Misteri Katak Sulawesi: Satu-Satunya Spesies Katak Melahirkan Kecebong

Spesies baru ini ditemukan di Pulau Sulawesi di Indonesia; katak jantan (kiri) dan betina (kanan)

Spesies baru ini ditemukan di Pulau Sulawesi di Indonesia; katak jantan (kiri) dan betina (kanan). (Credit: Jim McGuire, UC Berkeley)

Misteri “Katak Bertaring” Sulawesi:
Satu-Satunya Spesies Katak Melahirkan Kecebong atau Berudu

“Katak Bertaring” dikelompokkan dalam genus Limnonectes adalah genus katak dari familia Dicroglossidae. Katak jenis ini disebut bertaring karena memiliki tonjolan tulang di rahang bawah, mirip taring. “Taring” yang dimiliki jenis katak ini bukan berarti gigi taring yang sebenarnya, sebab tak memiliki akar gigi atau ciri-ciri gigi lainnya.

Sampai saat ini, ilmuwan belum mengetahui manfaat taring pada katak genus ini. Beberapa kemungkinan adalah sebagai senjata melawan pejantan lain untuk mempertahankan wilayah, menangkap mangsa seperti ikan dan serangga serta sebagai senjata melawan predator.

Bentuk adaptasi katak-katak dengan ‘gigi taring’ ini diantaranya adalah spesies katak bertaring dengan kaki berselaput tebal untuk beradaptasi dengan arus sungai yang deras. Sementara yang lain berselaput tipis, sesuai dengan lingkungan darat. Yang unik, terdapat jenis katak yang melakukan fertilisasi internal, meletakkan telurnya jauh dari air dan mengawasinya.

Katak-bertaring-sulawesi-

Taring kecil yang dimiliki katak bertaring asal Sulawesi. (wikimedia).

Keunikan Katak Bertaring Sulawesi

Spesies katak bertaring (fanged frogs) yang ditemukan di Sulawesi memiliki variasi adaptasi yang berbeda, sesuai kondisi lingkungan dan iklim mikro masing-masing. Ada yang berdaptasi mulai dari ekosistem yang terbasah hingga terkering juga dengan beragam vegetasi yang ada.

Untuk pertama kalinya seekor spesies baru dari jenis Fanged Frog atau Katak Bertaring asal Sulawesi (Limnonectes larvaepartus) terlihat melahirkan kecebong atau berudu, dan ini merupakan hal baru dalam bidang ilmu pengetahuan. Karena katak pada umumnya berkembang biak dengan cara bertelur.

Jenis katak bertaring ini hidup di Sulawesi dan para ahli zoologi sudah memburunya selama puluhan tahun karena perilaku unik ini. Untuk pertama kalinya tim internasional menguraikan temuan ini dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Plos One.

Awalnya Dr Jim McGuire dari University of California, Berkeley mengira dia memegang katak jantan ketika menyaksikan kelahiran kecebong atau berudu itu. Namun ternyata itu adalah katak betina yang sedang hamil dan tiba-tiba McGuire menggenggam kecebong atau berudu yang baru lahir.

fang frong sulawesi 01

Seekor jantan dari spesies baru katak bertaring, Limnonectes larvaepartus, duduk di sebelah kubangan kecil yang berisi berudu atau kecebong (lingkaran kuning), dan dapat menjaga mereka, perilaku khas pejantan di beberapa spesies katak. (Credit: Jim McGuire, UC Berkeley)

Mekanisme misteri

Hampir semua dari 6.000 jenis katak di dunia melakukan proses pembuahan eksternal atau diluar tubuh. Yaitu dengan cara: katak betina akan bertelur saat kawin, sedangkan katak laki-laki mengeluarkan sperma untuk membuahinya.

fang frong sulawesi tadpoles

Kecebong atau berudu yang baru lahir (pandangan atas dan bawah) dari katak bertaring Sulawesi memiliki panjang sekitar 10 milimeter (1 cm) Spesies baru Limnonectes larvaepartus ini adalah satu-satunya spesies katak yang diketahui melahirkan berudu hidup. (Credit: Jim McGuire, UC Berkeley)

Namun berbeda dengan spesies yang termasuk ‘katak bertaring’ dari Sulawesi ini.

“Tapi banyak modifikasi aneh dalam standar perkawinan katak ini,” kata Dr McGuire.

“Katak jenis baru ini hanyalah bagian dari 10 atau 12 spesies yang berkembang biak dengan pembuahan internal (di dalam tubuh -red). Namun mereka adalah jenis katak satu-satunya yang melahirkan kecebong.”

Bagaimana katak-katak jantan itu berhasil membuahi telur yang ada di dalam tubuh katak betina tetap masih menjadi misteri.

Mengapa menjadi misteri? Karena katak diketahui oleh para ilmuwan di dunia: bahwa mereka tidak memiliki organ seksual konvensional untuk mentransfer sperma. Lalu, bagaimana sperma bisa masuk ke dalam tubuh betina untuk dapat membuahi telur-telurnya yang berada di dalam tubuh katak betina?

References:
– BBC, New fanged frog ‘gives birth to tadpoles’
-phys.org, Unique Sulawesi frog gives birth to tadpoles

Artikel Lainnya:

Primata Baru Misterius: Monyet “Tak Berhidung” di Myanmar

Ditemukan, Ikan Yang Tak Punya Otak, Sirip dan Wajah!

Spesies Baru: Bunglon Terkecil di Dunia, Cuma Sebesar Kuku!

Ditemukan: Serangga Misterius, Peneliti Buat Genus Baru

60 Tahun Hilang, Rusa Misterius Bertaring Mirip Vampir Ini Muncul Lagi di Afghanistan

Ditemukan: Bola Mata Raksasa Misterius di Pantai

Hah! Ada Hiu Albino dan Hanya Bermata Satu?

Hah, Kucing Berwajah Dua? (Two Faces Cat)

Busyet! Ayam Ini Ternyata Bisa Berganti Jenis Kelamin!

Hah!! Sapi Rekayasa China Hasilkan Susu Manusia??

Binatang Misterius Yang Diduga Chupacabra Tertembak di Amerika

Wow! Sudah Ada Ikan Mutan Kebal Limbah Racun, Bukti Bumi Berubah Drastis!

[Photo] Ikan Toman Bertuliskan “Jogja” dan “DIY 02 HB IX” Muncul Saat Pelantikan Gubernur Jogja

[FOTO & VIDEO] Makhluk “Yeti” Ini Terekam Kamera di Russia

*****

http://wp.me/p1jIGd-66E

((( IndoCropCircles.wordpress.com | fb.com/IndoCropCirclesOfficial )))

Pos ini dipublikasikan di Flora Fauna Cryptozoology, Penemuan-Penemuan Misterius. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s