Ditemukan: Ratusan Geoglyphs Misterius di Kazakhstan

archaeology

Penemuan Ratusan Geoglyphs Yang Misterius di Kazakhstan

kazakhstan_geoglyphs header

Para arkeolog telah menemukan dan menyelidiki sebanyak 263 simbol misterius di Kazakhstan yang disebut sebagai “Geoglyphs”. Simbol misterius ini awalnya ditemukan pada tahun 2007 lalu hanya melalui aplikasi Google Earth oleh Dmitriy Dey.

Dmitriy Dey adalah seorang ahli ekonomi yang menyukai arkeologi asal Kazakhstan. Geoglyphs ini pertama kali dia dilaporkan ke komunitas ilmiah pada tahun 2014 lalu dan hasil temuannya ini langsung menyedot perhatian dunia arkeologi.

Awalnya ia menelusuri di Google Earth untuk mencari piramida dan konfigurasi yang sama di Kazakhstan. Namun ketika itu ia menemukan sesuatu yang aneh: sebuah pola geometris yang sangat besar dan memanjang lebih dari 900 kaki persegi di tanah Kazakhstan.

Minatnya terusik, Dmitriy Dey menghabiskan waktu meneliti hingga setahun ke depannya dan menemukan lebih dari 260 formasi misterius ini. Beberapa diantaranya, formasi ini terdiri dari bentuk kotak, salib, garis, swastika dan cincin yang telah “diukir” cekung ke dalam permukaan tanah atau dibangun dengan gundukan pasir atau batu kerikil.

Tapi sampai hari ini, tidak jelas apa maksud simbol atau pola ini, dan mengapa mereka dibangun. Akhirnya NASA telah merilis foto-foto satelit dari beberapa simbol kepada umum, menandakan awal dari keterlibatan mereka dalam penyelidikan.

Dmitriy Dey

Dmitriy Dey berfoto dengan salah satu Geoglyph di Kazakhstan yang berbentuk gundukan tanah dilatarbelakangnya.

Kapan Geoglyphs Kazakhstan Dibentuk?

Kazakhstan geoglyphs, dijelaskan dalam sebuah konferensi arkeologi di Istanbul dan dilaporkan oleh Live Science tahun 2014 lalu, memiliki ukuran 90-400 meter (295 – 1.312 kaki), lebih panjang dari pesawat komersial.

Simbol-simbol yang terukir di tanah terdiri dari berbagai bentuk geometris, termasuk kotak, salib, cincin dan swastika. Pada zaman kuno, Swastika adalah desain umum tanpa nada politik, yang berarti kejayaan dan kesejahteraan. Meskipun swastika diciptakan dari kayu, sebagian besar geoglyphs dibentuk di tanah.

Menggunakan teknik yang disebut Optically Stimulated Luminescence (OSL), para arkeolog baru dapat menemukan bahwa struktur tersebut dibentuk mulai sekitar 2800 tahun yang lalu.

https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/3/3e/Kazakhstan_(orthographic_projection).svg/553px-Kazakhstan_(orthographic_projection).svg.png

Kazakhstan

Geoglyph-geoglyph ini dibangun pada awal “zaman besi” di Kazakhstan, ketika alat besi dan senjata secara bertahap diganti dengan bahan yang terbuat dari perunggu, kata arkeolog Andrew Logvin dan Irina Shevnina, keduanya berasal dari Qostanay University di Kazakhstan.

Para astronot yang berada di Stasiun Luar Angkasa Internasional dapat mencoba mengambil gambar geoglyphs, Melissa Higgins, ahli ilmu bumi dan remote sensing scientist dari NASA.

Higgins mengatakan dalam sebuah percakapan telepon dengan Live Science. Astronot mampu mengambil gambar tergantung pada jadwal mereka, dan elevasi matahari akan memungkinkan mereka untuk mengambil foto dari geoglyphs.

Sebuah laporan New York Times memperkirakankan usia geoglyphs Kazakhstan mencapai 8.000 tahun, yang membuat mereka lebih tua dibanding geoglyphs lainnya, termasuk Garis Nazca yang terkenal Peru, yang berusia antara 200 SM dan 500 M.

Namun setelah publikasi itu, tiga arkeolog melakukan penelitian yaitu Logvin, Shevnina dan Giedre Motuzaite Matuzeviciute dari Universitas Vilnius di Lithuania menampik laporan itu, dan mengatakan usia geoglyphs tidak begitu lama.

