Yerusalem Darurat! OKI Gelar KTT Luar Biasa di Jakarta

freedom palestina header 001

Situasi Mendesak di Palestina: Yerusalem Darurat, OKI Gelar KTT Luar Biasa di Jakarta

Jerusalem Yerusalem darurat oki gelar KTT luar biasa di jakarta banner

KTT “Luar Biasa” OKI Jakarta 2016: Bahas 6 Isu Utama Mengenai Palestina

Seiring semakin memburuknya situasi yang terjadi di Yerusalem khususnya wilayah Masjid Al Aqsa, Organisasi Kerjasama Islam (OKI) akan mengadakan konferensi tingkat tinggi (KTT) luar biasa mengenai masalah Palestina dan Al Quds Al Sharif (nama lain dari Yerusalem).

Konferensi yang bertajuk “The 5th Extraordinary OIC Summit on Palestine & Al-Quds Al-Sharif” diadakan di Jakarta Convention Centre, Jakarta pada 6-7 Maret 2016 mengundang kepala-kepala negara dari 56 negara anggota OKI. Selain anggota, OKI juga berencana mengundang negara-negara peninjau (observer) yakni Thailand, Bosnia dan Herzegovina, Rusia, dan Republik Afrika Tengah.

Amerika Serikat, PBB, dan Uni Eropa sebagai bagian dari kuartet yang ikut bereperan dalam perundingan Israel-Palestina juga diundang untuk menghadiri KTT Luar Biasa ini.

Palestina Darurat

Direktur Jenderal Hubungan Multilateral Kementerian Luar Negeri Indonesia Hasan Kleib menerangkan bahwa KTT ini diadakan atas permintaan khusus yang disampaikan Presiden Palestina Mahmoud Abbas kepada OKI pada Desember 2015 lalu.

“Tujuannya adalah mengingat situasi di Yerusalem terutama di Masjid Al Aqsa yang semakin mengkhawatirkan. Ada dua hal muncul yaitu masalah akses warga Muslim untuk memasuki masjid Al Aqsa yang semakin hari semakin sulit dan yang kedua masalah keamanan dari mereka-mereka yang memasuki masjid Al Aqsa,” kata Hasan Kleib dalam pertemuan dengan media di Kementerian Luar Negeri RI di Jakarta, Kamis (4/2/2016) silam.

KTT OKI-2016 palestina

Kesanggupan Pemerintah RI untuk mengadakan KTT ini dilandasi beberapa hal antara lain sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap kemerdekaan Palestina, situasi di Al Quds yang semakin mengkhawatirkan.

Proses perdamaian yang selama ini dilakukan oleh Kuartet dilihat semakin menurun, dan guna mengambil kembali perhatian dunia internasional yang tersita oleh isu-isu di kawasan seperti ISIS, konflik Suriah dan konflik di Yaman.

KTT luar biasa ini menghasilkan dua pernyataan mengenai status Yerusalem dan Palestina. Yang pertama adalah komunike yang berisi posisi dasar negara- negara terhadap Palestina, dan yang kedua kemungkinan akan disebut dengan Deklarasi Jakarta yang intinya merupakan power grouping, langkah-langkah yang diambil OKI untuk membantu Palestina.

Konflik Palestina dan Israel sudah semakin kritis, walau pada tahun 2015 lalu Indonesia sudah menyatakan dukungan kemerdekaan negara Palestina melalui Konferensi Asia Afrika ke-3 di Jakarta pada 19-23 April dan Bandung pada 24 April 2015 lalu. Ada 72 negara hadir pada KAA ke-60 kala itu.

bendera indonesia di palestina

Flashback: KAA 2015 kembali ke Palestina!

Logo KTT KAA Bandung 2015Sedikit kembali ke tahun 2015 lalu, dukungan terhadap kemerdekaan Palestina kembali diserukan oleh para pemimpin negara peserta Konferensi Asia Afrika di Gedung Merdeka, Bandung, pada Jumat 24 April 2015 silam. Dalam pidatonya, Presiden Joko Widodo menyatakan kembali mendorong penghentian kekerasan dan mendukung kemerdekaan Palestina.

Deklarasi untuk kemerdekaan Palestina, yang ditanda tangani dalam Konferensi Asia Afrika (KAA) akan menjadi basis perjuangan dalam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Konferensi Asia Afrika 2015 adalah cara terbaru yang tempuh oleh rakyat Palestina untuk memperjuangkan kemerdekaannya setelah tiga tahun terakhir berjibaku memperoleh keanggotaan di lembaga-lembaga internasional, terutama Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB).

