PPATK: Australia Terbanyak Pasok Dana Teroris Indonesia

teroris-header

PPATK: Australia Terbanyak Pasok Dana Teroris Indonesia

Centre of Reporting and Financial Transaction Analysis  atau Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Muhammad Yusuf mengatakan sebagian besar pendanaan untuk para teroris melakukan aksinya di Indonesia berasal dari Australia.

“Negara yang pernah kirim dana ke Indonesia paling banyak dari Australia,” kata Yusuf saat rapat bersama Panitia Khusus revisi UU nomor 15 tahun 2003 tentang Pemberantasan Terorisme di Gedung DPR, Jakarta, pada September 2016.

 Australia Terbanyak Pasok Dana Teroris Indonesia

Dia menjelaskan Australia mengirimkan dana sebesar kurang lebih Rp88,5 milyar ke para “foreign terorisme fighter” yang ada di Indonesia. M Yusuf mengatakan frekuensi dana yang masuk dari Australia itu sebanyak 97 kali melalui berbagai cara baik perseorangan atau kelompok.

Kepala PPATK Muhammad Yusuf (ANTARA/Hafidz Mubarak A)

Kepala PPATK Muhammad Yusuf (ANTARA/Hafidz Mubarak A)

“Lalu negara lainnya yang juga dianggap banyak mengirimkan dugaan pendanaan terorisme ada di Brunei dengan kisaran Rp2,6 milyar, disusul dengan Malaysia, Filipina, Singapura, Korea Selatan dan Thailand,” ujarnya.

Sementara itu, Yusuf juga menyampaikan adanya pemasok uang untuk jaringan teroris, yaitu berasal dari Australia dan negara-negara timur tengah seperti Irak, Lebanon dan Turki serta beberapa nama yayasan di Indonesia.

Menurut dia, beberapa yayasan itu membiayai para teroris untuk pergi ke luar negeri seperti Suriah menjadi “foreign terorism fighter“.

“Saya tidak sebut nama yayasan, beberapa yayasan juga biayakan mereka yang berangkat ke daerah teroris di luar negeri atau yang dikenal sebagai foreign terorisme fighter (FTF),” katanya.

Abu Muhammad Al Indonesi, mengajak dukung ISIS (youtube.com)

Abu Muhammad Al Indonesi, mengajak dukung ISIS (youtube.com)

Cara Penyaluran Dana Untuk Teroris

M Yusuf menjelaskan, terkait cara penyalurannya ada melalui berbagai cara, seperti dari menggunakan sewa orang bahkan ada yang sampai menikahi dulu pasangan warga negara Indonesia.

Setelah itu, menurut dia, sang isteri diminta untuk membuka rekening khusus guna menerima alokasi dana dugaan terorisme. “Adapun penggunaan instrumen pembayaran terkini yang baru saat ini ada dua cara yang ditemukan PPATK,” ujarnya.

teroris-koran-tempoDia menilai rata-rata kini pembayarannya dengan menggunakan transaksi pembayaran virtual.

M. Yusuf mengatakan, pertama dengan menggunakan instrumen global payment gateaway seperti paypal, dan kedua, penggunaan instrumen virtual currency seperti bitcoin.

Sementara itu dia memaparkan bahwa Indonesia ternyata juga menjadi bagian dari pemasok dana kepada terduga teroris ke negara lainnya.

Dalam rincian yang dipaparkan PPATK, Indonesia mengirim ke Hongkong sebesar Rp31,2 milyar, Indonesia mengirim ke Filipina sebesar Rp229 M dan Indonesia mengirim ke Australia Rp 5,3 milyar. (Antara/IndoCropCircles.com)

Pustaka:

PENEMPATAN PANGKALAN MILITER DAN PASUKAN AS SERTA SEKUTUNYA

Artikel Lainnya:

Surat 120 Ulama Muslim : “ISIS, Anda Tidak Mengerti Islam!”

ISIS Dibuat Oleh CIA dan Mossad Untuk Memecah Islam?

Kaitan “Katibah Nusantara” dan Bom Jakarta 14 Januari 2016

AS, Inggris & Australia Pernah Sadap Presiden SBY

Begini Cara Australia, Kanada, Selandia Baru, Inggris dan AS Menyadap Indonesia

WikiLeaks Australia: SBY dan Megawati Terlibat Korupsi Pencetakan Uang Kertas Indonesia

Penjelajah Pertama Benua Australia Bukan James Cook

Ditemukan: Meriam Asal Indonesia Mengubah Catatan Sejarah Australia

Misteri Pada Masa Lalu, Ternyata Australia Pernah Jadi Bagian dari Nusantara

Konspirasi “The Bali-Nine”: Mereka Sengaja Dijebak Polisi dan Intelijen Australia Sendiri!

Freedom for Aborigines: Bangsa Aborigin di Australia ingin Merdeka!

Penempatan 60% Tentara AS di Australia : 8 Tahun Lagi, Perang Beralih ke Asia Pasifik?


http://wp.me/p1jIGd-7F5

((( IndoCropCircles.com | fb.com/IndoCropCirclesOfficial )))

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Konspirasi Indonesia dan tag , , . Tandai permalink.

2 Balasan ke PPATK: Australia Terbanyak Pasok Dana Teroris Indonesia

  1. Buddy IX berkata:

    aussie memang dari dulu menjadi benalu bagi indonesia, tetap waspada

  2. Lukas berkata:

    Menurut saya bukan dari pemerintah australia, melainkan dari “muslim” Australia yang bersimpati dengan ISIS, termasuk dengan kedok sertifikasi halal. Di luar negeri kan lembaga sertifikasi halal tidak hanya 1, dan bisa saja berafiliasi dengan organisasi radikal/teroris.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s