10 Manfaat Rokok Bagi Kesehatan Manusia? Gila!

medical disease headers

10 Manfaat Rokok Bagi Kesehatan Manusia

smoking healthy banner

 

Artikel ini tentu tidak bermaksud mengajak anda untuk mulai merokok atau meneruskan kebiasaan anda mengisap asap tembakau.

Tetapi adalah hak anda untuk percaya atau tidak bahwa nikotin dan zat-zat lain yang juga berasal dari alam dan berada di dalam rokok juga mempunyai kegunaan.


Prologue:

Rokok (Cigarette) dan Kretek (Clove Cigar) adalah beda. Maksud dari rokok disini sejatinya adalah Kretek. Namun karena kretek kurang dikenal dunia secara global, maka di Indonesia kretek juga diartikan rokok. Padahal keduanya beda.

Rokok hanya dari tembakau (bahkan kertas rendaman tembakau) sedangkan kretek adalah resep leluhur dari racikan jamu yang dibakar untuk kemudian dihisap. Itu sebabnya, para leluhur zaman dulu jika batuk menghisap rokok yang berfungsi untuk meredakan batuk mirip in-healer pada masa kini.

Lagi pula dari jutaan perokok dan perokok pasif, kenapa yang terkena efeknya hanya kurang dari 2% saja? Itupun kebanyakan akibat dari rokok, dan bukan dari kretek. Banyak ilmuwan menyimpulkan bahwa penyakit termasuk kanker yang tadinya disimpulkan akibat efek perokok pasif, sebenarnya adalah akibat polusi udara secara global dan juga lemahnya kekebalan pada individu korban.


Anda pasti terkaget-kaget ketika membaca judul artikel ini. Sama seperti terkejutnya saya ketika pertama kali membaca dari sumbernya, Forces The Evidence Therapeutic Effects Of Smoking http://www.forces.org/evidence/evid/therap.htm (back-up link lain) (back-up link PDF).

Kita sadar informasi negatif tentang rokok dan kebiasaan merokok dijejalkan kepada kita sudah sejak lama. Sebagian besar menghubung-hubungkan dampak buruk asap rokok dan zat-zat yang terkandung di dalamnya terhadap kesehatan tubuh manusia.

Informasi tersebut diterima oleh masyarakat luas yang awam mengenai riset dan penelitian sebagai kebenaran mutlak yang tidak perlu diperdebatkan.

Sama persis pada masa lalu. Dulu, racun bisa ular sangat mematikan, tapi kini dapat digunakan untuk serum bahkan penyembuhan. Dulu, racun lebah sangat menyakitkan dan juga mematikan, tapi kini dapat sebagai penyembuh penyakit. Dulu cannabis (ganja) sangat dilarang, tapi kini dapat menjadi obat kanker.

Yang banyak dilupa oleh orang awam ialah, pertama, semua itu adalah ALAMI alias alam yang membuatnya ada, bukan kimia. Tapi apa yang terjadi? Masyarakat awam lebih mempercayai hasil kimiawi dibandingkan dengan yang alami.

Kedua, adanya racun yang masuk ke dalam tubuh manusia, maka akan manjadikannya stimultan imunisasi pada tubuh manusia. Artinya, jika tubuh manusia diberikan racun atau zat yang merugikan tubuh, maka imunisasi manusia justru meningkat akibat melakukan perlawanan, maka manusia bisa lebih kebal.

Hal sederhana itu juga terjadi pada lingkungan kita, misalkan ada anak yang sangat sering dan suka bermain hujan-hujanan, ternyata anak itu jauh lebih kebal atau imune terhadap penyakit flu dan tak mudah sakit, dibanding dengan anak yang dimanja dan tak pernah bermain hujan-hujanan selama hidupnya. Tapi, memang itulah kenyataannya.

https://i0.wp.com/upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/9/92/Risks_form_smoking-smoking_can_damage_every_part_of_the_body.png/597px-Risks_form_smoking-smoking_can_damage_every_part_of_the_body.png

Smoking can damage every part of the body (wikipedia).

Informasi mengenai dampak buruk dan tak ada untungnya terhadap tembakau atau rokok selama hidup manusia memang diterima oleh masyarakat luas yang awam mengenai riset dan penelitian sebagai kebenaran mutlak.

Namun tidak demikian dengan para ilmuwan. Sesuai dengan bidang ilmunya, mereka mengadakan penelitian seputar dampak rokok dan merokok bagi kesehatan dengan berangkat dari dasar pemikiran yang netral.

Mereka mencoba menggali adakah manfaat zat-zat yang terdapat di dalam sebatang rokok untuk kesehatan manusia, yang selama ini sudah diberi stigma negatif secara luas.

Berikut beberapa riset yang menguak manfaat rokok bagi kesehatan manusia. Saya bukan seorang dokter atau peneliti bidang kesehatan, jadi pembahasan ilmiah tentang isi warta ini bisa diperdebatkan oleh para pakar sendiri.

1. Merokok Mengurangi Resiko Parkinson

Parkinsons

Banyak bukti yang menunjukkan bahwa merokok melawan penyakit Parkinson. Sebuah penelitian terbaru menambah kuat bukti sebelumnya yang melaporkan bahwa merokok dapat melindungi manusia dari penyakit Parkinson.

Secara khusus, penelitian baru tersebut menunjukkan hubungan temporal antara kebiasaan merokok dan berkurangnya risiko penyakit Parkinson. Artinya, efek perlindungan terhadap Parkinson berkurang setelah perokok menghentikan kebiasaan merokoknya. (sumber: Smoking lowers Parkinson’s disease risk http://www.data-yard.net/10v2/parkinson.htm (back-up link lain) (back-up link PDF)).

Studi lain mengenai pengaruh positif merokok terhadap Parkinson Desease (PD) adalah sebuah penelitian terhadap 113 pasangan kembar laki-laki. Tim peneliti yang dipimpin oleh Dr Tanner terus melihat perbedaan yang signifikan ketika dosis dihitung sampai 10 atau 20 tahun sebelum diagnosis.

