JADWAL IMSAKIYAH RAMADHAN 2018 / 1439 H (BERBAGAI KOTA/PROVINSI)

JADWAL IMSAKIYAH RAMADHAN 2018 M / 1439 HIJRIYAH (BERBAGAI KOTA/PROVINSI DI INDONESIA)

As Salamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Berikut ini Jadwal Imsakiyah Puasa Ramadhan 2018 / 1439 H untuk seluruh kota di Indonesia versi Kemenag. Apabila ada Jadwal Imsakiyah Kabupaten/Kota Tahun 2018 (1439 H) yang belum ditampilkan atau diprint, silahkan cetak sendiri.

DKI Jakarta

Jadwal Imsakiyah Puasa Ramadhan 2018 / 1439 H untuk DKI Jakarta.

Klik untuk melihat/mengunduh/download, Jadwal Imsak atau Imsakiyah dan Buka Puasa Ramadhan 2018 1439 H versi Kemenag untuk kota:

Pulau Sumatera:

Pulau Jawa:

Pulau Kalimantan:

Bali & Nusa Tenggara:

Pulau Sulawesi:

Maluku & Papua:


Puasa (Saum)

Puasa menurut bahasa berarti menahan diri dari melakukan sesuatu perbuatan. Sedangkan menurut istilah puasa adalah menahan diri dari segala sesuatu yang membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga terbenam matahari dengan disertai niat dan syarat-syarat tertentu. Puasa terdiri dari puasa wajib dan puasa sunnah. Puasa wajib ada tiga yaitu puasa ramadhan, puasa nazar dan puasa kifarat.

Puasa Ramadhan

Puasa Ramadhan adalah puasa wajib yang dikerjakan pada bulan Ramadhan selama satu bulan. Hukumnya fardu ‘ain bagi setiap Muslim yang sudah mukallaf (baligh dan berakal).

Sebagaimana firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala yang artinya:

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa, (yaitu) dalam beberapa hari yang tertentu. Maka barangsiapa diantara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain, dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin. barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, Maka Itulah yang lebih baik baginya. dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu Mengetahui. (Al-Baqaroh; 183-184)

Puasa berdasarkan kepada ayat diatas diwajib sejak ummat sebelum Nabi Muhammad SAW, hanya saja aturannya yang berbeda. Tujuan puasa adalah agar menjadi orang yang bertaqwa.

Sedangkan hikam puasa antara lain merasakan penderitaan orang miskin yang serba kekurangan, sehingga timbul dalam dirinya perasaan ingin menyantuni serta dapat menahan hawa nafsu, sehingga dapat mencegahnya dari perbuatan yang tercela.

Syarat wajib puasa, syah puasa, rukun puasa, dan yang membatalkan puasa

  • Adapun syarat wajib puasa adalah:

1). Beragama Islam.
2). Baligh.
3). Berakal (waras), dan
4). Kuat berpuasa (orang sakit dan lanjut usia tidak wajib berpuasa).

  • Syarat syah puasa adalah:

1). Beragama Islam.
2). Mumayyiz (dapat membedakan yang baik dan buruk, dan
3). Suci dari haid dan nifas (keduanya wajib mengkodho, selama hari yang ditinggalkannya).

  • Sedangkan Rukun puasa adalah:

1). Niat (diucapkan pada malam harinya).
2). Menahan diri dari yang membatalkan puasa mulai dari terbit fajar sampai terbenam matahari.

  • Beberapa hal yang membatalkan puasa, yakni: 

1). Makan dan minum dengan sengaja.
2). Muntah dengan sengaja.
3). Haid/nifas.
4). Gila, dan
5). Melakukan hubungan suami istri pada siang hari (larangan ini harus diganti dengan membayar kifarat, yaitu berpuasa selam dua bulan berturut-turut).

  • Sedangkan orang yang boleh berbuka puasa Ramadhan adalah:

1). Orang yang sakit dan punya harapan untuk sembuh.
2). Orang yang bepergian jauh.
3). Orang yang lemah atau lanjut usia termasuk penyakit menahun.
4). Orang yang hamil atau menyussui, dengan ketentuan atau dalam situasi: takut justru akan menjadi mudharat bagi / kepada anaknya / ibunya, baik itu takut keguguran maupun takut kekurangan air susunya, maka baginya diwajibkan meng-qodho (menangguhkan) dan membayar fidyah. (Kalau takut akan menjadi mudharat baginya dan anaknya, maka wajib mengqodha saja).

Demikian info Jadwal Imsakiyah Ramadhan tahun 2018 (1439 H). Semoga bermanfaat.

IndoCropCircles turut mengucapkan Selamat Menjalankan Kewajiban Ibadah Puasa Ramadhan 1439 Hijriyah / tahun 2018. Semoga kita menjadi orang-orang yang lebih kuat dan teruji imannya, bertutur kata dengan bijak, sabar dan baik, tidak dibutakan mata hatinya, tidak ditulikan pendengarannya, tidak mudah tertipu daya oleh syaiton dengan hasutan emosi dan amarah melalui semua tipu dayanya dengan segala cara, serta dapat meningkatkan ketaqwaan terhadap Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Aamin ya Robbal Alamin.

Wa’alaikum as-salam warahmatullahi wabarakatuh.

Pustaka:


https://wp.me/P1jIGd-989

((( IndoCropCircles.com | fb.com/IndoCropCirclesOfficial )))

Iklan