“Mari kita gelorakan kembali semangat Bandung, mari kita lanjutkan perjuangan pemimpin kita 60 tahun lalu, kekerasan harus dihentikan, kemerdekaan Palestina harus terus diperjuangkan,” kata Presiden Jokowi dalam acara puncak Konferensi Asia Afrika di Gedung Merdeka, Bandung.

Jokowi menyebutkan semangat para pemimpin yang hadir dalam konferensi Asia Afrika pada 1955 seperti Presiden Indonesia Soekarno, PM India Jawaharal Nehru, PM Kamboja U Nu, masih dapat dirasakan.

“India adalah sebuah cita-cita, Pakistan adalah sebuah cita-cita, Myanmar adalah sebuah cita-cita, Indonesia juga adalah sebuah cita-cita…, cita-cita tetang kehidupan merdeka, adil, dan sejahtera yang menginspirasi semangat Bandung. Dari kota ini mereka menggelorakan perjuangan kemerdekaan dan memperjuangkan kedaulatan. Begitulah sikap luhur para negawaran pendahulu kita. Cita-cita mereka lebih besar dari jamannya,” kata Jokowi.

Militer Indonesia memimpin parade dengan berbagai bendera dari negara-negara peserta dalam ulang tahun ke-60 Konferensi Asia-Afrika di Bandung tanggal 24 April 2015. (AFP)

Militer Indonesia memimpin parade dengan berbagai bendera dari negara-negara peserta dalam ulang tahun ke-60 Konferensi Asia-Afrika di Bandung tanggal 24 April 2015. (pic: AFP)

Sejak lebih dari enam puluh tahun lalu ketika negara-negara Asia Afrika berkumpul di Bandung, Indonesia, untuk mengusung ide besar yang mengubah tatanan dunia dengan satu seruan bahwa kemerdekaan adalah hak segala bangsa yang kemudian mengakhiri glamorisasi era “para penjelajah”, Palestina kembali hadir di Kota Kembang itu.

Saat itu, Palestina hadir dengan nama Jerusalem Palestina. Saat itu, Israel telah menyatakan diri sebagai negara dengan sebagian wilayahnya juga mencakupi Jerusalem Palestina, pada 1948, sejalan dengan politk zionisme-nya alias kembali ke Bukit Zion.

Enam puluh tahun berlalu dan kala masing-masing negara yang turut membahas Dasasila Bandung bergerak maju, Palestina seakan diam di tempat apabila tidak bisa dikatakan mundur.

Bagi rakyat Palestina, kemerdekaan belum beranjak dari harapan dan mimpi, yang seakan terkesan makin pelik dari waktu ke waktu.

Selaras dengan cita-cita besar para pendahulu bahwa setiap manusia terlahir merdeka maka tidak selayaknya juga rakyat Palestina masih mempertanyakan bumi tempat mereka dipijak kala seluruh dunia telah sepakat jika penjajahan adalah suatu hal yang tercela.

Oleh karena itu kiranya tidak berlebihan jika Pemerintah Indonesia selaku tuan rumah peringatan ke-60 Konferensi Asia Afrika menjadikan isu kemerdekaan Palestina sebagai salah satu agenda utama yang membutuhkan perhatian para pemimpin Asia Afrika.

palestine-ambassador-to-indonesia-fariz-mehdawi

Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Fariz Mehdawi.

Pemerintah Indonesia bahkan optimis jika kemerdekaan Palestina bisa diakui oleh seluruh dunia, khususnya negara-negara Asia Afrika setelah isu tersebut dibahas dalam agenda utama peringatan ke-60 Konferensi Asia Afrika pada 18-24 April 2015 lalu.

Selain Jokowi, sikap dukungan terhadap Palestina kembali disinggung Perdana Menteri Mesir Ibrahim Mahlab serta Ketua Uni Afrika sekaligus Presiden Zimbawe Robert Mugabe.

“Afrika mendukung rakyat Palestina untuk mendapatkan keadilan dan merdeka di negara mereka sendiri,” jelas Mugabe. Sokongan terhadap Palestina dituangkan dalam Deklarasi Palestina, salah satu dari tiga dokumen yang disepakati di forum KAA. Sehubungan dengan itu, Presiden Joko Widodo menetapkan langkah untuk membuka konsulat kehormatan di Ramallah, Tepi Barat.

Sokongan itu disambut baik oleh Perdana Menteri Palestina Rami Hamdallah. Dia pun menyatakan bahwa sudah saatnya semua negara mengakui Palestina. Sementara itu Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Fariz Mehdawi, mengatakan, bahwa peringatan koferensi tersebut sangat penting bagi perjuangan rakyat Palestina dalam memperoleh kemerdekaan yang menyeluruh.

