Inilah “Derinkuyu”, Kota Dalam Tanah 18 Tingkat Usia Ribuan Tahun

Derinkuyu cave underground city, Cappadocia , Turkey .Travel background

Misteri “Derinkuyu”, Kota Besar Di Bawah Tanah Yang Berusia Ribuan Tahun

Keberadaan kota bawah tanah yang besar dan bertingkat-tingkat pada masa lalu bukanlah mitos atau sekedarlegenda yang sebatas pada gambar dan cerita di majalah dan komik anak-anak. Beberapa kota bawah tanah sudah ditemukan di sepanjang sejarah peradaban. Kali ini yang terbesar dan terdalam di Turki yang bernama Derinkuyu, yang dibuat pada masa lampau,  sejak 3000 tahun lalu.

Derinkuyu artinya “sumur yang dalam”, adalah nama sebuah distrik dan juga nama kota kecil di Provinsi Nevşehir, di wilayah Anatolia Tengah, Turki. Terletak di Cappadocia, Derinkuyu terkenal dengan kota bawah tanahnya (Derinkuyu Underground City) yang besar dan bertingkat-tingkat atau multi level.

Derinkuyu map

Kota ini terhubung dengan kota bawah tanah lainnya melalui terowongan bermil-mil. Beberapa artefak yang ditemukan di permukiman bawah tanah ini termasuk dalam Periode Bizantium Tengah, antara abad ke 5 dan ke 10 Masehi.

Pada era Yunani, kota bawah tanah Derinkuyu dikenal oleh penduduk Cappadocian (Kapadokia) Yunani sebagai Malakopea.

Kota dan struktur bawah tanah diukir dari formasi geologi yang unik. Tempat ini telah digunakan sebagai tempat persembunyian selama masa penggerebekan sejak masa lampau.

Lokasinya kini menjadi objek wisata arkeologi. Mereka umumnya tetap tidak berpenghuni. Lebih dari 200 kota bawah tanah yang mengandung minimal dua tingkat telah ditemukan di daerah antara Kayseri dan Nevsehir. Ada sekitar 40 di antaranya memiliki tiga tingkat atau lebih.

Derinkuyu Underground City map.

Kota bawah tanah besar yang dapat menampung 20.000 orang

Kota bawah tanah di Derinkuyu bisa ditutup dari dalam dengan pintu batu yang besar. Setiap lantai juga bisa ditutup secara terpisah. Ini adalah kota bawah tanah terbesar yang digali di Turki dan merupakan salah satu dari beberapa kompleks bawah tanah yang ditemukan di Cappadocia.

Kota bawah tanah Derinkuyu adalah kota bawah tanah multi level kuno dengan kedalaman sekitar 60 meter (200 kaki), cukup besar untuk menampung sebanyak 20.000 orang bersama dengan ternak dan supply makanan mereka.

Ada 18 tingkat ke bawah tanah di kota bawah tanah ini, tapi yang dibuka untuk umum atau turis hanya 8 tingkat saja. Wilayah historis Kapadokia, dimana Derinkuyu berada, memang terdapat beberapa kota bawah tanah bersejarah, dan diukir dari formasi geologis yang unik. 

Lebih dari 200 kota bawah tanah yang setidaknya bertingkat dua telah ditemukan di daerah antara Kayseri dan Nevşehir, dengan sekitar 40 di antaranya memiliki setidaknya tiga tingkat. Kota-kota troglodyte di Derinkuyu dan Kaymaklı adalah dua contoh terbaik dari tempat tinggal di bawah tanah.

Sala satu ruangan di kota bawah tanah Derinkuyu Turki

Kota ini juga memiliki semua fasilitas biasa yang ditemukan di kompleks bawah tanah lainnya di Cappadocia, seperti gelas anggur dan minyak, kandang kuda, ruang-ruang bawah tanah termasuk ruang penyimpanan, refter, dan kapel serta sekolah agama.

Selain itu, kota ini juga berisi toko makanan, dapur, warung, gereja, poros ventilasi bahkan terdapat sumur pada bagian terbawahnya. Kota bawah tanah Derinkuyu memiliki setidaknya delapan tingkat yang dibuka untuk umum dan memiliki kedalaman hingga 85 meter.

Yang unik dari kompleks Derinkuyu dan terletak di lantai dua adalah ruangan yang luas dengan atap berkubah barel. Telah dilaporkan bahwa ruangan ini digunakan sebagai sekolah agama dan ruangan di sebelah kiri adalah studi.

Antara tingkat ketiga dan keempat adalah tangga vertikal. Jalan ini menuju ke gereja salib pada tingkat terendah (kelima). Poros ventilasi berukuran 55 m (180 kaki) nampaknya telah digunakan sebagai sumur.

Poros tersebut juga menyediakan air untuk kedua penduduk desa di atas dan, jika dunia luar tidak dapat diakses, bagi mereka yang bersembunyi.

Ruangan di Derinkuyu Underground City yang luas dengan atap berkubah barel.

