4 Misteri “Culture-Bound Syndromes” Penyakit Penyimpangan Perilaku

medical disease headers

4 Misteri “Culture-Bound Syndromes” Penyakit Penyimpangan Perilaku yang Mungkin Tidak Diketahui Dokter Anda

sindrom syndrome header

“Culture-Bound Syndromes” adalah jenis penyakit yang tidak banyak diketahui oleh dokter dengan gejala yang hanya terjadi di suatu wilayah tertentu.

Sehebat apapun dokter anda, mungkin dia tidak begitu mengetahui tentang Culture-Bound Syndromes adalah jenis penyakit dengan gejala penyimpangan perilaku yang hanya terjadi di wilayah tertentu.

Mulai dari penyakit yang termasuk kejiwaan, genetik, lingkungan, neurologis, atau bahkan asal-usul budaya, para ilmuwan belum bisa secara eksplisit menentukan kategori Culture-Bound Syndromes.

Apa saja yang termasuk Culture-Bound Syndromes? Berikut diantaranya:

1. Jumping Frenchmen Of Maine

Pertama kali Jumping Frenchmen dijelaskan oleh George Miller Beard pada tahun 1878 dan diidentifikasi pada abad ke-19 di Maine, wilayah di timur laut AS, dan Quebec (Kanada).

Sindrom ini dijangkiti oleh para penebang kayu keturunan Prancis-Kanada yang terisolasi. Jumping Frenchmen adalah gangguan sindrom yang belum diketahui penyebabnya.

Jumping Frenchmen adalah gangguan langka yang ditandai dengan reaksi kejut ekstrim, mirip dengan latah atau reaksi kaget. Oleh karena itu sering disebut juga sebagai Jumping Frenchmen of Maine.

Sindrom ini memerlukan sebuah aksi untuk mengagetkan dan refleksnya berlebihan yang dapat digambarkan sebagai reaksi “melompat” yang tak terkendali. Individu dengan kondisi ini dapat menunjukkan gerakan tiba-tiba di seluruh bagian tubuh (video: Jumping Frenchmen of Maine).

Para penebang kayu dari Maine yang mengalami "Jumping-Frenchmen of Maine".

Para penebang kayu dari Maine yang mengalami “Jumping-Frenchmen of Maine”.


2. Latah / Melatah

Latah atau Melatah, umumnya disajikan di Asia Tenggara dan telah didokumentasikan oleh pengamat Eropa selama lebih dari satu abad lamanya. Penyakit ini dapat muncul ketika kaget atau shock atau ketakutan yang akut.

Latah adalah suatu keadaan fisik di mana penderita secara spontanitas mengeluarkan respon misalkan berupa ucapan kata-kata atau kalimat dan sering disertai gerakan tubuh terhadap suara atau gerakan yang sifatnya mengagetkan penderita.

Atau dengan pengertian singkat, Latah menghasilkan gerakan meniru kata-kata, tindakan, mematuhi perintah, atau situasi di mana pasien tidak dapat mengontrol emosinya.

Sejauh ini, latah baru ditemukan di budaya dan orang di negara-negara Asia Tenggara, terutama Indonesia dan Malaysia. Oleh sebab itu, latah dianggap sebagai suatu sindrom khusus kebudayaan (video: Latah / video Melatah: The Documentary).

latah melatah

Latah atau Melatah, umumnya disajikan di Asia Tenggara. Penyakit ini dapat muncul ketika shock (kaget) atau ketakutan yang akut.


3. Wild man syndrome / Wild pig syndrome / Gururumba 

Wild man syndrome atau Wild pig syndrome adalah sindrom yang dialami suku Gururumba yang umumnya berada di Papua New Guinea (PNG). Pasien Gururumba, terutama pria yang sudah menikah, ia akan melakukan pelanggaran hukum dengan cara memasuki rumah dan mengambil barang yang tidak begitu penting.

Walaupun menurut orang lain barang yang diambilnya tak begitu berharga, tetapi menurut penderita, barang yang diambilnya merupakan barang yang berharga.

Namun setelah beberapa waktu, penderita Wild man syndrome itu akan kembali mengembalikan barang tersebut tanpa mengetahui apa yang telah terjadi sebelumnya.

Wild man syndrome atau Wild pig syndrome atau Gururumba adalah sindrom mengambil barang yang tidak begitu penting.

