8 Gempa di Indonesia Yang Tercatat Dengan Jumlah Korban Ribuan

gempa earthquake banner

8 Gempa Bumi di Indonesia Yang Tercatat Dengan Jumlah Korban Ribuan Jiwa

Berikut ini adalah gempa-gempa yang pernah terjadi sepanjang sejarah di Indonesia yang telah tercatat dengan korban jiwa ribuan orang. Namun ada beberapa gempa bumi yang lebih besar lainnya dari daftar ini, namun tak tercatat jumlah korban jiwanya dikarenakan gempa tersebut terjadi pada abad ke-18. Berikut gempa-gempa tersebut:

1. Gempa Andaman (aka Gempa Aceh) Sumatera

Korban : 283,106

Tanggal : 26 Desember 2004
Magnitude : 9.1 – 9.3

Gempa bumi Samudera Hindia (sebelah barat dari propinsi Aceh) pada tahun 2004, pada awalnya dicatat sebagai 9,0 namun telah meningkat menjadi 9,1 dan 9,3. Gempa ini adalah gempa kedua terbesar yang pernah tercatat pada seismograf.

Gempa bumi yang dikenal oleh masyarakat ilmiah sebagai gempa bumi Sumatera-Andaman ini adalah gempa tektonik yang terjadi pada pukul 00:58:53 UTC (07:58:53 waktu lokal) pada 26 Desember 2004, dengan pusat gempa bumi di bagian pantai barat Sumatera, Indonesia.

Gempa memicu serangkaian tsunami di sepanjang pantai minimal 13 negara-negara ditengah samudera maupun dilepas pantai Samudera Hindia. Dari Asia Tenggara, Asia Selatan dan negara-negara bagian pantai timur benua Afrika, bahkan hingga ke Afrika Selatan terkena imbas tsunaminya.

Selain Indonesia, gelombang tsunami juga menerpa Malaysia, Thailand, Myanmar, Sri Lanka, India, Maladewa, Seychelles, Somalia, Kenya, Tanzania, Madagaskar dan Afrika Selatan (lihat peta).

Gempa dan tsunami ini telah menewaskan ribuan orang dan menenggelamkan masyarakat pesisir. Gempa ini cukup besar yang menyebabkan seluruh dunia ikut bergetar sebanyak setengah inci, atau lebih dari satu sentimeter. (video gempa & Tsunamivideo National Geographic – Seconds From Disaster – Asian Tsunami | video Tsunami Caught On Camera Full movie)

earthquake%20and%20tsunami%20on aceh indonesian 2004 Photo collection: Tsunami In Shooting Lens Impressions from around the World

Earthquake and tsunami on Aceh Indonesian 2004

106881 earthquake%20and%20tsunami%20on%20aceh indonesian 2004 Photo collection: Tsunami In Shooting Lens Impressions from around the World

A Ship in front of Hotel Medan, Aceh after earthquake and tsunami on Aceh Indonesian 2004.

earthquake%20and%20tsunami%20on%20thailand 2004 Photo collection: Tsunami In Shooting Lens Impressions from around the World

The tsunami struck a hotel on the coast of the island of Phuket, Thailand, December 26, 2004.

https://indocropcircles.files.wordpress.com/2013/08/1f352-srilanka1tsunami.jpg

Tsunami in Sri Lanka from Aceh Earthquake


2. Gempa Jogjakarta, Selatan Jawa Tengah

Korban : 6.234

Tanggal : 26 Mei 2006
Magnitude : 6.3

gempa yogyakarta 2006 Presiden SBY melihat kondisi Candi Prambanan saat gempa Jogjakarta 2006

Gempa Bumi Yogyakarta Mei 2006 adalah peristiwa gempa Bumi tektonik kuat yang mengguncang Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah pada 27 Mei 2006 (26 May UTC) kurang lebih pukul 05.55 WIB selama 57 detik.

Gempa Bumi tersebut berkekuatan 5,9 pada skala Richter. United States Geological Survey melaporkan bahwa gempa terjadi sebesar 6,2 pada skala Richter. (video “Sebuah Catatan” Film Dokumenter Gempa Yogya 26 Mei 2006)

https://indocropcircles.files.wordpress.com/2013/08/551de-gempa-diy1.jpg

Rumah-rumah disebuah desa yang runtuh akibat gempa Jogya 26 Mei 2006

Kerusakan akibat Gempa di suatu kampung di Bantul, Jogja, 26 Mei 2006 (foto oleh Radar Jogja).


