NASA Memblok Objek Misterius, Bintang “Blue Star Kachina” Mendekati Bumi?

NASA Sembunyikan Dan Memblok Objek Misterius Di Langit, Ramalan Suku Indian Hopi:”Blue Star Kachina” Sedang Mendekati Bumi?

Menurut legenda Suku Indian Hopi, “Bintang Biru Kachina” atau Blue Star Kachina atau “HEO-347″ atau dalam bahasa Indian lokal disebut sebagai Saquasohuh ini dikatakan sebagai tanda kesembilan atau sebagai tanda terakhir, sebelum terjadinya “Day of Purification” yaitu “hari pemurnian” / pembersihan / penyaringan.

Day of Purification digambarkan sebagai malapetaka besar atau “bencana yang akan melanda dunia” (world engulfing cataclysm) dan akan menyebabkan planet Bumi menjadi “awal” kembali.

Namun sebelumnya, menurut Suku Indian Hopi, semua bencana itu berawal dari penampakan Blue Star Kachina yang disinyalir mulai terlihat dengan teleskop luar angkasa NASA dan juga oleh satelit Cina C-SPAN.

Dalam tulisan Frank Waters tentang mitologi Suku Indian Hopi, the Blue Star Kachina atau Saquasohuh, adalah kachina atau spirit, yang akan menandakan dimulainya “dunia baru” dengan tanda terlihat atau tampilnya sebuah Bintang Biru dilangit.

Apa itu Kachina?

Gambar boneka kachina, dari buku antropologi tahun 1894. (wikimedia)

Katchina adalah penamaan roh atau personifikasi hal-hal di dunia nyata menurut kepercayaan keagamaan Pueblo barat.

Pueblo yaitu budaya penduduk Amerika Asli (Indian) yang terletak di barat daya Amerika Serikat termasuk suku Hopi, Zuni, daerah Tewa (di Reservasi Hopi), Acoma Pueblo dan Laguna Pueblo.

Roh ini diyakini biasa mengunjungi desa Hopi selama paruh pertama tiap tahunnya. Kachina dapat mewakili apapun di alam atau kosmos alam semesta, dari nenek moyang yang dipuja dengan elemen, lokasi, kualitas, fenomena alam atau konsep.

Konsep kachina memiliki tiga aspek yang berbeda: yaitu sebagai makhluk supranatural, penari kachina (anggota atau kelompok bertopeng masyarakat indian yang mewakili kachinas pada upacara keagamaan), dan boneka kachina, yang diukir menyerupai sosok yang mereka yakini sebagai kachinas untuk diberikan sebagai hadiah kepada anak-anak mereka.

Perwujudan kachinas bervariasi di setiap komunitas pueblo. Mungkin ada kachinas untuk matahari, bintang, badai petir, angin, jagung, serangga, dan banyak konsep lainnya.

Seorang pengamat telah menulis tentang Kachina:

Tema sentral dari kachina [agama suku Indian] adalah adanya kehidupan di semua benda yang memenuhi alam semesta.Semuanya memiliki esensi atau kekuatan hidup, dan manusia harus berinteraksi dengan hal ini atau gagal bertahan.

Peta suku asli Amerika di Arizona termasuk Hopi, terletak di wilayah Grand Canyon dan Northern Arizona. (wikimedia)

Kachinas dipahami sebagai memiliki hubungan manusiawi. Mereka mungkin memiliki paman, saudara perempuan, dan nenek, dan mungkin akan menikah dan memiliki anak.

Meski tidak disembah, masing-masing dipandang sebagai makhluk kuat yang jika diberi penghormatan dan penghargaan, dapat menggunakan kekuatan khususnya, misalnya untuk kebaikan manusia, membawa curah hujan, penyembuhan, kesuburan, atau perlindungan.

Suku Indian Hopi bukan satu-satunya suku yang bisa mengamati Kachina Cult dalam kalender keagamaannya.

Namun hampir semua desa di wilayah Pueblo lainnya, yang berada di barat daya Amerika Serikat, juga mengamati dan melakukan ritual kachina dengan salah satu tradisinya masing-masing atau dengan cara lainnya.

Legenda kuno Indian Hopi yang akhirnya ditulis dalam buku

Menurut legenda suku Indian Hopi seperti dilansir penulis Frank Waters, pada awal zaman Taiowa atau pada masa mitologi Hopi, sang Pencipta, menciptakan keponakannya, Sótuknang, untuk membangun tempat bagi kehidupan.

Buku “Mexico Mystique The Coming Sixth World of Consciousness” (1975), oleh Frank Waters.

Dari ketiadaan, Sótuknang menciptakan sembilan alam semesta atau dunia: satu untuk Taiowa, dan satu untuk dirinya sendiri, serta tujuh lainnya untuk kehidupan tambahan.

Tiga yang pertama dari dunia ini yaitu, Tokpela, Tokpa dan Kuskurza telah dihuni, dan kemudian hancur karena korupsi dan kejahatan manusia.

Setiap kali salah satu dunia hancur, Hopi yang baik dan setia sebagai pengikutnya diambil dan diletakkan di bawah tanah, diselamatkan dari kehancuran, untuk kemudian muncul lagi dan mengisi dunia berikutnya.