Klaim bahwa usia simbol-simbol tersebut mencapai 8.000 tahun “tidak didukung oleh bukti sama sekali,” kata Matuzeviciute. Teknik OSL yang tim gunakan “memberi hasil 800 SM dan tidak ada selain itu,” katanya.

kazakhstan geoglyphs map

The Times pun telah membuat penjelasan klarifikasi bahwa cerita geoglyphs yang berusia 8.000 tahun tidak datang dari para arkeolog yang melakukan penelitian melainkan dari “laporan ilmiah terpisah yang menghubungkan artefak dari budaya Mahandzhar (7000 SM hingga 5000 SM) ke tokoh lainnya, menunjukkan usia hampir 8.000 tahun yang lalu, tertua dari yang lain”. Namun, The Times tidak menunjukkan siapa yang menulis laporan atau pun dimana laporan tersebut diterbitkan.

Sejauh ini, para arkeolog dapat mengkonfirmasi keberadaan 60 geoglyphs dari ratusan yang ditemukan oleh Dmitriy Dey. Mereka menduga akan lebih banyak lagi yang ditemukan, tetapi mereka belum menemukan 260 dari desain geoglyphs lain, seperti yang dilansir The Times, kata Logvin dan Shevnina.

Logvin dan Shevnina mengungkapkan meskipun tujuan dari geoglyphs tidak diketahui, penggalian di geoglyphs telah menghasilkan sisa-sisa struktur dan tungku yang mungkin telah digunakan sebagai tempat-tempat suci. Mereka juga mencatat bahwa geoglyphs mungkin telah digunakan oleh suku-suku untuk menandai wilayah.

Logvin dan Shevnina mengatakan bahwa, awal tahun ini, mereka menerima hibah dari Kementerian Ilmu Pengetahuan Kazakhstan untuk membantu penelitian mereka.

Beberapa nama sudah diberikan untuk Geoglyphs Kazakhstan

Geoglyphs Kazakhstan kini dikenal juga sebagai The Steppe Geoglyphs yang terdiri dari sejumlah konstruksi pada permukaan tanah sejak zaman Neolitik di wilayah Turgay Trough di Turgai, Kazakhstan bagian utara. Setidaknya ada 260 dari pekerjaan tanah tersebut.

Dari ratusan Geoglyphs Kazakhstan, beberapa diantaranya sudah diberi nama sebagai identifikasi, diantaranya:

  • Ushtogaysky Square (Ushtogaysky), (kcordinat 50°49′58.6″N 65°19′34.5″E) yang terdiri dari bulatan-bulatan yang tersambung dan berbentuk kotak dengan dua garis lurus memanjang dari tiap sudutnya membentuk silang di dalamnya, berada di dekat kota Troitsk, distrik Amangeldi, Kostanai, Orsk. Panjang sisi persegi 284 meter. Luas 8 hektar, 25% persegi berupa tumpukan seperti piramida. Terdeteksi tahun 2007.
Geoglyphs Kazakhstan Ushtogay Square (Ushtogaysky)

Panjang sisi persegi 284 meter. Luas 8 hektar, 25% persegi berupa tumpukan seperti piramida. Terdeteksi tahun 2007.

  • Turgay Swastika (Turgay triradial swastika), (koordinat 50°06′09.9″N 65°21′40.9″E), yang berbentuk swastika dengan tiga radial, berada setengah mil di sebelah timur dari kota Urpek, di distrik Amangeldi, daerah Kostanay. Geoglyphs Turgey Swastika ini merupakan sebuah tanggul berbentuk tiga swastika radial dengan diameter 94 meter. Di sisi kanan atas dari objek yang terletak tujuh gundukan berupa cekungan rendah dengan diameter yang berbeda antara 15-33 meter. Di sebelah kiri terdapat garis adalah rute jalan dan disebrangnya terdapat Geoglyphs Dumbbell. Ditemukan pada tahun 2007.

Geoglyphs Kazakhstan Turgay Swastika (Turgay triradial swastika)

  • Turgay Dumbbells, (koordinat 50°06′07.6″N 65°21′24.9″E) berbentuk panjang yang letaknya bersebelahan di bagian barat dari Turgay triradial swastika dengan jarak hanya sekitar 400 – 500 meter dan masih berada dekat kota Urpek, di distrik Amangeldi, daerah Kostanay. Obyek yang juga diberi nama Bnaruzhen ini ditemukan pada tahun 2007.

Geoglyphs Kazakhstan Turgay Dumbbells

  • Bestamskoe Ring, (koordinat -), berupa bulatan-bulatan yang sambung menyambung membentuk sebuah lingkaran seperti cincin.

Geoglyphs Kazakhstan Bestamskoe Ring

  • Big Ashutastinsky Cross, (koordinat -), berupa bulatan-bulatan yang membentuk dua garis menyilang seperti tanda ‘plus’ atau salib yang berukuran besar.

Geoglyphs Kazakhstan Big Ashutastinsky Cross

  • Ashutasti Ring, (koordinat -), hampir mirip dengan pola cincin Bestamskoe Ring yang terdiri dari bulatan-bulatan yang sambung menyambung, namun Ashutasti Ring tidak sebulat Bestamskoe Ring yang lingkarannya bulat seperti cincin.

