Kaitan “Katibah Nusantara” dan Bom Jakarta 14 Januari 2016

tagedi bom jakarta 14 januari 2016 header

Kaitan Antara “Katibah Nusantara” dan Bom Jakarta Kamis 14 January 2016

Pola serangan yang dilakukan kelompok teroris di area Gedung Sarinah Jakarta ini baru pertama kali terjadi di Indonesia. Pola serangan sporadis seperti ini merupakan pola serangan bunuh diri dengan target korban sebanyak mungkin.

Tapi bangsa besar ini tak pernah gentar atau takut, apalagi oleh sekelas teroris yang ingin memecah mereka. Dan itulah yang diingini teroris dunia, dipecah agar ringkih.

Mereka telah terlatih oleh sejarahnya, dillatih oleh nenek moyangnya, dimana kemerdekaan mereka bukan diberi, dikasihani, namun mereka perjuangkan tanpa lelah secara bersama-sama, bersatu adalah semboyan mereka. Karena dengan bersatu mereka sangat kuat. Indonesia tak pernah takut teroris.

bom jakarta januari 2016 banner

  • Lokasi penyerangan : Gedung Skyline dan Perempatan Jalan Gedung Sarinah, Jalan M.H. Thamrin, Jakarta.
  • Tanggal : Kamis 14 Januari 2016
  • Pukul: 10.40 WIB (GMT +7)
  • Tipe penyerangan: Tembakan, lemparan granat rakitan, penyanderaan dan bom (rakitan) untuk bunuh diri
  • Kelas Serangan Terror: Amatir
  • Tipe bom: Low Explosives (daya ledakan ringan)
  • Korban tewas: 8 orang
    • 4 teroris
    • 3 warga Indonesia
    • 1 warga Kanada
  • Korban luka: 32 orang
    • 5 polisi
    • 24 warga sipil Indonesia
    • 1 warga Jerman
    • 1 warga Austria
    • 1 warga Belanda
  • Pelaku dibalik serangan:  Bahrun Naim, alias Abu Sayyan, alias Muhammad Bahrun Naim Anggih Tamtomo
  • Bertanggungjawab : Negara Islam Irak dan Syam (ISIS)

Untuk kesekian kalinya, terjadi lagi tragedi berdarah di kota Megapolitan Jakarta, yaitu tragedi serangkaian ledakan yang diselingi oleh aksi baku-tembak antara teroris dan pihak kepolisian. Kejadian memilukan ini berada di dalam jantung kota Jakarta, di daerah jalan protokal terkanal, jalan Muhammad Husni Thamrin, Jakarta Pusat.

LOKASI TRAGEDI BOM JAKARTA 2016

Lokasi kejadian tragedi bom Jakarta, Kamis 14 Januari 2016

Lokasi kejadian berada di seputaran perempatan jalan depan gedung Sarinah, atau lebih tepatnya berada di Gedung Cakrawala atau Skyline Building di samping gedung Sarinah, dan juga di pos polisi yang berada di perempatan jalan tersebut.

Pelaku serangan yang dilakukan para teroris ini, dibekali bom rakitan, granat rakitan dan juga senjata api. Terdapat 7 orang yang diduga menjadi pelaku penyerangan.

Serangan ini dimulai pada hari Kamis siang 14 Januari 2016, sebelum makan siang yang diawali pada pukul 10:40 WIB, ketika serangkaian tembakan dan ledakan mengguncang persimpangan Sarinah, Jakarta Pusat.

I. Terjadi Empat Kali Ledakan

Pada hari kejadian, polisi memang sudah dalam Siaga-1 karena sebelumnya sudah ada ancaman akan adanya “konser” di Jakarta setelah tragedi Paris. Ancaman itu akan dilakukan antara bulan Desember 2015 hingga Februari. Oleh karenanya pada hari Natal dan Tahun Baru 2016, polisi sudah Siaga-1.

Selain itu, saat hari serangan terjadi sedang dilakukan latihan keamanan di Istana Presiden dan Silang Monas Jakarta. Oleh karenanya yang pertama datang ke lokasi adalah polisi, detektif lalu Tim Anti Bom Gegana dari Polri dan bukan Tim Anti Terror Densus 88.

Ada empat ledakan bom yang dilakukan oleh kelompok teroris itu. Aksi serangan ini dimulai pada hari Kamis pukul 10.55 WIB. Namun jenis serangan ini masih tergolong amatir karena pelaku hanya dilatih di Aceh.

Juga peralatan teror yang berupa senjata, pisau , granat dan bom yang digunakan juga hanya kelas amatir. Senjata hanya kelas pistol dan itupun rakitan, granat juga rakitan, begitu pula dengan bom yang rakitan dan berdaya ledak rendah atau low explosive, namun bom rakitan diisi paku-paku, agar lebih mematikan.

1. Serangan #1: di depan teras Starbuck Cafe Gedung Skyline

  • Tampak pada rekaman CCTV para teroris mempersiapkan rencananya dengan santai.

    Tampak pada rekaman CCTV para teroris mempersiapkan rencananya dengan santai.

    Ledakan di teras kafe Starbucks di Gedung Skyline

Tragedi pertama kali diawali dalam teras Cafe Starbucks yang ada di lantai bawah Gedung Skyline (Gedung Cakrawala). Terdengar ledakan yang diduga bom bunuh diri (ledakan pertama).

Ledakan ini membuat semua kaca pecah, plafon roboh dan pengunjung serta orang-orang disekitar gedung menjadi panik dan berhamburan keluar. Satu teroris mati bunuh diri.

  • Tembaki pengunjung

Ada dua orang teroris lainnya dan mereka sudah menunggu dengan berbekal senjata laras pendek (pistol) diteras Starbucks. Aksi berikutnya, mereka kemudian menembaki pengunjung.

  • Penyanderaan dua warga asing

Sambil menembaki pengunjung, dua orang teroris itu juga sempat menyandera dua orang warga negara asing. Kedua sandera merupakan warga Kanada dan Aljazair.

  • Menembak sandera

Pelaku kemudian menembak warga Kanada, namun warga Aljazair berhasil menyelamatkan diri. Seorang warga Indonesia yang belum teridentifikasi, juga ikut menjadi korban.

Tampak kaca di teras kafe Starbucks di Gedung Skyline pecah

Tampak kaca di teras kafe Starbucks di Gedung Skyline pecah berantakan.

2. Serangan #2: di Pelataran Parkir Gedung Skyline (depan Starbucks Cafe)

  • Tembak-menembak dengan aparat kepolisian

Para pelaku kemudian keluar dari Cafe Starbucks ke tempat parkir, dua korban lagi ditembak di area parkir oleh kedua teroris. Lalu kedua teroris itu bersembunyi disamping sebuah mobil berwarna putih, mereka terjepit, karena begitu kejadian, petugas yang ditempatkan disana langsung berhasil mengepung keduanya.

Kedua teroris terlihat membawa tas ransel, yang sepertinya masing-masing membawa bom rakitan, granat rakitan dan perlengkapan teror lain di dalamnya. Akhirnya mereka berdua terkepung di area parkir dan tak bisa kemana-mana.

