Hah? Wanita Ini Tak Memiliki Vagina, Kandungan, dan Leher Rahim!

Keanehan Manusia, Human Oddities

Hah? Wanita Ini Tak Memiliki Vagina, Kandungan, dan Leher Rahim!

Joanna Giannouli wanita tak miliki rahim dan vagina 01

Inilah kisah perempuan tanpa rahim dan vagina, ia bernama Joanna Giannouli, perempuan berusia 27 tahun dari Yunani tersebut memiliki kondisi yang khusus. Giannouli tidak memiliki kandungan, leher rahim, dan bagian atas vagina.

Ia harus dibuatkan vagina buatan agar bisa berhubungan seks. Perempuan ini menjelaskan berbagai tantangan dari sebuah sindrom yang menimpa sekitar satu dari 5.000 perempuan. Berikut ini penuturannya.

Ketika pertama kali ke dokter dan mendapatkan kejelasan kondisi saya dari dokter, raut wajah ayah saya terlihat tegar. Namun, tidak begitu dengan ibu saya. Dia tidak bisa menerimanya dengan baik.

Ibu saya menyalahkan dirinya sendiri selama 10 tahun terakhir. Rasanya benar-benar menyedihkan melihat dia seperti itu. Kami tidak terlalu sering membicarakannya dalam lima tahun pertama. Saya tidak mampu untuk membicarakannya. Saya merasa hancur dan sangat lemah.

Ibu saya meyakini bahwa dia mungkin telah melakukan hal-hal yang salah selama masa kehamilannya dulu. Saya sudah meyakinkannya, dia tidak melakukan sesuatu yang salah, itu hanyalah faktor gen.

Ditinggalkan kekasih

Joanna Giannouli wanita tak miliki rahim dan vagina 06Keadaan ini menjadi stigma. Hal yang paling menyakitkan adalah ketika saya ditinggalkan mantan kekasih saya saat ia mengetahui kondisi saya.

Saya pernah bertunangan saat masih berusia 21 tahun dan tinggal di Athena ibukota Yunani. Ketika saya mengatakan kepada tunangan saya tentang kondisi saya, dia memutuskan pertunangan kami.

Namun, semua itu adalah masa lalu. Sekarang saya baik-baik saja. Selama lima tahun terakhir, syukurlah, saya memiliki hubungan yang kokoh dan penuh cinta kasih dengan seorang pria. Dia mengetahui dari awal bahwa saya memiliki kondisi seperti ini.

Dia memilih untuk tinggal dengan saya. Pria saya yang baru ini mengetahui bahwa kami tidak akan bisa memiliki anak. Dia tidak masalah dengan hal itu, begitu pun saya. Saya sungguh beruntung.

Melakukan operasi

Saat umur 14 tahun, karena saya belum juga mengalami menstruasi, ibu saya membawa saya ke dokter keluarga kami. Dia tidak memeriksa saya karena dia tidak ingin menyentuh bagian-bagian pribadi saya. Saat saya berumur 16 tahun, dia mengirim saya ke sebuah rumah sakit.

Di rumah sakit itu, dokter mengetahui bahwa saya tidak memiliki “lorong” vagina dan mereka menyatakan saya mengidap sindrom Rokitansky (Rokitansky syndrome). Karena saya terlahir tanpa vagina, maka para dokter harus membuatnya secara khusus agar saya bisa berhubungan seks.

CT Scan bagian perut bawah Joanna yang diambil pada tahun 2013 lalu.

CT Scan bagian perut bawah Joanna yang diambil pada tahun 2013 lalu.

Operasi berjalan baik, sangat baik. Saya dirawat di rumah sakit selama dua minggu untuk pemulihan. Selanjutnya, saya harus berbaring di tempat tidur sekitar tiga bulan. Saya memang tidak bisa bangun. Saya melakukan latihan khusus untuk vagina saya dalam rangka memperluas lorong vagina baru saya.

Gejala pertama dari sindrom yang saya derita ini adalah kondisi medis amenore primal, tidak mengalami menstruasi sama sekali. Selain itu, kita tidak bisa berhubungan seks. Itu sebabnya saya harus menjalani operasi besar pada usia 17 tahun.

Memiliki vagina baru

Para dokter membuat sebuah vagina baru untuk saya. Itu adalah prosedur revolusioner di Athena saat itu. Vagina baru yang dibuat oleh para dokter sempit dan kecil, akibatnya menyebabkan rasa sakit tak terhingga saat berhubungan seks.

Saya harus memperluas perineum, jaringan otot antara vagina dan anus dengan melakukan latihan untuk vagina. Ini sebuah area kecil dibawah vagina berupa kulit dan jaringan, dan harus disayat lebih lebar agar lorong vagina lebih terbuka. Begitulah istilahnya.

Sesudahnya, saya merasa baik secara fisik. Namun, secara emosional, saya merasa tidak begitu baik. Ini jadi sebuah beban, bagai sesuatu yang tidak bisa lepas. Sejumlah mantan pacar saya melecehkan kondisi saya secara emosional. Saya tidak bisa memiliki hubungan yang stabil selama bertahun-tahun karenanya.

Joanna Giannouli wanita Tak Memiliki Rahim dan Vagina 02Situasi itu terus menghantui dan tak tertahankan. Hal itu bagai mencuri kebahagiaan kita, mentalitas kita, peluang untuk menjalin hubungan yang bagus dan stabil.

Situasi seperti ini membuat diri kita hampa dan diliputi dengan kemarahan, rasa bersalah dan malu.

