Baru Diketahui NASA: Bumi Punya Bulan Kedua Yang Mengorbit Sejak Seratus Tahun Lalu!

two moons

Dikonfirmasi NASA: Planet Bumi Punya Bulan Kedua Yang Telah Mengorbit Selama Seratus Tahun, Namun Diketahui NASA Baru-Baru Ini

asteroid-2016ho3-bumi-bulan-kedua

Bulan kita yang mengorbit planet kita sendiri, ternyata tidak sendirian di luar sana. Baru diketahui, selain Bulan, bahwa planet Bumi memiliki pendamping baru yang telah mengorbit dunia kita selama lebih dari satu abad! Dan NASA baru-baru ini telah melihat dan memantaunya.

Benda langit yang mengorbit planet, atau dalam ilmu astronomi disebut juga sebagai “satelit”, yang mana selama ini bemda langit yang mengorbit planet Bumi disebut sebagai  Bulan (Moon), ternyata ia tidak sendirian.

Menurut laporan baru dari NASA menulis, “Ada ‘quasi-moon’ (bulan semu), yang telah mengorbit Bumi selama hampir satu abad lamanya, dan kami tidak mengatahuinya selama ini.

indocropcircles-com-asteroid-2016-ho3

Penampakan benda langit bernama (469219) 2016 HO3, objek langit kedua yang mengorbit planet Bumi.

Bulan baru itu tidak sebesar Bulan yang selama ini kita tahu, namun benda langit misterius itu tetap menjadi “teman” Bulan asli saat mengorbit Bumi di ruang angkasa sana.

Quasi-moon atau “bulan semu” yang ikut mengorbit Bumi ini memiliki jalur ekstrem yang sangat tidak teratur.

“Bulan 2.0” atau bulan versi kedua itu sebenarnya adalah asteroid 2016 H03 yang dalam identifikasi astronominya adalah “(469219) 2016 HO3” yang “terkunci” oleh gravitasi Bumi.

Akibatnya, ia memiliki jalur orbit yang masih tidak stabil lalu sepertinya ia “menari-nari” sambil mengorbit planet Bumi.

Pada kenyataannya, ia telah menari sambil mengorbit Bumi selama hampir satu abad lamanya, dan selama itu kita telah gagal untuk melihatnya, sampai akhirnya terdeteksi baru-baru ini.

indocropcircles-com-asteroid-2016-ho3

Penampakan benda langit bernama (469219) 2016 HO3, yang mengorbit planet Bumi.

Orbit semu bulan sangat lonjong atau sangat elips, yang menyebabkan benda itu melakukan perjalanan dengan jarak antara 38 sampai 100 kali dibanding jarak dari planet kita terhadap ‘bulan asli’.

‘Bulan baru” itu juga mengorbit miring (tilted) sekitar 8° derajat dan berjalan pada jalur orbitnya mengelilingi matahari selama 365,93 hari, atau sedikit lebih panjang harinya dibanding planet kita selama 365,24 hari dalam setahun.

Orbit “bulan baru” ini memiliki banyak variasi. Bahkan, karena ia mengorbit miring dan elips, 2016 H03 kadang-kadang lebih dekat dengan matahari dan bergerak lebih cepat dari planet Bumi.

Namun di waktu lain ia berada lebih jauh dan bergerak perlahan. Tapi, peneliti menemukan bahwa ia tidak pernah terlihat lebih dekat ke sekitar 14 juta kilometer dari Bumi, juga jalurnya tidak menjauh lebih dari 40 juta kilometer dari Bumi.

Animasi orbit (469219) 2016 HO3. Tunggu beberapa saat sampai animasi bisa bergerak penuh.

Animasi orbit (469219) 2016 HO3. Tunggu beberapa saat sampai animasi bisa bergerak penuh.

Bulan baru ini ditemukan berkat teleskop Pan-STARRS-1 asteroid survey telescope di Haleakala, Hawaii dalam keterangannya:

“Since 2016 HO3 loops around our planet, but never ventures very far away as we both go around the sun, we refer to it as a quasi-satellite of Earth,” said Paul Chodas, manager of NASA’s Center for Near-Earth Object (NEO) Studies at the Jet Propulsion Laboratory in Pasadena, California. “One other asteroid — 2003 YN107 — followed a similar orbital pattern for a while over ten years ago, but it has since departed our vicinity. This new asteroid is much more locked onto us. Our calculations indicate 2016 HO3 has been a stable quasi-satellite of Earth for almost a century, and it will continue to follow this pattern as Earth’s companion for centuries to come.”

Satelit mini dan baru yang mengorbit Bumi ini lebarnya sekitar 40 meter dan kelilingnya hampir 100 meter, kemungkinan besar akan tetap menjadi salah satu bulan terkecil Bumi sejak sekitar 100 tahun lalu, dan untuk di kemudian hari selama berabad-abad mendatang.

Pustaka:

bumi-punya-bulan-kedua-earth-new-second-moon-header


VIDEO:

2016 HO3 Earth’s New Moon


Artikel Lainnya:

Misteri Bumi Pernah Punya Dua Buah Bulan

Misteri & Fakta Bulan, Satelit Alam Bumi Yang Misterius

Bumi Nyaris Punya Dua Bulan Bernama “2006 RH120”

Hubungan Misterius Antara Bulan Purnama Dengan Gunung Meletus

UFO Misterius Mengorbit Matahari, ke Bumi, Lalu Meninggalkan Bumi

Astronom Temukan Benda Langit Misterius Berekor Enam!

Temuan Planet Kerdil “2012 VP113” Indikasikan Adanya Planet Raksasa di Balik Pluto

Inilah Citra Foto Terjauh Jagad Raya oleh “Hubble”

Ilmuwan: Ternyata, Ada Puluhan Milyar Planet Serupa Bumi di Jagad Raya

Waduh! Seharusnya Masih Ada Satu Planet Lagi Dalam Tatasurya, Kemana Planet Itu?

Temuan Planet Kerdil “2012 VP113” Indikasikan Adanya Planet Raksasa di Balik Pluto

Planet-X Besar, Hercolubus atau “Planet Merah” Mendekati Tata Surya?

Ilmuwan Klaim Temukan Planet Misterius Baru Yang Besar, “Planet Nine”

Wow! Ilmuwan Temukan Tanda-Tanda Ada “Dua Planet Besar Misterius” Dibelakang Pluto!

Planet Theia, Benda Besar Yang Menabrak Bumi

Ditemukan, Planet Baru di Tata Surya!

Astrobiologis Temukan “Partikel Hantu”: Apakah Ini Bukti Dari Adanya Kehidupan Alien?

Astronom Gempar: Di Sistim Bintang Ini Diduga Ada Alien!

Supernova Misterius Paling Terang: Saksi Runtuhnya Mataram Kuno

Beberapa Nama Indonesia Yang Sudah Tertera di Langit

Bumi Bulat Atau Datar? Wilbur Glenn Voliva, Pendukung Terkemuka Teori Bumi Datar


http://wp.me/p1jIGd-7JD

((( IndoCropCircles.com | fb.com/IndoCropCirclesOfficial )))

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Misteri Planet, Penemuan-Penemuan Misterius dan tag , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s