“Palestina ikut serta dalam Konferensi Asia Afrika pada 1955 yang menghasilkan Dasasila Bandung. Dan hingga kini Palestina belum mendapatkan kemerdekaannya sementara negara-negara KAA pada 1955 telah mendapatkan kemerdekaan,” ujar Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Fariz Mehdawi.

Ia berharap peringatan Konferensi Asia Afrika menegaskan bagaimana negara di kawasan Asia dan Afrika mendukung kemerdekaan Palestina serta perdamaian di muka bumi. Ia juga menilai sekalipun situasi negaranya saat Konferensi Asia Afrika 1955 dan sekarang jauh berbeda,namun tetap memiliki tantangan yang sama.

“Tantangannya tetap sama, baik dulu maupun sekarang. Kemerdekaan ini merupakan pekerjaan rumah yang belum selesai dan perlu ditangani secara serius. Tantangan yang tersulit bagi kami adalah besarnya jumlah populasi/penduduk,” kata Fariz.

Ia menegaskan Palestina membutuhkan dukungan politik yang lebih dari berbagai negara untuk membangun kembali infrastruktur, lembaga pendidikan, maupun rumah sakit di Jalur Gaza.

“Sehingga kita ingin menjadi anggota penuh dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Karena itu kita butuh dukungan dari negara kawasan Asia Afrika,” kata Fariz yang juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Indonesia pada kemerdekaan negerinya.

KAA bandung 1955

Presiden Indonesia, Soekarno berpidato pada Konferensi Asia-Afrika,tahun 1955 di Bandung (pic: Arsip Nasional)

Tiga Agenda Utama KAA 2015

Kepala Sub Direktorat Kerjasama Intra-kawasan Asia Pasifik Afrika Kemlu Ferdy Piay menyampaikan bahwa Pertemuan Konferensi Asia Afrika (KAA) akan fokus membahas tiga dokumen utama, yaitu :

  1. Bandung Message
  2. Deklarasi Penghidupan Kembali Kemitraan Baru Strategis Asia-Afrika
  3. Deklarasi Dukungan Kemerdekaan Palestina

Menurut Ferdy, pertemuan para pejabat tinggi (Senior Official Meeting/SOM) Asia-Afrika akan fokus pada elaborasi ketiga dokumen tersebut. Pembahasan ketiga dokumen utama itu kemudian akan dilanjutkan pada Pertemuan tingkat Menteri Asia-Afrika (Asia Africa Ministerial Meeting), dan hasil dari pembahasan ketiga dokumen itu akan diputuskan pada saat Pertemuan Kepala Negara atau Kepala Pemerintahan (Asia Africa Leaders Summit).

Ketika para pemimpin Asia Afrika berkumpul di Jakarta 18-23 April dan melakukan napak tilas di Bandung pada 24 April, tidak hanya sejarah yang ingin dikenang namun semangat untuk kembali menjalin kebersamaan seperti 60 tahun lalu saat para pemimpin saat itu mencetuskan cita-cita mulia tersebut.

konferensi Asia Afrika Bandung 2015 jalan napak tilas

Napak tilas Konferensi Asia Afrika 2015 yang diikuti puluhan pemimpin pemerintahan, ditempuh dari Hotel Savoy Homann ke Gedung Merdeka di Bandung. (pic: BBC)

Akibat Desakan Konferensi Asia Afrika 2015 di Indonesia, Akhirnya Bendera Palestina Berkibar di Markas PBB!

Ini merupakan hari yang bersejarah bagi rakyat Palestina, pada Rabu 30 September 2015 lalu, akhirnya bendera kebangsaan Palestina untuk pertama kalinya dikibarkan di markas Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), New York, Amerika Serikat (AS).

Upacara pengibaran bendera ini disaksikan Presiden Palestina Mahmoud Abbas dan Sekjen PBB Ban Ki-moon. Dalam sambutannya, Presiden Abbas menegaskan momentum ini (lihat video: Palestinian Flag Raised at United Nations 30 September 2015).

Menurutnaya, pengibaran bendera merupakan bukti telak bahwa kedaulatan negara Palestina merdeka diakui PBB. Bahkan, Presiden Abbas menyebutkan, pihaknya tak lagi terikat lagi oleh segala kesepakatan dengan Israel.

“Selama Israel tidak mau menghentikan ekspansi permukiman dan enggan melepaskan para tahanan Palestina, kami tak punya pilihan kecuali tak melepaskan diri dari kesepakatan-kesepakatan sebelumnya, apalagi sejauh ini hanya kami yang komit,” kata Mahmoud Abbas seperti dilansir BBC, pada hari yang sama setelah pengibaran bendera.

bendera-palestina-berkibar-untuk-pertama-kalinya-di-markas-pbb

Untuk pertama kalinya, bendera Palestina akhirnya dikibarkan di markas PBB, New York, AS pada Rabu 30 September 2015 lalu. Banyak pengamat politik beranggapan bahwa pengibaran bendera ini karena desakan Indonesia dan negara-negara Asia-Afrika pada Konferensi Asia-Afrika (KAA) pada bulan April 2015 silam.