Jakarta Bombers 2016 zoomed

Kedua teroris terdesak di area parkir. Inilah sesaat sebelum kedua teroris akhinya bunuh diri.

Terlihat juga pada video, salah satu pelaku sepertinya sudah terkena tembakan. Lalu akhirnya ia memicu detonator bom dalam tas ranselnya dan meledakkannya (ledakan kedua).

Karena pelaku kedua jaraknya sangat berdekatan alias tak lebih dari satu meter dengan teroris pertama yang telah meledakkan bom, maka sepertinya teroris kedua juga terkena bom yang telah diledakkan itu,

Maka ia ikut tersungkur dan kondisinya kritis. Kemudian teroris kedua itu akhirnya juga memicu detonator dan meledakkan bom yang dibawanya (ledakan ketiga).

Memang dari pengakuan pihak kepolisian, bom kedua meledak karena kena tembakan polisi. Namun semua itu dapat Anda nilai sendiri, kira-kira apa penyebab bom itu meledak melalui video terlampir atau melalui file animasi GIF dibawah ini.

Bom Sarinah_01 gifTerlihat pada video, bahwa bom kedua meledak setelah teroris menekan pemicu atau detonator yang terhubung oleh kabel ke dalam tasnya.

Atau mungkin bisa saja maksud polisi adalah menembak tas lainnya yang berisi bom.

Artinya, tas yang kena tembak oleh polisi adalah tas yang dibawa teroris lainnya yang terkapar akibat ledakan bom kedua. Karena ia tersungkur maka polisi menembak ke arah kolong mobil dan peluru menuju tas ransel yang dibawanya, kemudian memicu ledakan ketiga.

Kedua teroris tewas di area parkir oleh bom yang dibawanya sendiri. Kedua ledakan tak menghasilkan korban jiwa selain jiwa mereka berdua. Itu artinya bahwa dua ledakan ini tak memakan korban lagi kecuali nyawa kedua teroris itu. (lihat video-1, video-2)

ledakan-bom-di-sarinah_20160114

Beberapa panser dikerahkan ke tempat kejadian, helikopter polisi pun juga terlihat lalu-lalang diatas Jakarta.

3. Serangan #3: di Pos Polisi Perempatan Sarinah

  • Bom bunuh diri di pos polisi 

Tak berapa lama kemudian sebuah motor berisi dua orang teroris lainnya mendatangi pos polisi yang berada di seberang kafe itu. Teroris lainnya itu kemudian melakukan bom bunuh diri. Keduanya tewas dan tergeletak di dekat pos polisi, berikut satu orang warga juga tewas. (ledakan keempat).

Aksi mereka ini mengakibatkan keduanya tewas, seorang warga tewas.

Pos Polisi di perempatan depan gedung Sarinah

Pos Polisi di perempatan depan gedung Sarinah

4. Serangan #4: di Tengah Jalan MH Thamrin

  • Tembakan ke arah warga dan polisi

Seketika warga yang kebanyakan orang kantor yang sedang bekerja, segera turun dari gedung-gedung, mereka berkerumun di sekitar pos polisi yang berada di lokasi kejadian yang berada pada perempatan jalan yang lebar itu.

Mereka menyaksikan pos polisi yang sudah berantakan, didekatnya ada tiga mayat yang salah satunya masih mengeluarkan asap putih dari badannya.

Warga yang menyaksikan di persimpangan jalan protokol yang sudah sepi steril dari kendaraan lumayan banyak. Mereka mengira bahwa tragedi itu sudah berakhir, dan keadaan terlihat sudah mulai kondusif.

pelaku pengeboman dan penembakan di sarinah 3

Teroris yang ikut membaur di tengah kerumunan dengan warga

Karena keadaan terlihat sudah agak kondusif, banyak diantara warga mulai memfoto keadaan sekitar dan juga memfoto mayat-mayat yang tergeletak tersebut.

Namun, dari kerumunan masyarakat yang sedang memenuhi jalan protokol itu, tiba-tiba dua orang teroris mengeluarkan senjata pistol, dan menembak seorang warga. Masyarakat tak mengira, ternyata masih ada teroris yang ikut membaur ditengah kerumunan dengan warga.

Satu orang ambruk terkena peluru di tengah perempatan jalan itu. Seketika puluhan warga yang sedang berkumpul dengan polisi dan pihak keamanan, lari berhamburan ke tepi jalan.

Mereka meninggalkan empat mayat dilokasi kejadian, tiga mayat di dekat pos polisi dan satu mayat ditengah perempatan jalan yang roboh diatas aspal.

pelaku pengeboman dan penembakan di sarinah 5

Tampak dua teroris mengamati dan berada dibekalang kerumunan warga

Salah satu teroris kemudian mengeluarkan pistol dan menembak dua polisi lalu lintas, keduanya pun ambruk di tengah jalan protokol M.H. Thamrin yang terkenal itu. Akhirnya, kedua teroris itu dapat dirobohkan oleh anggota kepolisian. (lihat video)

Seorang wartawan berhasil memfoto saat kedua orang pelaku serangan muncul dari keramaian tersebut yang mulai menembaki beberapa anggota kepolisian lainnya dalam jarak sangat dekat. Total korban luka lima orang polisi.

Salah satu pelaku serangan dalam foto tersebut diketahui memakai sejenis rompi, mengenakan topi, dan menggendong tas ransel. Para teroris ini terlihat profesional. Selang waktu tiap aksi penyerangan hanya sekitar lima menit saja, dan dilakukan secara beruntun.

pelaku pengeboman dan penembakan di sarinah 6

Polisi mengecek tiga korban dekat pos polisi yang di bom, dan ditonton warga.

pelaku pengeboman dan penembakan di sarinah 8

Terlihat warga menonton pos polisi yang di bom, sesaat sebelum terjadinya penembakan oleh teroris di jalan MH Thamrin.

pelaku pengeboman dan penembakan di sarinah 2

Seorang teroris mengeluarkan pistol dan menembaki polisi pada saat warga menonton pos polisi yang baru saja di bom. Seketika warga berlarian ke pinggir jalan.

Tampak seorang teroris menodongkan pistol ke arah petugas kepolisian (foto kiri), dan mengacungkan pistol ke arah warga, tampak pula seorang terlihat roboh ke aspal (foto kanan)

Tampak seorang teroris menodongkan pistol ke arah petugas kepolisian (foto kiri), dan kemudian sempat mengacungkan pistol ke arah warga. Tampak pula seorang terlihat roboh ke aspal (foto kanan)

rangkaian penembakan polisi di bom jakarta 2016

Rangkaian foto saat terjadi penembakan oleh teroris ditengah jalan MH Thamrin pada Serangan Jakarta, Kamis 24 Januari 2016.

pelaku pengeboman dan penembakan di sarinah 7

Sesaat setelah terjadinya penembakan oleh teroris tersebut, warga langsung berhamburan ke pinggir jalan dan tampak jalan MH Thamrin langsung sepi, yang tertinggal hanya tiga korban bom dekat pos polisi (kiri) dan seorang warga yang ditembak, terbaring ditengah jalan (kanan).