Mereka menyimpulkan bahwa temuan ini menyangkal pernyataan bahwa orang yang merokok cenderung memiliki PD. (sumberSmoking and Parkinson’s disease in twins http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/11865136 (back-up link lain) (back-up link PDF)). Selain itu, masih banyak penelitian yang lainnya mengenai kebiasaan merokok yang berguna melawan Parkinson.


2. Perokok lebih kuat dan cepat sembuh dari Serangan Jantung dan Stroke

heart-attack-vs-cardiac-arrest-vs-stroke

Penelitian besar menunjukkan manfaat lain merokok, yakni manfaat terhadap restenosis atau penyempitan pembuluh darah yang menyebabkan aliran darah menjadi terbatas, seperti pembuluh darah ke jantung (cardiovaskular disease) atau ke otak (stroke). Perokok memiliki kesempatan yang lebih baik untuk bertahan hidup dan penyembuhan yang lebih cepat. (sumber: Impact of Smoking on Clinical and Angiographic Restenosis After Percutaneous Coronary Intervention http://www.data-yard.net/34/circulation_2001_104_773.htm (back-up link lain) (back-up link PDF)).

Penelitian lain menyebutkan karbon monoksida dapat mengurangi Serangan Jantung (Myocardial infarction) dan Stroke. Karbon monoksida merupakan produk sampingan dari asap tembakau. Sebuah laporan menunjukkan tingkat sangat rendah dari karbon monoksida dapat membantu para korban serangan jantung dan stroke.

Karbon monoksida menghambat pembekuan darah, sehingga melarutkan gumpalan berbahaya di pembuluh arteri. Para peneliti memfokuskan pada kemiripan yang dekat antara karbon monoksida dengan oksida nitrat yang menjaga pembuluh darah tetap melebar dan mencegah penumpukan sel darah putih.

Baru-baru ini oksida nitrat telah ditingkatkan statusnya dari polutan udara biasa menjadi penghubung fisiologis terpenting kedua secara internal. Oleh karena itu tidak akan mengherankan kalau karbon monoksida secara paradoks dapat menyelamatkan paru-paru dari cedera akibat penyumbatan pembuluh darah ke jantung (cardiovascular blockage). (sumber: The Carbon Monoxide Paradox http://www.data-yard.net/10b/cm.htm (back-up link lain) (back-up link PDF)).


3. Merokok mengurangi resiko penyakit “Susut Gusi” (Gingival recession) yang parah

Receding Gums susut gusi

Dulu disebutkan bahwa tembakau adalah akar semua permasalahan penyakit gigi dan mulut. Padahal sebuah studi telah menunjukkan bahwa sebenarnya perokok berisiko lebih rendah terhadap penyakit gusi seperti susut gusi atau Gingival recession. (sumber: Smoking Does Not Increase Risk Of Receding Gums http://www.data-yard.net/10o/gums.htm (back-up link lain) (back-up link PDF)).


4. Merokok mencegah Asma dan penyakit karena Alergi lainnya

Allergic Conjunctivitis

Sebuah studi dari dua generasi penduduk Swedia menunjukkan dalam analisis multi variasi, beberapa anak dari para ibu yang merokok sedikitnya 15 batang sehari, cenderung memiliki peluang yang lebih rendah untuk menderita alergi rhino-conjunctivitis, allergic conjunctivitis (alergi pada membran mata), alergi asma, eksim atopik dan alergi makanan, dibandingkan dengan anak-anak dari para ibu yang tidak pernah merokok.

Penelitian sebelumnya telah memberikan hasil yang bertentangan mengenai dampak paparan asap tembakau pada sensibilization atopik.

Sebuah studi cross-sectional dari kebiasaan perokok dan mantan perokok dalam kaitannya dengan gangguan atopik dari data pada 6909 orang dewasa muda dan setengah baya (16-49 tahun) dan 4472 anak-anak (3-15 tahun) dari Swedish Survey of Living Conditions tahun 1996-97.

Hasil: Prevalensi asma alergi dan alergi rhino-konjungtivitis menurun, secara dosis-respons / dose-response manner (masing-masing P=0,03 dan P=0,004), dengan peningkatan paparan asap tembakau dalam penelitian pada populasi dewasa.

Anak-anak dari ayah yang merokok sedikitnya 15 batang rokok sehari memiliki kecenderungan yang sama. (sumber: Does tobacco smoke prevent atopic disorders? A study of two generations of Swedish residents http://www.data-yard.net/30/asthma.htm (back-up link lain) (back-up link PDF)).


5. Nikotin membunuh kuman penyebab Tuberculosis (TB)

tubercolusis TBC

Suatu hari, Nikotin mungkin menjadi alternatif yang mengejutkan sebagai obat Tubercolosis atau TBC yang susah diobati, kata seorang peneliti dari University of Central Florida (UCF).

Senyawa ini menghentikan pertumbuhan kuman TBC dalam sebuah tes laboratorium, bahkan bila digunakan dalam jumlah kecil saja, kata Saleh Naser, seorang profesor mikrobiologi dan biologi molekuler di UCF. Kebanyakan ilmuwan setuju bahwa nikotin adalah zat yang menyebabkan orang menjadi kecanduan rokok. (sumber: Shocker: ‘Villain’ nicotine slays TB http://www.data-yard.net/10c/nicotine.htm (back-up link lain) (back-up link PDF)).


6. Merokok mencegah Kanker Kulit yang langka

cancer cell

Seorang peneliti pada National Cancer Institute berpendapat bahwa merokok dapat mencegah pengembangan kanker kulit yang menimpa terutama orang tua di Mediterania, wilayah Italia Selatan, Yunani dan Israel.

Bukan berarti merokok disarankan untuk populasi itu, kata Dr James Goedert, namun yang penting adalah merokok tembakau dapat membantu untuk mencegah kanker yang langka bentuk. Dan ini adalah sebuah pengakuan dari peneliti di National Cancer Institute bahwa ada manfaat dari rokok.