Secara terpisah, otoritas Israel justru menuduh Palestina telah menaikkan eskalasi ketegangan di Timur Tengah, dan Israel mengimbau otoritas Palestina bertanggung jawab, menerima keinginan Israel untuk melanjutkan negosiasi langsung tanpa syarat.

Dewan Keamanan PBB tak hanya menyetujui pengibaran bendera Palestina, namun juga Vatikan. Israel tentu saja melalui wakilnya di PBB menolak hal itu, demikian pula dengan AS dan delapan negara lainnya. Sementara ada 41 negara abstain dan 138 negara sejagat menyetujuinya.

Wakil Tetap Israel untuk PBB, Ron Prosor menegaskan, pengibaran bendera Palestina jelas-jelas upaya untuk membajak PBB. Dia mengklaim, satu-satunya jalan bagi Palestina agar bisa diakui sebagai negara merdeka, yakni melalui negosiasi-negosiasi dengan Israel.

Menurut beberapa pengamat politik, keberhasilan pengibaran bendera negara Palestina di markas besar PBB pada Rabu 30 September 2015 lalu adalah berkat kegigihan Indonesia dalam usahanya yang selalu memperjuangkan kemerdekaan negara Palestina saat Konferensi Asia Afrika yang dilaksanakan di Bandung dan Jakarta pada Jumat 24 April 2015 silam.

Pada Konferensi Asia Afrika 2016 lalu, Indonesia sebagai tuan rumah, bersama seluruh anggota Asia Afrika mendesak PBB dalam upaya memerdekakan negara Palestina.

palestine palestina freedom

Voting keberadaan Negara Palestina diakui oleh 138 negara, abstain 41 negara dan ditolak hanya oleh 9 negara di dunia.

Upaya Menjadikan Negara Palestina Yang Merdeka, Berusaha Untuk Kembali Dilupakan

Telah dilaksanakannya Konferensi Asia Afrika di Bandung dan Jakarta pada Jumat 24 April 2015 silam, dan keberhasilan pengibaran bendera negara Palestina di markas besar PBB di New York pada Rabu 30 September 2015 lalu, tak berhenti disitu saja.

Namun beberapa konflik yang “dimunculkan” di tanah Arab secara bertubi-tubi yang dikenal sebagai “Arab Springs”, membuat upaya kemerdekaan Palestina yang sudah terlihat di depan mata, seakan kembali dikubur.

Krisis Suriah dan Krisis Yaman yang sudah lama kalem dan tenang, tiba-tiba dengan waktu yang singkat kembali meledak. Isyu dua sekte Islam antara Sunni dan Syaih yang sudah ada sejak ratusan tahun itu, tiba-tiba kembali mencuat.

ISIS_israel banner rightKedua aliran yang tak ada pada zaman Nabi Muhammad saw itu kembali berkobar, yang di dahului oleh kemunculan sel sindikat ISIS yang tak pernah terdengar sebelumnya sejak era Mujahiddin, Hizbullah, Hammas bahkan Al-Qaeda.

Banyak orang bertanya darimana datangnya ISIS? Siapa yang membuatnya? Siapa yang mendanai mereka? Awalnya banyak orang tak percaya bnahwa ISIS di danai oleh blok barat. namun semuanya akhirnya terbukti, bahwa ISIS sengaja diciptakan sebagai “kaki-tangan” barat termasuk Israel dalam upaya memecah umat Islam di dunia (baca: ISIS Dibuat Oleh CIA dan Mossad Untuk Memecah Islam?).

ISIS datang bagaikan pasukan Crusaders atau Knights Templar pada masa lalu yang membunuh semua believers (kaum pemercaya keberadaan Tuhan), tak hanya umat Kristen yang dibantai, tapi juga umat muslim baik Sunni maupun Syiah dan itu sudah banyak terbukti dari video-video yang ada dan tersebar di dunia maya.

ISIS CIA AgentsPertanyaan yang sederhana oleh para peneliti konspirasi dunia pun muncul, jika ISIS memang Muslim dari sekte Sunni, bagaimana mungkin seorang Muslim Sunni juga membunuh Muslim Sunni sendiri?

Pertanyaan berikutnya pun mencuat, apakah ISIS benar-benar Muslim Sejati?? Jika ya, mengapa mereka justru tak pernah mau menyerang Israel??