II. Korban Tewas

Berikut nama-nama korban meninggal dalam tragedi Penyerangan Jakarta:

A. Korban meninggal di dekat Pos Polisi adalah:

Rico Hermawan 01. Rico Hermawan (warga sipil), jenis kelamin laki-laki, tahun kelahiran 1995, diidentifikasi sebagai warga sipil, diperkuat dari rekaman CCTV, terlihat warga Jakarta bersama dengan polantas menuju pos untuk perkiraan terkena tilang.

2. Sugito (warga sipil), tahun kelahiran 1973, pada awalnya ia diduga pelaku teroris, namun ternyata ia warga sipil, bukti identitas otentik dari sidik jari.

3. Dian Joni Kurniadi (pelaku), tahun kelahiran 1990, jenis kelamin laki-laki, statusnya diduga pelaku, identifikasi dari sidik jari.

B. Korban meninggal di depan halaman Starbucks:

pelaku pengeboman dan penembakan di sarinah

Afif alias Sunakin, salah satu teroris yang menembak ditengah jalan

4. Afif, alias Sunakin (pelaku), diduga pelaku,  luka tembak, identifikasi dari sidik jari, ciri memaki topi dan kaos biru.

5. Amel Quali Taher (WNA), warga negara Kanada, laki-laki, tahun kelahiran 1946, korban meninggal ditembak oleh pelaku, identitas dikenali karena ada paspor di sakunya.

6. Muhammad Ali (pelaku), diduga pelaku, laki-laki, tahun kelahiran 1976, lokasi meninggal di depan Starbucks. Identifikasi otentik dari sidik jari.

C. Terduga teroris meninggal di dalam Starbucks:

7. Ahmad Muhazin (belum diketahui), diduga pelaku bom bunuh diri di dalam Starbucks, karena ditemukan luka khas di perut hingga dada akibat pusat ledakan.

D. Korban meninggal di rumah sakit:

8. Rais Karna (warga sipil), office boy karyawan Bangkok Bank, seorang laki-laki kelahiran 1978 meninggal Sabtu (16/1/2016) malam atau dua hari setelah serangan. Rais terkena tembakan yang diduga oleh teroris di kepala bagian pelipis sebelah kiri ketika ia melihat pos polisi dan terkapar di tengah jalan. Ia sempat dirawat di ICU RS Abdi Waluyo, namun dalam keadaan mati batang otak (MBO).

Dari identifikasi tersebut delapan orang yang meninggal, tiga diduga pelaku, satu masih mungkin diduga pelaku, dan tiga warga sipil (satu WNA dan dua WNI). Jadi total korban luka-luka adalah 32 orang dan delapan meninggal dunia.

III. Polisi Sita Barang Bukti Pelaku Berupa Pistol, Bom, Granat Rakitan dan Lainnya

Dari pelaku, polisi berhasil menyita senjata rakitan dan senjata organik yang bukan biasanya dipakai aparat kepolisian. Ada senjata berat AK 47 yang digunakan pelaku, dan polisi menemukan 5 bom siap ledak didalam tas pelaku.

Polisi telah menyebut bahwa kelompok Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) berada di balik pengeboman dan penembakan di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis siang itu. Nama Bahrun Naim disebut-sebut sebagai dalang teror yang mengerikan tersebut.

sitaan barang buti bom sarinah 2016

Polisi berhasil menyita perlengkapan bom

IV. Rakyat Indonesia Bangkit #KamiTidakTakut

Tak lama setelah tragedi berdarah ini usai, sore di hari yang sama, pada lokasi tempat kejadian mulai dikunjungi oleh masyarakat yang ingin melihatnya. Mereka datang dengan keberanian dan tak merisaukan adanya kemungkinan atau resiko serangan teroris lanjutan.

Sore hari itu kepolisian Indonesia menyatakan bahwa penyelidikan dan penelitian di lokasi kejadian, terutama di jalan MH Thamrin sudah selesai. Hanya selang beberapa jam saja, beberapa mobil polisi mulai ditarik, begitu pula panser-panser. Jalan MH Thamrin kembali dibuka untuk umum.

Hanya berselang sekitar empat jam saja setelah tragedi penyerangan berakhir, tampak Presiden Joko Widodo blusukan dan hadir, didampingi oleh beberapa menteri, kapolri, panglima TNI juga gubernur DKI Ahok.

Tampak presiden Jokowi blusukan mengunjungi tempat kejadian bom jakarta

Tampak presiden Jokowi blusukan mengunjungi tempat kejadian bom jakarta

Joko Widodo langsung menyusuri jalan MH Thamrin tanpa rompi anti-peluru dan tanpa pengawalan yang ketat. Ia juga sempat masuk ke gudung Sarinah dan berbincang dengan karyawan setempat.

Presiden juga menyatakan turut berduka cita dan belasungkawa kepada korban dan keluarga korban. Selain itu, himbauan agar rakyat tidak takut akan serangan teroris seperti ini harus ditunjukkan dan didukung. Presiden menyatakan bahwa kita tak pernah takut terhadap serangan teroris.

Media sosial juga langsung menyebarkan pesan presiden melalui hashtag untuk menunjukkan keberanian rakyat Indonesia akibat serangan teroris itu, seperti hashtag #KamiTidakTakut, #WeAreNotAfraid, #IndonesiaUnite, #IndonesiaStrong dan beberapa lainnya.

rangkaian bunga serangan bom jakarta 2016 - 02

Masyarakat di Jakarta berkumpul di lokasi kejadian dang menyatakan tak takut terhadap serangan teroris.

Masyarakat di dunia maya juga saling menghimbau agar tidak menunjukkan rasa terpuruk terhadap dunia, dan jangan memakai hashtag yang seakan-akan menyatakan kesedihan, seperti #PrayTo Indonesia, karena Indonesia harus bangkit dan melawan teroris yang berencana menghancurkan bangsanya.

Hashtag itu disebarkan agar dunia Internasional dan juga teroris tahu bahwa bangsa ini tak pernah gentar terhadap teroris.

Mereka lebih memetingkan kebersamaan dan persatuan, dan tak mau terpuruk atau mundur ke belakang akibat serangan ini.

Pesan ini langsung dipuji banyak negara, sekaligus sebagai pesan atau sinyal balik untuk pihak teroris.

Selain itu, bentuk kekompakan ini juga digunakan seluruh masyarakat Indonesia baik itu di lapangan hingga di dunia internet, agar investor tidak lari dari Indonesia akibat kepercayaan yang menipis karena keamanan di negara ini menjadi ringkih dan kemudian tidak dipercaya lagi oleh investor.

Para pedagang yang biasa berdagang dipinggiran sepanjang jalan MH Thamrin, seperti penjual gerobakan, penjual pikulan, penjual asongan hingga penjual dengan sepeda, kembali berdagang seperti biasanya, seperti tak pernah terjadi apa-apa.

Pada sore hari, dollar AS sempat naik terhadap Rupiah. Begitu pula dengan saham-saham di Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Indonesia langsung turun. Mereka melepas saham-saham perusahaan Indonesia ke pasar.

rangkaian bunga serangan bom jakarta 2016

Keesokan harinya, Jumat 15 Januari 2016, masyarakat dari segala lapisan, meletakkan karangan bunga di tempat kejadian.