Goedert yang bergabung di American Association for Cancer Research (AACR) mengatakan bahwa ia tetap tidak akan merekomendasikan merokok, bahkan kepada anggota populasi yang telah diteliti.

“Studi ini menunjukkan merokok menghasilkan risiko lebih rendah penderita penyakit langka yang jarang dan berakibat fatal,” katanya ringkas. (sumber: Smoking Cuts Risk of Rare Cancer http://www.data-yard.net/10b/kaposi.htm (back-up link lain tidak ditemukan)).


7. Merokok mengurangi resiko terkena Kanker Payudara

cancer cell 2

Sebuah penelitian baru dalam jurnal dari National Cancer Institute (20 Mei 1998) melaporkan bahwa pembawa mutasi gen tertentu (yang cenderung sebagai pembawa kanker payudara).

Jika seorang wanita merokok hingga 4 pak tahun, pengurangan adalah 35 persen, untuk 4 pak atau lebih per tahun, pengurangan adalah 54 persen“, ujar Jean-Sebastien Brunet, pemimpin studi yang telah dipublikasikan pada Journal of the National Cancer Institute. 

Yang merokok selama lebih dari 20 pak per tahun (yaitu, jumlah pak per hari dikalikan dengan jumlah lamanya tahun merokok) menurut statistik ternyata mengalami penurunan signifikan sebesar 54 persen dalam insiden kanker payudara bila dibandingkan dengan pembawa yang tidak pernah merokok. Salah satu kekuatan dari penelitian ini adalah bahwa penurunan insiden melebihi ambang 50 persen. (sumber: Cigarettes May Have an Up Side http://www.forces.org/evidence/files/brea.htm (back-up link lain (PDF)) (back-up link PDF)).


8. Nitrat Oksida dalam Nikotin mengurangi Radang Usus Besar

radang usus besar

Nikotin mengurangi aktivitas otot melingkar, terutama melalui pelepasan nitrat oksida, dalam kasus ulcerative colitis (UC) atau radang usus. Temuan ini dapat menjelaskan beberapa terapi manfaat dari nikotin (dan merokok) terhadap UC dan dapat menjelaskan mengenai disfungsi penggerak kolon pada penyakit aktif. (sumber: Nitric oxide mediates a therapeutic effect of nicotine in ulcerative colitis http://www.data-yard.net/22/ncbi.htm (back-up link lain) (back-up link PDF)).


9. Efek transdermal nikotin pada kinerja kognitif (berpikir) penderita Down Syndrome

Down_syndrome

Sebuah penelitian mengenai pengaruh rangsangan nikotin-agonis dengan 5 mg jaringan kulit implan lebih baik bahkan jika dibandingkan dengan plasebo (obat kontrol), pada kinerja kognitif pada lima orang dewasa dengan gangguan kinerja kognitif (berfikir).

Perbaikan kemungkinan berhubungan dengan perhatian dan pengolahan informasi yang terlihat pada pasien Down Syndrom dibandingkan dengan kontrol kesehatan lainnya. (sumber: Effects of transdermal nicotine on cognitive performance in Down’s syndrome http://www.data-yard.net/13/tlj.htm (back-up link lain (PDF)) atau (back-up link lain (PDF))

Down syndrome adalah penyakit yang disebabkan adanya kelainan pada kromosom 21 pada pita q22 gen SLC5A3, yang dapat dikenal dengan melihat manifestasi klinis yang cukup khas. Kelainan yang berdampak pada keterbelakangan pertumbuhan fisik dan mental anak ini pertama kali dikenal pada tahun 1866 oleh Dr.John Longdon Down.


10. Merokok baik bagi ibu hamil untuk mencegah Hipertensi di masa kehamilan dan penularan ibu-anak infeksi Helicobacter pylori

pre eclampsia

Konsentrasi urin cotinine (tembakau yang bermetabolis di dalam tubuh) mengkonfirmasi berkurangnya risiko Preeklamsia dengan paparan tembakau Eksposur. Pre-eklamsia adalah kondisi medis di mana hipertensi muncul dalam kehamilan (kehamilan dengan hipertensi) yang bekerjasama dengan sejumlah besar protein dalam urin.

Pre-eklampsia ditandai dengan tekanan darah tinggi, kenaikan kadar protein di dalam urin (proteinuria), dan pembengkakan pada tungkai (edema).

Pre-eklampsia dialami oleh ibu yang sedang hamil, terutama para ibu muda yang baru pertama kali hamil. Penyebab pasti pre-eklampsia belum diketahui, sehingga masih sulit untuk dicegah kemunculannya.

Jika pre-eklampsia bertambah parah pada masa kehamilan, maka akan menyebabkan eklampsia yang dapat berujung pada kematian. Studi ini, meskipun kecil, menunjukkan salah satu manfaat dari merokok selama kehamilan.

“Temuan ini, diperoleh dengan menggunakan uji laboratorium, mengkonfirmasi penurunan risiko preeklamsia berkembang dengan paparan tembakau (Am J Obstet Gynecol 1999;. 181:1192-6.). (sumber: Urinary cotinine concentration confirms the reduced risk of preeclampsia with tobacco exposure) http://www.data-yard.net/2/13/ajog.htm (back-up link lain) (back-up link PDF),

the power of tobacco tembakau

Sebuah penelitian lain menemukan hubungan terbalik yang kuat antara ibu yang merokok dan infeksi Helicobacter pylori di antara anak-anak prasekolah, di mana ditunjukkan kemungkinan bahwa penularan ibu-anak berupa infeksi mungkin kurang efisien jika ibu merokok.

Untuk mengevaluasi hipotesis ini lebih lanjut, dilakukan studi berbasis populasi di mana infeksi H. pylori diukur dengan 13C-urea breath test (tes kandungan urea pada nafas) dalam 947 anak-anak prasekolah dan ibu-ibu mereka.

