Ditemukan Ratusan Koin Kuno Misterius Seberat 3 Kg Di Blitar

Inilah sebagian dari ratusan koin kuno yang ditemukan di Dusun Parang, Desa Semen, Kecamatan Gandusari, kota Blitar. (courtesy: detik.com)

Masih Misterius: Ditemukan Ratusan Koin Kuno Seberat 3 kg di Blitar

Sebanyak 760 koin kuno seberat 3 kilogram ditemukan oleh warga Blitar. Koin kuno berhuruf China berwarna kombinasi hijau dan merah ini, ditemukan  oleh Marianto (48) warga Dusun Parang, RT-2/RW-1, Desa Semen, Kecamatan Gandusari, kota Blitar pada Minggu (1/9/2017) silam.

Berawal dari mencari jamur

Awalnya, Marianto menemukan beberapa koin-koin itu tercecer saat ia sedng mencari jamur untuk dikonsumsi. Ia mencari jamur-jamur itu di pekarangan belakang rumahnya yang merupakan kebun kopi.

Namun hal aneh terjadi pada malam harinya. Ia bermimpi didatangi dua orang tua agar kembali ke tempat ia mengambil jamur. Esok sorenya, ia langsung kembali lagi, dan malah menemukan beberapa koin kuno itu di suatu titik.

Marianto yang penasaran, lalu menggali lubang tanah dengan kedalaman 50 cm, diameter 30 cm di titik tempat berkumpulnya beberapa koin yang pertama kali ia temukan itu.

Karena penasaran, Marianto (48) penemu koin (tampak pada foto), menggali lubang tanah hingga kedalaman 50 cm, berdiameter 30 cm, dan menemukan ratusan koin kuno lainnya. (courtesy: detik.com)

Ternyata, di dalam lubang itu ditemukan ratusan koin lainnya yang berjumlah 760 keping. Setelah menemukan ratusan koin itu, Marianto berinisiatif untuk terus menggali lubang tempat ditemukannya koin tersebut, dengan harapan masih ada koin yang tersisa.

Namun setelah digali sekitar satu meter, ternyata sudah tidak ada koin yang ditemukan. Ia menjelaskan, pada koin yang ia temukan terdapat tulisan huruf China berwarna kombinasi hijau dan merah dengan lubang di tengahnya.

Ia menemukan koin yang jumlahnya sama dengan berat 3 kg itu, terikat oleh seutas tali. “Saat saya temukan dalam keadaan diikat dengan tali, namun saat saya pegang, talinya putus. Mungkin karena sudah rapuh,” tutur Marianto.

Temuan ratusan koin dilaporkan ke petugas berwajib

Temuan itu lalu ia laporkan ke Babinkamtibmas di desa setempat, kemudian info itu diteruskan ke pihak kepolisian. Petugas dari Polsek Gandusari pun datang ke lokasi, lalu memasang police line atau garis polisi di area itu.

“Kami langsung pasang police line untuk menjaga keamanan lokasi dan mencegah terjadinya aksi pencurian di tempat ini. Kondisi koin sudah berkarat dan saat ditimbang beratnya mencapai 3 kilogram,” kata Kapolres Blitar, AKBP Slamet Waluyo.

Ratusan koin kuno yang ditemukan itu diamankan di Mapolres Blitar.

Untuk sementara, ratusan koin kuno itu telah diamankan di Mapolres Blitar. Selanjutnya untuk mengidentifikasi koin tersebut, polisi berencana melibatkan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur di Trowulan.

“Melalui Disporbudpar Kabupaten Blitar, kami telah berkoordinasi dengan pihak BPCB Trowulan untuk mengidentifikasi koin kuno itu,”  terang Kapolres Blitar, AKBP Slamet Waluyo.

Melibatkan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) 

Terkait temuan ratusan koin kuno di Dusun Parang, Desa Semen, Kecamatan Gandusari, Kepolisian Resort Blitar melibatkan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jatim di Trowulan.

Kapolres Blitar AKBP Slamet Waloya mengatakan, sampai saat ini pihaknya belum mengetahui secara pasti jenis koin yang ditemukan tersebut. Namun kuat dugaan koin yang ditemukan Marianto di kebun kopi belakang rumahnya itu berasal dari zaman kuno.

Staf dari BPCB Trowulan melakukan pengecekan koin dan lokasi ditemukannya koin ini. Melalui Disporbudpar Kabupaten Blitar, pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan pihak BPCB Trowulan untuk mengidentifikasi koin kuno  yang masih misterius itu.