Namun pada penutupan bursa di petang hari, harga saham-saham mulai kembali naik, dollar AS juga mulai turun, semua rebourne!

Inilah bukti kegigihan dan kekompakan rakyat Indonesia dalam menghadapi ancaman serangan teroris yang salah satu tujuan mereka adakah melumpuhkan sendi perekonomian Indonesia. Namun untuk kesekian kalinya, mereka selalu gagal!

Pada malam harinya, bunga atau karangan bunga semakin banyak dilokasi kejadian yang menunjukkan rasa simpati dari seluruh lapisan masyarakat negeri ini.

Masyarakat berani ke tempat itu hanya beberapa saat setelah tragedi berahkir, dan menyatakan, jika presiden saja berani bahkan tak memakai rompi anti peluru, kenapa kami tak berani?.

Keesokan harinya pada hari Jumat adalah akhir pekan, banyak public figure dari artis, pejabat hingga pengusaha, bahkan beberapa expatriat juga ikut bersimpati dan menyebarkan rasa berani rakyat Indonesia ini dengan cara mengunjungi tempat kejadian.

Dukungan ini juga membuat para turis mancanegara yakin dan tetap percaya terhadap keamanan negara ini. Sekitar lokasi kejadian serangan bom kemarin itu kembali normal seperti biasanya.

Dari laporan kunjungan wisata dan travel di pulau Bali, tak ada satupun wisatawan yang membatalkan kunjungannya ke Bali. Selain itu, mainstream media online juga memberitakan tentang hasgtag #KamiTidakTakut atau #WeAreNotAfraid di banyak website terkenal dunia.

Hal ini turut membantu kestabilan ekonomi dan wisata Indonesia, bahwa masyarakat Indonesia tetap tegar, bersatu dan tidak takut.

Kehidupan warga dan perekonomian negara terus berlanjut secara wajar. Efek serangan ini hanya mempengaruhi perekonomian sekejap. Bursa saham kembali naik dan Rupiah kembali menguat terhadap dollar AS.

Themalaymailonline.com memberitakan hashtag #KamiTidakTakut [image source]

Themalaymailonline.com, Dengan mengambil judul, “After Jakarta terror attack, Indonesians flood Twitter with #KamiTidakTakut messages”. Themalaymailonline.com memberitakan bahwa netizen Indonesia ‘berbondong-bondong’ memenuhi Twitter untuk menuliskan pesan #KamiTidakTakut, terhadap aksi pengeboman oleh ISIS.

Berita di mashable.com tentang hashtag #KamiTidakTakut [image source]

Mashable.com, juga mengulas masalah tagar #KamiTidakTakut tersebut. Pada salah satu laman, mereka menuliskan, “Indonesians share a defiant message, #KamiTidakTakut, after terror attack,”.

Media theguardian.com memberitakan hashtag #KamiTidakTakut [image source]

Theguardian.com memberitakan aksi pengeboman yang terjadi di Indonesia pada tanggal 14 Januari 2016 kemarin. Dalam laman tersebut terlihat salah seorang perwira polisi sedang mengacungkan pistol dan menggunakan judul, “Jakarta attacks: #KamiTidakTakut hashtag shows Indonesians are not afraid.”

Salah satu judul berita independen.co.uk [image source]

Theindependent.co.uk, turut ‘mengirimkan’ pesan kepada para teroris yang melakukan aksi pengeboman di Jalan MH Thamrin. Media ini menggunakan judul, “Jakarta attacks: Indonesians defy terror with powerful message on social media – ‘we are not afraid’.

Salah satu berita di thehuffingtonpost.co.uk [image source]

Setelah sebelumnya membuat berita dengan judul yang cukup ‘cetar,’ yaitu “We are Not Affraid,”. Thehuffintonpost.co.uk kembali mengulas tagar #KamiTidakTakut di laman mereka. Dalam laman tersebut dijelaskan bahwa hashtag itu secara sporadis menyebar ke sejumlah jejaring sosial, khususnya Twitter.

Salah satu berita di indiatvnews.com [image source]

Indiatvnews.com. Media asal India ini, menggunakan foto sejumlah polisi khusus yang sedang beranjak melumpuhkan para teroris, untuk memberitakan hashtag #KamiTidakTakut.

Salah satu berita di cnn.com [image source]

CNN.com juga tak mau kalah, media ini memberitakan hal yang sama. Dengan menggunakan judul, “Jakarta attacks: Indonesians share defiant message of ‘We are not afraid’”, media ini memberitakan bahwa masyarakat Indonesia tidak takut dengan segala bentuk ancaman dan teror, setelah terjadinya aksi pengeboman di Jalan MH Thamrin.

kami tidak takut 02

V. Perebutan Kekuasaan Pemimpin ISIS Asia Tenggara

Bahrun Naim, adalah seorang warga negara Indonesia sebagai dalang teror mengerikan ini dan terobsesi untuk membentuk Katibah Nusantara atau Islamic State’s Malay Archipelago Combat Unit, yang juga bagian dari ISIS.

Abu Sayyan, adalah panggilan akrab Bahrun Naim, ia juga memiliki sempat memiliki akun Facebook dengan nama Muhammad Bahrun Naim Anggih Tamtomo.

Pria yang dibesarkan dari Solo dan beralamat di jalan Sungai Batanghari RT 001, RW 001, Kelurahan Sangkrah, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, Jawa Tengah ini pernah divonis 2,5 tahun penjara karena memiliki amunisi ilegal.

Selain di Indonesia, terdapat pola penyerangan berbeda yang dilakukan ISIS dengan melakukan operasi di luar Suriah dan Irak. Indonesia merupakan salah satu sel ISIS yang hendak dijadikan Bahrun Naim sebagai garda depan di kawasan Asia Tenggara.

Bahrun Naim ISIS Katibah Nusantara

Bahrun Naim saat ditangkap, adalah seorang warga negara Indonesia yang terobsesi membentuk Katibah Nusantara atau Islamic State’s Malay Archipelago Combat Unit, yang juga bagian dari ISIS.

Sel-sel ISIS yang di Asia Tenggara ada di Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, dan lain-lain.

Kemudian khusus yang di Asia Tenggara ini, ada satu orang tokoh yaitu Bahrun Naim yang ingin mendirikan Katibah Nusantara, dia ingin menjadi leader semu atau pimpinan boneka untuk kelompok ISIS di kawasan Asia Tenggara.

Namun ada persaingan atau rivalitas yang terjadi diantara Bahrun Naim dengan kelompok serupa yang berada di Filipina.

Kedua kelompok tersebut disebut saling bersaing alias cari muka untuk dapat menduduki posisi teratas di wilayah Asia Tenggara. Mereka layaknya seorang penjilat pantat atasannya.

Bahrun bersaing dengan kelompok dari Filipina Selatan yang sudah mendeklarasikan lebih dahulu sebagai ISIS. Oleh sebab itu, Bahrun Naim pun melancarkan serangan teror bom di pusat kota Jakarta ini sebagai pesaing dan tanda eksistensinya.