Kami memperoleh informasi rinci tentang faktor-faktor risiko potensial untuk infeksi, termasuk ibu merokok, dengan menggunakan kuesioner standar.

Secara keseluruhan, 9,8% (93 dari 947) dari anak-anak dan 34,7% (329 dari 947) dari ibu-ibu telah terinfeksi. Prevalensi (rasio jumlah kejadian penyakit dengan unit pada populasi beresiko) infeksi jauh lebih rendah di antara anak-anak dari ibu yang tidak terinfeksi (1,9%) dibandingkan pada anak-anak dari ibu yang terinfeksi (24,7%).

Ada hubungan terbalik yang kuat infeksi anak-anak dengan ibu yang merokok (odds ratio atau penyimpangan disesuaikan = 0,24; interval kepercayaan 95% = 0,12-0,49) di antara anak-anak dari ibu yang terinfeksi, tetapi tidak di antara anak-anak dari ibu yang terinfeksi. Hasil ini mendukung hipotesis dari peran utama untuk penularan ibu-anak berupa infeksi H. pylori, yang mungkin menjadi kurang efisien jika si ibu merokok. (sumber: Forces The Evidence Smoking, Pregnancy, And Reproduction http://www.forces.org/evidence/evid/preg.htm)

Riset-Riset Yang Tak Pernah Dipublikasikan Secara Luas

Illuminati Card - Tobacco CompaniesBarangkali anda mencurigai bahwa riset-riset yang telah disebutkan diatas tersebut didanai oleh perusahaan rokok.

Tapi riset-riset ini ternyata justru tidak pernah dipublikasikan secara meluas, kalau memang bertujuan mendukung promosi rokok.

Sedangkan informasi ilmiah mengenai bahaya merokok sudah kita ketahui sangat dominan dipublikasikan.

Sebetulnya apapun itu tetap mempunyai dua sisi yang berbeda, dan propaganda anti-rokok inilah yang juga perlu dicurigai sebagai upaya mendongkrak penjualan obat-obatan dari perusahaan farmasi.

Demikianlah artikel yang menguak temuan-temuan para peneliti dan ilmuwan tentang rokok dalam sisi yang berbeda dari sekian banyak artikel yang dominan.

Namun sekali lagi untuk sedekar mengingatkan, bahwa artikel ini tentu tidak bermaksud mengajak anda untuk mulai merokok atau meneruskan kebiasaan anda mengisap asap tembakau.

Tetapi adalah hak anda untuk percaya atau tidak bahwa nikotin dan zat-zat lain yang juga berasal dari alam dan berada di dalam rokok juga mempunyai kegunaan. Wallahua’lam. (©2004 IndoCropCircles.com)

ARTIKEL BAHASA INDONESIA PERTAMA DI INTERNET

Daftar Pustaka:

Dari info yang kami terima bahwa beberapa daftar pustaka, abstraksi dan literatur dari hasil penelitian oleh para ilmuwan berikut ini sudah dipaksa untuk ditutup, terutama dari link: http://www.data-yard.net .

Maka kami berusaha untuk mencari backup-nya. Jika tautan berikut sudah mati (dead link), coba klik back-up link lain, atau jika sudah dihapus juga, cobalah untuk meng-copy & paste nama ilmuwan berikut judul dari penelitiannya, kemudian carilah di Google.

1. Dr. Tanner, Forces The Evidence Therapeutic Effects Of Smoking (back-up link lain) (back-up link PDF)

2. Megan Rauscher, Smoking lowers Parkinson’s disease risk (back-up link lain) (back-up link PDF)

3. Parkinson’s Institute, Sunnyvale, CA 94089, USA. ctanner@parkinsoninstitute.org, Smoking and Parkinson’s disease in twins (back-up link lain) (back-up link PDF)

4. David J. Cohen, MD, MSc; Michel Doucet, MD;; Donald E. Cutlip, MD; Kalon K.L. Ho, MD, MSc; Jeffrey J. Popma, MD; Richard E. Kuntz, MD, MSc, Impact of Smoking on Clinical and Angiographic Restenosis After Percutaneous Coronary Intervention (back-up link lain) (back-up link PDF)

5. Neil Sherman, HealthScout Reporter, The Carbon Monoxide Paradox (back-up link lain) (back-up link PDF)

6. David Loshak, Journal of Clinical Periodontology, Smoking Does Not Increase Risk Of Receding Gums (back-up link lain) (back-up link PDF)

7. Hjern A, Hedberg A, Haglund B, Rosen M., Department of Clinical Sciences, Huddinge University Hospital, Karolinska Institutet, Stockholm, Centre for Epidemiology, National Board of Health and Welfare, Stockholm and Department of Public Health and Clinical Sciences, Umea University, Umea, Sweden, Does tobacco smoke prevent atopic disorders? A study of two generations of Swedish residents (back-up link lain) (back-up link PDF)

8. Robyn Suriano, Sentinel staff writer via University of Central Florida, Shocker: ‘Villain’ nicotine slays TB (back-up link lain) (back-up link PDF)

9. Dr. James Goedert, National Cancer Institute, Bethesda, Md via United Press International, Smoking Cuts Risk of Rare Cancer (back-up link lain tidak ditemukan)

10. Dr. John A. Baron of Dartmouth Medical School and Dr. R. W. Haile of the University of Southern California, via Paul Recer, AP Science Writer, Cigarettes May Have an Up Side (back-up link lain (PDF)) (back-up link PDF)

11. Green JT, Richardson C, Marshall RW, Rhodes J, McKirdy HC, Thomas GA, Williams GT, via Department of Gastroenterology, University Hospital of Wales, Cardiff, UK; Department of Surgery, University Hospital of Wales, Cardiff, UK; Department of Pharmacology and Therapeutics, University of Wales College of Medicine, Cardiff, UK; Dep., Nitric oxide mediates a therapeutic effect of nicotine in ulcerative colitis (back-up link lain) (back-up link PDF)