Wild man syndrome atau Wild pig syndrome atau Gururumba adalah sindrom mengambil barang yang tidak begitu penting.


4. Amuk / Amok / Running amok syndrome

Amuk atau Amok atau Running amok syndrome, telah terlihat di berbagai wilayah Asia Tenggara dan juga di Skandinavia. Penderita biasanya menjadi pelaku kekerasan, bahkan bisa menjadi pembunuh yang agresif.

Amuk berasal dari bahasa Melayu adalah perilaku di mana subjek pergi mengamuk dan membunuh orang-orang sebanyak ia dapat, sampai ia sendiri terbunuh atau melakukan bunuh diri.

Kata ini sudah digunakan di India selama saat kolonial Inggris, awalnya untuk menggambarkan seekor gajah gila yang terpisah dari kawanannya dan berlari liar dan menyebabkan kehancuran.

Kata ini dipopulerkan oleh kisah-kisah dalam karya Rudyard Kipling, Rektor dari Universitas St. Andrews di Skotlandia. Biasanya, penderita tidak bermaksud bahkan tidak mengingat tidakannya.

Tetapi tindakan menghina terhadap pasien Amok dapat memicu timbulnya tindakan ganas oleh penderita. Sindrom “Amuk” tercantum dalam Diagnostic and statistical manual of mental disorders: DSM-IV-TR.

Sedangkan dalam kebudayaan suku Indian Navajo di Amerika Serikat, sindrom mirip Amok ini juga ada, dan disebut Iich’aah (baca: Ic’ah). Sindrom Iich’aah juga ditemukan di beberapa kebudayaan setempat (video: Amok).

Amuk atau Amok atau Running amok syndrome, telah terlihat di berbagai wilayah Asia Tenggara dan juga di Skandinavia. Penderita biasanya menjadi pelaku kekerasan, bahkan menjadi pembunuh yang agresif.

Amuk atau Amok atau Running amok syndrome, telah terlihat di berbagai wilayah Asia Tenggara dan juga di Skandinavia. Penderita biasanya menjadi pelaku kekerasan, bahkan menjadi pembunuh yang agresif.


Itulah beberapa Culture-Bound Syndromes atau Penyakit Penyimpangan Perilaku yang mungkin tidak diketahui oleh dokter anda. Sebenarnya dokter, ahli antropologi medis, dan ilmuwan lain telah mempelajari penyakit ini.

Tetapi hanya sampai kesimpulan bahwa Culture-Bound Syndromes adalah penyakit regional. Oleh karenanya, banyak dokter di seluruh dunia melewatkannya. (IndoCropCircles.com / sumber: wikipedia, sci-news.com, nationalgeographic)

Pustaka:

sindrom syndrome banner

Artikel Lainnya:

Sindrom Misterius ‘Solar Boys’: Dua Anak Ini Tidak Berdaya Ketika Malam

9 Penyakit Paling Aneh di Dunia

12 Manusia Dengan Kebiasaan Aneh

10 Anak Luar Biasa Unik Dalam Sejarah

9 Seksual Phobia Teraneh Yang Pernah Ada

10 Fobia Teraneh di Dunia

Komunistophobia: Komunis Di Indonesia Merupakan Kata Haram Dan Menakutkan

Inilah 10 Manusia “Super Human” Di Dunia Nyata (Diantaranya Dari Indonesia)

Misteri Autisme: Bisa Disembuhkan Saat Dewasa

Ditemukan! Virus “Bodoh” Yang Dapat Mengubah Sifat dan Kepribadian Manusia

Ditemukan: Virus Penyebab Kegemukan (Obesitas)

Ditemukan Gen dan Hormon Pembuat Manusia Selingkuh

Misteri Gen Unik Keluarga Yang Berjalan Nungging Dan Merangkak

40% Manusia Terinfeksi “Mind Control Parasit”

Misteri Kerja Otak dan Menyibak Kerja Otak Dominan Presiden Indonesia

Natasha Demkina si “Gadis X-Ray”: Bisa Lihat Tembus Tubuh Manusia

=>Puluhan Artikel Terkait Keanehan Manusia<=

=>Puluhan Artikel Terkait Penyakit & Kesehatan<=


http://wp.me/p1jIGd-7xi

((( IndoCropCircles.com | fb.com/IndoCropCirclesOfficial )))

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Penyakit & Kesehatan dan tag , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s