3. Gempa Papua, Pegunungan Jayawijaya

Korban : 5.422 (422 tewas, lebih 5000 hilang)

Tanggal : 25 Juni 1976
Magnitude : 7.1

Gempa bumi Papua 1976 terjadi 25 Juni 1976 di Papua. Kekuatan gempa 7,1 skala richter yang mengakibatkan lebih dari 500 orang tewas termasuk lebih dari 70 orang yang disebabkan tanah longsor dan 5000-9000 orang dilaporkan hilang setelah tanah longsor dan diperkirakan tewas.

Total enam desa dilaporkan hancur di daerah gempa. Wilayah barat Papua dan timur dari Papua Nugini dilaporkan juga merasakan terjadinya gempa.


4. Gempa Flores, Nusa Tenggara

Korban : 2.500 (minimal 2,500 tewas and 500 luka)

Tanggal : 12 Desember 1992
Magnitude : 7.8

Gempa bumi Flores Desember 1992 ialah gempa bumi berkekuatan 7,8 pada skala Richter di lepas pantai Flores, Indonesia. Terjadi pada 12 Desember 1992 pada pukul 13:29 WITA. Gempa bumi ini menyebabkan tsunami setinggi 36 meter yang menghancurkan rumah di pesisir pantai Flores, membunuh setidaknya lebih dari 2.000 jiwa, 500 orang hilang, 447 orang luka-luka, dan 5.000 orang mengungsi.

Gempa ini sedikitnya menghancurkan 18.000 rumah, 113 sekolah, 90 tempat ibadah, dan lebih dari 65 tempat lainnya. Kabupaten yang terkena gempa ini ialah Kabupaten Sikka, Kabupaten Ngada, Kabupaten Ende, dan Kabupaten Flores Timur. Kota yang paling parah ialah Maumere. Lebih dari 1.000 bangunan hancur dan rusak berat. Kerusakan lengkap di Pagaraman ada di Pulau Babi.

Pandangan di Pulau Babi yang hancur akibat gempa bumi dan gelombang tsunami yang kuat, sekitar 700 orang dilaporkan terbunuh dan lebih dari 100 dilaporkan hilang. Daerah ini memiliki korban tewas terbesar di lokasi manapun dalam perisiwa ini.

Saksi mata menggambarkan situasi mengerikan termasuk sisa-sisa manusia yang tersangkut dari cabang-cabang pohon. Pulau Babi terletak sekitar lima kilometer lepas pantai Pulau Flores. Bentuknya berbentuk kerucut, diameter dua kilometer, dan ketinggian paling puncak 351 m.

Terlepas dari letaknya yang dekat dengan pulau utama, yang terdengar di celah sempit antara Babi dan Flores adalah 241 m dalamnya. Pantai utara menghadap ke Laut Flores dan dilindungi oleh terumbu karang yang luas. Tepi selatan, tempat desa-desa yang hancur itu berada, memiliki terumbu yang jauh lebih sempit.

Di dekat tengah pantai pada bagian selatan duterjang pasang kecil yang memisahkan Kampungbaru (di sisi barat) dari Pagaraman (di sisi timur). Kedua desa hancur total akibat tsunami. Tsunami menghilangkan segalanya dari Pagaraman yang hanya menyisakan pantai berpasir putih.

gampa earthquake tsunami NTT

Sebuah pantai berpasir adalah semua yang tersisa setelah ombak menghapus semua jejak Riangkroko. Sebuah pelarian tsunami yang sangat besar (26 m) diukur di desa pedesaan kecil ini di Pulau Flores, dan 137 orang kehilangan nyawa akibat gempa dan tsunami. Desa itu terletak di muara Sungai Nipah, sebuah sungai kecil dengan sisi barat lautnya menghadap Laut Flores. Jarak penggenangan dari garis pantai sepanjang sungai kira-kira 600 m. Foto Kredit: Harry Yeh, Universitas Washington.