Maka, terjadilah upaya persaingan calon pemimpin boneka atau rivalitas leadership ini, sehingga untuk menjadi pemimpin, maka di Filipina sudah di-declare sebagai cabangnya mereka, tepatnya di Filipina Selatan. Jadi antar para tokoh ini ingin bersaing menjadi leadership, jelas ini politik. Oleh karena itu Bahrun Naim merancang serangan kali ini.

Apa arti Katibah? Nama ini berasal dari negara atau bahasa Islami Muslim, yang berarti Sekretaris dan biasanya dipakai sebagai nama untuk anak perempuan. itu artinya mereka adalah calon-calon sekretaris “si bos” di Timur Tengah yang selalu disetir, mereka hanya sekelas pengikut, sekelas boneka, hanya antek, sekelas follower dan bukan jiwa seorang leader atau pemimpin.

teroris indonesia

Berita dari kelompok Daulah Islamiyyah salah satu sel ISIS yang memberitakan tentang Serangan Jakarta.

VI. Kini, dimana Bahrun Naim?

Nama Bahrun Naim bukan baru lagi. Lelaki asal Pasar Kliwon Solo ini, pernah masuk bui terkait dengan aksi terorisme dan kepemilikan amunisi secara ilegal. Ia pernah dibui gara-gara aksi itu pada 2011. Setelah bebas pada 2014, Bahrun Naim berangkat ke Suriah dan bergabung di Raqaa.

screenshot website bahrun naim web small

Screenshot website Bahrun Naim.

Sebuah situs beralamat Bahrunnaim.co yang diduga milik Abu Sayyan, panggilan akrab Bahrun Naim ini, menyebut bahwa pria lulusan Universitas Negeri Solo itu tengah berada di Suriah.

Situs itu sekilas tidak ada yang istimewa, dengan latar belakang berwarna putih, sangat sederhana.

Namun, ada yang menarik saat melihat halaman mukanya. Disitu terlihat jelas nama Bahrun Naim ditulis dengan warna hitam dan berukuran besar.

Yang cukup mengejutkan, dibawah tulisan Bahrun Naim terdapat kalimat ‘Analisis, Strategi dan Kontra Intelijen‘. Tidak hanya itu jika kita terus menelusuri situs ini, ada banyak artikel-artikel mengenai tata cara membuat detonator bom TATP (triacetone triperoxide).

Artikel tersebut diunggah pada 6 Desember 2015 dan memunculkan banyak komentar dari para pembaca. Selain artikel tersebut ada pula deretan foto-foto yang dipajang dan diduga anggota intel dari Densus 88 Mabes Polri.

Bahrun Naim

Bahrun Naim, alias Abu Sayyan, alias Muhammad Bahrun Naim Anggih Tamtomo

Artikel bertajuk ‘Membuat Sistem Sel Komando‘ tersebut diunggah pada 27 November 2015.

Lalu ada pula artikel ‘Sepenggal Nasihat Buat Penonton dan Komentator‘, pria yang akrab disapa Abu Rayyan ini memberitahukan keberadaannya di Suriah ketika ditanya oleh pembaca tentang apakah Dahrun Naim pernah bepergian ke Suriah.

Di situs itu pula, juga terpampang foto-foto Panglima Tertinggi ISIS, Abu Bakar Al Baghdady, bosnya dimana sebagai kelas budak, maka harus selalu dia patuhi.

Bahrun Naim dalam tanya jawabnya di situs itu juga mengaku akan tetap setia kepada Abu Bakar Al Baghdady. Banyak posting-an teknis operasi di blog Bahrun ini.

Misalnya bagaimana cara membuat detonator TATP hingga disiplin menjadi sniper. Dari hasil “whois server” untuk blog Bahrun Naim ini, menyatakan bahwa domain dan server berlokasi di Panama:

screenshot website bahrun naim webDomain Name: BAHRUNNAIM.CO
Domain ID: D71375993-CO
Sponsoring Registrar: NAMECHEAP, INC.
Sponsoring Registrar IANA ID: 1068
Registrar URL (registration services): http://www.namecheap.com
Domain Status: clientTransferProhibited
Registrant ID: HKV3JPHKIH5AWBPL
Registrant Name: WhoisGuard Protected
Registrant Organization: WhoisGuard, Inc.
Registrant Address1: P.O. Box 0823-03411
Registrant City: Panama
Registrant State/Province: Panama
Registrant Postal Code: 00000
Registrant Country: Panama
Registrant Country Code: PA
Registrant Phone Number: +507.8365503
Registrant Facsimile Number: +51.17057182
Registrant Email: 273dc1420cee4e6fa3c63318455ea9ac.protect@whoisguard.com
Administrative Contact ID: CRNV14JHPQTG0FYY
Administrative Contact Name: WhoisGuard Protected
Administrative Contact Organization: WhoisGuard, Inc.
Administrative Contact Address1: P.O. Box 0823-03411
Administrative Contact City: Panama
Administrative Contact State/Province: Panama
Administrative Contact Postal Code: 00000
Administrative Contact Country: Panama
Administrative Contact Country Code: PA
Administrative Contact Phone Number: +507.8365503
Administrative Contact Facsimile Number: +51.17057182
Administrative Contact Email: 273dc1420cee4e6fa3c63318455ea9ac.protect@whoisguard.com
Billing Contact ID: JE3AIGMIM2Q2VUSB
Billing Contact Name: WhoisGuard Protected
Billing Contact Organization: WhoisGuard, Inc.
Billing Contact Address1: P.O. Box 0823-03411
Billing Contact City: Panama
Billing Contact State/Province: Panama
Billing Contact Postal Code: 00000
Billing Contact Country: Panama
Billing Contact Country Code: PA
Billing Contact Phone Number: +507.8365503
Billing Contact Facsimile Number: +51.17057182
Billing Contact Email: 273dc1420cee4e6fa3c63318455ea9ac.protect@whoisguard.com
Technical Contact ID: QJWWSFRZRUJP1ZAQ
Technical Contact Name: WhoisGuard Protected
Technical Contact Organization: WhoisGuard, Inc.
Technical Contact Address1: P.O. Box 0823-03411
Technical Contact City: Panama
Technical Contact State/Province: Panama
Technical Contact Postal Code: 00000
Technical Contact Country: Panama
Technical Contact Country Code: PA
Technical Contact Phone Number: +507.8365503
Technical Contact Facsimile Number: +51.17057182
Technical Contact Email: 273dc1420cee4e6fa3c63318455ea9ac.protect@whoisguard.com
Name Server: DUMMYSECONDARY.PLEASECONTACTSUPPORT.COM
Name Server: BLOCKEDFORABUSE.PLEASECONTACTSUPPORT.COM
Created by Registrar: NAMECHEAP, INC.
Last Updated by Registrar: NAMECHEAP, INC.
Domain Registration Date: Wed Nov 25 01:54:48 GMT 2015
Domain Expiration Date: Thu Nov 24 23:59:59 GMT 2016
Domain Last Updated Date: Thu Jan 14 22:52:23 GMT 2016
DNSSEC: false

Hingga artikel ini diturunkan, website tersebut memberikan data terakhir di registrasi pada 35 November 2015, dan berakhir pada 24 November 2016, terakhir di update pada Jum’at 14 Januari 2016 pukul 11:54:31 GMT. Itu artinya pada tanggal yang persis saat terjadinya penyerangan teroris di jalan MH Thamrin Jakarta. Pada data itu juga disebutkan bahwa DNS Security Extensions atau DNSSEC telah dikunci (false).

