[BERIKUT FOTO] 27 Merk Makarel Yang Ditemukan Parasit Cacing Oleh BPOM

[BERIKUT FOTO] 27 Merk Mackerel Kaleng Yang Dalamnya Ditemukan Parasit Cacing

Beberapa waktu belakangan ini publik tengah heboh soal isu ikan sarden atau ikan makarel kemasan kaleng yang di dalamnya terdapat parasit cacing. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) awalnya menemukan parasit cacing di tiga merek sarden dan menarik produk tersebut dari pasaran.

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan atau BPOM Penny Lukito telah mengumumkan 27 merek produk ikan makarel yang positif mengandung parasit cacing. Ke-27 merek itu terdiri atas 138 bets ikan makarel kalengan.

“Sebanyak 16 merek di antaranya merupakan impor dan 11 lainnya merupakan produk lokal,” ujarnya saat acara konferensi pers di gedung BPOM, Jakarta, Rabu, 28 Maret 2018.

“Hasil pemeriksaan dan pengujian BPOM RI menemukan adanya cacing dengan kondisi mati pada produk ikan makarel dalam saus tomat atau sarden kaleng berukuran 425 gram,” kata Kepala BPOM Kepri Yosef Dwi Irwan, Kamis (22/3/2018) lalu.

Yosef mengatakan, produk sarden bercacing tak layak untuk dikonsumsi. “Masyarakat diimbau untuk lebih cermat dan hati-hati dalam membeli produk pangan. Selalu ingat cek “KLIK” (Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa) sebelum membeli atau mengonsumsi produk pangan,” ujarnya.

“Masyarakat yang menemukan produk bermasalah dapat menghubungi contact center Halo BPOM di nomor telepon 1-500-533 (pulsa lokal), SMS 0812-1-9999-533,” tambahnya.

BPOM pun melakukan penelitian lanjutan dan menemukan merek sarden lainnya yang bermasalah. Dari 541 sampel ikan sarden dari 66 merek, sebanyak 27 merek positif terdapat parasit cacing.

Berdasarkan data BPOM tertanggal 28 Maret 2018, berikut daftar nama produk ikan makarel kaleng 16 merek produk impor dan 11 merek produk dalam negeri yang ditemukan mengandung cacing tersebut:

Berikut daftar lengkapnya:

ABC Ikan Makarel dalam kaleng

1. ABC

Produk lokal dari PT. Jerindo Jaya Abadi, dengan tiga nomor izin edar dalam jenis:

  • Ikan Makarel dalam Saus Tomat
  • Ikan Makarel dalam Saus Ekstra Pedas
  • Ikan Makarel dalam Saus Cabe

ABT Ikan Makarel dalam Saus Tomat

2. ABT

Produk impor, dengan satu nomor izin edar dalam jenis:

  • Ikan Makarel dalam Saus Tomat

Ayam Brand, Ikan Makarel dalam Saus Tomat

3. AYAM BRAND

Produk asal Singapura yang diimpor dan berkantor di Malaysia, dengan tiga nomor izin edar dalam jenis:

  • Ikan Makarel dalam Saus Tomat
  • Ikan Makarel Goreng
  • Ikan Makarel dalam Saus Padang

Botan, Ikan Makarel dalam Saus Tomat

4. BOTAN

Produk lokal PT Indomaya Mas yang dikalengkan oleh PT Maya Muncar (food canning industry), dengan empat nomor izin edar dalam jenis:

  • Ikan Makarel dalam Saus Tomat

Selain produk BOTAN, pengalengan merk GAGA Makarel dan MAYA Makarel juga dilakukan oleh PT Maya Muncar (food canning industry) ini.

Untuk eksport, merk yang digunakan adalah: RUBY dikirim ke New York, ANDREAS dikirim ke Boston, DEEP BLUE dikirim ke New York, CALIFORNIA GIRL dikirim ke San Fransisco serta masih ada lagi merk JACK POT serta EMPRESS. Selain dikalengkan oleh PT Maya Muncar, pengalengan BOTAN juga dilakukan oleh PT Bali Maya Permai.