Kehancuran Riangkroko, Indonesia Pantai berpasir adalah semua yang tersisa setelah gelombang melepas semua jejak Riangkroko. Sebuah pelarian tsunami yang sangat besar (26 m) diukur di desa pedesaan kecil ini di Pulau Flores, dan 137 orang kehilangan nyawa akibat gempa dan tsunami. Desa itu terletak di muara Sungai Nipah, sebuah sungai kecil dengan sisi barat lautnya menghadap Laut Flores. Jarak penggenangan dari garis pantai sepanjang sungai kira-kira 600 m. [Foto Kredit: Harry Yeh, Universitas Washington]

Pemandangan sekitar Riangkroko, Indonesia Pemandangan udara Riangkroko setelah tsunami. Daerah yang tergenang tsunami tampak seperti tanah kosong. Kehancuran tersebut mengindikasikan bahwa tsunami pasti sangat kuat untuk menyingkirkan sebagian besar vegetasi dan struktur di daerah tersebut. [Foto Kredit: Harry Yeh, Universitas Washington]

Pandangan di Pulau Babi yang hancur akibat gempa bumi dan gelombang tsunami yang kuat, sekitar 700 orang dilaporkan terbunuh dan lebih dari 100 dilaporkan hilang. Daerah ini memiliki korban tewas terbesar di lokasi manapun dalam perisiwa ini. Saksi mata menggambarkan situasi mengerikan termasuk sisa-sisa manusia yang tersangkut dari cabang-cabang pohon. Pulau Babi terletak sekitar lima kilometer lepas pantai Pulau Flores. Bentuknya berbentuk kerucut, diameter dua kilometer, dan ketinggian paling puncak 351 m. Terlepas dari letaknya yang dekat dengan pulau utama, yang terdengar di celah sempit antara Babi dan Flores adalah 241 m dalamnya. Pantai utara menghadap ke Laut Flores dan dilindungi oleh terumbu karang yang luas. Tepi selatan, tempat desa-desa yang hancur itu berada, memiliki terumbu yang jauh lebih sempit. Di dekat tengah pantai pada bagian selatan duterjang pasang kecil yang memisahkan Kampungbaru (di sisi barat) dari Pagaraman (di sisi timur). Kedua desa hancur total akibat tsunami. Tsunami menghilangkan segalanya dari Pagaraman yang hanya menyisakan pantai berpasir putih.

Kerusakan total di Kampungbaru, Pulau Babi, Indonesia Dampak tsunami di Kampungbaru, Pulau Babi. Desa muslim di Pulau Babi ini juga hancur total. Beberapa potongan besar bangunan sekarang tersebar di pantai berpasir putih yang luas dan rata dan sangat sedikit pohon yang tersisa. Sedimen, seperti pasir pantai, telah tersebar di sekitar 300 m luas pantai. [Foto Kredit: Harry Yeh, Universitas Washington]

Puing-puing Kampungbaru, Indonesia Antara ujung atas lembaran sedimen dan kaki bukit terdapat pohon kelapa yang padat di Kampungbaru. Grove ini sekarang kira-kira 1,5 m lebih rendah dari permukaan pantai. Tidak diketahui apakah elevasi yang lebih rendah ini diciptakan oleh penurunan setelah gempa atau jika itu adalah topografi asli. Apapun, daerah dataran rendah ini adalah tempat semua puing-puing dari desa tersebut dibuang oleh tsunami. Situs itu tampak dan berbau seperti tempat pembuangan sampah dangkal. [Foto Kredit: Harry Yeh, Universitas Washington]

Efek di Wuhring, Floress Island, Indonesia Dampak tsunami di Wuhring, Pulau Flores. Meskipun ketinggian tsunami di lokasi ini lebih rendah daripada di tempat lain (hanya sekitar 3,5 m) ombak menyapu seluruhnya di atas semenanjung 400 m per 200 m yang membanjiri komunitas Wuhring yang padat penduduknya dan membunuh 100. Di sini kerusakannya tidak separah Pulau Babi. Gelombang tersebut membuat akumulasi pasir kerucut di dalam rumah, dan di beberapa lokasi, kedalaman puing sekitar satu meter. [Foto Kredit: Harry Yeh, Universitas Washington]


5. Gempa Ambon

Korban: + 2322

Tanggal: 17 Februari 1674

Kekuatan gempa tak diketahui karena belum adanya teknologi pencatatan gempa di lokasi kejadian pada saat itu. Tapi diperkirakan kekuatan gempa diatas 7,5 SR, dan tinggi tsunami mencapai 10 meter.

Korban meninggal, luka-luka dan mengungsi meliputi beberapa kota di pesisir Pulau Ambon, Pulau Seram, dan pulau-pulau lainnya disekitar kepulauan Maluku dan Laut Banda.

