[AUDIO] Terdeteksi: Lebih 150 Ledakan Energi Misterius Dari Angkasa

Ilmuwan Masih Bingung: 
Lebih Dari 150 Ledakan Energi Tak Biasa Dan Misterius Terdeteksi Dari Luar Angkasa!

Ilmuwan mendeteksi dari radioteleskop, adanya suara-suara ledakan fast radio bursts tak dikenal dari luar angkasa yang sangat jauhnya, dan tidak diketahui pula dari mana sumbernya. Fenomena alam yang masih misterius ini membuat bingung para peneliti.

Dalam keilmuan dibidang radio astronomi, Ledakan Radio Cepat atau Fast Radio Burst (FRB) adalah fenomena astrofisika energi tinggi dari luar angkasa yang belum diketahui asal-usulnya, yang frekuensinya dapat diwujudkan sebagai audio atau denyutan atau pulsa radio transien, yang biasanya berlangsung hanya beberapa milidetik saja.

FRB pertama ditemukan oleh Duncan Lorimer dan muridnya David Narkovic pada tahun 2007 silam, saat mereka melihat data survei pulsar. Oleh karena itu FRB sering disebut juga sebagai Lorimer Burst. Banyak FRB terdeteksi sejak ditemukan, termasuk FRB yang berulang. Namun asal usul FRB masih belum jelas.

Misteri suara FRB 121102

Ledakan pertama kali ditemukan sejak tahun 2016 lalu dan diperkirakan berasal dari jarak sekitar tiga miliar tahun cahaya. Sumber suara dihasilkan akibat adanya semburan radio dan ritmenya sangat cepat, yang kemudian oleh ilmuwan dinamakan sebagai FRB 121102.

FRB 121102 ditemukan sejak 2012 silam, namun hingga saat ini, selama bertahun-tahun lamanya tetap mengeluarkan “dentuman” energi tinggi dari luar angkasa. Sudah ada lebih dari 150 ledakan energi tinggi yang telah berhasil terdeteksi.

Figure-1. Letak FRB 121102

FRB 121102 berada ke arah Auriga di belahan bumi utara menggunakan teleskop radio Arecibo mengkonfirmasi asal extragalactic pulsa radio cepat dengan efek yang dikenal sebagai dispersi plasma (plasma dispersion).

Pada bulan November 2015, astronom Paul Scholz di McGill University Kanada, menemukan sepuluh pulsa radio cepat yang tidak berulang secara berkala dalam data arsip yang dikumpulkan pada bulan Mei dan Juni 2015 oleh teleskop radio Arecibo.

Pada semburan kesepuluh memiliki ukuran dispersi dan posisi langit yang konsisten dengan ledakan asli FRB 121102 seperti di tahun 2012. Ke-10 semburan memiliki ukuran dispersi plasma yang tiga kali lebih besar dari kemungkinan sumber di Galaksi Bima Sakti.

Peneliti berpikir bahwa temuan ini mengesampingkan kejadian hancurnya apapun benda yang membuat ledakan energi ini, yang hanya bisa terjadi satu kali, seperti ledakan lubang hitam (blackhole) atau tabrakan antara dua bintang neutron.

Menurut para ilmuwan, data tersebut mendukung asal mula bintang neutron muda yang berputar (pulsar), atau pada bintang neutron yang sangat magnetis (magnetar), atau dari pulsar yang sangat magnetis melalui sabuk asteroid, atau dari luapan lobus Roche intermiten dalam bintang neutron biner katai (neutron star-white dwarf binary).

Pada tanggal 16 Desember 2016, enam FRB baru dilaporkan dari arah yang sama, satu FRB telah diterima pada tanggal 13 November 2015, empat RFB pada tanggal 19 November 2015, dan satu FRB pada 8 Des 2015).

Figure-2. Zoomed of FRB 121102

Ledakan “fast radio bursts” yang tak biasa

Kini para astronom dari Breakthrough Listen mengambil inisiatif yang “lebih gila”, yaitu bertujuan untuk dapat mendengarkan kemungkinan adanya Makhluk Luar Angkasa Cerdas (Extra Terrestrial Intelligent / ETI).