Mapolres Blitar berencana melibatkan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur di Trowulan untuk identifikasi koin kuno tersebut. (courtesy: detik.com)

Temuan ribuan koin kuno misterius di Blitar tahun 2013

Penemuan koin kuno di wilayah Blitar seperti diatas bukanlah yang pertama. Pada Senin, 21 Oktober 2013 silam, sekitar pukul 09.00 di wilayah kota ini juga pernah ditemukan koin kuno, tapi bukan ratusan lagi jumlahnya, melainkan ribuan koin!

Kala itu, sejumlah warga yang menjadi pekerja untuk keperluan renovasi Masjid Al Huda, di Desa Kuningan, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, menemukan koin-koin kuno yang terpendam di tanah.

Junaidi, salah seorang pekerja yang menemukan koin-koin kuno itu menjelaskan, “Saat itu, saya sedang menggali tanah untuk membuat pondasi masjid, tiba-tiba linggis saya menyentuh wadah yang sepertinya terbuat dari tanah. Setelah dicek, dan diangkat, ternyata ada ratusan keping koin kuno.”

Pada lubang pondasi sisi utara Masjid, upaya penggalian tanah membentur benda keras yang diketahui tembikar. Dan setelah tembikar itu pecah di dalamnya ternyata terdapat ribuan keping koin kuno.

Ribuan koin kuno misterius di Blitar pada tahun 2013.

Junaidi mengatakan, koin-koin kuno itu berada di kedalaman sekitar 2 meter. Ia tidak sengaja menemukannya, ketika akan membuat pondasi masjid. Ia langsung memanggil rekan-rekannya yang ikut bekerja dengan temuan tersebut.

Wadah itu dibuka dan isinya dikeluarkan serta dibersihkan. Koin kuno itu juga sempat diteliti, ternyata ada sejumlah tulisan berupa huruf China pada mata uang logam tersebut.

Sementara itu Takmir Masjid Al Huda Desa Kuningan, Imam Masduqi, mengatakan pengurus memang berencana melakukan renovasi di masjid tersebut. Kegiatan itu sudah dilakukan sejak sejak beberapa hari lalu, yang dimulai di depan masjid untuk memperbaiki pondasi.

Salah satu koin dari ribuan koin kuno misterius yang ditemukan di Blitar pada tahun 2013.

Setelah dibersihkan, sedikitnya ada sebanyak 2.369 keping koin, yang terdiri dari lima macam koin yang sebagian besar mulai keropos. Diperkirakan bahan koin kuno ini dari tembaga.

Informasinya, kawasan ini merupakan lokasi yang digunakan para prajurit Pangeran Diponegoro menetap usai masa pelarian saat perang melawan Belanda tahun 1825-1830.

Imam Masduqi mengakui, masjid ini memang sudah berumur ratusan tahun. Masjid ini dibangun oleh pasukan Pangeran Diponegoro yang ketika itu ikut berjuang melawan penjajah Belanda. Namun, untuk uang itu, ia mengaku belum tahu pasti asalnya.

Sama seperti pada tahun 2013 silam, penemuan ratusan koin di tahun 2017 juga masih misterius. Siapa pemilik ratusan koin itu? Dari zaman kapan atau tahun berapa koin itu digunakan?

Tapi yang jelas, kedua penemuan ratusan koin di tahun 2013 dan di tahun 2017 ini ada yang sama, yaitu sama-sama koin berhuruf Cina, dan sama-sama ditemukan pada bulan Oktober. Tambah misteriuskah? (©IndoCropCircles.com / sumber: detik, kumparan, antarajatim, dan sumber lainnya)

Pustaka:

Artikel Lainnya:

Aceh Heboh: Ribuan Koin Emas Era Samudera Pasai Ditemukan!

Harta Karun Era Majapahit Ditemukan di Pulau Nangka Malaysia?

Warga Heboh: Puluhan Bilah Keris Misterius Ditemukan Di Sungai “Jembatan 12” Pangkalpinang

Kisah Mistis Ditemukannya 2 Pedang Emas Era VOC di Aceh

Keris Misterius Abad-18 Ditemukan Dari Dasar Sungai Di Inggris

Misteri Harta Karun Ribuan Ton Emas Rampasan Jepang di Indonesia

Ditemukan: Meriam Asal Indonesia Mengubah Catatan Sejarah Australia

Koin Kuno Misterius Ini Ungkap Bukti Kedatangan UFO?

10 Mata Uang Paling Tua di Indonesia

Ada Ratusan Ton Harta Karun Kapal Karam Seantero Indonesia!

=>Puluhan Artikel Terkait Arkeologi Indonesia Lainnya<=

=>Puluhan Artikel Terkait Misteri Indonesia Lainnya<=

=>Puluhan Artikel Terkait Penemuan Misterius Lainnya<=


http://wp.me/p1jIGd-8nu

((( IndoCropCircles.com | fb.com/IndoCropCirclesOfficial )))

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Arkeologi Indonesia, Penemuan-Penemuan Misterius dan tag , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.