Konflik di tanah Arab terus menyebar melalui ISIS yang kemudian ke Irak dan Suriah. Mereka berperang dan membunuh sekte Syiah. Hal ini juga diikuti oleh klan Saud yang memerangi Syiah dsi Yaman. Maka peperangan di tanah yang seharusnya damai, menjadi bergejolak kembali entah mungkin sampai hari kiamat.

Hal ini kemudian membuat upaya kemerdekaan negara Palestina kembali terkubur, dan mengalihkan fokus atau menyedot perhatian dunia justru kepada konflik-konflik lain yang sebenarnya sudah lama terpendam (baca: [‘Amaliyah ‘Ashifah al Hazm] Ketika Israel Bersorak Saksikan Koalisi Serang Yaman).

Maka upaya Indonesia dan Asia-Afrika agar Palestina menjadi negara merdeka, mulai beralih ke konflik yang memakan tenaga dan waktu yang sia-sia. Kalah jadi abu, menang jadi arang.

Freedom Palestine Palestina

OKI Jakarta 2016 Bahas 6 Isu Utama Mengenai Palestina

Logo KTT Luar Biasa OKI Jakarta 2016Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa Organisasi Kerjasama Islam (OKI) atau The 5th Extraordinary OIC Summit on Palestine & Al-Quds Al-Sharif dilaksanakan di Jakarta pada 6-7 Maret 2016. Sebanyak 49 negara akan menghadiri KTT ini.

Pada KTT Luar Biasa OKI kali ini, dibahas berbagai isu terkait upaya kemerdekaan Palestina. Selain itu juga akan dibuat Deklarasi Jakarta. Namun ada enam isu utama yang akan disinggung dalam KTT OKI tersebut.

Keenam isu utama KTT Luar Biasa OKI itu meliputi:

  1. Masalah perbatasan Palestina
  2. Masalah pengungsi Palestina
  3. Masalah sengketa kota Yerusalem
  4. Masalah pemukiman ilegal oleh Israel
  5. Masalah keamanan kedua negara
  6. Masalah akses air bersih untuk Palestina

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mencontohkan masalah perbatasan yang akan dibahas di antaranya persoalan wilayah Palestina yang semakin mengecil akibat upaya ambil alih dari Israel.

Satu contoh wilayah yang terus digerogoti adalah West Bank atau Tepi Barat di wilayah barat daya Palestina. Di kawasan ini, Israel menguasai berbagai titik secara sporadis.

“Wilayah Palestina sudah bolong-bolong seperti keju Swiss kalau dilihat di peta,” ujar Retno. Contoh lain, kata Retno, mengenai sengketa wilayah Yerusalem. Dalam persoalan ini, ia mengatakan Israel terus berupaya mengklaim Yerusalem Timur sebagai ibu kota mereka. Padahal, wilayah tersebut termasuk daerah kekuasaan Palestina.

peta palestina map 1946-2010

Wilayah Palestina (hijau) sejak 1946 hingga 2010.

“Situasi di sana kian memburuk. Penduduk Palestina yang tinggal di sana hanya tinggal 36,8 persen, 75 persen jatuh miskin, hanya 41 persen yang punya akses ke sekolah, hanya 65 persen punya akses ke air bersih, dan ada 39 persen yang rumahnya legal,” kata Retno.

Dengan banyaknya isu tersebut, Retno menyebut masalah Palestina sebagai sesuatu yang urjen untuk dibahas. Ia berharap, KTT OKI ini bisa memberikan sulusi konkret menangani masalah di Palestina. “Hasil akhirnya mungkin tak akan secepat yang diharapkan. Tapi saya sudah bisa membayangkan satu bentuk dukungan terhadap Palestina,” katanya.

Penggalian Masjidil Aqsha oleh Israel Memasuki Finishing

Al-Haram Masjid Al-Aqsha hingga ke Qubbah Sakhra saat ini telah berdiri diatas terowongan yang digali 25 organisasi Zionis dan kini dibawahnya pun sudah banyak terowongan dan berdiri sebuah museum.

qsa

Israel buka musium dibawah masjid Al-Aqsa. Israeli television reported that the occupation authorities have opened a new museum beneath the Al-Aqsa Mosque. The Islamic-Christian Committee to Support Jerusalem and the Holy Sites denounced on Monday the international silence on Israel's measures to Judaise the Al-Aqsa Mosque and Jerusalem.

Israel telah membuka musium dibawah masjid Al-Aqsa. Israeli television reported that the occupation authorities have opened a new museum beneath the Al-Aqsa Mosque. “The Islamic-Christian Committee to Support Jerusalem and the Holy Sites” denounced the international silence on Israel’s measures to Judaise the Al-Aqsa Mosque and Jerusalem (pic: middleeastmonitor.com)

Sebelumya beberapa insiden terjadi di dalam mesjid tersebut. Tak hanya menguasai masjid, tentara Israel juga menahan banyak warga Palestina dalam bentrokan yang terjadi dalam beberapa tahun belakangan ini.