CIP,Ikan Makarel dalam Saus Tomat

5. CIP

Produk lokal PT Blambangan Foodpackers Indonesia, Banyuwangi, dengan dua nomor izin edar dalam jenis:

  • Ikan Makarel dalam Saus Tomat
  • Ikan Makarel dalam Saus Ekstra Pedas

Dongwon, Ikan Makarel dalam kaleng

6. DONG WON

Produk impor dari Korea Selatan, dengan satu nomor izin edar dalam jenis:

  • Ikan Makarel dalam Larutan Garam (brine)

DR FISH, Ikan Makarel dalam Saus Tomat

7. DR FISH

Produk lokal, dengan satu nomor izin edar dalam jenis:

  • Ikan Makarel dalam Saus Tomat

Farmerjack, Ikan Makarel dalam Saus Tomat

8. FARMERJACK

Produk yang impor dari perusahaan Zhang Zou Tan Co. Ltd, Tiongkok, dan didistribusikan oleh PT Prima Niaga Indomas, Batam, dengan satu nomor izin edar dalam jenis:

  • Ikan Makarel dalam Saus Tomat

FIESTA SEAFOOD, Ikan Makarel dalam Saus Cabai, Saus Balado dan Saus Tomat

9. FIESTA SEAFOOD

Produk lokal, dengan tiga nomor izin edar dalam jenis:

  • Ikan Makarel dalam Saus Tomat
  • Ikan Makarel dalam Saus Cabai
  • Ikan Makarel dalam Saus Balado

GAGA, Ikan Makarel dalam kaleng

10. GAGA

Produk lokal PT Maya Muncar, dengan satu nomor izin edar dalam jenis:

  • Ikan Makarel dalam Saus Tomat dan Cabe

Selain produk GAGA, pengalengan merk MAYA Makarel dan BOTAN Makarel juga dilakukan oleh PT Maya Muncar (food canning industry) ini.

Untuk eksport, merk yang digunakan adalah: RUBY dikirim ke New York, ANDREAS dikirim ke Boston, DEEP BLUE dikirim ke New York, CALIFORNIA GIRL dikirim ke San Fransisco serta masih ada lagi merk JACK POT serta EMPRESS.


Hoki,Ikan Makarel dalam Saus Tomat

11. HOKI

Produk impor dari Tiongkok yang didistribusikan oleh PT. Interfood Sukses Jasindo, Batam, Kepulauan Riau, Indonesia, dengan satu nomor izin edar dalam jenis:

  • Ikan Makarel dalam Saus Tomat

HOSEN, Ikan Makarel dalam Saus Tomat

12. HOSEN

Produk impor dari Singapura yang didistribusikan oleh PT. Interfood Sukses Jasindo, Batam, Kepulauan Riau, Indonesia, dengan satu nomor izin edar dalam jenis:

  • Ikan Makarel dalam Saus Tomat

IO,Ikan Makarel dalam Saus Tomat

13. IO

Produk impor, dengan satu nomor izin edar dalam jenis:

  • Ikan Makarel dalam Saus Tomat

JoJo, Ikan Makarel dalam Saus Tomat

14. JOJO

Produk impor, dengan satu nomor izin edar dalam jenis:

  • Ikan Makarel dalam Saus Tomat

KING’s FISHER, Ikan Makarel dalam Saus Tomat

15. KING’s FISHER

Produk lokal, yang dikalengkan oleh PT Bali Maya Permai (food canning industry), dengan satu nomor izin edar dalam jenis saus tomat:

  • Ikan Makarel dalam Saus Tomat

LSC, Ikan Makarel dalam Saus Tomat

16. LSC

Produk impor, dengan satu nomor izin edar dalam jenis:

  • Ikan Makarel dalam Saus Tomat

Maya, Ikan Makarel dalam Saus Tomat dan Saus Cabe

17. MAYA

Produk lokal yang dikalengkan oleh PT Maya Muncar (food canning industry), dengan empat nomor izin edar dalam dua jenis:

  • Ikan Makarel dalam Saus Tomat
  • Ikan Makarel dalam Saus Cabe

Selain produk MAYA, pengalengan merk GAGA Makarel dan BOTAN Makarel juga dilakukan oleh PT Maya Muncar (food canning industry) ini.

