Inilah Daftar Fenomena Gerhana Matahari Mendatang, Termasuk Yang Lewat Indonesia

fenomena alami natural phenomenon

Inilah Daftar Gerhana Matahari Termasuk Yang Lewat Indonesia

Gerhana matahari

Gerhana matahari terjadi ketika posisi bulan terletak di antara Bumi dan Matahari, sehingga menutup sebagian atau seluruh cahaya Matahari. Walaupun Bulan lebih kecil, bayangan Bulan mampu melindungi cahaya Matahari sepenuhnya karena Bulan yang berjarak rata-rata jarak 384.400 kilometer dari Bumi lebih dekat dibandingkan Matahari yang mempunyai jarak rata-rata 149.680.000 kilometer.

Gerhana matahari ada empat jenis yaitu:

  • Gerhana Matahari Total (GMT) / A Total Eclipse, terjadi apabila saat puncak gerhana, piringan Matahari ditutup sepenuhnya oleh piringan Bulan. Saat itu, piringan Bulan sama besar atau lebih besar dari piringan Matahari. Ukuran piringan Matahari dan piringan Bulan sendiri berubah-ubah tergantung pada masing-masing jarak Bumi-Bulan dan Bumi-Matahari.
  • Gerhana Matahari Cincin (GMC) / An Annular Eclipse, terjadi apabila piringan Bulan (saat puncak gerhana) hanya menutup sebagian dari piringan Matahari. Gerhana jenis ini terjadi bila ukuran piringan Bulan lebih kecil dari piringan Matahari. Sehingga ketika piringan Bulan berada di depan piringan Matahari, tidak seluruh piringan Matahari akan tertutup oleh piringan Bulan. Bagian piringan Matahari yang tidak tertutup oleh piringan Bulan, berada di sekeliling piringan Bulan dan terlihat seperti cincin yang bercahaya.
  • Gerhana Matahari Sebagian (GMS) / A Partial Eclipse, terjadi apabila piringan Bulan (saat puncak gerhana) hanya menutup sebagian dari piringan Matahari. Pada gerhana ini, selalu ada bagian dari piringan Matahari yang tidak tertutup oleh piringan Bulan.
  • Gerhana Matahari Hibrida / Campuran (GMH) / A Hybrid Eclipse, yaitu gerhana yang bergeser antara gerhana total dan cincin. Pada titik tertentu di permukaan bumi, gerhana ini muncul sebagai gerhana total, sedangkan pada titik-titik lain muncul sebagai gerhana cincin. Gerhana hibrida relatif jarang.

Gerhana Matahari Berikutnya

Berikut ini adalah daftar gerhana matahari yang akan terjadi di seluruh dunia untuk periode berikutnya hingga tahun 2020:

  • 1 September 2016 (Gerhana Matahari Annular)

https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/1/1e/SE2016Sep01A.GIFFenomena GMT berikutnya terjadi enam bulan ke depan, yaitu pada 1 September 2016.

Namun gerhana matahari ini tidak total tertutup sempurna seperti GMT 9 Maret 2016, melainkan gerhana matahari cincin alias annular atau tak tertutup sempurna.

Gerhana matahari cincin pada 1 September 2016 ini terjadi di Samudera Atlantik, Africa Tengah, Madagaskar, dan Samudera Hindia.

Sedangkan gerhana matahari sebagian akan terlihat di beberapa negara Afrika, dan sebagian Samudera Hindia.

  • 26 Februar1 2017 (Gerhana Matahari Annular)

https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/c/c4/SE2017Feb26A.GIFGerhana matahari annular atau tak tertutup sempurna alias gerhana matahari cincin pada kali ini, terjadi di bagian selatan dari benua Amerika, yaitu di bagian selatan Chile dan Argentina.

Lalu gerhana matahari menyebrang melalui Samudera Atlantik hingga ke benua Afrika, yaitu di negara Angola, Afrika tepatnya di barat daya kota Katanga.