12. Rainer Seidl MD, Monika Tiefenthaler MSc, Prof. E Erwin Hauser MD, Prof. Gert Lubec FRSC, via Department of Pediatrics, University of Vienna, Austria, Effects of transdermal nicotine on cognitive performance in Down’s syndrome (back-up link lain (PDF)) atau (back-up link lain (PDF))

13.  Kristine Y. Lain, MD, Robert W. Powers, PhD, Marijane A. Krohn, PhD, Roberta B. Ness, MD, MPH, William R. Crombleholme, MD, James M. Roberts, MD, via: Pittsburgh, Pennsylvania, Urinary cotinine concentration confirms the reduced risk of preeclampsia with tobacco exposure (back-up link lain) (back-up link PDF)

14. Forces.org, Forces The Evidence Smoking, Pregnancy, And Reproduction (back-up link lain) (back-up link PDF)

15. Wikipedia, Down syndrome

16. Wikipedia, Health effects of tobacco


https://i1.wp.com/www.answer-my-health-question.info/images/smoking-and-health-problems-4.jpg

https://indocropcircles.files.wordpress.com/2014/06/10a36-lung.jpg

https://i0.wp.com/upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/2/2a/Female_Smoking_by_Country.png/640px-Female_Smoking_by_Country.png

Percentage of females smoking any tobacco product (wikipedia)

https://i0.wp.com/upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/1/1b/Male_Smoking_by_Country.png/640px-Male_Smoking_by_Country.png

Percentage of males smoking any tobacco product. Note that there is a difference between the scales used for females and the scales used for males. (wikipedia).

manfaat rokok bagi kesehatan banner


Videos:

Mitos Rokok:

Kretek bukan Rokok:

Sejarah Kretek:


VIDEO: Vanguard: Sex, Lies & Cigarettes (Indonesia Subtitle):


Artikel Lainnya:

Terkuak! Ratusan Trilyun Dana Asing Untuk Kampanye Antirokok di Indonesia

Buah Sirsak, Pembunuh Kanker Yang Khasiatnya Disembunyikan Pabrik Obat

Menguak Konspirasi Jahat AS Terhadap Indonesia, Tentang Virus Flu Burung (H5N1)

Ini Dia! Misteri Manusia Masa Lalu Berumur Lebih Panjang

Usus Buntu Tak Berguna? Ini Dia Misteri Kegunaan Usus Buntu!

Kontroversi Menkes Endang Rahayu, NAMRU dan Bisnis AS di Indonesia

Misteri Hubungan Kopi Sebagai Penyembuh Kanker

Terkuak, Rahasia Umur Panjang ala Jepang: Hyaluronic Acid, Zat Panjang Umur!!

Studi Baru: Vitamin D Dapat Mengobati TBC dan HIV

Ditemukan: Virus Penyebab Kegemukan (Obesitas)

Fakta Ganja: Obat Kanker Masa Depan!

Temuan Terbaru: Virus HIV Dapat Sembuhkan Leukemia

Saat Radiasi Ponsel Bisa Sebabkan Kanker & Kemandulan

Sering Kenakan Bra: Tingkatkan Risiko Kanker Payudara?

Antibiotik Super ada di Darah Panda

Misteri Autisme: Bisa Disembuhkan Saat Dewasa

=>Puluhan Artikel Terkait Penyakit dan Kesehatan Lainnya<=

Artikel ini juga di forward oleh forum merdeka.com dan forum kaskus.co.id


http://wp.me/p1jIGd-59e

((( IndoCropCircles.com | fb.com/IndoCropCirclesOfficial )))

 

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Konspirasi Gila, Penyakit & Kesehatan, Yang Paling dan tag , , , , . Tandai permalink.

61 Balasan ke 10 Manfaat Rokok Bagi Kesehatan Manusia? Gila!

  1. rikisriang berkata:

    Artikel yang mendidik, terima kasih bung atas publikasinya. Salam Hangat.

  2. ivan berkata:

    setelah 25 tahun merokok,yg pasti sy terasa jauh lebih sehat dan nyaman setelah berhenti kebiasaan merokok.

  3. si inyong berkata:

    Alhamdulillah, bertambah lagi alasan jika dilarang merokok hehehe

  4. keda87 berkata:

    Tulisannya masuk akal jika berdasar hasil penelitian para ahli diatas 🙂 .cuman fakta lapangan berkata lain, almarhum kakek saya perokok berat, meninggal karena sakit TBC dan kanker paru-paru. Dan gak cuman kakek saya masih banyak di belahan dunia sana yang meninggal karena rokok. penelitian diatas cuman hasil analisa manusia yang terbatas. jadi untuk kesimpulan berguna atau tidak, itu dikembalikan ke pribadi masing² 🙂

    • ditaditaliana@yahoo.com berkata:

      Kakeknya usia berapa?
      Anda langsung menyimpulkan “gara-gara rokok” karena melihat satu orang merokok terus kena TBC,? anda bilang dibelahan dunia lainnya? silahkan googling fakta kebohongan/kesalahan WHO tentang penyakit akibat rokok.
      bolehkah saya juga menyimpulkan kalau ada orang yg tidak merokok yang sakit “itu akibat tidak merokok?”

      Saya tidak merokok, tapi saya percaya “ada apa-apa” di balik kampanye anti rokok, Alkohol, pengawet, pewarna, anti biotik, lebih bahaya dari rokok, tapi lihat porsi kampanyenya gak sebanding sama rokok,, dari hal itu saja kita sudah harus curiga,, apalagi rokok adalah salah satu komuditas yang masih dan akan sulit di tembus barang import karena persediaan lokal yang melimpah.