Selain itu, ada masa-masa sulit sesudahnya. Saya menderita secara emosional dan psikologis, semua itu benar-benar berat. Hampir 10 tahun sudah dan saya masih merasa menderita, tetapi saya sudah tidak merasa malu lagi, mungkin karena sudah terlalu lama. Saya sadar bahwa saya tidak bisa mengubahnya. Semuanya harus diterima apa adanya dan hidup dengan kondisi seperti ini.

Selama beberapa tahun pertama dan kadang-kadang sekarang pun masih, saya merasa tidak berharga. Saya bagai barang yang rusak dan tidak layak dicintai. Saya bagai jiwa yang tersesat selama bertahun-tahun. Hal ini bisa menghancurkan hidup kita. Hal itu menempatkan kita dalam posisi yang benar-benar sulit.

Saya berjuang keras melawan depresi, kecemasan, dan serangan panik. Ini memberikan saya pelajaran berharga. Meskipun saya tidak percaya kepada Tuhan, saya percaya bahwa ini adalah peringatan penting bahwa jangan menganggap bahwa hidup kita dengan sendirinya pasti baik-baik saja.

Saya sudah terlahir kembali. Hal ini telah memberikan saya hidup yang baru, juga jati diri yang baru. Hal ini juga telah mengubah jalan hidup saya. Sebelumnya, saya adalah remaja yang tipikal dengan segala pasang surutnya. Setelah itu, saya menjadi benar-benar dewasa. Saya menjadi dewasa dengan cepat. Saya bersyukur akan hal itu.

Joanna saat berumur 17 tahun ketika dia di diagnosa mengalami Rokitansky Syndrome

Joanna saat berumur 17 tahun ketika dia di diagnosa mengalami Rokitansky Syndrome

Apa adanya

Akibat keadaaan dan semua ini, akhirnya membentuk pribadi saya. Saya hidup setiap hari seperti apa adanya dan saya tidak membuat rencana untuk masa depan karena saya tidak tahu apakah saya masih akan hidup.

Tidak banyak orang tahu akan hal itu. Saya bermaksud merahasiakannya dan ibu saya hanya memberi tahu sanak saudara. Mengalami hal itu sungguh tak enak karena orang jadi mengasihani kita. Saya tidak ingin orang merasa kasihan kepada saya.

Saya tidak sedang sekarat dan saya tidak dalam bahaya. Namun, orang-orang menunjukkan paras kasihan. Itu justru membuat saya merasa lebih sedih tentang keadaan diri saya.

Saya tidak bisa membicarakan hal itu, karena di Yunani umumnya dan di Athena khusunya, orang-orang cenderung berpikiran tertutup. Kadang-kadang saya merasa seperti hidup di abad pertengahan.

Di Yunani, saya juga tidak bisa menemukan kelompok pendukung yang diperlukan. Saya tidak bisa menemukan orang untuk membicarakan hal ini. Padahal, saya membutuhkan orang lain untuk berbicara tentang semua ini!

Semua ini sungguh persoalan besar, dan kebanyakan perempuan dengan kondisi seperti ini merasa malu, sungguh. Saya sudah bertemu beberapa perempuan yang bersedia untuk berbincang hal ini, tetapi setelah beberapa saat mereka menghilang karena merasa malu.

Joanna Giannouli wanita tak miliki rahim dan vagina 05

Ingin menjadi seorang ibu

Saya juga ingin menjadi seorang ibu dengan satu dan lain cara. Baik itu menjadi seorang ibu biologis, ibu pengganti, atau ibu angkat. Seorang ibu bukan sekadar menjadi perempuan yang melahirkan, melainkan juga yang merawat seorang anak.

Pada tahap hidup saya sekarang ini, saya belum berpikir tentang hal itu, tetapi mungkin di masa depan saya akan mempunyai anak karena saya suka anak-anak. Kita lihat saja nanti.

Berbicara seperti ini sungguh membebaskan, memberi rasa terbebas. Saya ingin mendukung setiap wanita yang memiliki kondisi seperti ini, karena saya telah melewati “neraka” ini, dan saya tahu masalah apa lagi yang bisa diakibatkannya.

Banyak perempuan bunuh diri karena sindrom ini. Memang hal ini bisa membuat kita benar-benar tertekan. Saya menemukan kekuatan dan keberanian karena saya ingin membantu perempuan lain yang menderita hal yang sama.

Sebab, jika bukan kita yang saling membantu, siapa yang akan membantu kita? Membicarakan hal ini sungguh memberi saya kekuatan. (©IndoCropCircles.com / sumber:  BBC)

joanna-giannouli-wanita-tak-memiliki-rahim-dan-vagina-banner

Video:

10 interesting facts about Woman born without womb

Artikel Lainnya:

Hah?? Wanita Ini Memiliki Dua Vagina?

[Photo & Video] Ini Dia, Penampakan Wanita Yang Miliki Tiga Payudara

Setelah Melahirkan, Wanita Asal Indonesia Ini Berjenggot

Setelah Melahirkan, Wanita Asal Jerman Ini Juga Berjenggot!

Misteri Ras Manusia Berekor dan Suku Kanibal di Borneo

[Video Nyata] Wow! Kepala Pria Ini Bisa Diputar Terbalik 180 Derajat

[VIDEO] Natasha Demkina si “Gadis X-Ray”: Bisa Lihat Tembus Tubuh Manusia

Unik, Manusia Pemilik 24 Jari

12 Manusia Dengan Kebiasaan Aneh

=>Puluhan Artikel Terkait Keanehan Manusia Lainnya<=

*****

http://wp.me/p1jIGd-7l3

((( IndoCropCircles.com | fb.com/IndoCropCirclesOfficial )))

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Keanehan Manusia dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s