Sedangkan gerhana matahari sebagian akan terlihat di beberapa wilayah bagian selatan dari benua Amerika dan juga di sebagian kutub selatan yaitu Antartika, lalu menyeberang ke bagian barat dan selatan Afrika.

  • 21 Agustus 2017 (Gerhana Matahari Total)

https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/8/8a/SE2017Aug21T.png/320px-SE2017Aug21T.pngKali ini terjadi Gerhana Matahari Total (GMT) di wilayah Amaerika Serikat.

Gerhana total akan terjadi di wilayah Oregon, Idaho, Wyoming, Nebraska, timur laut Kansas, Missouri.

Lalu di wilayah selatan Illinois, bagian barat Kentucky, Tennessee, Southwestern North Carolina, timur laut Georgia dan di South Carolina.

Sedangkan gerhana matahari sebagian terlihat di Amerika Utara, Hawaii, Greenland, Iceland, kepulauan British Isles, Portugal, Amerika Tengah, Kepulauan Karibia, bagian utara dari Amerika Utara, dan semenanjung Chukchi.

  • 15 Februari, 2018 (Gerhana Matahari Partial)

Gerhana Matahari Partial adalah Gerhana Matahari Sebagian. Pada kali ini terjadi di Antartika dan bagian selatan dari Amerika Selatan.

  • 13 Juli 2018 (Gerhana Matahari Partial)

Gerhana Matahari Sebagian ini terjadi di bagian selatan Australia, daerah Victoria, Tasmania, Samudera Hindia, dan di daerah pantai Budd Coast.

  • 11 Agustus 2018 (Gerhana Matahari Partial)

Gerhana Matahari Sebagian ini terjadi di bagian selatan Kanada, Greenland, Iceland, Lautan Arctic, Scandinavia, bagian utara kepulauan British Isles, Russia, dan utara benua Asia.

  • 6 Januari 2019 (Gerhana Matahari Partial)

Gerhana Matahari Sebagian ini terjadi di bagian barat laut Asia, tenggara Alaska, dan di kepulauan Aleutian Islands.

  • 2 Juli 2019 (Gerhana Matahari Total)

https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/6/68/SE2019Jul02T.gifKali ini terjadi Gerhana Matahari Total (GMT) di wilayah benua Amerika Selatan, yaitu di wilayah tengah Argentina dan Chile, serta di wilayah kepulauan Tuamotu.

Sedangkan Gerhana Matahari Sebagian akan dapat dilihat di selatan benua Amerika.

Juga di beberapa kepulauan Pasifik yaitu di kepulauan Easter Island, kepulauan Galapagos Islands.

Lalu gerhana matahari total yang terlihat sebagian ini bergerak ke arah timur menuju ke selatan dari benua Amerika bagian tengah dan kepulauan Polynesia.

  • 26 Desember 2019 (Gerhana Matahari Annular)

https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/f/f5/SE2019Dec26A.gifGerhana matahari annular atau tak tertutup sempurna alias gerhana matahari cincin pada kali ini, juga terjadi di sebagian wilayah Indonesia.

Gerhana annular ini berawal atau terjadi di bagian timur laut Saudi Arabia, Bahrain, Qatar, United Arab Emirates, Oman dan Lakshadweep.

Kemudian Gerhana Matahari Toptal ini bergerak terus ke timur melalui bagian selatan India, Sri Lanka, bagian utara Sumatra, bagian selatan Malaysia, Singapura, Kalimantan, bagian tengah Indonesia, Palau, Micronesia dan Guam.

Sedangkan Gerhana Matahari Sebagian terjadi di sebagian negara Asia, bagian barat Melanesia, barat laut Australia, sebagian Timur Tangah dan timur Afrika.

https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/4/4c/SE2019Dec26A.png

Gerhana Matarhari melintasi Indonesia – Gerhana matahari annular atau tak tertutup sempurna alias gerhana matahari cincin pada 26 Desember 2019 ini, juga akan terjadi di sebagian wilayah Indonesia, yaitu bagian utara Sumatra, Kalimantan dan sebagian tengah Indonesia.