Menurut catatan ilmuwan Belanda kelahiran Jerman, Georg Eberhard Rumphius, korban jiwa sebanyak 2243 orang lebih, termasuk 31 orang Eropa. Jadi korban tewas seluruhnya adalah 2322 jiwa.


6. Gempa (Daratan) Pulau Bali

Korban : +1500 (minimal)

Tanggal : 20 Januari 1917
Magnitude : 6.6

gempa bali 1917

Pada tanggal 21 Januari (atau 20 Januari pukul 23:11 UTC) Gempa di Bali terjadi pada pukul 06:50 waktu setempat. Magnitudo diperkirakan 6,6 skala Richter pada gelombang permukaan dan memiliki intensitas yang dirasakan maksimal level IX (kekerasan) skala intensitas Mercalli.

Gempa ini menyebabkan tanah longsor dan mengakibatkan kerusakan luas di seluruh Bali, terutama di bagian selatan pulau. Karena gempa ini memicu banyaknya tanah longsor maka menyebabkan 80% dari 1.500 korban tewas disebabkan longsoran tanah yang menimbun desa-desa.

https://i0.wp.com/upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/4/4f/COLLECTIE_TROPENMUSEUM_Ingestorte_bouwwerken_na_de_aardbeving_op_Bali_van_1917_TMnr_10004137.jpg

Reruntuhan bangunan setelah gempa di Bali pada tahun 1917 (COLLECTIE TROPENMUSEUM via wikimedia.org)


7. Gempa Pulau Nias, Sumatera Utara

Korban : 1.346

Tanggal : 28 Maret 2005
Magnitude : 8.6

https://i0.wp.com/upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/5/5c/Tsumap.jpg

Gempa Bumi Sumatera 2005 terjadi pada pukul 23.09 WIB pada tanggal 28 Maret 2005. Pusat gempanya berada di kordinat 2° 04′ 35″ U 97° 00′ 58″ T, 30 km di bawah permukaan Samudra Hindia, 200 km sebelah barat Sibolga, Sumatera atau 1400 km barat laut Jakarta, sekitar setengah jarak antara pulau Nias dan Simeulue.

Catatan seismik memberikan angka 8,7 skala Richter (BMG di Indonesia mencatat 8,2) dan getarannya terasa hingga Bangkok, Thailand, sekitar 1.000 km jauhnya. Dengan kekuatan sebesar 8,7 SR, gempa ini merupakan gempa Bumi terbesar kedua di dunia sejak tahun 1964.

Segera setelah terjadi, muncul peringatan akan kemungkinan datangnya tsunami yang akhirnya tidak terjadi. Gempa ini kemungkinan terpicu oleh gempa sebelumnya pada bulan Desember 2004, gempa Bumi Samudra Hindia 2004 (pada point urut #1).

https://indocropcircles.files.wordpress.com/2013/08/23419-nias.jpg

Gempa Nias Sumatera Utara 28 Maret 2005


8. Gempa Sumatera Barat (Lepas Pantai)

Korban : 1.117 (1.117 tewas, 1.214 terluka parah dan 1.688 luka ringan)

Tanggal : 30 September 2009
Magnitude : 7.9

Gempa Bumi Sumatera Barat 2009 terjadi dengan kekuatan 7,6 Skala Richter di lepas pantai Sumatera Barat pada pukul 17:16:10 WIB tanggal 30 September 2009. Gempa ini terjadi di lepas pantai Sumatera, sekitar 50 km barat laut Kota Padang.

Gempa menyebabkan kerusakan parah di beberapa wilayah di Sumatera Barat seperti Kabupaten Padang Pariaman, Kota Padang, Kabupaten Pesisir Selatan, Kota Pariaman, Kota Bukittinggi, Kota Padangpanjang, Kabupaten Agam, Kota Solok, dan Kabupaten Pasaman Barat.