Untuk eksport, merk yang digunakan adalah: RUBY dikirim ke New York, ANDREAS dikirim ke Boston, DEEP BLUE dikirim ke New York, CALIFORNIA GIRL dikirim ke San Fransisco serta masih ada lagi merk JACK POT serta EMPRESS.


Nago, Ikan Makarel dalam Saus Tomat

18. NAGO / NAGOS

Produk impor yang didistribusikan oleh PT Marindo Mitra Perkasa, dengan dua nomor izin edar dalam jenis:

  • Ikan Makarel dalam Saus Tomat

NARAYA, Ikan Makarel dalam Saus Tomat

19. NARAYA

Produk impor yang didistribusikan oleh PT. Interfood Sukses Jasindo, Batam, Kepulauan Riau, Indonesia, dengan dua nomor izin edar dalam jenis:

  • Ikan Makarel dalam Saus Tomat

PESCA, Ikan Makarel dalam Saus Tomat

20. PESCA

Produk lokal, dengan satu nomor izin edar dalam jenis:

  • Ikan Makarel dalam Saus Tomat

Poh Sung Mackerel

21. POH SUNG

Produk impor dari Korea Selatan, dengan satu nomor izin edar dalam jenis:

  • Ikan Makarel dalam Saus Tomat

Pronas, Ikan Makarel dalam dalam Saus Tomat dan Saus Pedas

22. PRONAS

Produk lokal, yang didistribusikan oleh PT Bahtera Wiraniaga Internusa, Bali, dengan dua nomor izin edar dalam jenis:

  • Ikan Makarel dalam Saus Pedas
  • Ikan Makarel dalam Saus Tomat

PRONAS adalah produk Malaysia yang pada masa lalu mendistribusikan makanan kaleng kepada tentara Jepang pada Perang Dunia-2


RANESA Ikan Makarel dalam Saus Tomat dan Saus Cabai

23. RANESA

Produk lokal, dengan dua nomor izin edar dalam jenis:

  • Ikan Makarel dalam Saus Tomat
  • Ikan Makarel dalam Saus Cabai

Ikan Makarel dalam Larutan Garam (brine)

24. S&W

Produk impor, dengan satu nomor izin edar dalam jenis:

  • Ikan Makarel dalam Larutan Garam (brine)

Sempio, Makarel dalam Kaleng

25. SEMPIO

Produk impor dari Korea Selatan, dengan dua nomor izin edar dalam jenis:

  • Ikan Makarel dalam Kaleng (original)
  • Ikan Makarel dalam Larutan Garam

TLC, Ikan Makarel dalam Saus Tomat (Tomato Sauce)

26. TLC

Produk impor dari Minneapolis, Amerika Serikat, dengan satu nomor izin edar dalam jenis:

  • Ikan Makarel dalam Saus Tomat

TSC Ikan Makarel dalam Saus Tomat

27. TSC

Produk impor, dengan satu nomor izin edar dalam jenis:

  • Ikan Makarel dalam Saus Tomat

BPOM telah menginstruksikan pemberhentian proses impor sementara terhadap produk-produk makarel kalengan yang terbukti mengandung parasit cacing itu. Pemberhentian impor ini dilakukan hingga ada audit dan pengujian sampel yang lebih besar lagi.

Sementara untuk produk dalam negeri, Kepala BPOM Penny Lukito menyatakan telah ada instruksi agar produsen menyetop impor bahan baku dari luar negeri. “Instruksi itu ditujukan kepada produsen dan importir untuk melakukan penarikan seluruh produk mereka dari pasar,” ujarnya.

Ikan Sarden dengan Mackerel adalah jenis ikan yang berbeda

Produk ikan kalengan termasuk salah satu makanan olahan favorit yang biasa dikonsumsi masyarakat. Ikan olahan dengan tambahan saus yang dikemas dalam kaleng ini bisa berisi ikan Mackerel atau ikan Sarden. Meski kebanyakan masyarakat menyebut keduanya sebagai ikan sarden, namun sebenarnya ikan sarden dan ikan Mackerel adalah dua jenis ikan yang berbeda.