Pernyataan ini diungkapkan dalam seminar tentang Al-Quds yang diadakan organisasi Reformasi Sipil di Kuwait sejak Oktober 2015 lalu. Barang siapa yang menguasai Al-Quds maka ia akan menguasai seluruh dunia Islam.

Seminar ini diadakan dengan tema “Mari Satukan Al-Aqsha kita”. Yahudi sang penjajah Palestina saat ini mengincar bangunan, tanah dan warga Al-Quds. Menghancurkan al-Aqsha merupakan genderang perang bagi perang dunia selanjutnya.

Sementara itu, Zionis telah memutuskan untuk mengincar bangsa Palestina melalui pembunuhan dan perang dengan segala bentuknya, sebagai tahap awal, agar wilayah tersebut kosong dari penghuninya.

https://islamislogic.files.wordpress.com/2014/11/muslims-clean-al-aqsa-mosque-following-israeli-invasion.jpg?w=623&h=343

Muslims clean Al-Aqsa Mosque following Israeli invasion (Oct 2014) (pic: IslamIsLogic)

Di sisi lain, Al-Quds merupakan mimbar event sejak kekhalifahan kaum muslimin, ketika Rasulallah SAW mengimami para nabi dan rasul yang berjumlah 25 rasul dan lebih dari 124 ribu nabi.

Beberapa foto tentang kegiatan Zionis yang sedang mempersiapkan bangunan haikal di bawah Al-Aqsha juga sudah beredar lama. Lebih dari 800 kamera sudah ditempatkan di seluruh sudut kota Al-Quds.

Sebanyak 500 kamera diantaranya ditempatkan di dalam areal Al-Aqsha untuk memata-matai kaum muslimin dari tiap sudut.

Perlu diketahui, kota Al-Quds saat ini dikelilingi 32 wilayah permukiman Zionis yang dihuni 280.000 warga Zionis, 12 diantaranya adalah anggota Dewan Knesset Israel.

https://islamislogic.files.wordpress.com/2014/11/10425876_1027169880643343_3651709987490586052_n.jpg?w=617&h=420

Para wanita Palestina tampak membersihkan lantai Masjid Al-Aqsa pasca masuknya tentara Israel dengan sepetu bootnya (pic: IslamIsLogic)

Dalam pada itu, keteguhan kaum muslimin yang terus memadati Masjid Al-Aqsha dengan melakukan itikaf di dalamnya perlu diberi apresiasi.

Lebih dari 300.000 jama’ah melakukan ibadah di Al-Aqsha dan dalam rangka menjaga masjid tersebut dari serangan kelompok radikal Zionis.

Warga Al-Quds juga terus berjuang mempertahankan tempat isra’ Rasulallah ini hancur oleh Yahudi dan wilayahnya, jangan sampai ada tanah atau bangunan yang dijual kepada Zionis.

Al-Aqsh akan tetap terlindungi oleh kaum muslimin dan akan terbebas dari penjajahan suatu saat nanti, sebagaimana disebut Rasulallah dalam hadits shahihnya.

Sementara itu, sebuah komunitas masyarakat di Eropa yang menyerukan pemboikotan terhadap produk Zionis semakin marak.

Swedia dan Turki misalnya yang membatalkan latihan perang bersama Zionis yang telah dijadwalkan sebelumnya. Demikian juga dengan marsyarakat Brazil yang menentukan hari khusus untuk memboikot produk-produk Zionis.

https://islamislogic.files.wordpress.com/2014/11/alquran-in-al-aqsa.jpg?w=613&h=360

Tentara Israel obrak-abrik Al-Aqsa akibatnya Alquran pun banyak berjatuhan di lantai masjid Al-Aqsa (pic: IslamIsLogic)

Agenda Menuju Terbentuknya Negara Zionis Raya atau “The Greater Israel”

Kini media barat yang 80% adalah besutan Israel sebagai sumber berita dan mata dunia, sudah mulai beralih dari penindasan Palestina yang semakin gencar, ke berita ISIS dan Syiria. Namun semua pengamat konspirasi dan geo-politik tahu kemana arah tujuan Israel dalam upaya melebarkan sayap wilayahnya.

Kita bisa melihat bahwa ISIS tak pernah mau menyerang Israel, bahkan Arab Saudi. Kita semua bisa tahu dari peralatan perang mereka buatan negara mana, dan mereka juga didik oleh siapa.