Apa yang membuat FRB 121102 sangat menarik adalah tidak seperti sumber semburan radio cepat lainnya, namun juga sebagai satu-satunya semburan radio frekuensi yang terus berulang.

Peneliti postdoctoral, Vishal Gajjar berkata, “Seperti yang kami konfirmasikan bahwa sumbernya berada dalam keadaan yang baru aktif, resolusi tinggi dari data yang diperoleh oleh instrumen Listen akan memungkinkan pengukuran sifat semburan misterius ini dengan presisi lebih tinggi dari sebelumnya.”

Dari letupan-letupan suara yang di dapat melalui grafik, pada grafik urutan 14 dari 15 ledakan yang terdeteksi, menggambarkan spektrum tersebar dan adanya variabilitas yang ekstrim.

Garis-garis di plot energi berwarna pada grafik adalah semburan yang muncul pada waktu dan energi yang berbeda, karena dispersi yang disebabkan oleh 3 miliar tahun perjalanan melalui ruang inter-galaksi.

Pada spektrum frekuensi pada grafik audio dibawah (Figure-3), dispersi telah dilepas untuk menunjukkan lonjakan pulse 300 mikrodetik. Menangkap beragam ledakan ini dimungkinkan oleh bandwidth yang lebar yang dapat diproses oleh Breakthrough Listen dari awal hingga akhir di Green Bank Telescope.

Figure-3. Grafik letupan FRB 121102 (pict: earthsky.org)

Ilmuwan bingung: ledakan alami atau buatan makhluk?

Ada beberapa kemungkinan penjelasan untuk fenomena ini. Namun yang paling menarik perhatian Vishal Gajjar adalah bisa jadi ledakan radio yang hebat ini tidak alami, namun dihasilkan secara artifisial atau buatan.

Adanya kemungkinan tersebut akibat ide gilanya ini, justru menarik bagi Breakthrough Starshot, yaitu sebuah proyek yang dirancang untuk mengirim pesawat luar angkasa ringan untuk dapat melesat ke sistem tata surya lainnya (extra solar system).

Wahana itu adalah wahana jenis pendeteksi (probe) yang direncanakan akan menggunakan laser yang kuat sebagai ‘pendorong’ baginya hingga dapat melesat sekitar 20% dari kecepatan cahaya!

Jika peradaban yang lebih maju kebetulan melakukan sesuatu yang serupa pada skala yang jauh lebih besar, ada kemungkinan (walaupun sangat kecil) bahwa kita bisa melihat semburan energi dari seluruh kosmos.

“Apakah semburan radio yang cepat berubah-ubah ini merupakan sebuah ‘tanda’ adanya teknologi dari luar angkasa, Breakthrough Listen membantu mendorong batas-batas pada wilayah pemahaman baru, dan akan terus berkembang pesat tentang alam semesta yang ada di sekitar kita,” kata direktur Berkeley SETI Research Center, Andrew Siemion.

Ledakan-ledakan baru FRB 121102 yang misterius masih terus terjadi

Walau sudah bertahun-tahun ditemukan, namun FRB 121102 terus-menerus masih mengirimkan “suara-suara” ledakan, berupa fast radio bursts. Pada Januari 2017, FRB 121102 diyakini berada di galaksi tipe kecil sekitar tiga miliar tahun cahaya dari Bumi dengan inti galaksi aktif dengan luminositas rendah, atau sumber ekstragalaktis yang sebelumnya tidak diketahui, atau energi bintang neutron muda yang memberi energi sisa supernova.

Pada tanggal 26 Agustus 2017, para astronom yang menggunakan data dari Teleskop Green Bank mendeteksi 15 pengulangan FRB yang berasal dari FRB 121102 pada 5 sampai 8 GHz. Para peneliti juga mencatat bahwa FRB 121102 saat ini berada dalam “keadaan aktivitas tinggi, dan pengamatan lanjutan dianjurkan, terutama pada frekuensi radio yang lebih tinggi”.