Kini, situs Bahrun Naim tersebut sudah tak dapat diakses lagi, dan meninggalkan pesan dari servernya, “The requested URL could not be retrieved. The website “www.bahrunnaim.co” does not exist or is currently not reachable.” (Lihat Screenshot full website Bahrun Naim, Lihat Bahrun Naim Google Plus)

VII. Serangan Paris Attack menginspirasi Bahrun Naim

Bahrun juga membuat analisis dari serangan di Paris yang menewaskan 130 orang pada 13 November 2015 lalu. Tulisan itu berjudul “Pelajaran dari Serangan Paris” yang dipublikasikan pada 15 November itu, hanya terpaut dua hari dari tragedi Paris. Di blognya tersebut, Bahrun menyebut serangan itu menakjubkan, juga inspiratif.

Ada sejumlah hal yang membuat Bahrun menyebutnya demikian. Pertama, serangan Paris dilakukan oleh pemuda terbaik yang berusia 15 hingga 18 tahun, dilancarkan di jantung “pusat salibis” dunia, dan dilancarkan dalam waktu singkat dengan jumlah korban besar.

“Pertama, dari sisi korban jiwa yang cukup besar. Kedua, dari sisi perencanaan yang matang dari sisi target, timing, hingga akhir misi (end of action) yang berani,” tulisnya.

bahrun-naim_001

Bahrun Naim, alias Abu Sayyan, alias Muhammad Bahrun Naim Anggih Tamtomo.

Bahrun juga mengatakan serangan Paris hanya mampu dilakukan oleh “Pasukan Inghimasiyyin (sebutan bagi militan berani mati), yang akan meledakkan dirinya bila hendak tertangkap dan terkepung.”

Ia juga memuji sel militan di negara “salibis”, sebutannya bagi negara berpenduduk mayoritas Kristen yang sangat solid.

Bahrun mengatakan, ketika akan melancarkan serangan, militan Paris melakukan banyak kamuflase, seperti mengubah penampilan dan komunitas.

Bahkan menurutnya, untuk mencapai tujuan, para militan di negara Barat tidak mengakses media sosial dan Internet.

Strategi serangan Paris, kata Bahrun, dengan mengacaukan skema lingkaran, biasanya diketahui secara umum oleh otoritas Barat.

Biasanya, menurut Bahrun, lingkaran pertama pelaku adalah keluarga dan teman. Lingkaran kedua adalah teman dari teman, murid dari guru atau teman satu organisasi. Dan lingkaran ketiga adalah orang-orang yang dikenal atau orang yang mengenalnya.

Padahal secara logika, coba bandingkan Serangan Paris itu dengan Serangan Jakarta ini, apakah ada yang terlihat ganjil pada Serangan Paris? Jawabannya tak hanya satu tapi adal banyak, dan untuk mengetahui semua itu, Anda dapat membacanya pada artikel IndoCropCircles terdahulu.

Pada Serangan Jakarta misalnya, kita bisa melihat banyaknya foto wartawan, juga foto-foto hasil jepretan warga yang beredar. Juga banyak video wartawan TV yang beredar, belum lagi ditambah oleh video-video amatir yang juga beredar di khalayak umum. Itu pun hanya memakan korban tak melebihi jumlah jari tangan.

polisi korban selamat terror sarinah thamrinNamun, apa yang terjadi pada Serangan Paris yang katanya merenggut 100 jiwa lebih? Foto sangat minim! Hanya ada beberapa saja, padahal tiap warga pada masa kini memiliki smartphone di tangan mereka masing-masing. Apalagi ada kejadian saat berlangsungnya konser musik.

Apakah disaat ini tak ada yang merekam sebuah konser oleh fans pada sebuah band musik dengan smartphone mereka yang jumlahnya puluhan bahkan ratusan? Lihat juga video yang beredar dari Serangan Paris, sangat-sangat minim!

Silahkan Anda mencarinya sendiri di Youtube. Jika ada pun, sangat “tak jelas” dari hasil shootingnya itu. Tak ada ledakan, terdengar hanya seperti petasan. Jika disamakan dengan Serangan Jakarta, maka bom itu itu hanya kelas rendah atau low explosive. Apakah Serangan Paris adalah asli? “Tentu tidak!”, itu menurut banyak pengamat.

Banyak keganjilan terhadap apa yang terjadi di Serangan Paris lalu, belasan jumlahnya. Dan hal ini memicu dikucilkannya umat Islam akibat aksi “simulasi” itu, dan memang itulah salah satu tujuannya.

Inilah strategi politik yang kadang dinamakan sebagai “False Flag Operation”, dimana seakan-akan yang tak bersalah menjadi terlihat bersalah, kata ringkasnya adalah: fitnah.

france-paris-attacks 2015

Serangan Paris atau “Paris Attacks” yang banyak dipercaya peneliti adalah simulasi “latihan kewaspadaan” yang tak diketahui warga dan digelar secara simulasi besar-besaran.

Kejadian dan tragedi di banyak negara maju memang sangat dipercaya hanyalah sebuah “latihan spontan” oleh pihak keamanan. Di Indonesia, hal itu tak mungkin terjadi. Latihan ini, secara kecil, jika di Indonesia mungkin bisa diibaratlan seperti sebuah simulasi, misal ketika ada simulasi kebakaran, simulasi penanganan gempa bumi, simulasi tsunami dan sejenisnya. Apakah saat simulasi itu warga atau karyawan diberitahu, tentu tidak!

Namun pada tragedi di negara maju, simulasi itu digelar secara besar-besaran. Sebuah simulasi bisa mirip atau bahkan melebihi jika dibandingkan dengan latihan militer atau drill. Dan pastinya seluruh warga tak ada yang diberitahu akan adanya simulasi secara besar-besaran ini.

Simulasi di negara maju juga melibatkan ratusan orang yang terdiri dari pihak kepolisian, militer, para krisis aktor, paramedis, teroris dan sebagainya. Keuntungan dari simulasi ini dapat meningkatkan kewaspadaan terhadap rakyat sekitar, seluruh kota bahkan negara, agar membuat mereka lebih sigap dan kompak, serta selalu waspada.

Namun beberapa efek sampingnya adalah, akan terjadi kebencian terhadap apa yang sudah diagendakan sebagai korban simulasi tersebut, dalam hal ini teroris tersebut dan ini memang sudah direncanakan, mirip cuci otak (brainwashed) dan pengendali pikiran (mind control), yang juga persis digunakan juga oleh para elit ISIS kepada budak-budaknya.

paris attacks false flag france know

Sebuah bukti di sebuah stasiun radio di Paris telah membahas akan adanya serangan yang dinyatakan sebagai “latihan penyerangan” pada pagi hari, dan malamnya terjadi.

