[April – Mei] Tampilkan Sebulan Penuh! Inilah Hujan Meteor “Eta Aquariids”

[April – Mei] Tampilkan Sebulan Penuh! Inilah Hujan Meteor “Eta Aquariids”

meteors-Eta-Aquarids-Colin-Legg-banner

Dimulai : pertengahan April – akhir Mei.
Rasi : constellation Aquarius, dekat bintang Eta Aquarii.
Asal Hujan Meteor : Comet Halley.

Bumi akan melalui bekas lintasan ekor komet Halley, hal ini akan menampilkan sebulan penuh hujan meteor atau meteor shower. Hujan meteor yang dinamakan Eta Aquariids (Eta Aquarids), akan mulai sekitar tanggal 20 April dan akan terus dan terus berlangsung hingga 21 Mei. Sebuah rentang waktu yang lama bukan?

Namun dari rentang waktu sebulan tersebut, terdapat waktu terbaik untuk melihatnya. Waktu terbaik untuk melihat hujan meteor Eta Aquariids ini adalah antara tanggal 5 hingga 8 Mei, yaitu ketika langit menjadi gelap tanpa sinar bulan alias selama Bulan Baru.

Eta Aquariids mulai muncul mulai pertengahan bulan April dan berakhir di akhir bulan Mei. Radiant Eta Aquariids berada di konstalasi Aquarius atau lebih tepatnya berada dekat bintang terang di rasi Aquarius, yaitu Eta Aquarii.

Meteor Eta Aquariids

Hujan meteor Eta Aquariids pada tahun 2012 silam.

Kerikil dan debu dari Komet Halley

NASA menjelaskan bahwa Eta Aquariids ini adalah pecahan kerikil-kerikil dan debu-debu kecil dari bekas lintasan komet Halley, yaitu komet yang dapat terlihat dari bumi setiap 76 tahun sekali.

Waktu pengelihatan terbaik untuk hujan meteor ini adalah pada saat diatas jam 2 dini hari atau beberapa jam sebelum matahari mulai terbit dari timur. Pada beberapa tahun belakangan ini, puncak hujan meteor Eta Aquariids kembali muncul pada tanggal 5-7 Mei.

Hujan meteor akan terlihat seperti bintik-bintik yang meluncur seperti garis bersinar. Yang Anda lihat itu adalah potongan-potongan debu kecil dari puing-puing bekas Komet Halley.

Jutaan puing-puing kerikil kecil yang “dijatuhkan” oleh komet Halley dalam bekas garis lintasannya itu, kemudian dilalui oleh garis lintasan Bumi.

Komet Halley

Inilah Komet Halley yang jutaan pecahannya berupa kerikil-kerikil kecil yang tertinggal dalam bekas “track path”nya, menimbulkan hujan meteor tahunan Eta Aquariids ketika Bumi melintas ke bekas lintasannya pada masa lalu. (NASA/ESA/Max-Planck-Institute for Solar System Research)

Ketika planet Bumi melintasi bekas jejak komet Halley itu, maka jutaan puing-puing kerikil kecil yang “dijatuhkan” oleh komet Halley dalam lintasannya tersebut, mulai tertarik gravitasi Bumi, kemudian menabrak masuk atmosfer, lalu meluncur ke permukaan Bumi.

Namun belum sampai permukaan Bumi, butiran-butiran kerikil dan debu tersebut sudah terbakar habis di atmosfir. Terbakar habisnya butiran kerikil dan debu di dalam atmosfir Bumi karena kerikil dan debu bekas Komet Halley itu terlalu kecil. Akibatnya mereka tak dapat sampai ke permukaan tanah.

Efek terbakar habis oleh ribuan kerikil bekas jejak komet Halley itulah terlihat seperti “hujan”. Tapi hujan yang dimaksud bukan oleh air, melainkan oleh meteor-meteor kecil.

meteor shower hujan meteor eta_aquariids mapKali ini meteor-meteor itu terlihat seakan jatuh pada rasi atau konstelasi disekitar Aquarius, oleh karenanya mereka disebut “Eta Aquariids” karena seakan muncul dari rasi Aquarius.

Hujan meteor ini akan lebih terlihat di belahan bumi bagian selatan. Namun, orang-orang di belahan bumi utara dapat menangkapnya juga.