Siapa yang mendanai ISIS, sudah bukan suatu yang dapat dirahasiakan lagi. Siapa yang melatih teknologi militer bagi sekelompok orang-orang ini yang dapat mendunia, juga bukan rahasia lagi.

greater israel 01

The Greates Israel Kingdom, dimulai antara Sungai Nil hingga Sungai Euphrates, dan nantinya akan semakin meluas dan membesar.

Semua jelas, ini adalah upaya pecah belah bangsa-bangsa di dunia oleh kaum berideologi zionisme, khususnya bagi negara-negara yang memang susah untuk ditaklukkan tanah airnya, apalagi jika kekayaan alamnya melimpah ruah.

Akibat arus informasi yang sangat kredible bahkan sudah real time seperti saat ini, maka semua itu bukan suatu yang lagi dapat disembunyikan.

Gerakan teroris yang radikalis apapun bentuknya tak ada hubungannya dengan Islam dan agama lain, agama hanya bumper atau kamuflase.

Secara psikologis agama justru bisa menjadi kelemahan manusia, dan ini telah mereka teliti dengan seksama.

Contoh sederhana misalnya, seorang minta-minta yang mungkin tak Anda berikan uang apapun alasannya, namun jika orang yang minta-minta itu menunjukkan jiwa yang terlihat sangat religius atau sangat agamais, baik hati dan sebagainya, maka uang akan keluar dengan lebih mudahnya dari kocek Anda, itu pasti.

Kamuflase agama yang baik sebagai pembalut politik yang busuk dapat menghilangkan baunya. Ini semua adalah agenda besar zionisme yang sejak dulu kala memang selalu berusaha memecah belah bangsa, dan menyukai perang saudara pada suatu ras, suku dan negara.

Kekuatan ISIS adalah kecil bagi mereka, ibarat hanya sebesar kutu bagi seekor gajah, tapi tak mereka perangi namun mereka manfaatkan. Tapi dengan berbalut agama sebagai bumper, maka seakan-akan ini adalah benar-benar perang agama, padahal ini adalah perang politik busuk sistim Dajjal untuk memenangi ideologi Zionisme.

sunni syiah conflict

Konflik Sunni vs Syiah adalah kartu As bagi pihak ketiga untuk mengadu domba sejak lebih dari seribu tahun lalu.

Setelah semua wilayah berhasil di taklukkan oleh Zionis Israel, termasuk Palestina, maka ISIS yang hanya bagai kekuatan sekecil kutu bagi mereka, akhirnya akan diberangus juga. Karena kejamnya ISIS sesuai didikannya yang menyimpang dari agama yang arti sejatinya adalah cinta damai, maka aksi Zionis ini kemungkinan besar akan didukung banyak orang, bahkan oleh negara-negera Islam layaknya mereka sebagai “malaikat” penolong bangsa-bangsa di dunia.

Akhirnya, agenda besar Zionis untuk membuat negara besarnya pun akan terlaksana dengan sangat mudahnya, tak perlu banyak tenaga dan korban jiwa karena mereka sudah punya boneka atau robot yang bisa jalan dengan sendirinya. Maka kerajaan zionis secara global akan pasti terbentuk, The Greater Israel Kingdom! 

Isyu pecah-belah antar sekte terutama antar Syiah dan Sunni memang semakin gencar dan gencar dan gencar dihembus barat secara terus-menerus beberapa tahun ini, membuat mereka terlena dan menenggak racunnya supaya lupa dan lupa dan lupa dan melupakan ukuwah antar umat.

Pengalihan perhatian dan isyu ini pastinya membuat sedikit yang sadar, bahwa situasi di Palestina semakin hari semakin memburuk, terutama menyangkut status Kota Al Quds (Yerusalem) yang diduduki Israel.  Dan dibalik semua itu, tentnya ada agenda besar yang sudah dirancang sejak lama untuk menguasai Jazirah Arab dalam kontrol Zionis.

sunni vs syaih 001

Penutupan perbatasan untuk Palestina semakin ketat, kini kelaparan yang semakin meluas, pembunuhan dan penangkapan tak berperikemanusiaan hingga penggusuran dengan sengaja, juga semakin gencar dihembuskan.

Tapi, semua justru fokus oleh racun yang dihembus barat itu, agar dunia dan umat Muslim lupa akan Al-Aqsa dan rakyat Palestina pada saat ini, dan hal itu mulai BERHASIL.

Sebelum dilaksanakan KTT LB OKI ini, Presiden dan dubes Palestina memberikan kondisi terkini dan mendesak Presiden Joko Widodo untuk menggelar pertemuan luar biasa ini.

Kebrutalan Israel semakin intens, lebih dari 40 remaja Palestina dibunuh hanya dalam 3 bulan. Juga anak-anak Palestina banyak yang ditangkap bahkan ditembak.