  • 21 Juni 2020 (Gerhana Matahari Annular)

Gerhana matahari annular atau tak tertutup sempurna alias gerhana matahari cincin pada kali ini, terjadi di bagian Afrika yaitu di Kongo, Sudan, Ethiopia, Eritrea, Yemen, Empty Quarter, Oman, selatan Pakistan, utara India, New Delhi, Tibet, selatan China, Chongqing dan Taiwan.

Sedangkan Gerhana Matahari Sebagian terjadi di sebagian benua Asia, barat daya Eropa, Afrika, Timur Tangah, barat Melanesia, barat Australia, Northern Territory dan Semenanjung Cape York.

14 Desember 2020 (Gerhana Matahari Total)

https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/9/92/SE2020Dec14T.gifKali ini terjadi Gerhana Matahari Total (GMT) di wilayah selatan dari benua Amerika bagian selatan, yaitu di bagian selatan Chile dan Argentina.

Sebelum memasuki wilayah daratan benua Amerika bagian selatan tersebut, Gerhana Matahari Total ini bergerak dari barat diatas Samudra Pasifik bagian selatan.

Lalu Gerhana Matahari Total ini melintasi wilayah kepulauan Kiribati serta beberapa dari kepulauan Polynesia yang ada di Samudera Pasifik bagian selatan.

Sedangkan Gerhana Matahari Sebagian akan terlihat di wilayah tengah dan selatan dari wilayah Amerika Selatan, barat daya Afrika, Semenanjung Antartika, Ellsworth Land dan bagian barat Queen Maud Land.

Demikianlah daftar dari fenomena alam gerhana matahari berikutnya hingga tahun 2020

Gerhana Matahari Berikutnya Yang Akan Melintasi Wilayah Indonesia

Global_path_of_the_total_solar_eclipse_2016-03-09

Ada beberapa gerhana matahari berikutnya yang juga akan melintas wilayah Indonesia, namun tak semuanya merupakan Gerhana Matahari Total. Seperti telah ada pada daftar gerhana matahari diatas, wilayah Indonesia akan dilintasi lagi oleh gerhana matahari pada:

  • 26 Desember 2019, (Gerhana Matahari Annular).

SE2019Dec26A.gifGerhana matahari annular atau tak tertutup sempurna alias gerhana matahari cincin pada 26 Desember 2019 ini akan terjadi di sebagian wilayah Indonesia, yaitu bagian utara Sumatra, Kalimantan dan sebagian tengah Indonesia.

Sebelum melewati Indonesia, gerhana ini bermula dari daerah Yaman, Laut Arab, India bagian selatan, Sri Lanka, Samudera Hindia untuk kemudian masuk ke wilayah Indonesia melalui Sumatera bagian utara.

Kemudian lintasan gerhana akan melalui semenanjung Malaysia bagian selatan, Singapura, Pontianak Kalimantan bagian barat, tengah dan timur, lalu ke selatan Filipina, dan kemudian berakhir di Samudera Pasifik.

Kemudian wilayah Indonesia akan kembali dilintasi oleh gerhana matahari “unik” yaitu pada:

  • 20 April 2023, (Gerhana Matahari Campuran atau Hybrid)

Hal ini sangat menarik karena terjadi “Gerhana Matahari Campuran” antara Gerhana Matahari Total dan Gerhana Matahari Partial atau sebagian.

https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/2/25/SE2023Apr20H.gif

Gerhana Matahari pada 20 April 2023, yaitu Gerhana Matahari Camputan atau Hybrid. Hal ini sangat menarik karena terjadi “Gerhana Matahari Campuran” antara Gerhana Matahari Total dan Gerhana Matahari Partial atau sebagian yang cakupannya membentang sangat luas.