Perbedaan antara Ikan Sarden dengan Ikan Mackerel yang pada beberapa merk ditarik BPOM karena Mengandung Cacing, yang diantaranya adalah:

1. Ikan Sarden dengan Mackerel berbeda

Ikan Mackerel merupakan jenis ikan yang banyak di laut Atlantik dan masuk dalam keluarga Ikan Kembung dan Tenggiri atau masuk dalam klan Scombridae.

Sedangkan Ikan Sarden termasuk jenis ikan kecil yang banyak hidup di Laut Mediterania yang masuk dalam keluarga Clupeidae. Ikan Sarden termasuk ikan yang mengandung minyak tinggi, berukuran kecil dan sering disebut Ikan Herring.

2. Bentuk dan ukuran yang berbeda

Ikan Mackerel memiliki tubuh ramping, memanjang terdapat garis hitam memanjang dan mempunyai ukuran lebih besar. Sedangkan Ikan Sarden (Ikan Herring) mempunyai tubuh yang dilapisi sisik berwarna perak dengan bagian daging berwarna gelap dan masuk dalam kelompok ikan berukuran kecil.

Perbedaan Ikan Sarden atau Hering (kiri) dan Ikan Makarel (kanan). Dari daftar yang dikeluarkan BPOM sampai saat ini Ikan Sarden kalengan aman dikonsumsi.

3. Harga yang berbeda

Ikan Mackerel hidup di perairan dalam dan lebih sulit ditangkap, hal ini membuat harganya yang lebih mahal. Ikan Sarden (Ikan Herring) hidup berkelompok, populasinya sangat banyak dan lebih mudah ditangkap, sehingga harganya lebih terjangkau.

4. Ikan Sarden kalengan aman dikonsumsi

Merujuk dari daftar 27 merk Ikan Mackerel kalengan yang ditarik BPOM sampai saat ini, maka Ikan Sarden (Ikan Herring) kalengan aman dikonsumsi. Tetapi tetap harus dimasak dengan suhu tinggi sebelum dikonsumsi, dan sebaiknya di lakukan pengecekan terlebih dahulu.

Ringkasan:

  • Ukuran Ikan Sarden (Ikan Herring) lebih kecil dibandingkan tubuh Ikan Mackerel yang mengandung cacing berbahaya.
  • Harga Ikan Sarden (Ikan Herring) lebih terjangkau dibandingkan dengan harga Ikan Mackerel.
  • Dari daftar yang dikeluarkan BPOM sampai saat ini Ikan Sarden kalengan aman dikonsumsi.

Ikan Makarel mengandung parasit-cacing temuan BPOM.

Gejala, Cara Mengobati dan Mencegah Cacing Pita

Banyak orang beranggapan bahwa cacing pita hanya bisa menular pada hewan, seperti kucing, anjing atau babi. Namun, ternyata manusia juga bisa terinfeksi jika menyantap daging atau ikan mentah.

Mengonsumsi makanan atau air yang mengandung larva atau telur cacing pita merupakan penyebab terjadinya infeksi cacing pita. Untuk makanan kaleng, ikan-ikan yang dimasak dan jadi produk kalengan itu juga bisa terindikasi terjangkit cacing pita.

1. Gejala cacing pita yang terlanjur masuk tubuh

Dilansir dari alodokter, infeksi akibat cacing pita sebenarnya termasuk dalam golongan ringan. Namun, selanjutnya bisa berbahaya jika cacing pita itu bisa keluar dari saluran pencernaan.

Yang paling gawat, bisa menyebabkan komplikasi serius, termasuk sistiserkosis (cysticercosis) yaitu infeksi jaringan tubuh yang dapat mengakibatkan epilepsi.

Masakan Ikan Makarel

Gejala yang timbul dari infeksi akibat cacing pita diantaranya mual, sakit perut, kehilangan nafsu makan, diare, berat badan turun dan menurunnya kemampuan tubuh dalam menyerap nutrisi makanan.