      • Kün BagasKara berkata:

        pfffft perokok membela diri :3 trus kalo emang bener tuh penelitian kenapa banyak orang perokok kena stroke? TBC? kanker dan yang lainnya? goblok nyaaaaaa. mungkin hal diatas emang betul. tapi emang bahayanya cuman satu? lu pikir isi rokok cuman asep dan nikotin aja gitu? bruhhhh :V

    • Bryan Waworuntu berkata:

      Artikel di atas menunjukkan bahwa merokok ada manfaatnya, tapi juga akanbberdampak buruk bila kita gunakan secara berlebihan..

  5. ahmad sholeh berkata:

    datanya kurang lengkap

  6. keda87 berkata:

    Sayangnya kenyataannya tidak seperti yang ditulis diatas, meski itu ulasan dari para ahli tapi tetep aja itu sebatas pikiran manusia yang terbatas. Almarhum kakek saya perokok berat dan mengidap kanker paru-paru sampai tutup usia.

  7. azyexo berkata:

    Saya termasuk org yg masih tidak percaya dengan staement2 efek negatif rokok…
    Karena disatu sisi mereka meracuni kita dengan berbagai macam cara.. Tapi kenapa disisi lain mereka mati matian kampanye anti rokok… Memang masih dilema…
    Tapi klw pertimbangan manfaat dan negatifnya.. Sebaiknya di kontrol jgn terlalu over smoking…
    Sama seperti misal makan jg klw kebanyakan bisa bahaya dan penyakitan…
    Lalu hanya analisa sekedar…. banyak yg berhenti merokok lebih cepat tutup kelender dari yg masih konsisten merokok…
    Sebenarnya saya sepenuhnya bimbang.. Tp di hati saya ada sebuah keyakinan sangat besar bahwa ada upaya buruk yg pihak “mereka” inginkan dengan kampanye anti rokok…

    • Chain Smoker berkata:

      Nah itu dia boss.
      Kampanye ANTI Rokok itu mengandung kepentingan siapa saja ?
      Apa karena kita “tidak” meng-import tembakau & cengkih ?

  8. Hot Movie berkata:

    wah .. baru tahu ada manfaat rokok… nblo.gs/Zq8vV

  9. samas suhaeri berkata:

    hasil penelitian itu mungkin ada benarnya karena saya muali meroko sejak smp sampai sekarang saya bisa dikatakan sebagai peroko berat karena setiap hari saya menghabis roko kretek rata-rata dua bungkus, namun sampai sekarang saya tidak pernah merasakan penyakit berat

  10. Artikel islami berkata:

    Woww… Bener2 gila….

  11. Takin Sima,SE berkata:

    artikel yang cukup bagus paktanya terjadi pada diri saya pada poin 2

  12. Takin Sima,SE berkata:

    Teman2 yg sempat membaca komentar sy ttg rokok, sy mau sampaikan bahwa saya lahir thn 1963 disebuah kota kecil 300 km dari ibukota Makassar namanya Makale ibukota Kab;Tana Toraja sy mulai merokok pada saat duduk dibangku SLTP kelas 1 sampai sekarang masih aktif merokok sy perna kena penyakit jantung tapi syukur amhandulilla sekarang sudah sembuh tampa makan obat artikel ada pada poin 2 diatas,bicara soal kesehatan artikel ini saya aminkan bahwa merokok itu banyak mampaatnya untuk kesehatan sy tdk mau mendengar cerita orang ttg merokok tapi sy lakukan survey sy sendiri berikut beberapa hal yang selalu sy survey
    1.kalau ada orang meninggal selalu sy tanya apakah almarhum merokok ?
    2.kalau ada yg sering sakit2tan selalu sy tanya apakah yg sakit perokok ?
    3.he he he survey sy yg satu ini cukup unik kalau ada orang kikir selalu sy tanya apakah beliau merokok ,ternyata 90% orang yg kikir itu bukan perokok
    4.kalau ada orang yg meninggal tiba2 selalu sy tanya apakah amarhum perokok ?
    jadi kesimpulan dari sy ttg merokok adalah bagus dan banyak mampaatnya tapi satu catatan sy tdk menganjurkan pembaca untuk merokok karna merokok dapat menghilangkan uang kita setiap hari jadi tergantung anda ……….mampaat merokok lainya adalah
    1.Percaya diri dalam pergaulan
    2.Betah apabilah melakukan pekerjaan menunggu
    3.Betah melakukan pekerjaan sendirian
    4.Tahan pada cuaca yg dingin
    5.Tidak Stres kalau diputusin pacar he he he iseng2 bagi yg masih mudah
    Demikian komen sy ttg artikel ini mohon maaf kalau ada yg tdk sepaham silakan survey sendiri jng dengar survey orang kita kan bisa survey sendiri kok…………..

    saya TAKIN SIMA,SE email. takin.sima@ymail.com/ takin.sima@yahoo.co.id/takin.sima@gmail.com

  13. grogol berkata:

    tapi lebih banyak mudarotnya

  14. adlibidtum berkata:

    Hahahaha keren, ternyata eh ternyata, banyak yang tdk tahu nih 😀 ijin re blog kakak 😀

  15. nina berkata:

    ini menarik …izin share …..

  16. Nunu Strength berkata:

    di kampung halaman ane hampir semua orang merokok dan umurnya panjang panjang .
    jadi kesimpulan sebenarnya bnyak orang yg masih usia muda meninggal itu bukan karena rokok tapi ada faktor lain ya itu pola makan dan makanan yg kita makan setiap hari .
    coba saja makan teratur dan bnyak konsumsi sayuran dan buah buahan serta olah raga yg cukup meski perokok berat tapi akan tetap terlihat bugar .

  17. Anyottt berkata:

    Yg pasti, orang yg tidak merokok lebih mudah terserang penyakit daripada para perokok, dan orang yg tidak merokok lebih banyak menghabiskan uangnya untuk membeli obat2an,
    Dan orang yg bukan perokok lebih mudah mati mendadak.

  18. Halim Cokro berkata:

    Apapun yg anda komsumsi asal jgn “OVER” pasti bermanfaat…!!!!!