Gerhana Matahari Campuran atau hybrid eclipse ini adalah campuran antara Gerhana Matahari Total (GMT) dan Gerhana Matahari Sebagian (GMS), yaitu pada saat awal terjadi gerhana matahari saat terbit pada pagi hari, gerhana matahari yang terjadi adalah Gerhana Matahari Sebagian, namun kemudian berubah menjadi Gerhana Matahari Total.

Setelah sore harinya, Gerhana Matahari Total ini kembali menjadi Gerhana Matahari Sebagian, sebelum akhirnya matahari tenggelam. Maka hal inilah yang dibilang unik.

Oleh karenanya, maka efek cakupan wilayah lebar jalur gerhana atau (narrow path) terlihat membentang ribuan kilometer, dan mencakup wilayah yang sangat luas di sekitarnya.

Hal ini memiliki efek Gerhana Matahari Partial akan dapat dilihat pada wilayah yang sangat luas. Cakupan daerah Gerhana Matahari Hybrid itu membentang dari selatan Jepang hingga kutub selatan atau benua Antartika.

https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/d/d8/SE2023Apr20H.png

Gerhana Matahari pada 20 April 2023, yaitu Gerhana Matahari Camputan atau Hybrid memiliki cakupan wilayah yang lebih luas.

Untuk Gerhana Hybrid mencakup wilayah seluruh Indonesia, seluruh Australia dan Papua New Guinea.

Gerhana Matahari Sebagian (GMS) wilayahnya mencakup seluruh wilayah Indonesia, seluruh wilayah Malaysia Barat dan Timur, termasuk Brunei Darussalam, seluruh benua Australia, seluruh wilayah Papua New Guinea.

Sedangkan Gerhana Matahari Sebagian (GMS) mencakup seluruh wilayah ASEAN, yaitu sebagian Thailand, Kamboja, laos, Myanmar dan seluruh Filipina, seluruh kepulauan Indo dan Pasifik, seluruh Filipina dan Selandia Baru.

Setelah terjadinya gerhana matahari campuran atau hybrid yang “unik” itu, Indonesia kembali dilintasi gerhana matahari yaitu:

  • 21 Mei 2031 (Gerhana Matahari Annular)

SE2031May21A.gifGerhana Matahari Annular atau tak tertutup sempurna alias gerhana matahari cincin ini berawal dari benua Afrika menuju ke arah timur, melintasi Kalimantan pada saat matahari menjelang terbenam.

Wilayah lain yang dapat melihat adalah Sumatera bagian utara namun hanya Gerhana Matahari Sebagian.

Sebelum melewati Indonesia, gerhana ini bermula dari daerah selatan benua Afrika, menuju ke Laut Arab, India bagian selatan, Sri Lanka, Samudera Hindia, Kepulauan Andaman untuk kemudian masuk ke wilayah Indonesia melalui Banda Aceh dan Sumatera bagian utara.

Kemudian lintasan gerhana akan melalui semenanjung Malaysia, Laut Cina Selatan, Kalimantan bagian tengah dan timur, dan kemudian berakhir di Pulau Sulawesi sebelum akhirnya tenggelam.

  • 20 April 2042, (Gerhana Matahari Total)

https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/2/26/SE2042Apr20T.gif

Gerhana Matahari Total (GMT) ini terjadi pada pagi hari. Meliputi wilayah Indonesia bagian barat atau diatas pulau Sumatra tak lama setelah terbit yaitu meliputi Sumatra Barat, Riau dan Riau Kepulauan.

Wilayah GMT meliputi Malaysia, Indonesia, Philipina, dan Pasifik bagian utara.

Sebelum melewati Indonesia, gerhana ini bermula di Samudera Hindia sebelah selatan Sumatera, kemudian menuju ke Sumatera Barat, Pekanbaru, Kepulauan Riau, Pontianak, Brunei Darussalam, Filipina, untuk kemudian menuju ka Samudera Pasifik.