Menurut buku Waters, yang ditulis pada tahun 1960an, Hopis percaya bahwa manusia saat ini berada di dunia keempat, Túwaqachi. Seperti dunia sebelumnya, Túwaqachi juga dinubuatkan untuk dihancurkan karena korupsi kemanusiaan.

Datangnya Kachina sebagai tanda terakhir manusia menuju kehancuran

Salah satu menariknya dunia ini adalah pada masa lalunya, dimana legenda-legenda menurut tradisi pada masing-masing kebudayaan diturunkan oleh mereka melalui prasasti, literatur, artefak hingga cerita lisan secara turun-temurun.

Tak hanya dalam tradisi, mitologi dan legenda dari suatu wilayah diseluruh sudut dunia pada masa lampau, seperti juga Suku Maya yang pada waktu lalu meramalkan akan terjadinya bencana bagi Bumi di tahun 2012 silam, ternyata Suku Indian Pueblo termasuk Indian Hopi, juga memiliki legendanya tersendiri tentang kehancuran Bumi.

Penampakan tanda-tanda datangnya bencana bagi Bumi menurut mereka sudah mulai tampak, salah satunya adalah keserakahan manusia terhadap kenikmatan duniawi, kehancuran peradaban manusia oleh perang, termasuk korupsi yang menghancurkan alam dan tatanan yang sudah ada sejak dulu.

Buku “Book of the Hopi” (1963), oleh Frank Waters.

Meurut legenda suku Indian Hopi, tanda-tanda kedatangan Kachina adalah tanda terakhir, yaitu tanda kesembilan, sebelum bumi hancur. Tanda kesembilan dan akhir penghancuran digambarkan oleh seorang penulis White Feather sebagai berikut:

“Anda akan mendengar tentang tempat kediaman di langit, di atas bumi, yang akan jatuh dengan sebuah bencana besar, akan muncul sebagai bintang biru (Blue Star). Setelah adanya tanda ini, upacara bagi bangsaku akan dimulai.”

Gagasan tentang “Bintang Biru Kachina” menandai akhir dari semua ritual suku Hopi tercermin dalam buku Waters, “Book of the Hopi ” tersebut, dimana dia  juga menyatakan:

“Akhir dari semua seremonialisme suku Hopi akan datang saat kachina menyingkirkan topengnya. Saat kami menari di lapangan luas sebelum anak-anak tahu. Ketiadaan seremonialisme Hopi ini akan bersamaan dengan penghancuran Dunia Keempat (Fourth World).”

Penari Kachina, Shongopovi pueblo, Arizona, sekitar tahun 1900 (wikimedia)

Waters merujuk pada Perang Dunia III akan dimulai, dan Amerika Serikat akan hancur karena perang, sehingga hanya meyisakan suku Hopi dan tanah milik mereka saja yang masih utuh. Perang akhir dunia digambarkan oleh Waters sebagai “konflik spiritual karena masalah materi”.

Menurut nubuat suku Indian Hopi, seperti yang dilaporkan oleh Waters, tak lama setelah Bintang Biru Kachina terlihat oleh semua orang, dan Hari Pemurnian direalisasikan, ‘Saudara Putih Sejati’ (True White Brother) akan datang ke Bumi untuk mencari Hopi “yang dengan gigih masih mematuhi ajaran kuno mereka.”

Dikatakan pula, bahwa jika “Saudara Putih Sejati Sejati” gagal dalam misinya, dan tidak dapat menemukan pria dan wanita yang tidak kurupsi, maka Bumi akan hancur total dan tidak ada yang akan terhindar dari kehancuran itu.

Namun, jika berhasil mengetahui dan menemukan mereka yang masih mengikuti cara hidup suku Indian Hopi yang sebenarnya, maka yang tersisa dari kehancuran itu, dunia akan diciptakan kembali, dan semua umat yang beriman akan diselamatkan dari kehancuran tersebut.

Kecurigaan terhadap NASA dan Google Sky tentang “Blue Star Kachina”

Dari beberapa sumber tentang konspirasi diketahui ada sebuah “bintang biru” atau dikenal sebagai “Blue Star Kachina”‘ atau yang dinamakan sebagai “HEO-347” yang sangat misterius, dan sepertinya disamarkan dan ditutup-tutupi oleh pihak NASA melalui Google Sky.

Hal ini memang sangat mencurigakan, mengingat di dalam banyak forum konspirasi juga dipertanyakan, bahwa baru-baru ini, mengapa NASA mem-blok dengan kotak hitam, sebuah objek besar dan terang yang tak dikenal dari peta langit besutan Google Sky sebagai rekanannya.

Mysterious object blocked by NASA thru Google Sky

Objek itu memang tak terlihat di dalam “Google Sky” ketika Anda mengakses dalam pengelihatan biasa. Namun ketika Anda ubah atau masuk ke mode infrared, maka tampaklah sebuah kotak hitam yang menutupi suatu wilayah, alias di-blok dengan warna hitam.