Terutama jika Anda dekat dengan garis khatulistiwa. Di Indonesia, biasanya hujan meteor Eta Aquariids ini akan terlihat disekitar sisi tenggara dari langit.

Pada puncaknya, orang-orang di belahan bumi selatan dapat melihat hingga 30 meteor setiap jam. Bahkan, jika kondisi cuaca menguntungkan, mereka yang berada di belahan bumi utara masih bisa melihat 10 meteor setiap jam.

Seperti biasa untuk melihat hujan meteor, lebih baik untuk pergi ke luar selama setengah jam lebih awal, sebelum jam hujan meteor berlangsung, agar mata Anda menjadi diaklimatisasi atau beradaptasi untuk dapat melihat dalam cahaya rendah.

Selain itu, meteor juga akan terlihat lebih jelas jika terbebas dari polusi cahaya dari lampu-lampu kota dan lampu jalan. Jadi lokasi yang terbaik adalah menjauh dari polusi cahaya, seperti di daerah pegunungan atau di tengah laut bagi para pelayar. Maka hujan meteor akan terlihat maksimal.

(IndoCropCircles.com, sumber: nationalgeographic.co.id , earthsky.org, dan berbagai sumber lain)

eta-aquariids radiant

The 2013 Eta Aquarid meteor shower was fantastic as viewed from Earth’s Southern Hemisphere. Colin Legg created this composite of his experience on May 6, 2013. He wrote, ‘Composite of approximately 50 images containing 26 meteors, meteor train, 17 % moon, zodiacal light and Pilbara desert. 60 km South of Newman, Western Australia.’

The 2013 Eta Aquarid meteor shower was fantastic as viewed from Earth’s Southern Hemisphere. Colin Legg created this composite of his experience on May 6, 2013. He wrote, ‘Composite of approximately 50 images containing 26 meteors, meteor train, 17 % moon, zodiacal light and Pilbara desert. 60 km South of Newman, Western Australia.’

Meteor captured over Mount Bromo, an active volcano in Indonesia, during the 2013 Eta Aquarid shower. Photo by Justin Ng of Singapore.

Meteor captured over Mount Bromo, an active volcano in Indonesia, during the 2013 Eta Aquarid shower. Photo by Justin Ng of Singapore.

Artikel Lainnya:

Hujan Meteor Lyrids di Akhir bulan April

Hujan Meteor Perseids di Bulan Agustus

Hujan Meteor Orionids Tiap Bulan Oktober

Hujan Meteor Draconids Bulan Oktober

November: Hujan Meteor Leonid, Bisa Capai 3000 Meteor per Jam!

Daftar Periodik (Jan-Des): 8 Hujan Meteor Paling Terkenal

8 Asteroid-Asteroid Teraneh di Tata Surya

AS dan Rusia Sudah Siapkan Nuklir Untuk Hadapi Asteroid

Meteorit Dari Mars Ini Lebih Mahal 10 Lipat Dari Sebongkah Emas

Astronom Temukan Benda Langit Misterius Berekor Enam

Parlemen Russia: Meteor Russia Adalah Senjata Baru AS!

Wow! Kawah Patomski, Struktur Batuan Misterius di Tengah Hutan Rusia

Mau Berperang, Meteor Jatuh di Tengah Pertempuran Membuat Pasukan Bubar

‘Airburst’ (Komet Meledak) Bisa Menjadi Penyebab Bumi Kiamat?

Peristiwa Meteor Jatuh di Bone Sulawesi 2009 (The Bone Impactor)

Meteor Sri Lanka Bawa Fosil Makhluk Luar Angkasa

Misteri Meteorit Membawa Alien

Ditemukan Mineral Jenis Baru Yang Misterius di Meteorit

Meteorit 25 Ton Berusia 4 Miliar Tahun Ditemukan di Cina

Asteroid Aneh Buntuti Bumi Sejak 250 Ribu Tahun Lalu!

Masih Misteri : Apakah Star Jelly (Bintang Jel) Senjata Biologis Alien?

Astronom Prediksi Asteroid Akan Hantam Bumi Tahun 2017

Asteroid “Apophis” Hantam Bumi tahun 2036?

=>Puluhan Artikel Terkait Asteroids, Meteor dan Komet<=

*****

http://wp.me/p1jIGd-7ig

((( IndoCropCircles.com | fb.com/IndoCropCirclesOfficial )))

Pos ini dipublikasikan di Asteroid, Meteor & Komet dan tag , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s