  19. hmm, artikel diatas bener, tapi untuk dosis terendah, tp klo sehari habis 3 bungkus ya mampos

  20. aredey berkata:

    id3 bagus nih, sperti nya layak di coba.

  21. jual obat batuk berkata:

    sehat itu mahal, jadi mari kita jaga kesehtaan kita semua 🙂

  22. oten berkata:

    kembalikan pd diri sendiri…..

  23. catur wijaya berkata:

    Semua bisa menjadi obat bila dosis dan takaranya tepat, obat juga akan jadi racun bila dosisnya over,
    Untuk yang hobi rokok jangan paksa yang gak suka rokok, sehingga apabila anda merokok tolong asapnya anda nikmati sendiri (jangan di keluarkan)

  24. Healthyinfo_808 berkata:

    Boleh share artikel” blog ini di instagram ga? Soalnya infonya bagus banget

  25. nash dua empat berkata:

    Klo begitu ganti lah Kopi atau Teh anda …dg. daun tembakau… klo memang itu bermanfaat buat anda… preeet

  26. andhika berkata:

    saya tidak setuju dengan artikel ini , karena jika kita merokok kita tidak hanya memasukan nikotin yang faktanya dapat membunuh kuman TBC dan mencegah radang usus besar. Tapi kita juga memasukan TAR yang dapat menyebabkan kangker paru paru, CH3OH, Acetol, bahkan N2O atau Nitrous Oxide dll . dan jika merokok bisa mengobati penyakit TBC saya juga akan merokok, tapi saat kita merokok kita juga memasukan racun untuk merusak tubuh kita dan jika merokok baik untuk ibu hamil silahkan yang ingin mencoba untuk ibu hamil yang sangat “SAYANG” pada bayi nya

  27. Taufik Ashidqie berkata:

    Bagi yang belum merokok lebih baik jangan deh..nah yang sudah terlanjur silahkan dinikmati ya

  28. Knek berkata:

    Di daerah saya banyak para perokok berat tapi kebenyakan meninggal udah pada tua atw faktor usia ..

  29. Maruarar berkata:

    ada juga sih benarnya, bapak saya perokok berat jarang/malah dk pernah sakit hingga usia 79 tahun baru meninggal, abang saya 2 orang tidak/anti rokok malah sering sakitan. saya sendiri anak bungsu sejak SMP klas 1 sampai kini usia sudah 30an perokok berat tidak pernah sakit dan masih semangat olah raga

  30. witnestseek berkata:

    “Mereka” sangat ulung memutarbalikkan fakta demi meraup keuntungan dari penderitaan umat manusia. Pestisida sintetik yang “dianjurkan” pada petani tembakaulah biang kerok berbahayanya rokok bagi kesehatan. Rokok kretek Nusantara di racik dari herbal berkhasiat seperti tembakau, cengkeh dst kecuali kertas yang dikhlorinasi(pemutih). Rokok non kretek diisukan berisi kertas yang di celup perisa alami (alias sintetik) tembakau ,nikotin artifisial(?) turunan raja minyak (petrochemical).

  31. dwi yudo berkata:

    yang berani merokok hanya orang yang sehat saja

  32. nicotiana berkata:

    I believe that.., karena aku sudah membuktikan sendiri sbg mantan penderita asma sejak kecil, semenjak kenal nicotin alhamdulillah sembuh total. Tapi “mereka” sudah kuasai hampir semua produsen rokok yang menerapkan “resep rokok” mereka, yang katanya modern style yaitu “low tar low nicotine”. Mereka sudah berhasil membuat rokok canggih yang diibaratkan sebagai senjata pemusnah massal secara pelan-pelan. Mereka juga yang menjual obat-obatan kepada orang yang sakit akibat resep rokok mereka. Begitu liciknya mereka cari duit ya. Kalo mau ngerokok lebih aman bikin rokok sendiri aja, linting tembakau campur cengkeh sudah nikmat juga alami.. Dan jangan pernah campur pake tar yg buatan pabrik yg beli kemasan botolan kecil. Bukannya nyaranin jadi perokok.., tetapi Cintailah tembakau sebelum kita menangis karena ditinggal pergi tembakau yg nota bene disembunyikan oleh orang-orang terlaknat itu. Thanks a lot artikelnya..

  33. hanya orang yang pintar dan berfikir untuk menjaga kesehatannyah,makasih atas artikel ini salam hangat.

  34. audy gobachev berkata:

    kalau merokok di larang..kenapa di jual bebas sampai seluruh dunia..tidak semua pandangan merokok itu buruk..merokok boleh..ingat minum air putih yang banyak dan olahraga yang teratur..semoga bermanfaat..^_^

  35. jhon berkata:

    mudharatnya lbh besar dr manfaatnya

  36. slamet berkata:

    Di acara ILK beberapa waktu lalu tentang rokok, Deddy Corbuzer bilang (kalau tidak salah, kalau salah ya maap) bhw jurnal kedokteran london mengeluarkan pernyataan bhw perokok pasif tidak sebahaya yang digembor2kan. Menurut saya juga memang yang membuat rokok berbahaya adalah korek….he..he..he

    • ari berkata:

      Merokoklah secara sembunyi2 biar yg rugi cuma diri sendiri rekmen untuk roko ini jenis skt bersih dan rapih teman yg asik saat melepas gundah hati emang bikin bangga paling mantap terasa apalagi cuaca dingin dg scngkir minuman hangat cita rasanya legendaris ekspresi budaya karya tangan indonesia walau kalah gengsi tak diakui.