Kordinat di langit yang di-blok warna hitam itu berada di kordinat latitude 8.72960894182769 dan longitude 27.72022274687505 (lihat objek yang di blocking). Hal inilah yang membuat masyarakat mencurigai pihak NASA karena selalu menutupi informasinya kepada publik, disepanjang sejarahnya.

Pada sisi lain, ada pula yang menganggap bahwa objek tersebut hanyalah hasil dari biasan cahaya oleh lensa teleskop. Tapi jika hanya demikian, mengapa pihak terkait tidak memberikan info? Dan kenapa di Google Sky daerah itu tetap di blok?

Kami mencari info dari situs NASA lainnya, danmenemukan objek misterius yang di-blok tersebut melalui “SkyView” milik NASA. Wilayah yang di blok itu ternyata terdiri dua buah objek (lihat objek) dan pada situs dibuat tidak berwarna alias black and white.

Zoomed. kedua objek yang diblok warna hitam oleh NASA melalui Google Sky.

Apakah persiapan pemerintah Amerika Serikat untuk sebuah bencana astronomi yang luas seperti yang telah lama dinubuatkan oleh Bangsa Hopi Suku Asli Amerika dari Barat Daya AS, yang mana banyak dari mereka dan masyarakat dunia pada masa kini percaya sebagai alasan karena pemerintah AS telah menjadi “Negara Polisi” (Police State) bagi dunia?

Konfirmasi NASA dalam sebuah video (yang ada di bawah artikel ini) sebagai kombinasi program dari History Channel dengan BBC, dengan cuplikan dari peluncuran roket China C-SPAN baru-baru ini, dengan tampilan yang tak terbayangkan dari terlihatnya sebuah planetoid biru besar yang terlihat dari luar angkasa, menuju ke arah Bumi. (©IndoCropCircles.com)

Pustaka:


Zoomed. Objek yang diblok warna hitam oleh NASA melalui Google Sky

Zoomed. kedua objek yang diblok warna hitam oleh NASA melalui Google Sky

 


VIDEO:

NASA ADMITS to Blue Star Kachina of HOPI Prophecy! HEO 437 – PREPARE

SECRET SPACE: What Is NASA Hiding?


Artikel Lainnya:

Astronom Prediksi Asteroid Akan Hantam Bumi Bulan Oktober 2017

Planet Sedna Sebabkan Makhluk Bumi Punah

Planet Theia, Benda Besar Yang Menabrak Bumi

Planet-X Besar, Hercolubus atau “Planet Merah” Mendekati Tata Surya?

Planet-X Bisa Jadi Bukanlah Planet Nibiru

Waduh! Seharusnya Masih Ada Satu Planet Lagi Dalam Tatasurya, Kemana Planet Itu?

Ilmuwan Klaim Temukan Planet Misterius Baru Yang Besar, “Planet Nine”!

Wow! Ilmuwan Temukan Tanda-Tanda Ada “Dua Planet Besar Misterius” Dibelakang Pluto!

Matahari Meredup, Ada Apa Gerangan? Misteri Lubang Mega Besar di Matahari

Asteroid “Apophis” Hantam Bumi tahun 2036!?

Kehidupan Hampir Punah: Sinar Gamma Hantam Bumi Tahun 774

Tahun 2012 Lalu, Bumi Memang Nyaris Kiamat

Beruntung! Tahun 2004 Lalu, Bumi Hampir Saja Kiamat!

Jupiter Telah Usir Planet Besar Yang Membuat Bumi Selamat!

Waduh! Gumpalan Misterius di Samudra Pasifik Ini Bisa Datangkan Malapetaka Bagi Bumi

[Alert] Gletser Cair 100 Kali Lebih Cepat, Manusia Dalam Bahaya!

‘Airburst’ (Komet Meledak) Bisa Menjadi Penyebab Bumi Kiamat?

Terompet Isrofil Mulai Ditiup? Misteri Suara Aneh Terdengar di Banyak Negara

Kiamat Sudah Dekat: Ilmuwan Buat “Asgardia” Negara Buatan Pertama Di Luar Angkasa

Siap Kiamat, Illuminati Buat Bunker di Bawah Bandara Denver

AS dan Rusia Sudah Siapkan Nuklir Untuk Hadapi Asteroid

Ilmuwan: Kiamat Terjadi 26-27 Juta Tahun Sekali! Hah?!?

Terungkap, Bahwa Bumi Pernah Kiamat Enam Kali!

Ilmuwan: “Kiamat” Spesies Manusia Terjadi 11.000 Tahun Lagi

Persiapan Hadapi Bencana: “Kubah Kiamat” di Kutub Utara Difungsikan

Tragis!! Tahun 2050 Bumi Sudah Tak Bisa Lagi Dikenali

Buku “Oera Linda” : Tsunami terdahsyat 4200 tahun lalu (2193 SM) memusnahkan banyak Kerajaan di Bumi


http://wp.me/p1jIGd-8at

((( IndoCropCircles.com | fb.com/IndoCropCirclesOfficial )))

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Konspirasi Akhir Zaman, Misteri Jagad Raya dan tag , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s