Ribuan warga digusur begitu saja, dari anak-anak hingga nenek kakek tidur di kebun pada musim dingin. Ada juga yang bermukin di goa-goa agar tidak kedinginan.

Inilah beberapa alasan selain beberapa alasan lainnya yang sudah ditulis diatas, yang membuat kondisi Palestina manjadi darurat!

Walau apapun yang telah diusahakan Indonesia nan jauh dari wilayah konflik tak begitu berpengaruh atau bahkan tak akan berhasil, namun paling tidak Indonesia selalu berusaha, dibanding negara-negara Arab disana, walau mereka bertetangga dekat!

Belasan tahun lalu, semua tak akan menyangka bahwa Irak, Libya, Yaman, Syiria dan lainnya, bisa hancur seperti sekarang. Jadi, siapa yang mendapat keuntungan dari semua ini?

Perang antar saudara sendiri yang berkepanjangan di wilayah Arab dengan menghabiskan tenaga dan waktu yang sudah sangat teramat panjang, mungkin bisa terjadi terus-menerus hingga hari kiamat! Bukan mendoakan buruk, namun toh sudah suratan, dajjal juga nantinya akan muncul dari wilayah sana. Tahu ‘kan artinya?

(IndoCropCircles.com, sumber: antaranews dan berbagai sumber lain)

Pustaka:

Arab Spring pada tahun 2011. Hingga kini beberapa negara Arab masih diadu domba melalui intelijen asing sebagai phak ketiga agar selalu perang saudara.

Arab Spring pada tahun 2011. Hingga kini beberapa negara Arab masih diadu domba melalui intelijen asing sebagai phak ketiga agar selalu perang saudara.

Masjid Al-Aqsa, Jerusalem

Masjid Al-Aqsa, Jerusalem

RS Indonesia mulai beroperasi setelah secara resmi dibuka pada hari Kamis, 24 Desember 2015, oleh Deputi Menteri Kesehatan Palestina di Gaza Dr. Yusuf Abu Al Rish.

Salah satu bukti nyata masyarakat Indonesia mendukung Palestina adalah dibangunnya RS Indonesia (RSI) yang mulai beroperasi setelah secara resmi dibuka pada hari Kamis, 24 Desember 2015, oleh Deputi Menteri Kesehatan Palestina di Gaza Dr. Yusuf Abu Al Rish.


VIDEOs:

Palestine vs Israel Conflict – Conflict In The West Bank (28 mnts)

MOMENTUM VIDEO: Palestinian Flag Raised at United Nations 30 Sept 2015

Why They Want to Destroy Al Aqsa? Because Illuminati: God is Bad, Satan is Good?

Text Indonesia – Roots of conflict Palestine Israel – 6 Parts

(2 Maret 2016) Pengusuran satu-satunya sekolah di Khirbet Tana, timur Nablus Palestina


[TEKS INDONESIA] Anak Jenderal Yahudi Menguak Kebohongan dan Penipuan Israel:


[English] Why they are digging under Al-Aqsa? You will get SURPRISE and will BLOW-UP your mind!:


Artikel Lainnya:

[Silent Movement] Awas Organisasi Intelijen Mossad Rekrut Wartawan Senior Indonesia

[‘Amaliyah ‘Ashifah al Hazm] Ketika Israel Bersorak Saksikan Koalisi Serang Yaman

Dajjal Sudah Ada, Namun Allah Belum Izinkan Untuk Muncul

Kaitan “Katibah Nusantara” dan Bom Jakarta 14 Januari 2016

[VIDEO] Kejanggalan Video Tragedi Penembakan Kantor Majalah “Charlie Hebdo” di Paris

Belasan Alasan Paris Attacks Friday 13 Adalah “Operasi Bendera Palsu” Oleh Kelompok Illuminati

Inilah Puluhan “Operasi Bendera Palsu” (False Flag Operation) Yang Diakui Pemerintah Dunia


http://wp.me/p1jIGd-77w

((( IndoCropCircles.com | fb.com/IndoCropCirclesOfficial )))

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Konspirasi Perang dan tag , . Tandai permalink.

2 Balasan ke Yerusalem Darurat! OKI Gelar KTT Luar Biasa di Jakarta

  1. Jauharry berkata:

    Berharap Indonesia tetap konsisten dukung Palestina dalam bentuk nyata

  2. sadewo berkata:

    gimana mau bales nyata,,pingin di BUAT TERROR negara INA kaya kasus orde lama ke orde baru (kasihani rakyat INA apalagi balita dan lansia)..begini aja udah bagus keberanian JOKOWI..CHINA negara maju aja cuma berani mendukung hasil KAA 2015.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s