Selain itu, teroris juga tahu bahwa melakukan serangan di negara-negara maju tak akan bisa sukses, kenapa demikian? Karena di negara-negara maju tersebuar ribuan kamera CCTV disegala tempat, baik di jalan, di dalam gedung, di lift, di basement, dan disemua tempat lainnya.

Maka warga akan selalu dipantau dari keluar rumah hingga kembali masuk ke rumahnya. Inilah yang membuat teroris yang mengatasnamakan agama sebagai kedok, tak berani menyerang mereka, alias jadi seorang pengecut.

Selain itu tujuan lainnya dari simulasi besar-nbesaran ini adalah sebagai pembenaran bahwa negaranya juga diserang. Masyarakat dunia sering menganggap bahwa negara-negara maju sebagai negara yang paling aman dan sebagai penyumbang dana kepada teroris-teroris dunia.

Untuk menyangkal tuduhan (yang sebenarnya adalah memang benar) itu, maka mereka melakukan simulasi seperti ini, agar terlihat oleh dunia bahwa negara mereka juga berhasil dimasuki dan tak aman, padahal semua adalah rekayasa!

Juga, aksi dari simulasi rekayasa ini dapat memberikan efek agar menginspirasi sel-sel mereka diluar sana, seakan mereka berkata, “Lihat ini, beginilah caranya menebar teror kepada masyarakat!”, dan tak jarang, gayung pun bersambut

Cara ini juga dipakai militer AS ketika mereka akan berperang, maka film-film perang yang heroik akan diputar selama berjam-jam, agar menginspirasi mereka dan menstimulasi keberanian dalam dirinya. Pembenaran peperangan di negara yang bukan negaranya sendiri, dan ketakutan akan kematian pun seketika hilang, ketika mereka diturunkan ke medan perang. (baca juga: Belasan Alasan Paris Attacks Friday 13 Adalah “Operasi Bendera Palsu”)

VIII. Katibah Nusantara

Beberapa waktu sebelumnya, seorang peneliti dari National University of Singapore,  Prof Dr Bilveer Singh dalam peluncuran buku ‘Radikalisme dan Gerakan Islam non Mainstream dan Kebangkitan Islam Politik di Indonesia’ di Kampus Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) di Tamantirto, Kasihan, Bantul, mengungkapkan munculnya Islam radikal dengan nama Katibah Nusantara.

https://i2.wp.com/pustakapelajar.co.id/wp/wp-content/uploads/2015/10/GERAKAN-ISLAM-NON-MAINSTREAM-001.jpgKatibah Nusantara merupakan kaki tangan ISIS. Kelompok ini juga dikepalai oleh orang Indonesia. Arti Katibah berasal dari bahasa Islami Muslim, yang berarti Sekretaris.

Menurutnya kelompok Katibah Nusantara ini juga sudah mengirimkan banyak anggotanya untuk berperang di negara-negara konflik seperti Afghanistan dan di Timur Tengah.

Dalam bukunya tersebut, Bilveer membahas tentang kelompok Islam Non Mainstream. Dia mencontohkan kasus Islam Uighur dari Xinjiang Cina, yang merupakan salah satu bentuk dari ancaman Islam Non Mainstream.

“Kebijakan pemerintah Cina menekan kelompok ini mengakibatkan kelompok Muslim Uighur merasa dikorbankan oleh pemerintah Cina, maka hal ini mendorong mereka untuk membangun negara Islam,” kata Prof Dr Bilveer Singh.

 IX. Divonis 10 tahun penjara, pemasok bom Sarinah tertawa

Dodi Suridi dijatuhi hukuman penjara 10 tahun oleh hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, hari pada Kamis (20/10/2016), setelah dinyatakah bersalah terlibat dalam serangan di kawasan Sarinah, Jakarta Pusat, Januari 2016 lalu.

Serangan bersenjata dan serangan bom bunuh diri di kawasan Sarinah ini menewaskan delapan orang, termasuk empat tersangka pelaku. Dodi, 23 tahun, ditangkap pada 15 Januari, sehari setelah serangan berlangsung.

Achmad Fauzi, hakim yang memimpin persidangan mengatakan, Dodi bersalah melanggar undang-undang antiterorisme dengan menyediakan bahan-bahan bom yang kemudian dipakai dalam serangan di Sarinah.

Fauzi mengatakan Suridi tahu akan ada serangan bunuh diri namun tak mengetahui lokasi maupun kapan serangan dilakukan. Ia juga mengikuti pertemuan yang membahas perekrutan pelaku bom bunuh diri.

Dodi Suridi tertawa dan mengangkat jari telunduk ketika berada di PN Jakarta Barat (pict: EPA)

Dodi Suridi tertawa dan mengangkat jari telunduk ketika berada di PN Jakarta Barat (pict: EPA)

Di persidangan Suridi ‘tidak menunjukkan penyesalan’ dan mengatakan tidak akan mengajukan banding serta menyebut vonis ini ‘risiko sebagai seorang teroris’. Polisi menahan sekitar 40 orang terkait dengan serangan di Sarinah, yang berawal dari serangan bom bunuh diri di kafe Starbucks.

Masih dalam kasus yang sama namun dalam persidangan terpisah, Ali Hamka, 48 tahun, divonis empat tahun penjara karena berupaya memasok senjata dan amunisi.

Pemerintah dan aparat keamanan menyebut serangan ini diatur oleh warga Indonesia yang bergabung dengan kelompok yang menamakan diri Negara Islam (ISIS) di Suriah, meski tudingan ini telah ia bantah.

Tak lama setelah serangan, majalah ISIS menyatakan bahwa ‘tentara ISIS sukses melancarkan serangan di Jakarta’. Ratusan warga Indonesia diyakini bergabung dengan ISIS namun para pakar mengatakan kemampuan mereka untuk melancarkan aksi terorisme masih terbatas.

Ali Hamka dinyatakan berusaha memasok senjata dan amunisi untuk serangan Sarinah, Jakarta Pusat. (pict: AP)

Ali Hamka dinyatakan berusaha memasok senjata dan amunisi untuk serangan Sarinah, Jakarta Pusat. (pict: AP)

X. Agenda Menuju Terbentuknya Negara Zionis Raya

Namun semua pengamat konspirasi dan geo-politik tahu kemana arah tujuan semuanya. Kita bisa melihat bahwa ISIS tak pernah mau menyerang Israel, bahkan Arab Saudi. Kita semua bisa tahu dari peralatan perang mereka buatan negara mana, dan mereka juga didik oleh siapa.

Siapa yang mendanai ISIS, sudah bukan suatu yang dapat dirahasiakan lagi. Siapa yang melatih teknologi militer bagi sekelompok orang-orang ini yang dapat mendunia, juga bukan rahasia lagi.

Semua jelas, ini adalah upaya pecah belah bangsa-bangsa di dunia oleh kaum berideologi zionisme, khususnya bagi negara-negara yang memang susah untuk ditaklukkan tanah airnya, apalagi jika kekayaan alamnya melimpah ruah.