Sementara itu, gejala infeksi invasif akibat cacing pita memiliki kemungkinan menyebabkan kerusakan organ dan jaringan.

Gejala yang ditimbulkan seperti  demam, timbulnya benjolan atau kista, reaksi alergi, infeksi bakteri, hingga gejala gangguan syaraf seperti kejang. Infeksi yang disebabkan cacing pita dewasa dapat dikenali dari tinja yang mengandung telur ataupun bagian-bagian tubuh cacing pita.

Tinja dari seseorang yang diduga menderita infeksi cacing pita, sebaiknya diperiksa di laboratorium. Kemungkinan dokter juga akan memerika area sekitar anus untuk mencari keberadaaan telur atau bentuk larva cacing pita.

2. Cara mengatasi cacing pita

Cacing pita di produk makarel kaleng

Infeksi cacing pita dapat diperiksa menggunakan sinar-X, ultra sound, CT-scan, ataupun MRI. Pemeriksaan lain juga mungkin dilakukan, seperti tes darah atau tesfungsi hati.

Umumnya pengobatan akibat cacing pita adalah obat oral. Obat ini akan membasmi cacing pita dan akan dikeluarkan bersama dengan tinja.

Jika cacing pita tergolong besar, kemungkinan penderita mengalami kram perut saat proses tersebut. Dokter akan mengecek ulang tinja sekitar tiga bulan setelah pengecekan pertama, yaitu saat pengobatan selesai.

Cacing pita diobati dengan tiga obat generik: “praziquantel”, “albendazole”, dan “nitazoxanide”. Perbedaan pemberian obat akan tergantung pada jenis infeksi yang menjangkiti Anda.

3. Mencegah Penyebaran

Membiasakan mencuci tangan dengan air dan sabun, sebelum memasak dan makan dapat membantu mengurangi risiko infeksi cacing pita. Selain itu, beberapa hal lain yang dapat dilakukan adalah:

  • Untuk mematikan telur cacing pita, bekukan daging pada suhu -20 derajat celcius selama 24 jam.
  • Pilih daging dan ikan segar, kemudian masak hingga matang. Diamkan selama tiga menit sebelum memakannya.
  • Cuci bersih sayur dan buah. Jika perlu, diproses dengan merebus dan memasaknya hingga matang.
  • Jika binatang peliharaan Anda menderita infeksi cacing pita, pastikan diobati dengan baik. Hindari kontak langsung sedapat mungkin selama pengobatan.

Infeksi cacing pita seringkali tidak menimbulkan gejala khas yang disadari. Jika Anda mencurigai mengalami hal tersebut, periksakan diri ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut. (IndoCropCircles.com)

Pustaka:


VIDEO:

27 Produk Sardin Yang mengandungi Cacing

Waspada Cacing Dalam Ikan Kaleng


Artikel Lainnya:

[Depopulasi Dunia] Codex Alimentarius: Menguasai Produk Makanan Berarti Mengontrol Manusia!

Inilah 6 Makanan Jahat Utama Biang Keladi Penyebab Kanker

Karyawan ‘Fast Food’ Mengatakan: “Jangan Pesan Makanan Ini!”

Menguak Fakta 10 Makanan Buatan AS Yang Ditolak Di Negara Lain

Terkuak! Inilah 15 Bahan Yang Jarang Diketahui di Dalam Makanan Siap Saji

Kebohongan Monsanto Pembuat GMO (Genetically Modified Organism)


https://wp.me/p1jIGd-8ZC

((( IndoCropCircles.com | fb.com/IndoCropCirclesOfficial )))

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Konspirasi Indonesia. Tandai permalink.

2 Balasan ke [BERIKUT FOTO] 27 Merk Makarel Yang Ditemukan Parasit Cacing Oleh BPOM

  1. kaizan gembox berkata:

    edan parah bener ini mh

  2. Kasamago berkata:

    ngeri nian.. padahal makanan favorit buat sarapan sahur

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.