[CoViD-19 Var.1] Varian CoViD-19 Inggris 70% Lebih Menular Dan Lebih Mematikan

Peneliti Sebut Varian Baru Virus Corona CoViD-19 Di Inggris 70 Persen Lebih Menular, Dan Lebih Mematikan!

Mutasi virus corona dari Inggris terus menyebar ke sejumlah negara. Setidaknya sudah ada empat negara pertama yang melaporkan varian baru Corona yang ditemukan di Inggris, yaitu Denmark, Belanda, Italia, Australia dan yang terakhir telah ditemukan di Jepang dan di kota Tours, Perancis.

Inggris mengidentifikasi varian baru virus Corona yang tampaknya menyebar lebih cepat, dan memicu kekhawatiran bahwa pandemi COVID-19 akan terus berlangsung bahkan setelah vaksinasi.

Studi menunjukkan penyebarannya yang cepat mungkin akan menyebabkan pasien bertambah dan risiko kematian yang lebih tinggi. Menanggapi hal ini, beberapa negara terpaksa melarang penerbangan dari Inggris untuk sementara waktu.

The Centers for Disease Control and Prevention (CDC) mengungkapkan bahwa ilmuwan dan ahli penyakit menular masih mengumpulkan tentang varian Corona baru, yang disebut SARS-CoV-2 VUI 202012/01.

SARS-CoV-2 VUI 202012/01 Kemungkinan 70% Lebih Menular

Varian baru virus corona ini disebut otoritas Inggris setempat bahwa sebesar 70 persen lebih menular daripada strain lainnya. (thesun, DEADLY SPREAD New Covid strain is 70 per cent more contagious as experts fear South East outbreak is racing out of control)

Dikutip dari Bloomberg, Penelitian Pusat Pemodelan Matematika Penyakit Menular di London School of Hygiene and Tropical Medicine menemukan bahwa varian baru CoViD-19 ini sebesar 56 persen lebih mudah ditularkan daripada jenis lainnya.

Namun sementara itu, peneliti yang berfokus pada Inggris Tenggara, Timur dan London mengatakan masih belum pasti apakah strain yang bermutasi lebih mematikan atau tidak dibandingkan pendahulunya.

“Meskipun demikian, peningkatan penularan mungkin akan menyebabkan banyaknya peningkatnya kasus, lalu kasus rawat inap dan kematian akibat COVID-19 yang diprediksikan, akan lebih tinggi pada 2021 daripada 2020, meskipun pembatasan wilayah yang diterapkan sebelum 19 Desember 2020 diperbaiki,” ujar para peneliti dikutip dari Yahoo News.

Para penulis studi juga memperingatkan bahwa lockdown yang diberlakukan di Inggris pada November tidak mungkin mencegah peningkatan infeksi kecuali jika sekolah dasar, sekolah menengah, dan universitas ikut ditutup. Hal ini berarti perlu untuk mempercepat peluncuran vaksin dalam meminimalisir risiko fatal lainnya.

Sebelumnya, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengatakan bahwa jenis virus Corona baru mungkin 70 persen lebih menular daripada versi asli penyakit tersebut.

*The Prime Minister has warned the new variant of coronavirus may be up to 70 per cent more transmissible than previous strains and could overwhelm the NHS.” -Boris Johnson – tulis dailymail.co.uk

Setelah Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengumumkan pembatasan pandemi baru pada 19 Desember, warga London berlomba ke toko-toko dan kereta api sebelum aturan diberlakukan. Akibatnya secara luas, banyak negara dengan cepat juga memberlakukan larangan perjalanan dari Inggris.

Pihak Pfizer yang memproduksi vaksin Pfizer-BioNTech mengatakan vaksinnya mungkin efektif untuk melawan mutasi virus yang terdeteksi di Inggris tersebut. Hal itu membuat para peneliti meminta proses pendistribusian vaksin dipercepat secara global agar menekan angka kematian akibat COVID-19

Sementara itu di Indonesia, Direktur Lembaga Biologi Molekuler Eijkman (LBME), Prof Amin Soebandrio mengatakan (21/12/2020), bahwa hingga saat ini belum ada varian baru virus Corona yang ditemukan di Indonesia. Selain mutasi Corona D614G yang beberapa waktu lalu juga sempat jadi sorotan.

Meski begitu, pengamatan akan terus dilakukan untuk memantau perkembangan varian Corona di Indonesia. Pasalnya, kemungkinan masuk Indonesia masih tetap ada selama pergerakan atau keluar-masuk dari sejumlah negara yang memiliki varian dilakukan.

Pustaka:


Video:

New COVID-19 variant discovered in UK

New Covid Strain 70% More Transmissible, Britain ‘Cancels’ Christmas, Imposes Stricter Curbs


Artikel Lainnya:

[CoViD-19 Var.1] Dunia Geger! Varian Baru Virus Corona Ditemukan di Inggris

[CoViD-19 Var.2] Varian CoViD Kedua “501.V2” Nan ‘Ganas’ Ditemukan di Afrika Selatan

[CoViD-19 Var.3] Tambah Geger! Setelah Inggris dan Afsel, Varian Virus CoViD-19 Ketiga Muncul Di Nigeria!

[Long CoViD] Usahakan Jangan Kena Covid-19, Inilah Efek Jangka Panjangnya!

[Vaksin CoViD-19] Jangan Beli Vaksin Corona Buatan Bill Gates!

CoViD-19 “Made in” Laboratorium Amerika Serikat

CoViD19 Mutasi! Serangan Senyap: Ribuan Positif CoViD19 Tanpa Gejala Infeksi

CoViD-19 Belum Usai, Muncul Virus H7N3 Yang Ancam Amerika

Misteri CoronaVirus CoV-2019: Mengangkat Misteri Virus “Mahkota Baru” Secara Ilmiah

Di Tengah Wabah CoViD-19: Ada Sinyal Misterius Dari Langit Dikirim Tiap 16 Hari


Waduh! Varian Virus Corona Inggris 70% Lebih Menular Dan Lebih Mematikan?

https://wp.me/p1jIGd-aac

Pos ini dipublikasikan di Penyakit & Kesehatan. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.