Sejarah kota bawah tanah Derinkuyu

Menurut Departemen Kebudayaan Turki, goa bertingkat itu terbuat dari batuan vulkanik lembut di wilayah Cappadocia oleh orang-orang Phrygians (Frigia), yaitu orang Indo-Eropa, pada abad ke-8 hingga ke-7 Sebelum Masehi atau sekitar 3000 tahun lalu.

Ketika Bahasa Phrygians mulai menghilang pada zaman Romawi, bahasa diganti dengan kerabat dekatnya, yaitu bahasa Yunani, dan kemudian dihuni oleh penduduk berikutnya yaitu orang Kristen, yang memperluas goa bawah tanah mereka dan menambahkan kapel serta prasasti Yunani.

Sumber tulisan tertua tentang struktur bawah tanah Derinkuyu Underground City ini adalah dari tulisan Xenophon. Di Anabasis dia menulis bahwa orang-orang yang tinggal di Anatolia telah menggali rumah mereka di bawah tanah, tinggal dengan baik pada tempat yang cukup besar untuk keluarga, hewan peliharaan, dan ruang simpan untuk persediaan makanan. 

Derinkuyu Underground City map.

Kota di Derinkuyu sepenuhnya terbentuk di era Bizantium (abad ke-4 Masehi) sampai tahun 1923 dan kemudian diperluas, ketika banyak digunakan sebagai perlindungan dari orang-orang Arab Muslim dari Abbasiyah Umayyah selama perang Arab-Bizantium para periode 780-1180 masehi. Pada saat inilah sebagian besar kapel dan prasasti Yunani mulai ditambahkan.

Selanjutnya, kota bawah tanah ini masih terus digunakan sebagai perlindungan dari serbuan Mongolia Timur pada abad ke 14. Setelah wilayah tersebut akhirnya jatuh ke tangan Ottoman, kota-kota tersebut masih dijadikan tempat perlindungan.

Pada akhir abad ke-20 penduduk kota itu disebut oleh orang Yunani sebagai Cappadocian (Kapadokia), dan masih menggunakan ruang bawah tanahnya untuk melepaskan diri dari gelombang periodik dari ancaman Ottoman.

RM Dawkins, seorang ahli bahasa Cambridge yang melakukan penelitian terhadap penduduk asli Cappodocian di daerah tersebut dari tahun 1909-1911, mencatat bahwa pada tahun 1909, “ketika berita tentang pembantaian baru-baru ini di Adana, sebagian besar penduduk di Axo berlindung di ruang bawah tanah ini, dan untuk beberapa malam mereka tidak berani tidur diatas tanah. “

Sebuah ruangan berbentuk lorong panjang di kota bawah tanah Derinkuyu Turki

Ketika penduduk Kristen di wilayah tersebut diusir pada tahun 1923 dalam pertukaran populasi antara Yunani menjadi Turki, terowongan Derinkuyu ini mulai ditinggalkan menjadi kosong dan akhirnya dilupakan.

Setelah beberapa dekade berselang, kemudian terowongan tersebut ditemukan kembali pada tahun 1963, setelah seorang penduduk daerah tersebut menemukan sebuah ruangan misterius di balik tembok rumahnya.

Penemuan ruangan itu kemudian dilaporkan dan ditindaklanjuti. Penggalian lebih lanjut pada ruangan misterius itu akhirnya menembus kepada salah satu akses ke jaringan terowongan bawah tanah Derinkuyu yang terlupakan. Hal ini sekaligus mengungkapkan terowongan dengan lantai bertingkat-tingkat di dalam tanah sejak 3000 tahun lampau yang terlihat sangat menakjubkan tersebut.

Pustaka:



Video:

Documentary – ANCIENT MAN MADE TUNNELS – Underground Civilizations – YouTube:


Artikel Lainnya:

Wow! “Alien Kerdil” Misterius Tertangkap Kamera CCTV di Turki Dan Peru

Pilot Turkish Airlines Lihat UFO Hijau Di Hari EgyptAir MS804 Hilang!

Misteri Injil Kuno Barnabas di Turki Mengguncang Dunia

Segitiga Alaska: Misteri “Piramida Hitam” Bawah Tanah Di Alaska

Ditemukan: Terowongan Besar Misterius Setinggi Menara Eiffel Dibawah Es Antartika

Heboh Temuan Arca Misterius Tinggi 1,8 Meter Dari Dalam Tanah Di Kediri

Misteri Terowongan Bawah Tanah di Istana Presiden

Misteri Terowongan dan Bunker di Bawah Batavia

Ditemukan 2 Meter Dibawah Laut: Benteng VOC Misterius Di Daerah Pasar Ikan

Hollow Earth Theory: Bumi Berongga, Benarkah Dunia Bawah Nyata?

Misteri Temuan Samudera Raksasa Di Bawah Benua Asia

Siap Kiamat, Illuminati Buat Bunker di Bawah Bandara Denver

Pavlopetri, Situs Kota Bawah Laut Tertua di Dunia

=>Puluhan Artikel Terkait Arkeologi Dunia<=

=>Puluhan Artikel Terkait Arkeologi Indonesia<=


https://wp.me/p1jIGd-8CP

((( IndoCropCircles.com | fb.com/IndoCropCirclesOfficial )))

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Arkeologi Dunia dan tag , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.