Akibat arus informasi yang sangat kredible bahkan sudah real time seperti saat ini, maka semua itu bukan suatu yang lagi dapat disembunyikan. Gerakan teroris yang radikalis apapun bentuknya tak ada hubungannya dengan Islam dan agama lain, agama hanya bumper atau kamuflase.

greater israel 01

The Greates Israel Kingdom, dimulai antara Sungai Nil hingga Sungai Euphrates, dan nantinya akan semakin meluas dan membesar.

Secara psikologis agama justru bisa menjadi kelemahan manusia, dan ini telah mereka teliti dengan seksama.

Contoh sederhana misalnya, seorang minta-minta yang mungkin tak Anda berikan uang apapun alasannya, namun jika orang yang minta-minta itu menunjukkan jiwa yang terlihat sangat religius atau sangat agamais, baik hati dan sebagainya, maka uang akan keluar dengan lebih mudahnya dari kocek Anda, itu pasti.

Kamuflase agama yang baik sebagai pembalut politik yang busuk dapat menghilangkan baunya. Ini semua adalah agenda besar zionisme yang sejak dulu kala memang selalu berusaha memecah belah bangsa, dan menyukai perang saudara pada suatu ras, suku dan negara.

Kekuatan ISIS adalah kecil bagi mereka, ibarat hanya sebesar kutu bagi seekor gajah, tapi tak mereka perangi namun mereka manfaatkan. Tapi dengan berbalut agama sebagai bumper, maka seakan-akan ini adalah benar-benar perang agama, padahal ini adalah perang politik busuk sistim Dajjal untuk memenangi ideologi Zionisme.

Setelah semua berhasil di taklukkan, maka ISIS yang hanya bagai kekuatan sekecil kutu bagi mereka, akhirnya akan diberangus. Karena kejamnya ISIS sesuai didikannya yang menyimpang dari agama yang arti sejatinya adalah cinta damai, maka aksi Zionis ini kemungkinan besar akan didukung banyak orang, bahkan oleh negara-negera Islam layaknya mereka sebagai “malaikat” penolong bangsa-bangsa di dunia.

Akhirnya, agenda besar Zionis untuk membuat negara besarnya pun akan terlaksana dengan sangat mudahnya, tak perlu banyak tenaga dan korban jiwa karena mereka sudah punya boneka atau robot yang bisa jalan dengan sendirinya. Maka kerajaan zionis secara global akan pasti terbentuk, “The Greater Israel Kingdom”! (©2016 IndoCropCircles / berbagai sumber).


“Stop crying and start talking about who finances ISIS, then the truth will follow consequently. Proven fact. CIA and Mossad are behind these attacks. How can these Jihadist with no military technology go to certain parts of the world and carry out sophisticated attacks.

Just don’t let the Zionist divide us, together we are unified. Don’t let them put a wedge in between us. They are prolific planners and mastermind everything that has been going on.

Don’t let them divide us, as the division increases their wealth..! ISIS is the greater Israeli Project. Even France is part of it. Nothing to do with Islam. The Zionist are expanding their global empire.”


Pustaka:

racism wars by zionism perang rasisyou dont have to be zionistyou go to the war we will stay herewar is profitthe truth frontpage 01


VIDEO:

[GRAPHIC CONTENT] Police shooting down Jakarta bombers caught on tape

Jakarta Bomb Blast (Intersection Police Post) 14 January 2016

Terrorist vs Police then Bomb Blast

Jakarta Bomb Blast (EXTREME ZOOMED) 14 January 2016

CIA behind Bomb Blasts in Indonesia (Operation False Flag)


[TEXT INDONESIA] Siapa ISIS dan siapa yang mendanai mereka?


Artikel Lainnya:

[Silent Movement] Awas Organisasi Intelijen Mossad Rekrut Wartawan Senior Indonesia

[ISIS Part-1] ISIS Dibuat Oleh CIA dan Mossad Untuk Memecah Islam?

Mendadak Ada: Khurasan Group, Yang Lebih Ditakuti AS Ketimbang ISIS

Yerusalem Darurat! OKI Gelar KTT Luar Biasa di Jakarta

[Photo] Konspirasi Pengeboman Candi Borobudur 1985

Konspirasi “Tragedi Bom Boston Marathon 2013”

 Kejanggalan Video Tragedi Penembakan Kantor Majalah “Charlie Hebdo” di Paris

Belasan Alasan Paris Attacks Friday 13 Adalah “Operasi Bendera Palsu”

Inilah Puluhan “Operasi Bendera Palsu” (False Flag Operation) Yang Diakui Pemerintah Dunia

[CLASSIFIED] Proyek Mind Control CIA “Project MK-Ultra”


http://wp.me/p1jIGd-6Z3

((( IndoCropCircles.com | fb.com/IndoCropCirclesOfficial )))

Pos ini dipublikasikan di Konspirasi Indonesia dan tag , , , . Tandai permalink.

10 Balasan ke Kaitan “Katibah Nusantara” dan Bom Jakarta 14 Januari 2016

  1. Adimanggala berkata:

    Apa lagi rencana mereka yaa??

  2. Dipo wicaksono berkata:

    Min aku salah satu orang yg ngefans dengan indocropcircles,.min buat dong akun indocropcircles di instagram,atau buat aplikasinya biar gampang..thanks
    #TheTruth

  3. Salut. Salut salut up to date isi berbobot. Dan di sertai video maupun gambar. Teringat dengan artikel di beberapa kategori ini situs web terbaik #PecintaKonspirasi. #AntiNewWorldOlder #AntiZionist #AntiSatanis #Antiilluminati #AntiUSA #SaveIslam #SaveIndonesia #AdminAnonimus

  4. lemahirengmedia berkata:

    Seandainya media mainstream Ulasannya seperti di atas niscaya akan ada percepatan intelektual masyarakat. Repost bang admin. Salam hormat.

  5. kasamago.com berkata:

    Lengkap n Mendetail.. Setiap kejadian besar di belahan dunia, memang tak bs dipisahkan dr simbol Bintang Daud

  6. anonymous berkata:

    kalau dilihat, ISIS kayak KVA nya di CoD advanced warfare
    hanya sebagai boneka atau kambing hitam agar dunia bisa dikuasai oleh perusahaan swasta / zionis..

  7. Andi Jurnal berkata:

    Salam, Ingat bahwa slogan Para Elit Penguasa Dunia saat ini, Entah itu disebut Remaso, Bunga Melati atau NWO bahwa, Untuk meaklukan suatu Negri cukup rakyatnya yang di Adu Domba. Target Utama NWO adalah Umat Islam, jadi mereka sengaja menciptakan yang namanya sekarang lebih dikenal dengan Teroris. Katakanlah Alkaidah adalah ciptaan Amerika, ISIS ciptaaan Amerika dan juga Arab Saudi. dan masih banyak lagi sebutan untuk group Islam atas nama Jihad dimana para pengikutnya tidak menyadari kalau mereka sedang di adu domba.

    Saya menyarankan untuk Admin agar bisa membuat subtitle untuk Vidio berikut ini agar bisa banyak orang yang bisa mengetahui Konspirasi Dajjal kepada umat islam.



  8. meong berkata:

    Banyak Kejanggalan min dibalik bom di thamrin

  9. tiwi berkata:

    mantap artikelnya. bahas tangan robot yg dibali min. ada yg bilang cma HOAX

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s