moonlight. But you had to know just where to look! This is a single 13 second exposure at f/2.5 and ISO 2000 with the 35mm lens and Canon 6D, untracked.” Copyright Alan Dyer / amazingsky.net.

https://i2.wp.com/www.skyandtelescope.com/wp-content/uploads/Lovejoy2-1250px.gif

Finder chart for Comet Lovejoy, C/2014 Q2, during January 2015. The dates are in Universal Time; the ticks are at 0:00 UT (7:00 p.m. on the previous date Eastern Standard Time) (skyandtelescope.com)

comet-lovejoy-1-8-2015-Steve-Pauken

comet-lovejoy-12-23-2014-Gerald-Rhemann-bigcomet-lovejoy-Gerald-Rhemann banner

VIDEO:

Comet C2014 Q2 Love Joy

Artikel Lainnya:

NASA: Armada UFO Saksikan Komet “Lovejoy” Dekati Matahari

Ditemukan Mineral Jenis Baru Yang Misterius di Meteorit

Asteroid Misterius “Vesta” Punya Bukit dan Lembah??

Asteroid 1998 QE2: Asteroid Sepanjang 9 Kapal Pesiar Ini Memiliki Bulan!

Meteorit 25 Ton Berusia 4 Miliar Tahun Ditemukan di China

Meteorit Dari Mars Ini Lebih Mahal 10 Lipat Dari Sebongkah Emas

Asteroid 2012-DA14 Melintas Terdekat, 2110 Menumbuk Bumi?!

Asteroid Apophis Saat Melintas Bumi 2013, Prediksi Hantam Bumi 2029 atau 2036

Asteroid “Apophis” Hantam Bumi tahun 2036!?

Mau Berperang, Meteor Jatuh di Tengah Pertempuran Membuat Pasukan Bubar

Astronom Temukan Benda Langit Misterius Berekor Enam!

Apakah Star Jelly (Bintang Jel) Senjata Biologis Alien? (Foto dan Video)

Meteor Sri Lanka Bawa Fosil Makhluk Luar Angkasa

Misteri Meteorit Membawa Alien

7 Asteroid Teraneh di Tata Surya

Ilmuwan NASA : “Ternyata Alien Memang Ada Dan Kita Memiliki Bukti..!”

Warga Amerika Terkejut: Bola Api Hijau Melintas Di Angkasa

‘Airburst’ (Komet Meledak) Bisa Menjadi Penyebab Bumi Kiamat?

Parlemen Russia: Meteor Russia Adalah Senjata Baru AS

Gila! Asteroid Aneh Buntuti Bumi Sejak 250 Ribu Tahun Lalu!

Daftar Periodik (Jan-Des): 8 Hujan Meteor Paling Terkenal

Meteor Jatuh di Bone Sulawesi 2009 (The Bone Impactor)

Objek UFO Misterius Bentuk Kubus Mengorbit Matahari

UFO Disekitar Matahari, Bukti Ada Peradaban di Luar Bumi?

Terekam Video: Pesawat Alien Merapat ke Stasiun ISS? Adakan Pertemuan??

*****

http://wp.me/p1jIGd-61n

((( IndoCropCircles.wordpress.com | fb.com/IndoCropCirclesOfficial )))

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Arsip Masa Lalu, Asteroid, Meteor & Komet dan tag , , , , , . Tandai permalink.

2 Balasan ke [Januari 2015] 8000 Tahun Sekali: Komet Lovejoy, Fenomena Seumur Hidup Melintas di Depan Mata

  1. adanistra berkata:

    11/1/15, tapi mimin postingnya 12/1/15 … hheheee, tetap ada jangka sampe 5 hari setelahnya, tapi tetep aja gak bisa kelihatan dilangit jakarta yaa, ditambah lagi musim hujan -_- hiks T_T padahal pengen bgt nihh liat.

    Btw, fenomena astronomi sepanjang 2015 udah dibuat kalendernya belum yaaa 😀 hheheheee

  2. Titin berkata:

    kemaren kliatan di langit Kupang, NTT.. kerenn 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s