Menurut data Satkorlak PB, sebanyak 1.117 orang tewas akibat gempa ini yang tersebar di 3 kota & 4 kabupaten di Sumatera Barat, korban luka berat mencapai 1.214 orang, luka ringan 1.688 orang, korban hilang 1 orang. Sedangkan 135.448 rumah rusak berat, 65.380 rumah rusak sedang, & 78.604 rumah rusak ringan.

https://i1.wp.com/mw2.google.com/mw-panoramio/photos/medium/31224325.jpg

Gempa Bumi Sumatera Barat 2009 terjadi dengan kekuatan 7,6 Skala Richter di lepas pantai Sumatera Barat pada pukul 17:16:10 WIB tanggal 30 September 2009. Gempa ini terjadi di lepas pantai Sumatera, sekitar 50 km barat laut Kota Padang.

https://i2.wp.com/mw2.google.com/mw-panoramio/photos/medium/36314556.jpg

Gempa Bumi Sumatera Barat 2009 terjadi dengan kekuatan 7,6 Skala Richter di lepas pantai Sumatera Barat pada pukul 17:16:10 WIB tanggal 30 September 2009. Gempa ini terjadi di lepas pantai Sumatera, sekitar 50 km barat laut Kota Padang.

Gempa Padang Pariaman, West Sumatra, Indonesia

This is an aerial view of an area affected by earthquake-triggered landslide in Padang Pariaman, West Sumatra, Indonesia, Wednesday’s 7.6 magnitude temblor devastated a stretch of more than 60 miles (100 kilometers) along the western coast of Sumatra island. Picture taken Saturday, Oct. 3, 2009 (AP Photo/Dita Alangkara)

Jika dijumlahkan dari ketujuh gempa dengan korban terbanyak tersebut diatas, maka korban total lebih dari tiga ratus ribu jiwa atau lebih tepatnya adalah sebesar 301.225 jiwa, dengan catatan bahwa hasil jumlah itupun hanya perhitungan secara kasar saja. Tak jelas berapa korban yang tertimbun tanah longsor atau terkena gelombang tsunami secara pastinya.

Earthquake

Gempa-gempa dahsyat lainnya yang terjadi di Indonesia dengan jumlah korban Ribuan Jiwa, namun Tak Tercatat secara resmi:

Selain ketujuh gempa bumi dengan korban terbanyak yang telah tercatat tersebut, ada beberapa gempa dahsyat lainnya yang jumlah korbannya tak tercatat dalam sejarah yang dipastikan jumlah korbannya juga ribuan.

Walau tak tercatat, kepastian jumlah korban ribuan pada gempa lainnya tersebut adalah dilihat dari magnitudenya. Magnitude diatas 5 Skala Richter (SR) sudah bisa menelan korban, diatas 6 SR korban sudah bisa ratusan, sedangkan diatas 7 SR korban sudah bisa hingga ribuan jiwa.

Berikut beberapa gempa bumi dahsyat dengan magnitude diatas 8 pada Skala Richter yang tak tercatat korbannya, urutan ini bersadarkan pada kekuatan gempa (magnitude), yaitu:

1. Gempa bumi Sumatera Barat-Bengkulu, 25 November 1833. Gempa terjadi pada pukul 22:00 waktu setempat, berlokasi dilepas pantai antara Pariaman dan Bengkulu. Jumlah korban dipastikan ribuan jiwa, terjadi gelombang Tsunami dan pergerakan lempeng yang menyebabkan terangkatnya lempeng Eurasian dan kemudian terbentuknya pulau-pulau micro-atoll, magnitude gempa: 8,8–9,2 Skala Richter.

2. Gempa bumi Padang Sumatera Barat, 10 Februari 1797. Gempa bumi Sumatera 1797 merupakan gempa bumi pertama dari serangkaian gempa bumi besar yang terjadi pada bagian segmen Sumatera di sesar megathrust Sunda. Gempa ini memicu gelombang tsunami yang menyebabkan kerusakan parah di Kota Padang. Kapal-kapal Inggris seberat 150-200 ton didorong hingga sejauh 1 km ke pedalaman sungai Batang Arau, magnitude gempa: 8.7-8.9 Skala Richter.

3. Gempa bumi Kep. Nias Sumatera Utara, 16 February 1861. Gempa berlokasi di dekat Pulau Batu, Kepulauan Nias Sumatera Utara, terjadi gelombang Tsunami di beberapa desa, diperkirakan ciri dan efek gempa mirip dengan gempa Sumatera Utara 28 Maret 2005 (point #6 diatas). Gempa itu terasa sampai sejauh hingga ke semenanjung Melayu dan bagian timur pulau Jawa. Sangat diyakini jumlah korban ribuan jiwa, magnitude gempa: 8.5 Skala Richter.

Disamping tujuh gempa lainnya dengan korban jiwa yang tercatat dalam sejarah gempa di Indonesia, itulah ketiga gampa tambahan terdahsyat lainnya di wilayah Indonesia namun yang tak tercatat korbannya.