  37. Firdaus Teknik AC Conditioner berkata:

    wah wah sip min tenyata ada dampak positif nya juga to wah harus banyak”baca ini

  38. Ahmad Ali berkata:

    Ealah….setahu saya orang orang yang sakit di rumah sakit itu gak ada yang merokok tu, tapi yang di warung warung kopi semua pada merokok kok sehat sehat ya….???
    Mohon yang kasih komentar mbok jangan nggoblok nggoblokin orang gitu dong….
    Kita semua itu sama sama pada gak tau nya.
    Jangan lupa kita ini hanya mahkluk yang koseberapa pun pinter nya tetap aja punya keterbatasan…
    Allah Swt yang maha berilmu, maha pandai dan maha tahu juga nabi dan rasul mulai nabi Adam as sampai nabi Muhammad saw gak pernah ada yang melarang atau yang menganjurkan merokok kok…
    Bahkan saya khawatir kalau kita membuat hukum atau fatwa yang berdasarkan pada penelitian dan fakta yang gak pasti malah justru mendapatkan murka dari Allah swt.
    Itu seperti yang ada dalam Alquran.
    Bahwasanya Allah swt melaknat kaum Yahudi karena membuat hukum halal dan haram berdasarkan pemikiran sendiri gak berdasarkan kitab suci mereka.
    Atau mungkin juga itu hanya propaganda orang kafir yang ingin mengadu domba antar golongan agama Islam yang ada di negara kita ini.
    Ingat lho orang orang kafir sudah sering mencoba mengadu domba antar golongan agama Islam yang ada di negara kita ini.
    Hati hati lah saudara jangan terkecoh dengan propaganda orang kafir itu.
    Jangan sampai kejadian yang terjadi di negara negara Islam di Timur tengah terjadi di negara kita ini.
    Semoga Allah swt selalu melindungi negara kita dan umat Islam khususnya.
    Amien ya Robball’alamin…

  39. raihan berkata:

    saya juga perokok, dlu sblm merokok sy mudah kena pilek, flu, sakit pencernaan, maag dll. stlh merokok kok alhamdulillah sakit tsb gak dtg lg. aneh mmg, apa mungkin dgn merokok antibodi saya jadi meningkat ya. satu hal yang saya percaya dari tulisan di atas, Allah tidak akan pernah menciptakan sesuatu yang sia2, semuanya ada manfaatnya, asalkan kita sebagai manusia jangan berlebihan. saran sy merokok boleh asal rokok yg kualitasnya bagus. menurut sy plg bgs itu cerutu krn tdk ada bahan kimia sama sekali. rajin olahraga, makan yg sehat. Insya Allah aman…

  40. Kontol berkata:

    Apakah berita di atas benar

  41. Doel berkata:

    Asal tau aja ahli2 yg ditulis disini..kebanyakan….mereka orang2 hipies,dan yg mnyebarkan ini…adalah orang bodoh yg pny maksud2 tertentu….hati2

  42. Handoko berkata:

    Hehehheheeheehehehhrhrhr bisa buat alesan gue sama orang yang anti rokok….

  43. Handoko berkata:

    Yang pasti artikel ini jangan di hapus ya pak heheh

  44. Budi berkata:

    menurut saya asap polusi dari knalpot kendaraan bermotor justru lebih berbahaya dari asap rokok, karena asap rokok berasal dari tembakau ( tumbuhan alami )

  45. Try berkata:

    Saya merokok dan saya bahagia,, haha😂😂,, sehat atau tidak sehat tergantung kita dan yang Maha Kuasa,,, haha #pinginberhentimerokok,, 😂😂

  46. abdulloh berkata:

    menjadi perokok itu sudah nasib selama bukan hal yg di larang agama secara jelas bukan kontroversial yg silahkan jgn di larang2 dan di paksa2 juga mau jadi perokok kalo gak ada nasib ya gak bisa ..

  47. izoker berkata:

    Merokok itu sehat, tidak merokok lebih sehat,
    Bg sdah jd ahli hisap atur saja jgn smpai brlbihan, apalagi mmbahayakan org lain,krna ttp polusi bg yg lain..,

    • wanda berkata:

      koment2nya nice semua..
      kmatian seseorang bukan krna rokok tapi semua itu udah diatur sama Allah sang pencipta…

      • Kuncung berkata:

        Setuju kematian udah diatur sama Allah Sang Maha Pencipta….
        Tapi boleh kan pengen matinya nggak menyusahkan orang lain, seperti sakit hingga tahunan.
        Atau ketika sedang ibadah, bukannya sedang maksiat.

  48. eri berkata:

    bamyak artikel link asli pada mokat. tulisan ini udah basi dan mengada ada. percuma nglink artikel/penelitihan bayaran buat ngepromosikan produk rokok. seperti biasa perokok mencari seribu alasan. rokok itu cuman memberikan keburukkan. tidak usah mencari artikel yg mengada ada, membalikkan fakta. yg ada menyesatkan. sejak kapan rokok bisa mengurangi “Gingival recession”, yg ada memperparah 😂 😂 😂 😂 efek rokok itu tidak langsung, kalaupun muncul langsung berat.

  49. M muslih berkata:

    Yg komen disini rata rata perokok,makanya senang sekali,berasa ada yg dukung.

  50. boby Pram berkata:

    memang merokok membuat kita betah menunggu, santai dikala sendiri, hangat dikala dingin, tidak masalah selama asapnya tidak mengganggu orang lain, yang jadi masalah kan asapnya, apalagi perokok yang egois sembarangan merokok di tempat umum, coba di telan… pasti ga da masalah… setiap orang berhak menghirup udara segar, bagaimana bila non perokok membalasnya dengan makan durian terus kulitnya dilemparin ke muka si perokok…. pasti akan ada ulasan bahaya makan durian….

  51. hidayat berkata:

    Knapa rokok masih legal

  52. Ardian berkata:

    menurut aku memang perokok cenderung lebih kebal dari penyakit dibanding bukan perokok, memang ada negatif dan positifnya tapi ya begitu.
    contoh saja para artis banyak yang mati muda padahal tidak merokok, atau mike mohede dan aji masaid juga mati muda. kenapa?
    jadi menurut aku seorang perokok justru memiliki kekebalan tubuh lebih baik karena racun2 kecil dari tubuh membuat tubuh jadi kebal sekaligus asap rokok juga ternyata bisa membunuh kuman2 dalam tubuh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s