Sedangkan Gerhana Matahari Sebagian akan dapat dilihat oleh segenap kepulauan di Indonesia dari Sabang hingga Merauke, termasuk negara-negara ASEAN dan Asia Timur, Australia dan wilayah Samudra Pacific bagian utara.

  • 14 Oktober 2042 (Gerhana Matahari Annular)

https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/d/dd/SE2042Oct14A.gifMasih ditahun yang sama, 2042, atau hanya enam bulan setelahnya, terjadi lagi gerhana matahari pada tanggal 14 Oktober. Namun kali ini gerhana matahari sebagian.

Wilayah Indoneia yang dilewati oleh gerhana annular kali ini adalah pulau Kalimantan, pulau Sulawesi dan pulau Timor.

Gerhana berawal dari wilayah semenanjung Malaysia, bergerak ke pulau Kalimantan, Sulawesi, melintas laut Banda, ke pulau Timor, lalu terus bergerak ke selatan, yaitu ke benua Australia bagian utara, tengah dan tenggara, hingga ke Selandia Baru untuk akhirnya matahari tenggelam.

  • 25 November 2049 (Gerhana Matahari Campuran atau Hybrid)

https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/7/7f/SE2049Nov25H.gifKali kedua, wilayah Indonesia dilintasi oleh Gerhana Matahari Campuran atau Hybrid. Sama seperti gerhana 20 April 2023, Gerhana Matahari Campuran atau hybrid eclipse ini adalah campuran antara Gerhana Matahari Total (GMT) dan Gerhana Matahari Sebagian (GMS), yaitu pada saat awal terjadi gerhana matahari saat terbit pada pagi hari, gerhana matahari yang terjadi adalah Gerhana Matahari Sebagian, namun kemudian berubah menjadi Gerhana Matahari Total.

Uniknya lagi GMT kali ini saat memasuki Indonesia, lintasannya agak sama seperti GMT 9 Maret 2016. Bedanya pada GMT 9 Maret 2016 pada waktu itu terjadi pada pagi hari, namun pada tanggal 25 November 2049 ini, gerhana hybrid terjadi di Indonesia pada siang hari.

Gerhana bermula dari Saudi Arabia, Yaman, lalu melintas Samudra Hindia, Maladewa, Malaysia dan Indonesia. Di wilayah Indonesia, gerhana matahari hybrid ini mirip seperti GMT 9 Maret 2016, melintasi Bengkulu, Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tengah dan pulau Halmahera.

Itulah beberapa fenomena Gerhana Matahari Total dari beberapa jenis untuk ke depannya, baik sedunia atau pun yang hanya melintasi wilayah Indonesia. Semoga dapat menambah pengetahuan Anda.

(©2016 IndoCropCircles.com, sumber: wikipedia dan beberapa sumber lain)

Pustaka:

daftar gerhana matahari

[5 Minutes] Beautiful Sightings of Total Solar Eclipse (Contact 1, 2, 3) – Wed. 09 Mar 2016 from Woleai, Micronesia, a tiny Atoll in the Pacific Ocean. Courtesy by NASA:

Artikel Lainnya:

Daftar Periodik (Jan-Des): 8 Hujan Meteor Paling Terkenal

“UFO” Misterius Mengorbit Matahari, Mendekati Bumi, Lalu Meninggalkan Bumi

Gravitasi Matahari Bisa “Undang” Datangnya Alien

Objek UFO Misterius Bentuk Kubus Mengorbit Matahari

UFO Disekitar Matahari, Bukti Ada Peradaban di Luar Bumi?

Matahari Meredup? Misteri Lubang Mega Besar di Matahari

Komet ISON Selamat Lewati Matahari Namun Mengecil

Fakta-Fakta Menarik Seputar Astronomi

*****

http://wp.me/p1jIGd-78j

((( IndoCropCircles.com | fb.com/IndoCropCirclesOfficial )))

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Fenomena Alami dan tag , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s