Kita mestinya tahu, bahwa pegeseran lempeng-lempeng benua penyebab gempa selalu bergerak sejak planet Bumi ini terbentuk hingga akhir hayatnya nanti. Jadi bukannya mengharapkan ada gempa lagi dikemudian hari, namun itu adalah suatu kepastian.

tsunami

Manusia tak bisa mengelak suatu bencana, namun hanya tinggal bagaimana manusia dapat beradaptasi dan berusaha untuk menjauh dari pertemuan lempeng-lempeng benua tersebut, atau minimal untuk dapat mengetahui keilmuwan mengenai dasar-dasar penanggulangan gempa bumi.

Kita tak perlu takut, justru Tuhan mengharapkan kita untuk banyak belajar dan belajar dalam penanggulangan bencana alam termasuk gempa, agar kita dapat menjadi leaders dalam hal bencana gempa bumi di muka Bumi.

Lalu, ilmu yang kita dapatkan tersebut juga dapat kita disebarkan kepada wilayah lain bahkan ke negara lainnya. Selama ilmu tersebut selalu digunakan, maka yang menyebarkannya akan selalu mendapatkan pahala yang mengalir kepadanya. Semoga kita dapat lebih siap lagi dan dapat belajar lebih baik lagi serta dapat mengambil manfaatnya.  (sumber: USGS /gambar: smate.wwu.edu / wikipedia)


Video Earthquake Compilation:


Artikel Mengenai Gempa Indonesia Lainnya:

Lebih Dari 2000 Tewas: Tsunami Pualu Ambon dan Pulau Seram Tahun 1674

Masih Misteri, Bagaimana Meramal Gempa Bumi? Peneliti Mengklaim Ada Teori Baru

Bumi Situbondo Pernah Bergetar Hebat, Asal Getaran Masih Misterius!

Aneh! Seismograf Yogyakarta Bergoyang Hebat Tapi Laporan Gempa Sangat Sedikit?

Gila! HAARP Senjata Canggih, Mengatur Pikiran, Gempa dan Iklim Dunia! Termasuk Gempa dan Tsunami di Indonesia!

[Project Seal] Tsunami Aceh Sumatra 2004: Bom Nuklir Bawah Laut

[BUKTI VIDEO & FOTO] Gempa Jogjakarta 2006: Akibat Bom Besar di Tengah Laut??


Artikel Mengenai Bencana di Indonesia Lainnya:

Misteri dan Kronologi Meletusnya Tambora, Tiga Kerajaan Lenyap Seketika!

Ternyata Letusan Krakatau Tertulis di Kitab Ronggowarsito: Kitab Raja Purwa

Sejarah Meletusnya Gunung Galunggung Sejak 1822, 1894, 1918 dan 1982

Misteri Letusan Gunung Toba, satu-satunya Supervolcano di Indonesia


Artikel Mengenai Bencana Dunia Lainnya:

Tsunami Dahsyat Ungkap Lokasi Kota Legendaris Atlantis?

11 Tsunami Paling Dahsyat & Mematikan Pada Zaman Modern

[Alert] Pole Shifts: Kutub Utara dan Selatan Sedang Berpindah Akibatkan Anomali Cuaca

[VIDEO] Gila!! Depopulasi Dunia Sedang Berjalan! Depopulation Is On The Way!

[VIDEO] Siap Kiamat, Illuminati Buat Bunker di Bawah Bandara

[GALLERY] “Frankenstorm” Sandy Sisakan Berton-ton Salju & Sampah

[VIDEO] 7 UFO Muncul Saat Tornado Oklahoma Mei 2013


http://wp.me/p1jIGd-2ZM

((( IndoCropCircles.com | fb.com/IndoCropCirclesOfficial )))

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Fenomena Alami, Yang Paling dan tag , , , . Tandai permalink.

6 Balasan ke 8 Gempa di Indonesia Yang Tercatat Dengan Jumlah Korban Ribuan

  1. bencana alam berkata:

    Setiap bencana yg datang harus memberi pelajaran bagi kita rakyat indonesia.

    Salam Siaga Bencana

  2. Zujan Arie berkata:

    Gempa Aceh dahsyat.

  3. Cicak Kejepit berkata:

    Gempa bumi Liwa gak masuk ya??

  4. anggika berkata:

    meletusnya gunung krakatau paling dahsyat

  5. mija berkata:

    thanks yaaa. membantu bgt.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.