Ini adalah satu-satunya contoh yang diketahui dimana sinyal ini ditemukan dua kali pada lokasi yang sama di luar angkasa. FRB 121102 terletak pada jarak minimal sekitar 1150 AU dari Bumi sehingga kemungkinan sumber adalah buatan manusia, dan hampir pasti bersifat ekstragalaktis.

Ilmuwan pun masih kebingungan, apakah itu benar-benar suara ledakan akibat fast radio bursts, atau apakah suara-suara tersebut adalah buatan (artificial) yang dibuat oleh makhluk luar angkasa ccerdas nan jauh disana yang berupa kode mirip morse dan harus dipecahkan. Semua masih misteri hingga kini.

Berikut suara/audio fast radio bursts yang misterius dan tak biasa dari FRB 121102 (klik simbol “Play”, untuk mengulang klik simbol tutup (X) lalu klik Play lagi):


Pustaka:


VIDEO:

Fast Radio Burst 121102 ( FRB ) Audio – Processed to clarify sonic details for analysis etc


Artikel Lainnya:

[AUDIO] NASA Berhasil Tangkap Suara Misterius Dari Luar Angkasa!

Wow! Astronom Deteksi Ada Kejutan Sinyal Misterius dari Luar Angkasa!

Wow! Planet Di Bintang HD164595 Pancarkan Sinyal Radio Misterius!

Astronot Bingung: Suara Seram Di “Sisi Jauh” Bulan Yang Masih Misterius Hingga Kini

Fakta-Fakta Menarik Seputar Astronomi

Bumi-Bumi Baru Akan Semakin Banyak Ditemukan

Sekelompok Ilmuwan Berhasil Menemukan Letak Terompet Malaikat Isrofil

Teori Mengejutkan: Bukti Alam Semesta Lebih dari Satu

Teori Radikal Tentang Waktu: Ada Alam Semesta Kembaran yang Berjalan Mundur

Ilmuwan: Jagat Raya Tak Nyata, Manusia Hanya Hidup Dalam Ilusi?

Ilmuwan: Ternyata, Ada Puluhan Milyar Planet Serupa Bumi di Jagad Raya

Ada Berapa Planet di Galaksi Bimasakti? 160 Milyar!

Di Galaksi Bimasakti Saja, Planet Mirip Bumi Berjumlah 17 Miliar!

Misteri Bintang Terang: Supernova PTF 11 KLY, Bisa Dilihat Dengan Teleskop Kecil

NASA Tangkap Sosok Spiral Misterius di Luar Angkasa

Astronom Temukan Benda Langit Misterius Berekor Enam!

Ilmuwan Temukan Gelembung Energi Misterius di Galaksi Bimasakti

Wahana Terjauh: Voyager-1 Mulai Menjauhi Batas Tata Surya

Wow! Ditemukan: Gugus Galaksi Raksasa Terbesar Sejagad Raya!

Inilah Citra Foto Terjauh Jagad Raya oleh “Hubble”

Ini Dia, Foto 219.000.000 Bintang di Galaksi Bimasakti Yang Berhasil Dipetakan

Pertama Kali: Hubble Rilis Foto Terbesar Andromeda Dengan 100 Juta Bintang

z8_GND_5296, Adalah Galaksi Terjauh!

Supernova Misterius Terterang: Saksi Runtuhnya Mataram Kuno

Dimana Bumi Berada? Inilah “Alamat” Terbaru Bumi di Alam Semesta!

Wow! Cahaya Misterius Terdeteksi di Pusat Galaksi Bimasakti

NASA Memblok Objek Misterius, Bintang “Blue Star Kachina” Mendekati Bumi?


http://wp.me/p1jIGd-8ob

((( IndoCropCircles.com | fb.com/IndoCropCirclesOfficial )))

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Misteri Jagad Raya dan tag , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.