Geoglyphs Kazakhstan Ashutasti Ring

  • Cross Ashtasti, (koordinat -) sama seperti bentuk geoglyph silang lainnya terdiri dari berupa bulatan-bulatan yang membentuk dua garis menyilang seperti tanda ‘plus’ atau salib yang berukuran besar.

Geoglyphs Kazakhstan Big Cross

Selain geoglyphs diatas beberapa diantaranya yang juga besar dan belum terfoto, adalah:

  • Ekedyn Cross
  • Kyzyloba Line
  • Koga Cross
  • Shili Square

Salah satu geoglyphs di Kazakhstan yang diberi nama The Steppe Geoglyphs, diperkirakan telah dibangun untuk melacak gerakan matahari. Gambar arsip dari NASA telah menambah penelitian yang lebih luas yang dilakukan oleh Dmitriy Dey dalam laporannya pada sebuah kuliah dalam aplikasi PowerPoint yang sudah diterjemahkan dari bahasa Rusia ke bahasa Inggris.

Desain misterius ini lebih dari sekedar artefak yang menarik. Mereka juga memaksa peneliti untuk menguji kembali apa yang mereka ketahui tentang awal kaum pengembara Nomaden.

Selain itu, terlihat pula ada banyak geoglyphs yang “terpotong” oleh jalan antar kota di daerah tersebut. Walau beberapa objek geoglyphs itu dipotong oleh struktur jalanan, namun tetap terlihat sisanya. Beberapa diantaranya dapat dilihat pada gambar satelit berikut (klik untuk memperbesar):

road crossing kazakhstan geoglyphs 01road crossing kazakhstan geoglyphs 02

Dilaporkan juga oleh Dmitriy Dey dalam akun Facebook miliknya, seorang penduduk kota Orsk, Alexey Korovin, menemukan tiga bentuk cincin yang dibuat dari tanggul di Kurganoobraznyh yang terletak di wilayah wilayah Aktobe, tapi dalam batas daerah cekungan Turgai.

Pada tanggal 10 November, 2015, dalam database milik Dmitriy Dey, tercatat telah ada 263 objek Geoglyphs. Beberapa diantaranya berbentuk:

  • Geoglyphs geometris Kurganoobraznye (Ushtogaysky square, crosses, lines, rings / kotak, silang, garis, cincin) sebanyak 58 buah.
  • Geoglyphs triradial swastika, sebanyak 2 buah.
  • Caravanserai gated (Shiliysky Novonaurzumsky and squares), sebanyak 2 buah.
  • Barrow with “mustache” (Timbunan tanah dengan “kumis”), sebanyak 91 buah.
  • The ring structure with two ditches (Struktur cincin dengan dua parit) sebanyak 110 buah.

Sementara itu Dr. Clarkson di New York Times menulis, “Gagasan bahwa pemburu Nomaden bisa mengumpulkan jumlah orang yang diperlukan untuk melakukan seperti sebuah proyek skala besar untuk menciptakan Geoglyph Kazakhstan, menyebabkan arkeolog harus memikirkan kembali sifat dan waktu sebuah organisasi manusia dengan skala besar dan canggih dikala itu sebagai salah satu suku yang mendahului dan menetap sebagai masyarakat yang beradab”. (sumber: NASA / The Times / Wikipedia / The New York Times)

Artikel Lainnya:

Ditemukan: Geoglyph Misterius Usia 4000 Tahun di Russia

10 Misteri Geoglyph Yang Dapat Dilihat Dari Angkasa dan Belum Terpecahkan

Misteri “Por Bajin”: Situs Ditengah Danau Terpencil Jauh Dari Peradaban

Wow! Bentuk UFO Di Siberia Ini Terkubur Lebih Dalam Dari Zaman Dinosaurus

Masih Misteri: Ditemukan Kuburan Kuno di Mesir Tempat Jutaan Mumi Dikuburkan

Ditemukan: Terowongan Besar Misterius Setinggi Menara Eiffel Dibawah Es Antartika

Zaman Dulu, Gurun Misterius Nazca Tempat Alien Mendarat

[Gallery] Ditemukan Ribuan Situs Purbakala Menakjubkan di Arab Saudi

Jejak Astronomis di Borobudur

Voynich Manuskrip Paling Misterius dan Membingungkan di Dunia

12 Peninggalan Sejarah Paling Misterius Di Dunia

[VIDEO] Siap Kiamat, Illuminati Buat Bunker di Bawah Bandara Denver

=>Puluhan Artikel Terkait Arkeologi Dunia Lainnya<=

=>Puluhan Artikel Terkait Penemuan Misterius Lainnya<=

*****

http://wp.me/p1jIGd-6Rd

((( IndoCropCircles.com | fb.com/IndoCropCirclesOfficial )))

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Arkeologi Dunia, Penemuan-Penemuan Misterius. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s